gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 485 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Penatalayan yang Memiliki Kapabilitas, Integritas dan Komitmen"
TEMA MINGGUAN : "Pelayan yang Memiliki Kapabilitas dan Integritas"

Bacaan Alkitab : 1 Korintus 9:19-27
9:19 Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang. 9:20 Demikianlah bagi orang Yahudi aku menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat. 9:21 Bagi orang-orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat aku menjadi seperti orang yang tidak hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku tidak hidup di luar hukum Allah, karena aku hidup di bawah hukum Kristus, supaya aku dapat memenangkan mereka yang tidak hidup di bawah hukum Taurat. 9:22 Bagi orang-orang yang lemah aku menjadi seperti orang yang lemah, supaya aku dapat menyelamatkan mereka yang lemah. Bagi semua orang aku telah menjadi segala-galanya, supaya aku sedapat mungkin memenangkan beberapa orang dari antara mereka. 9:23 Segala sesuatu ini aku lakukan karena Injil, supaya aku mendapat bagian dalamnya. 9:24 Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya! 9:25 Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi. 9:26 Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. 9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

Kita patut bersyukur, GMIM sebagai Gereja Tuhan telah mema-suki periode pelayanan yang baru 2018-2021. GMIM memiliki ribuan syamas, penatua, pendeta dan guru agama yang semen-tara dalam arak-arakan untuk menjawab panggilan Tuhan di bidang persekutuan, kesaksian dan pelayanan bersama seluruh anggota jemaat dengan segala potensi untuk melayani bagi gereja Tuhan ini.

Yang menjadi pertanyaan, apakah motivasi pelayanan adalah benar-benar mau melayani dengan sungguh-sungguh karena merasa terpanggil dengan pengalaman iman bersama Tuhan. Tidak dapat disangkal, ada yang didorong oleh rasa ingin dihormati atau supaya dikenal sebagai orang baik, dan men-jadikan pelayanan sebagai batu loncatan untuk mendapatkan jabatan tertentu. Berbagai motivasi tersebut tentunya akan mem-pengaruhi kinerja pelayanan. Artinya kalau motivasinya baik, kinerja pelayanannya tentu baik, bila sebaliknya pasti hasilnya tidak baik.

Kenyataan yang terjadi dalam kepelayanan, masih banyak pela-yan khusus yang tidak memiliki kapabiltas (kemampuan, kesang-gupan untuk melayani dengan baik sesuai harapan), dan integritas (kesatuan yang utuh mis. antara kata dan perbuatan tidak menyatu) sehingga punya potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan; kejujuran dan dapat dipercaya se-bagai pelayan yang baik. Hal ini kemungkinan disebabkan kurangnya pelatihan yang berhubungan dengan kepelayanan (pemimipin yang melayani) dalam rangka pengembangan diri sebagai pelayan. Untuk itulah kita memilih tema "Pelayan Yang Memiliki Kapabilitas dan Integritas". Dari tema tersebut kita berharap para pelayan dalam melayani mempunyai kapabilitas dan integritas kristiani.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Korintus, adalah kota metropolitan yang terkemuka di Yunani pada masa pelayanan Paulus. Jemaat yang ada di kota tersebut didirikan dan dilayani oleh Paulus (Kisah Para Rasul 18:1-17) dan terdiri dari orang Yahudi dan kebanyakan orang bukan Yahudi yang dahulunya menyembah berhala.

Surat 1 Korintus ditulis sekitar tahun 56M pada waktu perjalanan misi Paulus yang ketiga (Kisah Para Rasul 18:23-21:16) dengan maksud untuk menjawab pergumulan jemaat seperti tentang perkawinan, persembahan kepada berhala, berbagai macam karunia, dan bantuan untuk jemaat Yerusalem.

Selain hal-hal tersebut di atas, Paulus juga menyatakan apa saja yang berhubungan dengan kerasulannya dalam melayani jemaat tersebut. 1 Korintus 9:19-23 berisi pernyataan Paulus kepada jemaat bahwa ia memiliki kebebasan (tidak dipengaruhi atau ter-ikat oleh norma-norma atau kebiasaan orang) dalam melayani semua orang dengan caranya sendiri agar mereka dapat dimenangkan. Ia rela menjadi hamba (orang yang membak-tikan/mengabdikan diri bagi orang lain). Artinya Paulus selalu siap untuk menyesuaikan dirinya dengan situasi, keberadaan para pendengar agar mereka dapat diselamatkan. Paulus mema-kai dirinya sebagai teladan mengenai prinsip penyangkalan diri demi kepentingan orang lain.

Bagi orang Yahudi ia menjadi seperti (menyamakan diri) orang Yahudi, orang yang hidup di bawah Hukum Taurat, dan orang yang tidak hidup dibawah Hukum Taurat. Bahkan bukan hanya orang Yahudi atau non Yahudi saja yang dilayani Paulus, tapi juga mereka yang lemah. Paulus boleh menjadi segalanya bagi siapa saja tapi tujuannya tetap sama yaitu ia boleh meme-nangkan seberapa orang dari pelayanannya. Ia benar-benar mempunyai integritas yang kuat artinya ia boleh beradaptasi dengan siapa saja tanpa kehilangan identitas sebagai rasul Tuhan yang hidup dalam hukum Kristus.

Cara Paulus (menyesuaikan diri dengan berbagai situasi orang yang dilayaninya, itu diyakini demi Injil), dengan maksud agar injil (berita keselamatan itu) itu dapat menjangkau sebanyak mungkin manusia dan dengan demikian boleh memenangkan banyak orang yang kepadanya injil diberitakan.

Selanjutnya Paulus menegaskan bahwa motivasi pelayanannya semata-mata karena injil supaya ia mendapat bagian di dalamnya (jangan ia di tolak). Paulus sungguh-sungguh mem-persiapkan diri, ia melatih tubuhnya dan menguasai seluruhnya agar ia memunyai kemampuan untuk mencapai tujuan. Hal ini diilustrasikannya dengan semangat juang para atlit, mereka melatih diri dengan penuh disiplin, supaya memperolah hadiah/mahkota (terbuat dari daun-daun=fana) kemenangan sekalipun itu fana. Demikian pula perjuangan yang dilakukan Paulus untuk mendapatkan mahkota abadi yang menunjuk kepada kemenangan keselamatan yang kekal. Inilah sasaran yang indah dari kehidupan orang Kristen (bd. 1Kor 1:8; 4:5; 6:2,9-10; 15:12-19). Paulus menghendaki agar orang Kristen berbuat seperti yang dilakukannya.

Makna dan Implikasi Firman

    Menjadi hamba Tuhan untuk memberitakan injil bagi banyak orang membutuhkanintegritas dan komitmen yang sungguh-sungguh seperti halnya Paulus untuk mengambil bagian dalam pemberitaan injil yang menyelamatkan. Cara ini sangat dibutuhkan bagi keberhasilan pelayanan dan harus menjadi karakter Kristiani di dunia yang semakin individualistik, materialistik dan konsumeristik.
    Gereja melayani di tengah masyarakat majemuk yang sangat membutuhkan sentuhan firman yang menyejukkan kehi-dupan mereka yang kompleks. Karena itu sangat dibutuhkan hamba Tuhan yang mempunyai kesiapan dan kesungguhan untuk melayani dengan terus menerus melatih diri, me-ngembangkan kemampuan dan wawasan (kapabilitas) pela-yanan agar boleh menjawab kebutuhan jemaat.
    Seorang pelayan melayani untuk semua, terbuka dan tidak membeda-bedakan anggota jemaat yang dilayaninya, memi-liki sikap melayani yang padu, utuh, antara firman dan tindakan melayani (integritas).
    Keinginan mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh se-belum melayani adalah sikap dasar Paulus agar tidak ditolak dalam pelayanan. Hal ini tentu menjadi sangat penting dan mendesak untuk dilakukan para pelayan dalam melayani. Antara lain dalam kelompok PA, memiliki waktu khusus untuk berdoa, suka belajar, membaca dan terus melatih diri.
    Sedia berkorban dan menjadi hamba Tuhan bagi siapapun demi kemenangan iman Kristen bukan semata-mata menjadi rendah dan meninggalkan iman Kristen, tapi tetap beriman agar orang lain boleh memperoleh kerselamatan.
    Paulus memiliki kejujuran dan dapat dipercaya dalam mengemban tugas pelayanan sehingga ia dapat meman-carkan kewibawaan Kristiani dalam melayani. Sikap Paulus tersebut perlu dipertahankan terus dalam melayani supaya pelayanan kita tidak akan ditolak.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Apa pemahaman saudara tentang, kapabilitas dan integritas, sebagaimana yang ditunjukkan Rasul Paulus menurut 1 Korintus 9:19-27?
    Bagaimana seharusnya sikap seorang pelayan agar setiap orang yang dilayani dapat dimenangkan/hidup dalam keselamatan?

POKOK-POKOK DOA:

    Para pelayan Tuhan bersedia menjadi hamba setia bagi sesama agar mereka dapat dimenangkan
    Siap berkorban bagi sesama manusia
    Selalu bersedia membekali diri demi kemajuan pelayanan

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK II

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Kemuliaan Bagi Allah: NNBT No. 1 Pujilah Dia, Pujilah Dia

Ses Doa Penyembahan: NNBT. No.13. Ya Allah Bapa, YA Yesus TUHAN.

Pengakuan Dosa:NKB No. 10 Dari Kungkungan Malam Gelap

Janji Anugerah Allah:KJ.No. 60:5 Hai Makhluk Alam Semesta

Puji-Pujian: NKB. No.72 Nama Yesus Berkumandang.

Ses Pembacaan Alkitab: NNBT No. 12  Diamlah.

Ses Pengakuan Iman: KJ.No.375 Saya Mau Ikut Yesus.

Persembahan: NKB No.196 Ku Beroleh Berkat.

Nyanyian Penutup: Sukacita Melayani.

ATRIBUT YANG DIGUNAKAN:

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018
1 Korintus 12:1-11(1)
1 Raja-Raja 12:16-17(1)
1 Raja-Raja 12:16-24(1)
1 Yohanes 4:7-21(1)
2 Timotius 2:1-13(1)
2 Timotius 3:10-17(2)
Ayub 5:27(1)
Kejadian 13:1-18(1)
Kejadian 1:1-31(1)
Kejadian 39:1-23(1)
Kejadian 50:15(1)
Kejadian 50:21(1)
Kejadian 6:9-22(1)
Keluaran 4:1-17(1)
Kidung Agung 1:1-8(1)
Kisah Para Rasul 15:33-34(1)
Kisah Para Rasul 17:10-15(1)
Lukas 16:10-18(1)
Lukas 2:1-7(1)
Maleakhi 2:10-16(1)
Markus 10:13-16(1)
Markus 10:35-45(1)
Markus 16:1-2(1)
Matius 16:21-28(1)
Matius 26:47-56(1)
Mazmur 71:17-24(1)
Pengkhotbah 3:1-15(1)
Roma 10:4-15(1)
Roma 1:16-17(1)
Ulangan 31:1-8(1)
Yesaya 28:23-29(2)
Yesaya 6:1-13(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 18 - 24 Februari 2018 Minggu Sengsara I - Panggilan Untuk Ikut Menderita - 2 Timotius 2:1-13


Sebelum:

MTPJ 28 Januari s/d 3 Februari 2018 - Ini Aku, Utuslah Aku - Yesaya 6:1-13



All Pembacaan Alkitab GMIM 2018:

MTPJ 24 Desember 2018 Khotbah Malam Natal - Menyambut Kelahiran Yesus - Lukas 2:1-7

MTPJ 23 s-d 29 Desember 2018 (Minggu Adven 4) - Yesus Kristus Penyelamat Dunia - 1 Yohanes 4:7-21

MTPJ 2 s-d 8 Desember 2018 (Minggu Adven 1)

MTPJ 25 November s/d 1 Desember 2018 - Gunakan Media Sebagai Sarana Pelayanan - Keluaran 4:1-17

RHK Sabtu, 10 November 2018 - Ungkapan yang Menghibur, Menenangkan Hati - Kejadian 50:21

RHK Minggu, 4 November 2018 - Berprasangka Buruk Bukanlah Hal yang Baik - Kejadian 50:15

MTPJ 28 Oktober s/d 3 November 2018 - Stop Hoax - Matius 28:11-15

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

RHK Sabtu, 20 Oktober 2018 - Melangkah dengan Damai - Kisah Para Rasul 15:33-34

MTPJ 14 s-d 20 Oktober 2018 - Media Sebagai Sarana Memelihara Kehidupan Beriman - Kisah Para Rasul 15:22-34

MTPJ 7 s-d 13 Oktober 2018 - Gereja di Era Digital - Kejadian 6:9-22

MTPJ 30 Sept - 6 Oktober 2018 - Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama - 1 Korintus 12:1-11

Pembacaan Alkitab GMIM MTPJ 23 s-d 29 September 2018 - Cinta Allah Menerobos Perbedaan - Kidung Agung 1:1-8

MTPJ 16 - 22 September 2018 - Panggilan Gereja Memelihara Perdamaian di Tengah Masyarakat Majemuk - Kejadian 13:1-18

MTPJ 2 - 8 September 2018 - Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati - Kisah Para Rasul 17:10-15

MTPJ 26 Agust s/d 1 Sept 2018 Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman - Maleakhi 2:10-16

MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018

MTPJ 12 - 18 Agustus 2018

MTPJ 5 s-d 11 Agustus 2018

MTPJ 22 s-d 28 Juli 2018 - Markus 10:13-16

MTPJ 15 s d 21 Juli 2018 - Pengalaman Membentuk dan Memperteguh Hidup dalam Pengharapan Iman - Pengkhotbah 3:1-15

MTPJ 8 s-d 14 Juli 2018 - Kebajikan Allah (Bersyukur adalah Karakter Orang Percaya) - Mazmur 111:1-10

MTPJ 1 s-d 7 July 2018 - Hidup sebagai anak-anak terang (Mengertilah Kehendak Tuhan) - Efesus 5:1-21

MTPJ 24 s-d 30 Juni 2018 - Pendidikan Seumur Hidup - Mazmur 71:17-24

MTPJ 17 s-d 23 Juni 2018 - Firman Mempersatukan dan Menyelamatkan Bangsa - Roma 10:4-15

MTPJ 12 Juni 2018 (HUT PI dan Pendidikan Kristen ke-187) - Injil Yang Menyelamatkan - Roma 1:16-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

RHK Sabtu, 9 Juni 2018 - Keterbatasan Pengetahuan Manusia - Ayub 5:27

MTPJ 3 s/d 9 Juni 2018 - Allah Mendidik Umat-Nya - Ayub 5:17-27

MTPJ 27 Mei s/d 2 Juni 2018

MTPJ 20 - 26 Mei 2018 ( Hari Raya Pentakosta1)

MTPJ 6 - 12 Mei 2018 - Kesetiaan Dimulai dari Hal-hal Kecil - Lukas 16:10-18

MTPJ 29 April s/d 5 Mei 2018 - Pemimpin yang Bijaksana Mendengar Setiap Aspirasi - 1 Raja-Raja 12:16-24

RHK Minggu, 22 April 2018 Doa dan Puasa adalah Panggilan Iman Ester 4:1-3

Pembacaan Alkitab GMIM Minggu, 29 April 2018 - Belajar Mendengar 1 Raja-Raja 12:16-17

MTPJ 8 - 14 April 2018

MTPJ 1 - 7 April 2018 Hari Raya Paskah 1 (Hari Anak GMIM)

RHK Minggu, 1 April 2018

Jumat Agung 30 Maret 2018 - Setia Sampai Mati - Bacaan Alkitab : Yohanes 19 : 28 - 30

MTPJ 25 - 31 Maret 2018 - Hidup ada Dalam Rancangan Allah - Minggu Sengsara VI

MTPJ 18 - 24 Maret 2017 Minggu Sengsara V

RHK 11 - 17 Maret 2018 Minggu Sengsara IV - Syarat Mengikut Yesus - Matius 16:21-28

MTPJ 4 - 10 Maret 2018 Minggu Sengsara III - Komitmen Mengikut Yesus

MTPJ 25 Feb. s/d 3 Maret 2018 Minggu Sengsara II - Markus 10:35-45

MTPJ 18 - 24 Februari 2018 Minggu Sengsara I - Panggilan Untuk Ikut Menderita - 2 Timotius 2:1-13

MTPJ 11 - 17 Februari 2018

MTPJ 28 Januari s/d 3 Februari 2018 - Ini Aku, Utuslah Aku - Yesaya 6:1-13

MTPJ 21 - 27 Januari 2018 - Pola Hidup Sehat MendatangkanKecerdasan

MTPJ 14 - 20 Januari 2018 - Kejadian 39:1-23 - Meraih Sukses dengan Iman

MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31

MTPJ 31 Desember 2017 s/d 6 Januari 2018 - Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan - Ulangan 31:1-8

Pembacaan Alkitab GMIM Januari 2019



MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(22)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(8)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(6)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2018..

Register   Login  

Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,