gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 474 kali
Download MP3 Music
"Manfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Untuk Kehidupan Semua Makhluk"
(TEMA MINGGUAN)
TEMA BULANAN : "Gereja di Era Digital"
Bacaan Alkitab: Kejadian 6:9-22
Riwayat Nuh
6:9 Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah. 6:10 Nuh memperanakkan tiga orang laki-laki: Sem, Ham dan Yafet. 6:11 Adapun bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan. 6:12 Allah menilik bumi itu dan sungguhlah rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi. 6:13 Berfirmanlah Allah kepada Nuh: "Aku telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala makhluk, sebab bumi telah penuh dengan kekerasan oleh mereka, jadi Aku akan memusnahkan mereka bersama-sama dengan bumi. 6:14 Buatlah bagimu sebuah bahtera dari kayu gofir; bahtera itu harus kaubuat berpetak-petak dan harus kaututup dengan pakal dari luar dan dari dalam. 6:15 Beginilah engkau harus membuat bahtera itu: tiga ratus hasta panjangnya, lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya. 6:16 Buatlah atap pada bahtera itu dan selesaikanlah bahtera itu sampai sehasta dari atas, dan pasanglah pintunya pada lambungnya; buatlah bahtera itu bertingkat bawah, tengah dan atas. 6:17 Sebab sesungguhnya Aku akan mendatangkan air bah meliputi bumi untuk memusnahkan segala yang hidup dan bernyawa di kolong langit; segala yang ada di bumi akan mati binasa. 6:18 Tetapi dengan engkau Aku akan mengadakan perjanjian-Ku, dan engkau akan masuk ke dalam bahtera itu: engkau bersama-sama dengan anak-anakmu dan isterimu dan isteri anak-anakmu. 6:19 Dan dari segala yang hidup, dari segala makhluk, dari semuanya haruslah engkau bawa satu pasang ke dalam bahtera itu, supaya terpelihara hidupnya bersama-sama dengan engkau; jantan dan betina harus kaubawa. 6:20 Dari segala jenis burung dan dari segala jenis hewan, dari segala jenis binatang melata di muka bumi, dari semuanya itu harus datang satu pasang kepadamu, supaya terpelihara hidupnya. 6:21 Dan engkau, bawalah bagimu segala apa yang dapat dimakan; kumpulkanlah itu padamu untuk menjadi makanan bagimu dan bagi mereka." 6:22 Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya.


ALASAN PEMILIHAN TEMA

Ilmu pengetahuan adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam manusia, dan teknologi artinya keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan manusia. Ilmu Pengetahuan selalu berdasarkan pada teori-teori sedangkan teknologi adalah bentuk terapan dari teori-teori yang tertuang dalam sistem-sistem kehidupan. Dari pengertian ini kita dapat mengatakan bahwa semua itu adalah kerja hikmat, yang merupakan kasih karunia Allah kepada manusia.

Melalui Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) maka TUHAN Allah menolong manusia untuk dapat melaksanakan semua kegiatan hidup dengan mudah dan dengan hasil yang memuaskan; bahkan dengan IPTEK manusia dapat mensejah-terakan dirinya dan ciptaan yang lain (Kejadian 1 : 26, 28)

Tetapi tahukah kita bahwa IPTEK juga sudah dan sedang menjadi ancaman atau bahaya bagi kehidupan manusia? Sebab kenyataannya, melalui IPTEK manusia mencemari dan merusak ciptaan Allah. Sebagai contoh, melalui sistem komputer dan internet maka ada kekerasan dimana-mana, ada perdagangan manusia (perempuan/anak) secara online, ada transaksi seksual (prostitusi) secara online, ada ancaman teror. Selain itu, ada produk-produk teknologi yang merusak lingkungan dan mendatangkan bencana alam, misalnya sampah plastik yang mencemarkan sungai dan menyumbat saluran air, mesin-mesin penebang pohon yang dipakai untuk menggundulkan hutan, tumpahan minyak yang merusak dan menghancurkan biota laut, dan lain lain.

Karena itu sebagai warga gereja, kita terpanggil untuk menggumuli permasalahan ini melalui terang Firman TUHAN yang dituntun melalui tema "Manfaatkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Untuk Kehidupan Semua Makhluk".
 PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Dosa adalah perbuatan yang melawan kehendak Allah. Kecenderungan berbuat dosa membuat manusia melakukan kejahatan, bukan hanya kejahatan moral (6:2), tetapi juga kerusakan alam semesta karena kesewenang-wenangan manusia (6:11). "Rusak" dalam ayat 11 ialah perkara yang berhubungan dengan penyembahan kepada Allah.

Tidak ada lagi rasa takut dan hormat kepada TUHAN Allah, semua manusia melakukan kecemaran dihadapan wajah Allah. Kekerasan (ayat 12) ialah bentuk hidup yang tidak tertib, sebab pembunuhan, pemerkosaan, bahkan manusia dapat menjadi 'binatang' dan 'setan' bagi sesamanya.

Inilah yang membuat Allah menyesal menciptakan manusia dan akhirnya Allah menghukum bumi dan semua yang ada di dalamnya (6:5-7, 11-13). Nuh yang menjadi tokoh utama dalam perikop ini mendapatkan kasih karunia Allah, sebagai sebuah reward (penghargaan) karena ia seorang yang benar, tidak bercela (Ibr. Tamiym=tidak bercela, sempurna) dan hidup bergaul dekat dengan Allah.

Kasih karunia Allah itu ialah keselamatan (ayat 8, 9). Kasih karunia yang berbuah keselamatan ini bukan hanya menjadi milik pribadi Nuh, tetapi juga keluarganya yaitu isteri dan ketiga anaknya, Sem, Ham dan Yafet beserta isteri-isteri mereka (ayat 18).

TUHAN Allah mewujudkan kasih karunia-Nya kepada Nuh dan keluarganya melalui tindakan keselamatan yang bermula dari perintah untuk "membangun bahtera", meskipun Nuh harus menanggung banyak ejekan karena membangun bahtera di atas gunung.

Selanjutnya bahwa bahtera yang diperintahkan Allah lengkap dengan ukurannya, yaitu panjang 300 hasta, lebar 50 hasta dan tinggi 30 hasta, dan dibuat berpetak-petak yang terdiri dari tiga tingkap yakni, bawah, tengah dan atas (ay.14-16). Ukuran 1 hasta = + 45 cm, dan berarti bahtera itu berukuran, panjang 135 meter, lebar 22,5 meter, tinggi 13,5 meter dan masing-masing tingkap berukuran 4,5 meter.

Seperti dalam ayat 16 yaitu ukuran sehasta dari atas (45 cm) adalah jendela di sekeliling bahtera untuk sirkulasi udara. Dan untuk tingkap-tingkap yang ada dalam bahtera, dapat diartikan bahwa tingkap yang paling atas disediakan untuk tempat tinggal Nuh dan keluarganya, termasuk logistik seperti yang dimaksud dalam ayat 21, sedangkan tingkap tengah untuk binatang yang tidak haram (7 pasang masing-masing jenis) dan tingkap bawah untuk binatang yang haram (1 pasang masing-masing jenis) dan dibuat berpetak-petak yang berkaitan dengan pembagian tempat dari masing-masing jenis hewan, termasuk memisahkan antara binatang yang tidak haram dan yang haram (Kejadian. 7:2-3).

Maksud bahtera yang dibuat oleh Nuh adalah wadah keselamatan yang disediakan Allah. Keselamatan itu bukan hanya untuk Nuh tapi juga keluarganya dan semua jenis binatang (ayat 18-20). Jadi keselamatan ini justru berawal dari kesalehan Nuh (ayat 9).
 Makna dan Implikasi Firman

Allah menciptakan manusia dengan memiliki akal budi atau hikmat. Dari akal budi (hikmat) itu manusia menciptakan ilmu pengetahuan dan dengan ilmu pengetahuan manusia menciptakan dan mengembangkan teknologi. Jadi ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) itu sebenarnya harus dimanfaatkan untuk melaksanakan amanat Allah, yakni untuk berkuasa dan menaklukkan bumi dan semua ciptaan-Nya (Kejadian 1:26,28).

Sebagaimana ilmu pengetahuan adalah kekayaan karunia Allah pada manusia (Mazmur 94:10b, Yesaya 33:6), sehingga prinsipnya ilmu pengetahuan harus dimanfaatkan untuk kemuliaan Allah, yang terdapat pada semua makhluk ciptaan-Nya; walaupun seringkali tanpa kita sadari, ilmu pengetahuan yang kita miliki telah menyeret kita pada kesombongan diri.

Sebagai Gereja yang hidup dan melayani di zaman ini, kita tentu tahu bahwa kekayaan ilmu pengetahuan telah menghentar kita memasuki suatu masa yang kita sebut "era digital" - (era = kurun waktu, digital = berhubungan dengan angkah-angkah) - masa dimana segala sesuatu yang kita lakukan harus terukur keberhasilannya, dan setiap keberhasilan harus memberi jaminan kesejahteraan bagi manusia serta lingkungannya.

Nuh mendapatkan IPTEK untuk membangun bahtera atas perintah TUHAN, ia membangun bahtera bukan hanya untuk keselamatan diri sendiri, atau untuk popularitas diri, melainkan untuk keselamatan dan kesejahteraan semua ciptaan Allah.

IPTEK pada zaman Nuh tentu sangat jauh perbedaannya, sebab perkembangannya hampir melampaui batas-batas pemikiran manusia itu sendiri. Namun belajar dari Nuh kita sebagai (orang percaya) yang hidup dizaman ini dituntut untuk memanfaatkan semua kekuatan IPTEK untuk kesejahteraan semua ciptaan Allah dan untuk kemuliaan Allah (Roma 11:36).

Di dalam bahtera yang sebesar inilah Nuh dan keluarganya, serta semua hewan atau binatang diselamatkan Allah dari air bah. Ini menjadi permulaan dari suatu zaman baru (ayat 18-21). Dari peristiwa ini juga terlihat iman Nuh yang terwujud dalam semua ketaatannya kepada Allah, karena semua yang diperintahkan tidak ada satupun yang diabaikan (ayat 22)
 PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Apakah makna Kejadian 6:9-22 dihubungkan dengan Memanfaatkan IPTEK untuk kehidupan sesama makhluk?
    Jelaskanlah hubungan antara Iptek dan pelayanan Gereja masa kini!
    Bagaimana caranya agar supaya kita tidak terjebak pada penyalagunaan karena IPTEK!

 NAS PEMBIMBING: Yesaya 33:6
 POKOK-POKOK DOA:

    Pemanfaatan IPTEK secara bertanggungjawab.
    Semua usaha pemeliharaan dan pelestarian lingkungan hidup
    Memohon berkat TUHAN untuk setiap orang/lembaga yang berjuang untuk menciptakan IPTEK demi keseimbangan ekosistem (komunitas makhluk hidup dan lingkungannya).

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:

HARI MINGGU BENTUK I
 NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

    Panggilan Beribadah: NNBT No. 2 Dunia Tercipta Oleh Kar'na Tuhanmu
    Ses Nas Pembimbing: KJ. No. 8. Bagi-Mu, Tuhan, Nyanyianku
    Pengakuan Dosa & Pemberitaan Anugerah Allah: NKB. No.23 Di Dalam Kasih Yang Teguh
    Pengakuan Iman: NNBT No 13 Ya Allah Bapa, Ya Yesus Tuhan
    Hukum Tuhan: NKB No. 116 Siapa Yang  Berpegang.
    Ses Doa Pembacaan Alkitab: KJ No.427 Ku Suka Menuturkan
    Persembahan: KJ.No. 409. Yesus, Kau Nakhodaku
    Nyanyian Penutup: KJ.No 418. Baht'ra Yang Dipandu Yesus

 ATRIBUT:

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

Label:   Kejadian 6:9-22 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018
1 Korintus 12:1-11(1)
1 Raja-Raja 12:16-17(1)
1 Raja-Raja 12:16-24(1)
1 Yohanes 4:7-21(1)
2 Timotius 2:1-13(1)
2 Timotius 3:10-17(2)
Ayub 5:27(1)
Kejadian 13:1-18(1)
Kejadian 1:1-31(1)
Kejadian 39:1-23(1)
Kejadian 50:15(1)
Kejadian 50:21(1)
Kejadian 6:9-22(1)
Keluaran 4:1-17(1)
Kidung Agung 1:1-8(1)
Kisah Para Rasul 15:33-34(1)
Kisah Para Rasul 17:10-15(1)
Lukas 16:10-18(1)
Lukas 2:1-7(1)
Maleakhi 2:10-16(1)
Markus 10:13-16(1)
Markus 10:35-45(1)
Markus 16:1-2(1)
Matius 16:21-28(1)
Matius 26:47-56(1)
Mazmur 71:17-24(1)
Pengkhotbah 3:1-15(1)
Roma 10:4-15(1)
Roma 1:16-17(1)
Ulangan 31:1-8(1)
Yesaya 28:23-29(2)
Yesaya 6:1-13(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 14 s-d 20 Oktober 2018 - Media Sebagai Sarana Memelihara Kehidupan Beriman - Kisah Para Rasul 15:22-34


Sebelum:

MTPJ 30 Sept - 6 Oktober 2018 - Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama - 1 Korintus 12:1-11



All Pembacaan Alkitab GMIM 2018:

MTPJ 24 Desember 2018 Khotbah Malam Natal - Menyambut Kelahiran Yesus - Lukas 2:1-7

MTPJ 23 s-d 29 Desember 2018 (Minggu Adven 4) - Yesus Kristus Penyelamat Dunia - 1 Yohanes 4:7-21

MTPJ 2 s-d 8 Desember 2018 (Minggu Adven 1)

MTPJ 25 November s/d 1 Desember 2018 - Gunakan Media Sebagai Sarana Pelayanan - Keluaran 4:1-17

RHK Sabtu, 10 November 2018 - Ungkapan yang Menghibur, Menenangkan Hati - Kejadian 50:21

RHK Minggu, 4 November 2018 - Berprasangka Buruk Bukanlah Hal yang Baik - Kejadian 50:15

MTPJ 28 Oktober s/d 3 November 2018 - Stop Hoax - Matius 28:11-15

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

RHK Sabtu, 20 Oktober 2018 - Melangkah dengan Damai - Kisah Para Rasul 15:33-34

MTPJ 14 s-d 20 Oktober 2018 - Media Sebagai Sarana Memelihara Kehidupan Beriman - Kisah Para Rasul 15:22-34

MTPJ 7 s-d 13 Oktober 2018 - Gereja di Era Digital - Kejadian 6:9-22

MTPJ 30 Sept - 6 Oktober 2018 - Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama - 1 Korintus 12:1-11

Pembacaan Alkitab GMIM MTPJ 23 s-d 29 September 2018 - Cinta Allah Menerobos Perbedaan - Kidung Agung 1:1-8

MTPJ 16 - 22 September 2018 - Panggilan Gereja Memelihara Perdamaian di Tengah Masyarakat Majemuk - Kejadian 13:1-18

MTPJ 2 - 8 September 2018 - Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati - Kisah Para Rasul 17:10-15

MTPJ 26 Agust s/d 1 Sept 2018 Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman - Maleakhi 2:10-16

MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018

MTPJ 12 - 18 Agustus 2018

MTPJ 5 s-d 11 Agustus 2018

MTPJ 22 s-d 28 Juli 2018 - Markus 10:13-16

MTPJ 15 s d 21 Juli 2018 - Pengalaman Membentuk dan Memperteguh Hidup dalam Pengharapan Iman - Pengkhotbah 3:1-15

MTPJ 8 s-d 14 Juli 2018 - Kebajikan Allah (Bersyukur adalah Karakter Orang Percaya) - Mazmur 111:1-10

MTPJ 1 s-d 7 July 2018 - Hidup sebagai anak-anak terang (Mengertilah Kehendak Tuhan) - Efesus 5:1-21

MTPJ 24 s-d 30 Juni 2018 - Pendidikan Seumur Hidup - Mazmur 71:17-24

MTPJ 17 s-d 23 Juni 2018 - Firman Mempersatukan dan Menyelamatkan Bangsa - Roma 10:4-15

MTPJ 12 Juni 2018 (HUT PI dan Pendidikan Kristen ke-187) - Injil Yang Menyelamatkan - Roma 1:16-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

RHK Sabtu, 9 Juni 2018 - Keterbatasan Pengetahuan Manusia - Ayub 5:27

MTPJ 3 s/d 9 Juni 2018 - Allah Mendidik Umat-Nya - Ayub 5:17-27

MTPJ 27 Mei s/d 2 Juni 2018

MTPJ 20 - 26 Mei 2018 ( Hari Raya Pentakosta1)

MTPJ 6 - 12 Mei 2018 - Kesetiaan Dimulai dari Hal-hal Kecil - Lukas 16:10-18

MTPJ 29 April s/d 5 Mei 2018 - Pemimpin yang Bijaksana Mendengar Setiap Aspirasi - 1 Raja-Raja 12:16-24

RHK Minggu, 22 April 2018 Doa dan Puasa adalah Panggilan Iman Ester 4:1-3

Pembacaan Alkitab GMIM Minggu, 29 April 2018 - Belajar Mendengar 1 Raja-Raja 12:16-17

MTPJ 8 - 14 April 2018

MTPJ 1 - 7 April 2018 Hari Raya Paskah 1 (Hari Anak GMIM)

RHK Minggu, 1 April 2018

Jumat Agung 30 Maret 2018 - Setia Sampai Mati - Bacaan Alkitab : Yohanes 19 : 28 - 30

MTPJ 25 - 31 Maret 2018 - Hidup ada Dalam Rancangan Allah - Minggu Sengsara VI

MTPJ 18 - 24 Maret 2017 Minggu Sengsara V

RHK 11 - 17 Maret 2018 Minggu Sengsara IV - Syarat Mengikut Yesus - Matius 16:21-28

MTPJ 4 - 10 Maret 2018 Minggu Sengsara III - Komitmen Mengikut Yesus

MTPJ 25 Feb. s/d 3 Maret 2018 Minggu Sengsara II - Markus 10:35-45

MTPJ 18 - 24 Februari 2018 Minggu Sengsara I - Panggilan Untuk Ikut Menderita - 2 Timotius 2:1-13

MTPJ 11 - 17 Februari 2018

MTPJ 28 Januari s/d 3 Februari 2018 - Ini Aku, Utuslah Aku - Yesaya 6:1-13

MTPJ 21 - 27 Januari 2018 - Pola Hidup Sehat MendatangkanKecerdasan

MTPJ 14 - 20 Januari 2018 - Kejadian 39:1-23 - Meraih Sukses dengan Iman

MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31

MTPJ 31 Desember 2017 s/d 6 Januari 2018 - Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan - Ulangan 31:1-8

Pembacaan Alkitab GMIM Januari 2019



MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(22)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(7)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(6)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2018..

Register   Login  

Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,