|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Pembacaan Alkitab GMIM 2017 MTPJ 23-29 Juli 2017Minggu, 23 Juli 2017 (Amsal 29:1-27)MTPJ 23-29 Juli 2017 - Mendidik Tanpa Kekerasan - Amsal 29:1-27TEMA BULANAN : "Gereja yang Mencerdaskan" TEMA MINGGUAN : "Mendidik Tanpa Kekerasan" Bahan Alkitab : Amsal 29:1-27 29:1 Siapa bersitegang leher, walaupun telah mendapat teguran, akan sekonyong-konyong diremukkan tanpa dapat dipulihkan lagi. 29:2 Jika orang benar bertambah, bersukacitalah rakyat, tetapi jika orang fasik memerintah, berkeluhkesahlah rakyat. 29:3 Orang yang mencintai hikmat menggembirakan ayahnya, tetapi siapa yang bergaul dengan pelacur memboroskan harta. 29:4 Dengan keadilan seorang raja menegakkan negerinya, tetapi orang yang memungut banyak pajak meruntuhkannya. 29:5 Orang yang menjilat sesamanya membentangkan jerat di depan kakinya. 29:6 Orang yang jahat terjerat oleh pelanggarannya, tetapi orang benar akan bersorak dan bersukacita. 29:7 Orang benar mengetahui hak orang lemah, tetapi orang fasik tidak mengertinya. 29:8 Pencemooh mengacaukan kota, tetapi orang bijak meredakan amarah. 29:9 Jika orang bijak beperkara dengan orang bodoh, orang bodoh ini mengamuk dan tertawa, sehingga tak ada ketenangan. 29:10 Orang yang haus akan darah membenci orang saleh, tetapi orang yang jujur mencari keselamatannya. 29:11 Orang bebal melampiaskan seluruh amarahnya, tetapi orang bijak akhirnya meredakannya. 29:12 Kalau pemerintah memperhatikan kebohongan, semua pegawainya menjadi fasik. 29:13 Si miskin dan si penindas bertemu, dan TUHAN membuat mata kedua orang itu bersinar. 29:14 Raja yang menghakimi orang lemah dengan adil, takhtanya tetap kokoh untuk selama-lamanya. 29:15 Tongkat dan teguran mendatangkan hikmat, tetapi anak yang dibiarkan mempermalukan ibunya. 29:16 Jika orang fasik bertambah, bertambahlah pula pelanggaran, tetapi orang benar akan melihat keruntuhan mereka. 29:17 Didiklah anakmu, maka ia akan memberikan ketenteraman kepadamu, dan mendatangkan sukacita kepadamu. 29:18 Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum. 29:19 Dengan kata-kata saja seorang hamba tidak dapat diajari, sebab walaupun ia mengerti, namun ia tidak mengindahkannya. 29:20 Kaulihat orang yang cepat dengan kata-katanya; harapan lebih banyak bagi orang bebal dari pada bagi orang itu. 29:21 Siapa memanjakan hambanya sejak muda, akhirnya menjadikan dia keras kepala. 29:22 Si pemarah menimbulkan pertengkaran, dan orang yang lekas gusar, banyak pelanggarannya. 29:23 Keangkuhan merendahkan orang, tetapi orang yang rendah hati, menerima pujian. 29:24 Siapa menerima bagian dari pencuri, membenci dirinya. Didengarnya kutuk, tetapi tidak diberitahukannya. 29:25 Takut kepada orang mendatangkan jerat, tetapi siapa percaya kepada TUHAN, dilindungi. 29:26 Banyak orang mencari muka pada pemerintah, tetapi dari TUHAN orang menerima keadilan. 29:27 Orang bodoh adalah kekejian bagi orang benar, orang yang jujur jalannya adalah kekejian bagi orang fasik. ALASAN PEMILIHAN TEMA Mendidik adalah usaha untuk mengantarkan anak didik ke arah kedewasaan baik secara jasmani dan rohani. Memang ada banyak model atau metode dalam mendidik yang efektif untuk mencapai tujuan pendidikan seperti yang disebutkan sebagai-mana tema: "Mendidik tanpa Kekerasan". Pola atau cara men-didik tanpa kekerasan adalah sebuah sistem mendidik anak dengan tegas, bukan dengan keras apalagi menyakiti. Dalam rangka membentuk generasi baru yang tidak suka mendendam dan berputus asa, tetapi yang mandiri dan berkarakter baik; maka metode mendidik tanpa kekerasan akan memberi dampak yang positif, supaya anak menjadi berguna di dalam kehidupan ini. Dalam realitas sehari-hari kita jumpai bahwa tindakan kekerasan makin bertambah, bahkan dalam nuansa pendidikan yang berproses di sekolah maupun di rumah tidak terlepas dari tindak kekerasan, dengan dalih mendidik. Mendidik adalah bagian dari kerja pendidikan. Dalam sejarah pendidikan di negara Indonesia yang kita cintai ini, ada suatu masa kita mengalami bagaimana seorang pendidik secara keras; antara lain dengan memukul, mencubit dan memaki anak didiknya. Bukan hanya di sekolah terjadi seperti itu, tetapi juga ternyata di rumah yang harusnya penuh dengan cinta kasih dan kelembutan, terjadi kekerasan pendidikan dari orangtua terhadap anak-anaknya. Dengan adanya perilaku seperti itu, maka baik lembaga pemerintah maupun lembaga gereja, terus berusaha memba-harui sistem pendidikan yang manusiawi dan bermartabat, melalui metode pendidikan yang diformulasikan secara baru, yaitu mendidik tanpa kekerasan. PEMBAHASAN TEMATISPEMBAHASAN TEMATIS Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Amsal adalah kumpulan kata-kata hikmat yang berisi pengajaran atau pendidikan yang benar tentang tata krama, etika moral, pola hidup dan berbagai nasehat lainnya tentang bagaimana hidup benar sesuai petunjuk firman. Bertindak bijak di dalam kehidupan sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Allah dan menghindarkan diri dari berbagai perilaku yang tidak baik atau pola hidup yang dapat membinasakan adalah bagian dari mendidik tanpa kekerasan, yang diajarkan oleh pengamsal. Itu sebabnya inti dari peng-ajaran dalam kitab Amsal ini adalah hidup takut akan Tuhan. Dengan hidup takut akan Tuhan, orang percaya akan selalu taat, setia dan melakukan apa yang Tuhan sukai, serta menjauhkan diri dari berbagai tindakan maupun perilaku yang tidak ber-kenan pada-Nya. Secara khusus dalam tulisannya pada Amsal 29:1-27 yang dikumpulkan para pegawai Hizkia, raja Yehuda; Salomo menulis adanya perbedaan perilaku hidup antara orang yang bertindak bijak karena takut Tuhan dan perilaku orang fasik karena menjauhi hikmat. Pengamsal menunjukkan bahwa orang bijak akan bertindak adil, bijaksana, benar, mencintai hikmat, membawa kedamaian, menghadirkan sukacita, jujur, memperhatikan orang lemah, berusaha mendapatkan keselamatan, mau menerima teguran/nasehat, berpegang pada hukum, rendah hati, dan berpengharapan. Karena itu pengamsal dalam proses mendidiknya, secara gamblang mengingatkan orang percaya supaya bijaksana dalam berperilaku dan menjalani kehidupan. Sebab bagi pengamsal, orang bijak adalah pribadi maupun kelompok yang memilih jalan kehidupan yang benar dan memberi rasa nyaman, tenang serta bahagia. Itu berarti kehidupan orang bijak memberi jaminan akan indahnya kehidupan ini. Sedangkan orang fasik ditunjukkan pada mereka yang keras kepala, sulit diatur atau suka atur sendiri, memandang remeh orang lain, hidup tidak menjadi teladan tetapi menyebabkan orang lain berkeluh kesah, tidak suka dinasehati, menjauhi hikmat, tidak patuh pada hukum/ peraturan/ketetapan firman, sombong/angkuh dan meresahkan kehidupan di antara sesama. Pengamsal menyebutkan orang yang keras kepala dan menolak pengajaran yang benar dapat merugikan diri sendiri dan orang yang terus menerus melakukan kejahatan dan tidak mau menyadari keberdosaannya serta tidak hidup dalam pertobatan, akan terjerat dalam dosa dan membinasakan diri sendiri. Orang-orang dengan gaya hidup seperti itu disebut bebal, karena mereka tidak mau dinasehati dan membaharui diri, akibatnya bukan hanya merugikan diri sendiri tetapi juga merugikan orang lain. Akibatnya timbul suasana ketidak nyamanan, hidup melarat bahkan dapat menghancurkan harapan. Dari bagian Alkitab ini, kita mendapati bahwa pengamsal menunjukkan sebab dan akibat dari cara hidup dalam kefasikan, menyebabkan kekacauan. Tetapi perilaku hidup orang bijaksana membawa sukacita. Kebijaksanaan hidup dikembangkan melalui pendidikan yang takut akan Tuhan dan diaplikasikan dalam praktek mendidik tanpa kekerasan. Mendidik tanpa kekerasan memberi peluang bagi setiap pribadi atau kelompok, menjadi orang yang suka mendengar nasehat dan pengajaran yang benar, yang mendidik anak-anaknya supaya dapat memberi ketenangan, yang tidak hanya memikirkan diri sendiri. Juga tidak hidup dalam dosa dan kecemaran, tetapi menjadi pemimpin yang membawa kese-jahteraan bagi rakyatnya. Pemimpin yang benar disukai rakyatnya, bahkan Tuhan berkenan dan memberkati kepe-mimpinannya. Firman Tuhan adalah sumber pendidikan dan pedoman mendidik. Sejak penciptaan bumi dan manusia, Tuhan Allah telah mendidik dengan penuh kasih manusia ciptaan-Nya, supaya mereka hidup dan bertindak menurut aturan dan ketetapan yang dikehendaki-Nya. Pendidikan dari Tuhan berlaku dari masa ke masa, dari generasi ke generasi dan dalam berbagai cara, termasuk melalui pemberitaan Firman. Firman Tuhan dapat kita peroleh setiap hari melalui Alkitab yang kita miliki. Dari Alkitab kita belajar tentang didik mendidik, baik melalui tutur ucap maupun dengan pola perilaku sehari-hari. Tutur ucap yang benar, yang lembut dan mengajar yang baik melalui tindakan yang patut diteladani, menuntun orang untuk bertindak baik dan benar dalam kehidupannya. Tetapi kata-kata yang kasar, tidak berhikmat dan tindakan yang suka mencari masalah, menjadikan orang suka memberontak dan tidak mau bersahabat. Realitas ini memberi petunjuk bahwa mendidik tanpa kekerasan, membentuk pribadi yang patut diteladani dan menjadi berkat serta menciptakan suasana hidup yang damai sejahtera. Mendidik tanpa kekerasan bukan berarti tidak boleh marah, tetapi dalam kelembutan mendidik, orangtua atau pendidik harus menyatakan ketegasannya, supaya anak atau anak didik dapat mengerti yang baik dan benar, serta tidak mengulang-ulang dosa atau sengaja melakukan kesalahan. Efek dari mendidik tanpa kekerasan menolong seseorang untuk menjadi pribadi yang percaya diri, mampu memotivasi dan menginspirasi orang lain lebih khusus membuat orang dapat meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini. Inilah cara Allah dalam Yesus Kristus yang telah mendidik kita dengan kasih ( Titus 2:11-12). PERTANYAAN UNTUK DISKUSI: Bagaimana konsep mendidik menurut bacaan Alkitab kita saat ini? Apakah model mendidik tanpa kekerasan tergambar dalam bagian Alkitab ini? Bagaimana bentuk atau metode mendidik tanpa kekerasan dimasa kini? NAS PEMBIMBING : Titus 2:11-12 POKOK - POKOK DOA : Orang percaya semakin mencintai Firman Tuhan, supaya dapat mendidik dengan baik dan benar. Tidak hidup dalam kefasikan, tetapi berlaku bijaksana. Metode atau sistem mendidik tanpa kekerasan makin dikembangkan dalam kehidupan keluarga, gereja dan masyarakat. TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK IV NYANYIAN YANG DIUSULKAN: Persiapan : NNBT No 4 Naikkan Doa Pada Allah Pembukaan: KJ No 13 Allah Bapa, Tuhan Pengakuan Dosa dan Pengampunan: NNBT No 10 Ya Tuhan Yang Kudus' Doa, Pembacaan Alkitab dan Khotbah: KJ No 356 Tinggallah Dalam Yesus' Persembahan: KJ No 288 Mari, Puji Raja Sorga Doa Umum : KJ No 362 Aku Milik-Mu, Yesus Tuhanku Penutup: KJ No 424 Yesus Menginginkan Daku ATRIBUT: Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang. Label: Amsal 29:1-27
Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2017 1 Korintus 12:12-31(1) 1 Korintus 3:10-23(1) 1 Korintus 3:12-13(1) 1 Korintus 3:14-15(1) 1 Korintus 3:16-17(1) 1 Korintus 3:18(1) 1 Korintus 3:22-23(1) 1 Korintus 4:6-21(1) 1 Korintus 9:1-18(1) 1 Petrus 3:21(1) 1 Petrus 3:22(1) 1 Samuel 16:1-13(1) 1 Timotius 3:1-13(1) 2 Korintus 3:1-18(1) 2 Korintus 8:7-15(1) Amos 5:10(1) Amos 5:11(1) Amos 5:12(1) Amos 5:7(1) Amos 5:8(1) Amsal 29:1-27(1) Ayub 2:1-13(1) Ayub 2:13(1) Ayub 2:3(1) Ayub 2:4-6(1) Ayub 2:7-8(1) Ayub 2:9-10(1) Efesus 4:1-16(1) Filipi 2:1(1) Filipi 2:1-11(1) Filipi 2:2-3a(1) Filipi 2:5(1) Filipi 2:6-7(1) Filipi 2:8(1) Filipi 2:9-11(1) Galatia 6:1-10(1) Keluaran 16:24(1) Kisah Para Rasul 21:1-9(1) Kisah Para Rasul 2:14-16(1) Kisah Para Rasul 2:14-40(1) Kisah Para Rasul 2:22-24(1) Kisah Para Rasul 2:25-28(1) Kisah Para Rasul 2:29-32(1) Kisah Para Rasul 2:36-40(1) Kisah Para Rasul 2:41(1) Kisah Para Rasul 2:41-47(1) Kisah Para Rasul 2:42(1) Kisah Para Rasul 2:43(1) Kisah Para Rasul 2:44(1) Kisah Para Rasul 2:46(1) Kisah Para Rasul 2:47(1) Kisah Para Rasul 6:1-7(1) Kolose 1:24-2:5(1) Lukas 1:26-38(1) Lukas 22:54-62(1) Lukas 22:55(2) Lukas 22:56-57(1) Lukas 22:58(1) Lukas 22:59-60(1) Lukas 22:61(1) Lukas 22:62(1) Lukas 23:35(1) Lukas 23:36-38(1) Lukas 23:39-40(1) Lukas 23:41(1) Lukas 23:42(1) Lukas 24:1(1) Lukas 24:3(1) Lukas 24:36-49(1) Lukas 24:37-40(1) Lukas 24:4-5(1) Lukas 24:41-43(1) Lukas 24:44-45(1) Lukas 24:46(1) Lukas 24:47-48(2) Lukas 24:49(1) Lukas 24:6-8(1) Lukas 24:9-10(1) Lukas 2:41-52(2) Lukas 2:49-50(1) Markus 16:10(1) Markus 16:11(1) Markus 16:12-13(1) Markus 16:9(1) Markus 16:9-18(1) Markus 1:9-11(1) Matius 10:11(1) Matius 10:12-13(1) Matius 10:14-15(1) Matius 10:5-15(1) Matius 10:7(1) Matius 10:8(1) Matius 10:9-10(1) Matius 22:15-22(1) Matius 2:1-1(1) Nehemia 5:1-13(1) Nehemia 5:13(1) Roma 4:16-25(1) Titus 2:9-10(1) Ulangan 10:12-13(1) Ulangan 10:14-15(1) Yakobus 3:13-18(1) Yeremia 33:14-26(1) Yesaya 42:1-9(1) Yesaya 43:1-7(1) Yohanes 13:1-20(1) Yohanes 1:15-18(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: MTPJ 30 Juli s/d 5 Agustus 2017 - Berguna dan Berkualitas Sampai Tua - Roma 4:16-25 Sebelum: MTPJ 16-22 Juli 2017 - Saling Mencukupkan Supaya ada Keseimbangan - 2 Korintus 8:7-15 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,