|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Pembacaan Alkitab GMIM 2017 MTPJ 26 Februari s/d 4 Maret 201726 Februari s/d 4 Maret 2017 (Rut 2:1-16)MTPJ 26 Februari s/d 4 Maret 2017 TEMA MINGGUAN : Mengelola Berkat Tuhan - Rut 2:1-16TEMA BULANAN :"Bekerja Dalam Ketaatan" TEMA MINGGUAN :"Mengelola Berkat Tuhan" Bahan Alkitab : Rut 2:1-16 Rut bertemu dengan Boas 2:1 Naomi itu mempunyai seorang sanak dari pihak suaminya, seorang yang kaya raya dari kaum Elimelekh, namanya Boas. 2:2 Maka Rut, perempuan Moab itu, berkata kepada Naomi: "Biarkanlah aku pergi ke ladang memungut bulir-bulir jelai di belakang orang yang murah hati kepadaku." Dan sahut Naomi kepadanya: "Pergilah, anakku." 2:3 Pergilah ia, lalu sampai di ladang dan memungut jelai di belakang penyabit-penyabit; kebetulan ia berada di tanah milik Boas, yang berasal dari kaum Elimelekh. 2:4 Lalu datanglah Boas dari Betlehem. Ia berkata kepada penyabit-penyabit itu: "TUHAN kiranya menyertai kamu." Jawab mereka kepadanya: "TUHAN kiranya memberkati tuan!" 2:5 Lalu kata Boas kepada bujangnya yang mengawasi penyabit-penyabit itu: "Dari manakah perempuan ini?" 2:6 Bujang yang mengawasi penyabit-penyabit itu menjawab: "Dia adalah seorang perempuan Moab, dia pulang bersama-sama dengan Naomi dari daerah Moab. 2:7 Tadi ia berkata: Izinkanlah kiranya aku memungut dan mengumpulkan jelai dari antara berkas-berkas jelai ini di belakang penyabit-penyabit. Begitulah ia datang dan terus sibuk dari pagi sampai sekarang dan seketikapun ia tidak berhenti." 2:8 Sesudah itu berkatalah Boas kepada Rut: "Dengarlah dahulu, anakku! Tidak usah engkau pergi memungut jelai ke ladang lain dan tidak usah juga engkau pergi dari sini, tetapi tetaplah dekat pengerja-pengerja perempuan. 2:9 Lihat saja ke ladang yang sedang disabit orang itu. Ikutilah perempuan-perempuan itu dari belakang. Sebab aku telah memesankan kepada pengerja-pengerja lelaki jangan mengganggu engkau. Jika engkau haus, pergilah ke tempayan-tempayan dan minumlah air yang dicedok oleh pengerja-pengerja itu." 2:10 Lalu sujudlah Rut menyembah dengan mukanya sampai ke tanah dan berkata kepadanya: "Mengapakah aku mendapat belas kasihan dari padamu, sehingga tuan memperhatikan aku, padahal aku ini seorang asing?" 2:11 Boas menjawab: "Telah dikabarkan orang kepadaku dengan lengkap segala sesuatu yang engkau lakukan kepada mertuamu sesudah suamimu mati, dan bagaimana engkau meninggalkan ibu bapamu dan tanah kelahiranmu serta pergi kepada suatu bangsa yang dahulu tidak engkau kenal. 2:12 TUHAN kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung." 2:13 Kemudian berkatalah Rut: "Memang aku mendapat belas kasihan dari padamu, ya tuanku, sebab tuan telah menghiburkan aku dan telah menenangkan hati hambamu ini, walaupun aku tidak sama seperti salah seorang hamba-hambamu perempuan." 2:14 Ketika sudah waktu makan, berkatalah Boas kepadanya: "Datanglah ke mari, makanlah roti ini dan celupkanlah suapmu ke dalam cuka ini." Lalu duduklah ia di sisi penyabit-penyabit itu, dan Boas mengunjukkan bertih gandum kepadanya; makanlah Rut sampai kenyang, bahkan ada sisanya. 2:15 Setelah ia bangun untuk memungut pula, maka Boas memerintahkan kepada pengerja-pengerjanya: "Dari antara berkas-berkas itupun ia boleh memungut, janganlah ia diganggu; 2:16 bahkan haruslah kamu dengan sengaja menarik sedikit-sedikit dari onggokan jelai itu untuk dia dan meninggalkannya, supaya dipungutnya; janganlah berlaku kasar terhadap dia." ALASAN PEMILIHAN TEMA Faktor produksi dapat dibagi menjadi empat kelompok besar, yakni tenaga kerja, sumber daya alam, modal, dan kewirausahaan. Faktor utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi adalah manusia, sehingga manusia merupakan salah satu faktor produksi, yakni tenaga kerja. Tidak semua penduduk dapat diberdayakan sebagai tenaga kerja. Dalam konsep ekonomi, suatu kegiatan penambahan satu tenaga kerja akan menghasilkan tambahan produksi yang disebut dengan produk marjinal. Penjelasannya bahwa pada titik tertentu tambahan hasil, akibat penambahan tenaga kerja dapat mengurangi rata-rata penghasilan secara keseluruhan . Ada persamaan dengan tradisi di Israel pada musim panen orang-orang asing, orang-orang miskin dapat ikut memungut hasilnya. Sebagai contoh penambahan tenaga kerja (Rut) mengundang perhatian Boas yang kemudian menaruh respons positif dan memperlakukannya begitu baik. Ruth menunjukkan ketaatan kepada Naomi dan ketekunannya bekerja tanpa henti. Kerja kerasnya membuahkan hasil. Ia membuktikan bagaimana cara mengembangkan potensi yang dimilikinya bahwa ia dapat mengelola berkat Tuhan berupa tenaga dan kesempatan bekerja yang diberikan kepadanya. Ia menunjukkan mentalitas bekerja secara efektif dan efisien sebagai wujud ketaatan dan kasihnya kepada keluarganya, mertuanya Naomi, sehingga kualitas kerjanya berdaya guna dan berhasil guna. Demikian pula dengan Boas sebagai pemilik (owner) ladang itu, ia menunjukkan pengelolaan berkat Tuhan dengan pengaturan yang terbaik. Ia tidak merasa rugi dengan adanya tambahan tenaga kerja tetapi justru berbuat lebih baik lagi terhadap para pekerjanya. PEMBAHASAN TEMATIS Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Elimelekh dan Naomi pergi ke Moab untuk menghindari kelaparan di Betlehem agar keluarga mereka tetap terpelihara, namun kenyataannya Naomi kehilangan semuanya, termasuk keturunannya kecuali Rut. Masa kelaparan berakhir di Betlehem tetapi Naomi masih tetap menghadapi persoalan, yaitu pemenuhan kebutuhan ekonomi dan masa tuanya tanpa keturunan. Pada umumnya daerah-daerah surplus (berlimpah) pada masa panen dan pendapatannya lagi baik, daerah itu didatangi oleh tenaga kerja termasuk Naomi dan Rut (1:22). Dalam tradisi umat Israel setiap masa panen akan ada orang-orang asing, orang miskin, yang tidak masuk angkatan kerja, dan bergantung pada kebaikan pemilik dan pekerja-pekerja lainnya di ladang itu (Im. 19:9-10; Ul 24:19). Melalui bacaan Alkitab ini Rut menjadi salah seorang pekerja musiman di ladang Boas (ayat 2). Sebenarnya ia bukan pekerja tetap, karena dia hanya berada di belakang para pekerja perempuan untuk memungut sisa-sisa jelai gandum yang ditinggalkan para penyabit (ayat 7). Ia berada di ladang untuk membantu mertuanya memenuhi kebutuhan perekonomian mereka. (ayat 2). Naomi dan Rut bekerja keras. Naomi bekerja di rumah dan Rut di ladang. Di ladang Boas, Rut bergantung pada pengasihan pekerja-pekerja, juga Boas yang menyuruh para pekerja menjatuhkan jelai gandum untuk dipungut oleh Rut. Sebagai tenaga kerja lepas (outsourcing/ tenaga alih daya), Rut memiliki ketekunan yang tidak kalah dibandingkan para pekerja yang ada di ladang Boas. Hal ini yang digambarkan dalam ayat 7, yaitu bahwa begitu ia datang ke ladang, ia terus sibuk bekerja dari pagi dan tidak pernah berhenti. Cerita Rut yang mendapat belas kasihan (ayat 8-16) di ladang Boas memperlihatkan bagaimana hidup persaudaraan yang saling memberdayakan. Pada waktu berada di ladang, Rut belum tahu kalau ladang itu milik keluarga mendiang suaminya. Mungkin saja Rut bersama-sama dengan orang-orang asing lain dan orang miskin lainnya yang secara kebetulan berada di ladang Boas karena di sana panennya melimpah . Ketika Boas menanyakan keberadaan Rut, kepada bujang yang mengawasi para penyabit, ia memberi keterangan bahwa Rut adalah seorang perempuan Moab yang pulang bersama mertuanya, Naomi. Boas menunjukkan perhatian khusus kepadanya dan memintanya untuk tidak berpindah ke ladang orang lain, serta dekat dengan pekerja perempuan, (ayat 8). Kepada pekerja laki-laki Boas berpesan untuk tidak boleh mengganggu Rut, mengijinkannya minum (ayat 9), dan mendoakan dia (ayat 12). Ia mengajak Rut makan (ayat 14), memberikan hak-hak khusus yang mempermudah pekerjaan Rut (ayat 15-16). Inilah bentuk-bentuk perlindungan Boas kepada Rut, sebagai pemilik ladang kepada pekerjanya. Sebaliknya Rut tidak menyalahgunakan kepercayaan ini, ia bekerja sampai petang dan mengirik jelai (dipukul dengan tongkat untuk memisahkan sekam dan bulirnya) yang dipungutnya kira-kira seefa jelai (tiga takar, cukup untuk dimakan selama 5 hari) banyaknya Makna dan Implikasi Firman Mentalitas pekerja seperti Rut kiranya menjadi cerminan kesetiaan menjalankan tugas dan pekerjaan di manapun kita berada. Dalam keadaan apapun setiap orang baik pemilik atau pekerja harus siap mengelola berkat Tuhan. Berkat Tuhan yang dikelola dengan baik dapat mendatangkan kesejahteraan bagi dirinya dan banyak orang. Menjadi penyalur berkat Tuhan adalah panggilan hidup setiap orang yang mengalami pemeliharaan Tuhan dalam kehidupannya. Pada dasarnya pembagian kemakmuran sering tidak merata dikarenakan pekerjaan, pendidikan dan faktor-faktor lainnya dalam masyarakat. Dalam bagian Alkitab ini juga kita melihat struktur masyarakat yang bertingkat, ada pemilik ladang dan ada pekerja, namun tingkatan-tingkatan sosial ini tidak membuat Boas lupa diri. Boas menjadi contoh bagaimana seseorang memaknai keberhasilannya dengan member dayakan orang lain, baik orang miskin maupun orang asing yang menjadi pekerja di ladangnya. Kemakmuran memberi Boas kesempatan untuk menunjukkan kemurahan hati, yang membuka peluang dan kesempatan bagi orang-orang seperti Rut, orang asing dan miskin. Kebaikan hati Boas kepada Rut justru melebihi apa yang biasa terjadi untuk seorang pemungut jelai/ gandum. Jelai yang dipungut Rut dapat memenuhi kebutuhan dasar mereka selama lima hari. Kebaikan hati membuat orang-orang miskin bersukacita atas berkat Tuhan karena kebutuhan hidup mereka telah tercukupi. Dengan demikian kemurahan hati seperti ini adalah pembuktian belas kasihan Tuhan yang mengaruniakan kasih-setia- Nya bagi umat-Nya, yang kemudian berkelanjutan ketika Boas menjadi penebus dan menikahi Rut (pasal 4:6-8). Naomi dan Rut adalah contoh bagi kita kita dalam mengelola berkat Tuhan, dimulai dengan doa, dilandasi dengan syukur dan ditindak lanjuti dengan kerja keras. Tuhan Allah menjawab doa mereka dengan memenuhi kebutuhan dasar dan kebutuhan masa depan, dengan adanya keturunan, yaitu Obed. Pada masa kini kita juga sering melihat bagaimana distribusi kemakmuran yang tidak merata mengakibatkan orang lain tersisihkan, pekerja-pekerja rendahan berada dalam lingkaran kemiskinan absolut/tetap, anak-anak menderita gizi buruk dan orang-orang di daerah tertentu sulit mendapatkan akses/jalan masuk untuk membangun hidup lebih sejahtera. Di pihak lain ada juga orang yang sering menyalahgunakan berkat Tuhan, dengan pesta pora, miras, judi dan gaya hidup yang komsumtif. Karena itu perlu ada edukasi dan pelatihan bagaimana mengembangkan potensi yang ada sehingga orang boleh keluar dari kemiskinan dan menikmati kesejahteraan hidup. Inilah upaya kita untuk menjawab persoalan kerja antara lain: sumber daya manusia, lapangan kerja, pengangguran dan ketidak-adilan kerja. Bagian Alkitab Rut 2:1-16 ini memberikan pandangan hidup untuk saling menolong, saling memberdayakan baik pekerja dan pemberi kerja atau pihak manajemen, pemilik perusahaan. Hal seperti ini yang diingatkan Paulus kepada jemaat di Galatia untuk saling menolong seperti firman Tuhan dalam Galatia 6:2 "Bertolong-tolonglah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI: Bagaimana mengelola berkat Tuhan sesuai perikop ini? Bagaimana hubungan kesejahteraan pegawai atau karyawan terhadap produktivitas perusahaan dan produktivitas kerja? Apa yang harus kita lakukan berhubungan dengan memanfaatkan peluang kerja di era "Masyarakat Ekonomi ASEAN" (MEA)? NAS PEMBIMBING : Kolose 3:23 POKOK-POKOK DOA Memanfaatkan peluang kerja sebagai upaya mengelola berkat Tuhan. Keadilan dan upah kerja Pemerintah dan swasta sebagai pemberi kerja (hubungan industrial yang sehat). TATA IBADAH YANG DIUSULKAN :HARI MINGGU BENTUK IV NYANYIAN YANG DIUSULKAN Persiapan : KJ. No. 10, Pujilah Tuhan Sang Raja Ses. Doa Pembukaan : NNB No. 4 Naikkan Doa Pada Allah Pengakuan Dosa dan Pengampunan: NKB No. 17 Agunglah kasih Allahku. Ses Pembacaan Alkitab: NNBT No. 13 Ya Allah Bapa, Ya Yesus Tuhan Ses Khotbah: NNBT No. 24 Kuasamu Tuhan S'lalu Kurasakan Persembahan : NKB No. 126 Tuhan Memanggilmu Penutup NKB No. 201 Tabur Waktu Pagi ATRIBUT Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang. Label: Rut 2:1-16
Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2017 1 Korintus 12:12-31(1) 1 Korintus 3:10-23(1) 1 Korintus 3:12-13(1) 1 Korintus 3:14-15(1) 1 Korintus 3:16-17(1) 1 Korintus 3:18(1) 1 Korintus 3:22-23(1) 1 Korintus 4:6-21(1) 1 Korintus 9:1-18(1) 1 Petrus 3:21(1) 1 Petrus 3:22(1) 1 Samuel 16:1-13(1) 1 Timotius 3:1-13(1) 2 Korintus 3:1-18(1) 2 Korintus 8:7-15(1) Amos 5:10(1) Amos 5:11(1) Amos 5:12(1) Amos 5:7(1) Amos 5:8(1) Amsal 29:1-27(1) Ayub 2:1-13(1) Ayub 2:13(1) Ayub 2:3(1) Ayub 2:4-6(1) Ayub 2:7-8(1) Ayub 2:9-10(1) Efesus 4:1-16(1) Filipi 2:1(1) Filipi 2:1-11(1) Filipi 2:2-3a(1) Filipi 2:5(1) Filipi 2:6-7(1) Filipi 2:8(1) Filipi 2:9-11(1) Galatia 6:1-10(1) Keluaran 16:24(1) Kisah Para Rasul 21:1-9(1) Kisah Para Rasul 2:14-16(1) Kisah Para Rasul 2:14-40(1) Kisah Para Rasul 2:22-24(1) Kisah Para Rasul 2:25-28(1) Kisah Para Rasul 2:29-32(1) Kisah Para Rasul 2:36-40(1) Kisah Para Rasul 2:41(1) Kisah Para Rasul 2:41-47(1) Kisah Para Rasul 2:42(1) Kisah Para Rasul 2:43(1) Kisah Para Rasul 2:44(1) Kisah Para Rasul 2:46(1) Kisah Para Rasul 2:47(1) Kisah Para Rasul 6:1-7(1) Kolose 1:24-2:5(1) Lukas 1:26-38(1) Lukas 22:54-62(1) Lukas 22:55(2) Lukas 22:56-57(1) Lukas 22:58(1) Lukas 22:59-60(1) Lukas 22:61(1) Lukas 22:62(1) Lukas 23:35(1) Lukas 23:36-38(1) Lukas 23:39-40(1) Lukas 23:41(1) Lukas 23:42(1) Lukas 24:1(1) Lukas 24:3(1) Lukas 24:36-49(1) Lukas 24:37-40(1) Lukas 24:4-5(1) Lukas 24:41-43(1) Lukas 24:44-45(1) Lukas 24:46(1) Lukas 24:47-48(2) Lukas 24:49(1) Lukas 24:6-8(1) Lukas 24:9-10(1) Lukas 2:41-52(2) Lukas 2:49-50(1) Markus 16:10(1) Markus 16:11(1) Markus 16:12-13(1) Markus 16:9(1) Markus 16:9-18(1) Markus 1:9-11(1) Matius 10:11(1) Matius 10:12-13(1) Matius 10:14-15(1) Matius 10:5-15(1) Matius 10:7(1) Matius 10:8(1) Matius 10:9-10(1) Matius 22:15-22(1) Matius 2:1-1(1) Nehemia 5:1-13(1) Nehemia 5:13(1) Roma 4:16-25(1) Titus 2:9-10(1) Ulangan 10:12-13(1) Ulangan 10:14-15(1) Yakobus 3:13-18(1) Yeremia 33:14-26(1) Yesaya 42:1-9(1) Yesaya 43:1-7(1) Yohanes 13:1-20(1) Yohanes 1:15-18(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,