gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 669 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Penatalayan yang Memiliki Kapabilitas, Integritas dan Komitmen"TEMA MINGGUAN :  "Berdoalah Supaya Jangan Jatuh dalam Pencobaan"

Bacaan Alkitab : Lukas 22:39-46
Di taman Getsemani
22:39 Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia. 22:40 Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan." 22:41 Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya: 22:42 "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." 22:43 Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya. 22:44 Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. 22:45 Lalu Ia bangkit dari doa-Nya dan kembali kepada murid-murid-Nya, tetapi Ia mendapati mereka sedang tidur karena dukacita. 22:46 Kata-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."


ALASAN PEMILIHAN TEMA

Hidup adalah perjuangan, yaitu perjuangan untuk hidup. Hidup yang dimaksud ini, bukan hanya hidup dalam dunia tetapi hidup berkelanjutan bersama Tuhan dalam Sorga. Menggapai hidup yang diperjuangkan, tentu ada usaha yang harus dilakukan seperti belajar, bekerja dan beribadah. Walaupun demikian se-mua usaha untuk hidup ini tidak selalu berjalan sebagaimana yang diharapkan. Kenapa begitu ?

Harus diakui bahwa kita tidak berada di dalam dunia yang kosong. Kita berada dalam dunia yang beraneka ragam suku, budaya, ras, politik agama dan sebagainya. Bahkan secara intern keluarga dan jemaat, kita terdiri dari berbagai karakter, kemauan dan kepentingan. Dalam realita seperti ini, persamaan, perbedaan, tantangan, godaan bisa menjadi kekuatan tapi juga bisa menjadi ancaman yang merusak jati diri, integritas, perse-kutuan bahkan bisa menggugurkan iman percaya kepada Yesus apalagi kalau berbarengan dengan kemiskinan, ketidakadilan, tekanan dan permusuhan. Akibatnya bisa menggagalkan visi dan misi hidup untuk hidup bersama Tuhan. Dalam bahasa Alkitab semua ini dapat disebut sebagai pencobaan yang bisa menjatuhkan bahkan mematikan, jika tidak disadari dan diken-dalikan sesuai kehendak Tuhan.

Renungan di minggu ini diberi tema: "Berdoalah Supaya Jangan Jatuh dalam Pencobaan", dengan maksud supaya dalam hidup kita mengandalkan doa dan tetap berdoa agar tidak jatuh dalam pencobaan sebagaimana ajakan Yesus dalam perenungan kita di minggu sengsara ini.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Berita dalam perikop yang kita baca ini tak dapat dipisahkan dengan ceritera yang ditulis oleh penginjil Lukas untuk mem-perkenalkan Yesus mulai dari kelahiran, pelayanan, penderitaan, kematian, kebangkitan dan kenaikan-Nya ke Sorga, yang dituju-kan kepada Teofilus sahabatnya atau kepada seseorang yang terhormat yang sangat mendukung pewartaannya. Lukas mem-perlihatkan, sebagaimana yang dituliskannya juga dalam kitab Kisah para Rasul, bahwa Roh Kudus mempunyai peran yang sangat sentral dalam pelayanan Yesus bahkan dalam pewartaan para murid selanjutnya (Lukas 1:15, 35, 4 : 1 , 18, 11:13). Dan salah satu hal yang sangat penting bagi Yesus dalam pelayana-Nya adalah doa.

Secara khusus dalam perikop ini, jelas dikatakan bahwa Yesus sangat mementingkan doa dan sering berdoa di tempat yang sepi di luar kota. Dikatakan (ayat 39) "Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia. Di tempat itu (ayat 40), Ia ber-kata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan (godaan, ujian). Pencobaan ini pasti berat dan bukan penyerahan kepada kejahatan. Dan ini sudah dikata-kan oleh Yesus di ayat 37, bahwa nas kitab suci digenapi di dalam Dia, bahwa Ia akan terhitung di antara pemberontak-pemberontak, dimana hal ini kemudian mengakibatkan mereka tercerai berai setelah Yesus ditangkap seperti seorang penjahat, pada ayat-ayat selanjutnya dari perikop ini. Setelah berkata demikian (ayat 41) Ia menjauhkan diri, artinya mencari tempat sendiri, dari mereka kira-kira sepelempar batu. Lalu Ia berlutut dan berdoa. Dalam doa ia berkata  (ayat 42) "Ya Bapa-Ku, jika-lau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukan-lah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." Cawan menunjuk pada penderitaan yang akan dialami-Nya. Yesus bermohon supaya Ia tidak mengalami-Nya. Tapi dalam ketaatan-Nya Ia berkata bukanlah kehendak-Ku, melainkan ke-hendak-Mu yang terjadi. Ini menunjukkan kesediaan untuk mengikuti kehendak Bapa yang terjadi, sekalipun Ia menderita untuk maksud penyelamatan manusia (lih. 9:22, 18:31-33, 22:20-22).

Pergumulan Yesus untuk menaati kehendak Bapa-Nya tentulah sangat berat, hal ini dibuktikan dengan hadirnya seorang malai-kat dari langit untuk memberi kekuatan kepada-Nya (ayat 43). Kekuatan, bukan untuk menghindari penderitaan, tapi kekuatan untuk meminum cawan penderitaan. Ini membuat Yesus sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah (ayat  44). Lukas tidak mengatakan bahwa keringat-Nya itu berupa darah; dia hanya mengatakan bahwa keringat itu seperti darah. Tercatat beberapa kasus dalam sejarah kedokteran di mana penderitaan mental yang berat disertai dengan menetesnya darah dari kulit, karena pecahnya pembuluh darah.

Sesudah berdoa (ayat 45) Yesus kembali kepada murid-murid-Nya, tetapi Ia mendapati mereka sedang tidur karena dukacita. Para murid bukannya tidak peka terhadap penderitaan Guru mereka, tetapi mereka kelelahan akibat ketegangan fisik dan emosi. Yesus berkata kepada mereka (ayat 46): "Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."

Yesus mengulang kembali supaya mereka berdoa, berarti doa penting dan sangat penting untuk dilakukan supaya, mereka tidak jatuh (jatuh = tidak tahan) dalam pencobaan.

Makna dan Implikasi Firman

    Doa adalah sarana yang dikaruniakan Allah kepada manusia untuk dapat berkomunikasi dengan-Nya. Melalui doa umat dapat menyampaikan pengakuan, syukur, pujian, harapan, terima kasih, dan permohonan. Dengan demikian doa sangat penting untuk dilakukan dalam berbagai keadaan dan kesem-patan termasuk ketika berhadapan dengan pergumulan dan pencobaan dalam hidup. Inilah yang dilakukan Yesus yang datang berdoa di Bukit Zaitun bersama murid-murid-Nya, ketika menghadapi jalan-jalan sengsara-Nya.
    Pilihlah tempat yang baik untuk berdoa sehingga dapat berkonsentrasi menyampaikan isi hati pada Tuhan. Juga ajaklah orang lain, untuk melakukan doa pribadi ataupun doa bersama. Kita yakin bahwa ada malaikat yang Tuhan kirim untuk menolong kita menghadapi berbagai tanggung jawab bahkan cobaan yang harus kita lalui .
    Memikul tanggung jawab pelayanan harus siap menderita sebagai tanda ketaatan kepada Bapa di Sorga. Inilah ketela-danan yang ditunjukkan oleh Yesus. Menjadi pelayan Tuhan harus mengandalkan dan pasrah dalam doa. Melepaskan kepentingan, kemauan bahkan harga diri pribadi pada kehen-dak Tuhan termasuk dalam  menghadapi program pelayanan selanjutnya, di dalamnya ada pencobaan yang dapat meng-hadang.
    Secara rohani banyak orang Kristen telah tertidur karena kelelahan mengejar prestasi dan prestise dengan berbagai kesibukannya sehingga tidak ada jam doa pribadi dan doa bersama keluarga. Kalaupun ada, karena semua sibuk rumusan doanya menjadi lain: mari kita berdoa menurut kece-patan kita masing-masing. Amin.
    Serahkan semua cita-cita, harapan, kerinduan dan pergumulan kita kepada Tuhan dalam doa termasuk pelayanan GMIM, di dalamnya untuk memilih BPMS. Jangan jatuh dalam penco-baan karena kepentingan pribadi atau pun melalui upaya "black campaign" maupun cara-cara yang tidak terpuji lainnya. Mari kita berdoa agar Tuhan menuntun dan menunjukkan orang-orang yang dipilih-Nya untuk pelayanan pada periode selanjutnya.
    Berdoa berarti siap taat dan mengikuti kehendak Tuhan bukan untuk memuaskan keinginan hawa nafsu yang pada akhirnya tidak menerima apa-apa (Yakobus 4:3)

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Apa arti doa dan pencobaan dan apa artinya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, berdoalah supaya kamu jangan jatuh dalam pencobaan?
    Mengapa orang Kristen sekarang kurang bahkan ada yang tidak berdoa, apa saja penyebabnya ?
    Apa saja bentuk-bentuk pencobaan masa kini yang dapat membuat kita jatuh, karena tidak berdoa ?

NAS PEMBIMBING: Matius 26:41

POKOK - POKOK  DOA :

    Warga gereja supaya terus berdoa tanpa jemu-jemu.
    Warga gereja berdoa dalam ketaatan pada kehendak Bapa di Sorga yang jadi.
    Tuhan berkenan atas setiap doa warga gereja.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: MINGGU SENGSARA V

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Persiapan: KJ No. 162 Hosiana Putra Daud

Ses. Nas Pemb : KJ No.26 Mampirlah Dengar Doaku

Pengakuan Dosa: Doaku dan Keluhku Hu

Pemberitaan Anugerah Allah : KJ No.27 Meski Tak Layak Diriku

Ajakan Mengikuti Yesus di Jalan Sengsara: KJ No. 460 Jika Jiwaku Berdoa

Ses Doa, Pembacaan Alkitab: NNBT No. Naikkan Doa Pada Allah.

Persembahan: KJ No. 441 Kuasa-Mu dan Nama-Mulah.

Nyanyian Penutup: KJ  No. 454 Indahnya Saat Yang Teduh.

ATRIBUT:

Warna dasar ungu dengan simbol XP (Khi-Rho), cawan pengucapan, salib dan mahkota duri.







Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018
1 Korintus 12:1-11(1)
1 Raja-Raja 12:16-17(1)
1 Raja-Raja 12:16-24(1)
1 Yohanes 4:7-21(1)
2 Timotius 2:1-13(1)
2 Timotius 3:10-17(2)
Ayub 5:27(1)
Kejadian 13:1-18(1)
Kejadian 1:1-31(1)
Kejadian 39:1-23(1)
Kejadian 50:15(1)
Kejadian 50:21(1)
Kejadian 6:9-22(1)
Keluaran 4:1-17(1)
Kidung Agung 1:1-8(1)
Kisah Para Rasul 15:33-34(1)
Kisah Para Rasul 17:10-15(1)
Lukas 16:10-18(1)
Lukas 2:1-7(1)
Maleakhi 2:10-16(1)
Markus 10:13-16(1)
Markus 10:35-45(1)
Markus 16:1-2(1)
Matius 16:21-28(1)
Matius 26:47-56(1)
Mazmur 71:17-24(1)
Pengkhotbah 3:1-15(1)
Roma 10:4-15(1)
Roma 1:16-17(1)
Ulangan 31:1-8(1)
Yesaya 28:23-29(2)
Yesaya 6:1-13(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 25 - 31 Maret 2018 - Hidup ada Dalam Rancangan Allah - Minggu Sengsara VI


Sebelum:

RHK 11 - 17 Maret 2018 Minggu Sengsara IV - Syarat Mengikut Yesus - Matius 16:21-28



All Pembacaan Alkitab GMIM 2018:

MTPJ 24 Desember 2018 Khotbah Malam Natal - Menyambut Kelahiran Yesus - Lukas 2:1-7

MTPJ 23 s-d 29 Desember 2018 (Minggu Adven 4) - Yesus Kristus Penyelamat Dunia - 1 Yohanes 4:7-21

MTPJ 2 s-d 8 Desember 2018 (Minggu Adven 1)

MTPJ 25 November s/d 1 Desember 2018 - Gunakan Media Sebagai Sarana Pelayanan - Keluaran 4:1-17

RHK Sabtu, 10 November 2018 - Ungkapan yang Menghibur, Menenangkan Hati - Kejadian 50:21

RHK Minggu, 4 November 2018 - Berprasangka Buruk Bukanlah Hal yang Baik - Kejadian 50:15

MTPJ 28 Oktober s/d 3 November 2018 - Stop Hoax - Matius 28:11-15

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

RHK Sabtu, 20 Oktober 2018 - Melangkah dengan Damai - Kisah Para Rasul 15:33-34

MTPJ 14 s-d 20 Oktober 2018 - Media Sebagai Sarana Memelihara Kehidupan Beriman - Kisah Para Rasul 15:22-34

MTPJ 7 s-d 13 Oktober 2018 - Gereja di Era Digital - Kejadian 6:9-22

MTPJ 30 Sept - 6 Oktober 2018 - Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama - 1 Korintus 12:1-11

Pembacaan Alkitab GMIM MTPJ 23 s-d 29 September 2018 - Cinta Allah Menerobos Perbedaan - Kidung Agung 1:1-8

MTPJ 16 - 22 September 2018 - Panggilan Gereja Memelihara Perdamaian di Tengah Masyarakat Majemuk - Kejadian 13:1-18

MTPJ 2 - 8 September 2018 - Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati - Kisah Para Rasul 17:10-15

MTPJ 26 Agust s/d 1 Sept 2018 Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman - Maleakhi 2:10-16

MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018

MTPJ 12 - 18 Agustus 2018

MTPJ 5 s-d 11 Agustus 2018

MTPJ 22 s-d 28 Juli 2018 - Markus 10:13-16

MTPJ 15 s d 21 Juli 2018 - Pengalaman Membentuk dan Memperteguh Hidup dalam Pengharapan Iman - Pengkhotbah 3:1-15

MTPJ 8 s-d 14 Juli 2018 - Kebajikan Allah (Bersyukur adalah Karakter Orang Percaya) - Mazmur 111:1-10

MTPJ 1 s-d 7 July 2018 - Hidup sebagai anak-anak terang (Mengertilah Kehendak Tuhan) - Efesus 5:1-21

MTPJ 24 s-d 30 Juni 2018 - Pendidikan Seumur Hidup - Mazmur 71:17-24

MTPJ 17 s-d 23 Juni 2018 - Firman Mempersatukan dan Menyelamatkan Bangsa - Roma 10:4-15

MTPJ 12 Juni 2018 (HUT PI dan Pendidikan Kristen ke-187) - Injil Yang Menyelamatkan - Roma 1:16-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

RHK Sabtu, 9 Juni 2018 - Keterbatasan Pengetahuan Manusia - Ayub 5:27

MTPJ 3 s/d 9 Juni 2018 - Allah Mendidik Umat-Nya - Ayub 5:17-27

MTPJ 27 Mei s/d 2 Juni 2018

MTPJ 20 - 26 Mei 2018 ( Hari Raya Pentakosta1)

MTPJ 6 - 12 Mei 2018 - Kesetiaan Dimulai dari Hal-hal Kecil - Lukas 16:10-18

MTPJ 29 April s/d 5 Mei 2018 - Pemimpin yang Bijaksana Mendengar Setiap Aspirasi - 1 Raja-Raja 12:16-24

RHK Minggu, 22 April 2018 Doa dan Puasa adalah Panggilan Iman Ester 4:1-3

Pembacaan Alkitab GMIM Minggu, 29 April 2018 - Belajar Mendengar 1 Raja-Raja 12:16-17

MTPJ 8 - 14 April 2018

MTPJ 1 - 7 April 2018 Hari Raya Paskah 1 (Hari Anak GMIM)

RHK Minggu, 1 April 2018

Jumat Agung 30 Maret 2018 - Setia Sampai Mati - Bacaan Alkitab : Yohanes 19 : 28 - 30

MTPJ 25 - 31 Maret 2018 - Hidup ada Dalam Rancangan Allah - Minggu Sengsara VI

MTPJ 18 - 24 Maret 2017 Minggu Sengsara V

RHK 11 - 17 Maret 2018 Minggu Sengsara IV - Syarat Mengikut Yesus - Matius 16:21-28

MTPJ 4 - 10 Maret 2018 Minggu Sengsara III - Komitmen Mengikut Yesus

MTPJ 25 Feb. s/d 3 Maret 2018 Minggu Sengsara II - Markus 10:35-45

MTPJ 18 - 24 Februari 2018 Minggu Sengsara I - Panggilan Untuk Ikut Menderita - 2 Timotius 2:1-13

MTPJ 11 - 17 Februari 2018

MTPJ 28 Januari s/d 3 Februari 2018 - Ini Aku, Utuslah Aku - Yesaya 6:1-13

MTPJ 21 - 27 Januari 2018 - Pola Hidup Sehat MendatangkanKecerdasan

MTPJ 14 - 20 Januari 2018 - Kejadian 39:1-23 - Meraih Sukses dengan Iman

MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31

MTPJ 31 Desember 2017 s/d 6 Januari 2018 - Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan - Ulangan 31:1-8

Pembacaan Alkitab GMIM Januari 2019



MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(22)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(8)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(6)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2018..

Register   Login  

Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,