|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Pembacaan Alkitab GMIM 2017 MTPJ 16-22 Juli 2017Minggu, 16 Juli 2017 (2 Korintus 8:7-15)MTPJ 16-22 Juli 2017 - Saling Mencukupkan Supaya ada Keseimbangan - 2 Korintus 8:7-15TEMA BULANAN : "Gereja yang Mencerdaskan" TEMA MINGUAN : "Saling Mencukupkan Supaya ada Keseimbangan" Bahan Alkitab : 2 Korintus 8:7-15 8:7 Maka sekarang, sama seperti kamu kaya dalam segala sesuatu, -- dalam iman, dalam perkataan, dalam pengetahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasihmu terhadap kami -- demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih ini. 8:8 Aku mengatakan hal itu bukan sebagai perintah, melainkan, dengan menunjukkan usaha orang-orang lain untuk membantu, aku mau menguji keikhlasan kasih kamu. 8:9 Karena kamu telah mengenal kasih karunia Tuhan kita Yesus Kristus, bahwa Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya, supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya. 8:10 Inilah pendapatku tentang hal itu, yang mungkin berfaedah bagimu. Memang sudah sejak tahun yang lalu kamu mulai melaksanakannya dan mengambil keputusan untuk menyelesaikannya juga. 8:11 Maka sekarang, selesaikan jugalah pelaksanaannya itu! Hendaklah pelaksanaannya sepadan dengan kerelaanmu, dan lakukanlah itu dengan apa yang ada padamu. 8:12 Sebab jika kamu rela untuk memberi, maka pemberianmu akan diterima, kalau pemberianmu itu berdasarkan apa yang ada padamu, bukan berdasarkan apa yang tidak ada padamu. 8:13 Sebab kamu dibebani bukanlah supaya orang-orang lain mendapat keringanan, tetapi supaya ada keseimbangan. 8:14 Maka hendaklah sekarang ini kelebihan kamu mencukupkan kekurangan mereka, agar kelebihan mereka kemudian mencukupkan kekurangan kamu, supaya ada keseimbangan. 8:15 Seperti ada tertulis: "Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan." ALASAN PEMILIHAN TEMA Dalam era globaisasi yang sarat dengan kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, transportasi dan komunikasi, manusia dapat menikmati berbagai dampat positif. Misalnya penanganan medis yang menolong banyak orang; orang bisa berkomunikasi dan dengan mudah dapat berkunjung ke berbagai tempat. Di lain pihak gerak persaingan untuk memenuhi setiap kebutuhan mengimbangi berbagai kemajuan, semakin kuat dengan sikap individualistis sehingga tak heran orang sering mengabaikan sesamanya, menjadi rakus, yang penting semua kebutuhan pribadi, keluarga dan kelompoknya terpernuhi. Sebagi imbas dari perilaku seperti ini terjadilah kesenjangan sosial, yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin. Dengan demikian terciptalah ketidakseimbangan sosial yang menjadi sumber dari berbagai persoalan hidup, termasuk dalam kehidupan bergereja. Ketidakseimbangan sosial mengakibatkan tidak terpenuhinya berbagai kebutuhan dasar, dari sebagian orang yang akan bergulir pada kemiskinan sehingga tak dapat menikmati kebutuhan pendidikan, kesehatan, komunikasi, transportasi dan rekreasi. Keadaan seperti ini menjadi tempat yang subur bagi tumbuh kembangnya penyakit sosial seperti perjudian, pemabukan, prostisusi, monopoli usaha dan tindakan kejahatan lainnya seperti pencurian, perkelahian dan keresahan sosial yang rentan terhadap perpecahan apalagi kalau ditunggangi dengan unsur sara. Realita seperti ini sering dianggap biasa sehingga membuat gereja, apakah institusi dan perorangan, tidak lagi peka untuk memberi solusi dan lebih parah lagi jika hanya sibuk dengan rutinitas dan hal-hal yang lebih bersifat lahiriah secara ke dalam tanpa peduli untuk mengambil bagian dalam berbagai upaya supaya tercipta keseimbangan dalam kehidupan bersama. Oleh sebab itu pengajaran dan program gereja yang saling mencukupkan supaya terjadi keseimbangan (akhlak dan potensi; pemasukan dan pengeluaran; lahir dan batin; tidak berkelebihan dan berkekurangan perlu dikhotbahkan dan diwujudkan dalam perbuatan nyata. PEMBAHASAN TEMATISPEMBAHASAN TEMATIS Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Jemaat Kristen di kota Korintus , yang menjadi alamat surat Paulus sekitar tahun 55/56, berada dalam lingkungan yang sangat beragam budaya, sosial, ekonomi, etnik bahkan keagamaan. Tak heran ini menjadi ciri khas karena kota Korintus adalah kota pelabuhan sekaligus perdagangan. Walaupun ada rasul-rasul palsu yang memutar balikkan pengajaran Paulus dan menyerang pribadinya serta keabsahan rasulinya sehingga ia mendorong jemaat untuk tetap setia padanya lebih khusus tetap setia dalam pelayanan mereka (lih. 2 Korintus 3:1-6:10). Termasuk dalam pelayanan kasih, sebagaimana yang dilakukan oleh jemaat di Makedonia dengan sepenuh hati sekalipun mereka dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan dan dalam keadaan miskin, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan. Mereka telah memberikan menurut kemampuan, bahkan melampaui kemampuan mereka, untuk membantu orang Kristen yang menderita di Yerusalem (2 Korintus 8:1-7; Roma 15:26). Hal-hal ini dimaksudkan menjadi contoh sekaligus bandingan bagi jemaat Korintus yang besar dan kaya, itulah sebabnya ia katakan di ayat 8, "maka sekarang..." maksudnya apa yang dilakukan oleh jemaat di Makedonia yang percaya pada kerasulan Paulus, boleh juga dilakukan oleh jemaat di Korintus. Paulus menyebut jemaat di Korintus sebagai jemaat yang kaya (Yun, perisseuo: lebih dari cukup, berlimpah) dalam segala sesuatu yakni dalam iman, dalam perkataan, dalam penge-tahuan, dalam kesungguhan untuk membantu, dan dalam kasih. Itulah sebabnya Paulus meminta dengan ungkapan: demikianlah juga hendaknya kamu kaya dalam pelayanan kasih (Yun, charis: kasih karunia, belas kasihan). Di sini tersirat bahwa mereka masih "miskin" dalam hal memberi perhatian kasih sekalipun mereka kaya dalam berbagai hal. Ini bukan perintah, tetapi sebagai ajakan dan dorongan. Paulus memakai perbandingan dengan orang lain untuk menguji keikhlasan mereka. Artinya kalau mau membantu harus dilakukan dengan ikhlas (ayat 8). Dasar utama (ayat 9) ajakan Paulus supaya jemaat Korintus mengambil bagian dalam pelayanan kasih, adalah karena mereka telah mengenal kasih (agape) Allah dalam Tuhan Yesus Kristus, yang telah memberi teladan kepada mereka. Paulus mengatakan bahwa karena kamu telah mengenal kasih karunia (Yun, charis: suatu anugerah) Tuhan Yesus Kristus. Ia, yang oleh karena kamu menjadi miskin, sekalipun Ia kaya , supaya kamu menjadi kaya oleh karena kemiskinan-Nya. Paulus memakai istilah kamu (jamak) untuk menekankan persekutuan bukan personal supaya gerakan pelayanan kasih itu tidak hanya perorangan tapi dilakukan secara bersama sebagai persekutuan, sehingga tidak ada yang menonjolkan diri atau berpangku tangan saja. Pelayan kasih yang berfaedah itu, rupanya sudah direncanakan jemaat Korintus sebelumnya; dipakai istilah "tahun yang lalu" dan Paulus mendorong mereka untuk melaksanakannya sepadan dengan kerelaan (bersedia dengan ikhlas hati. Yun, thelo: berkehendak) dengan apa yang ada pada mereka (ayat 10, 11). Jika mereka rela memberi maka pemberian mereka diterima karena berdasar pada apa yang ada pada mereka dan bukan berdasarkan apa yang tidak ada pada mereka (ayat 12). Dan ini menjadi beban atau tanggung jawab mereka bukan supaya orang lain mendapat keringanan (Yun, anesis: kelegaan, keringanan atau ketenangan) tetapi supaya ada keseimbangan (Yun, isotes: persamaan (hak)). Paulus mendorong supaya memberi juga dari kelebihan, artinya sesuatu yang bersifat material yakni uang, tetapi juga spiritual, supaya dapat mencukupkan kekurangan mereka (jemaat Yerusalem), sehingga pada akhirnya prinsip saling memberi terjadi, karena "kemudian" mereka juga akan mencukupkan kekurangan jemaat di Korintus. Tujuan saling mencukupkan adalah supaya terjadi keseimbangan. Dengan mengutip Keluaran 16:17-18, untuk mengingatkan jemaat pada sejarah Israel, Paulus berkata, seperti ada tertulis: "Orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan." Ini dimaksudkan supaya jemaat Korintus memiliki sikap kesetaraan yang dapat diwujudkan dengan carasaling mencukupkan dalam persekutuan diantara mereka, tetapi juga bersama dengan jemaat di Yerusalem supaya terjadi keseimbangan. Makna dan Implikasi Firman Sejak Perjanjian Lama Tuhan Allah sangat memberi perhatian pada orang miskin dan orang-orang yang diperlakukan tidak adil (Keluaran 22:25); orang-orang miskin harus diperhatikan supaya mendapat kecukupan (Imamat 23:22); umat Tuhan tidak boleh menegarkan hati tapi harus membuka tangan lebar-lebar bagi orang miskin (Ulangan 15:7). Dalam Perjanjian Baru, Paulus menyebut tindakan ini sebagai bentuk memenuhi hukum Kristus. Keadaan kaya secara ekonomi, pegetahuan, keterampilan dan jabatan serta fasilitas, prestasi dan prestise tidak serta merta membuat orang memiliki kekayaan kasih dan pelayanan kasih terhadap orang lain. Malah sebaliknya untuk melindungi berbagai kekayaannya orang menjadi rakus dan sibuk dengan diri sendiri sehingga mengabaikan orang lain yang miskin disekitarnya. Sebaliknya jemaat yang miskin seperti di Makedonia, tidak membuat mereka rendah diri dan tidak membantu orang lain. Hal ini hanya bisa terjadi jika orang menghayati kasih karunia Allah dalam Yesus Kristus. Oleh sebab itu semua orang percaya perlu menghayati kasih karuia Allah dalam Yesus Kristus yang berkorban supaya ada kecukupan dan keselematan bagi orang lain. Kerinduan kita bersama, setiap pelayan Tuhan mempunyai sikap seperti Paulus. Mengenal setiap orang yang dilayani, kekuatan dan kelebihannya; kecukupan, tantangan dan masalahnya. Mampu memotivasi setiap anggota jemaat supaya mengenal bahkan dapat mewujudkan kasih karunia Allah dalam bentuk saling mencukupkan supaya ada keseimbangan dalam hidup bersama. Sebagai gereja Tuhan, memiliki program dan komitmen saja tidaklah cukup apalagi kalau program diakonal (karitatif, reformatif dan transformative) tenggelam karena lebih mengutamakan program Koinonia (persekutuan), kesaksian (marturia) bahkan karena pembangunan sarana fisik gedung gereja. Saling mencukupkan berarti upaya yang jeli dengan ikhlas untuk melihat, memotivasi, menopang, memberi bantuan materi dan non materi termasuk spiritual, sehingga orang lain dapat memenuhi kebutuhan dasarnya yang pada gilirannya dapat terjadi keseimbangan dalam hidup bersama di tengah keluarga, jemaat dan masyarakat. Perhatian kepada yang lemah teristimewa kepada orang yang miskin, harus menjadi tanggungjawab umat Tuhan, mereka tidak boleh menegarkan hati, tapi harus membuka tangan mereka lebar-lebar. Hal ini telah diperintahkan Tuhan sejak Perjanjian Lama (Ulangan 15:7-8) PERTANYAAN UNTUK DISKUSI: Apa maksud Paulus memakai jemaat Makedonia (ayat 1-6) untuk mengajak jemaat Korintus memberi pelayanan kasih kepada jemaat di Yerusalem ? Apa yang menjadi dasar, tujuan dan maksud pelayanan kasih yang dibahasakan oleh Paulus "saling mencukupkan agar ada keseimbangan"? Apakah sekarang masih terlihat adanya ketidak- seimbangan di tengah jemaat dan apa yang harus dilakukan baik sebagai pribadi dan institusi supaya terjadi pelayanan yang saling mencukupkan untuk mewujudkan keseimbangan ? Berikan contoh-contoh dan solusinya. NAS PEMBIMBING : Lukas 3:11 POKOK - POKOK DOA : Perhatian gereja terhadap ketidak seimbangan dalam jemaat dan masyarakat. Upaya-upaya dan berbagai program gereja dan pemerintah untuk menanggulangi ketidakseimbangan TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK III NYANYIAN YANG DIUSULKAN: Nyanyian Masuk : NNBT No 7. Mari Puji Tuhan Yesus. Ses Nas Pemb : K.J.No.424 : 1,2. Yesus Menginginkan Daku. Ses Pengakuan Dosa : K.J.No.26. Mampirlah Dengar Doaku. Ses Berita Anugerah NNBT No. 9 Ku Akan Selalu Bersyukur. Seb Membaca Alkitab : Kusiapkan Hatiku Tuhan. Ses Membaca Alkitab :K.J. No. 49 Firman Allah Jayalah. Ses Pengakuan Iman : K.J.No. 280 Aku Percaya. Ses Khotbah : NNBT.No. 37. Tuhan Yesus Adalah Penabur. Persembahan : K.J. No.363. Bagi Yesus Kuserahkan. Nyanyian Penutup :K.J.No.432. Jika Padaku Ditanyakan. ATRIBUT: Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang. Label: 2 Korintus 8:7-15
Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2017 1 Korintus 12:12-31(1) 1 Korintus 3:10-23(1) 1 Korintus 3:12-13(1) 1 Korintus 3:14-15(1) 1 Korintus 3:16-17(1) 1 Korintus 3:18(1) 1 Korintus 3:22-23(1) 1 Korintus 4:6-21(1) 1 Korintus 9:1-18(1) 1 Petrus 3:21(1) 1 Petrus 3:22(1) 1 Samuel 16:1-13(1) 1 Timotius 3:1-13(1) 2 Korintus 3:1-18(1) 2 Korintus 8:7-15(1) Amos 5:10(1) Amos 5:11(1) Amos 5:12(1) Amos 5:7(1) Amos 5:8(1) Amsal 29:1-27(1) Ayub 2:1-13(1) Ayub 2:13(1) Ayub 2:3(1) Ayub 2:4-6(1) Ayub 2:7-8(1) Ayub 2:9-10(1) Efesus 4:1-16(1) Filipi 2:1(1) Filipi 2:1-11(1) Filipi 2:2-3a(1) Filipi 2:5(1) Filipi 2:6-7(1) Filipi 2:8(1) Filipi 2:9-11(1) Galatia 6:1-10(1) Keluaran 16:24(1) Kisah Para Rasul 21:1-9(1) Kisah Para Rasul 2:14-16(1) Kisah Para Rasul 2:14-40(1) Kisah Para Rasul 2:22-24(1) Kisah Para Rasul 2:25-28(1) Kisah Para Rasul 2:29-32(1) Kisah Para Rasul 2:36-40(1) Kisah Para Rasul 2:41(1) Kisah Para Rasul 2:41-47(1) Kisah Para Rasul 2:42(1) Kisah Para Rasul 2:43(1) Kisah Para Rasul 2:44(1) Kisah Para Rasul 2:46(1) Kisah Para Rasul 2:47(1) Kisah Para Rasul 6:1-7(1) Kolose 1:24-2:5(1) Lukas 1:26-38(1) Lukas 22:54-62(1) Lukas 22:55(2) Lukas 22:56-57(1) Lukas 22:58(1) Lukas 22:59-60(1) Lukas 22:61(1) Lukas 22:62(1) Lukas 23:35(1) Lukas 23:36-38(1) Lukas 23:39-40(1) Lukas 23:41(1) Lukas 23:42(1) Lukas 24:1(1) Lukas 24:3(1) Lukas 24:36-49(1) Lukas 24:37-40(1) Lukas 24:4-5(1) Lukas 24:41-43(1) Lukas 24:44-45(1) Lukas 24:46(1) Lukas 24:47-48(2) Lukas 24:49(1) Lukas 24:6-8(1) Lukas 24:9-10(1) Lukas 2:41-52(2) Lukas 2:49-50(1) Markus 16:10(1) Markus 16:11(1) Markus 16:12-13(1) Markus 16:9(1) Markus 16:9-18(1) Markus 1:9-11(1) Matius 10:11(1) Matius 10:12-13(1) Matius 10:14-15(1) Matius 10:5-15(1) Matius 10:7(1) Matius 10:8(1) Matius 10:9-10(1) Matius 22:15-22(1) Matius 2:1-1(1) Nehemia 5:1-13(1) Nehemia 5:13(1) Roma 4:16-25(1) Titus 2:9-10(1) Ulangan 10:12-13(1) Ulangan 10:14-15(1) Yakobus 3:13-18(1) Yeremia 33:14-26(1) Yesaya 42:1-9(1) Yesaya 43:1-7(1) Yohanes 13:1-20(1) Yohanes 1:15-18(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: MTPJ 23-29 Juli 2017 - Mendidik Tanpa Kekerasan - Amsal 29:1-27 Sebelum: Pembacaan Alkitab GMIM Senin, 10 Juli 2017 Kasih Tuhan Turun-temurun Ulangan 10:14-15 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,