|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Pembacaan Alkitab Khotbah Malam Natal 24 Desember 2016Sabtu, 24 Desember 2016 (Zakharia 9:9-10; Lukas 2:8-11)Khotbah Malam Natal 24 Desember 2016 TEMA :Bersorak-sorak Menyambut Sang Raja Damai - Zakharia 9:9-10; Lukas 2:8-11TEMA :"Bersorak-sorak Menyambut Sang Raja Damai" Bacaan Alkitab : Zakharia 9:9-10; Raja Mesias di Sion 9:9 Bersorak-soraklah dengan nyaring, hai puteri Sion, bersorak-sorailah, hai puteri Yerusalem! Lihat, rajamu datang kepadamu; ia adil dan jaya. Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda. 9:10 Ia akan melenyapkan kereta-kereta dari Efraim dan kuda-kuda dari Yerusalem; busur perang akan dilenyapkan, dan ia akan memberitakan damai kepada bangsa-bangsa. Wilayah kekuasaannya akan terbentang dari laut sampai ke laut dan dari sungai Efrat sampai ke ujung-ujung bumi. Penjelasan: * Za 9:9 - Rajamu datang kepadamu // Ia adil // Dan jaya // Lemah lembut Rajamu datang kepadamu. Bukan seorang penakluk yang kejam, melainkan Raja Israel yang rendah hati sekarang memenuhi penglihatan dan jarak pandang sang nabi (bdg. Mat. 21:5). Ia adil. Keadilan adalah prasyarat pertama Mesias untuk jabatan-Nya sebagai Raja. Ini adalah dasar bagi semua damai sejahtera di dunia (bdg. Yes. 45:21; Yer. 23:5, 6; Mal. 4:2). Dan jaya (AV., Having salvation). Raja adil ini membawa penebusan yang adil bagi orang-orang milik-Nya. Apa gunanya kedamaian politik bagi hati yang tidak selaras dengan Allah yang hidup? Lemah lembut. Berbeda dengan Aleksander yang sombong, Mesias Israel datang dengan kerendahan hati yang sangat, yang sebagian diwujudkan dalam cara-Nya melakukan perjalanan. Lagi pula, keledai adalah binatang lambang damai (bdg. Kej. 49:11). Ayat 9 digenapi sesuai dengan yang tersurat, yaitu melalui kedatangan Tuhan Yesus Kristus yang pertama kali. * Za 9:10 - Ia akan melenyapkan kereta-kereta // Ia akan memberitakan damai // Sampai ke ujung-ujung bumi Ia akan melenyapkan kereta-kereta. Zakharia dengan diam-diam melangkaui semua abad di antara kedatangan pertama dengan kedatangan kedua dari Sang Mesias kepada umatNya dan dunia. Ketika Dia kembali, Dia akan menghancurkan setiap alat perselisihan duniawi. Ia akan memberitakan damai. Hal yang tidak pernah bisa diselesaikan oleh berbagai konferensi dan perjanjian perlucutan senjata, akan Dia selesaikan dengan firman yang penuh kuasa kepada bangsa-bangsa. Sampai ke ujung-ujung bumi. Kerajaan damai sejahtera-Nya akan meliputi seluruh dunia (bdg. Mzm. 72:8). Alkitab tidak mengenal damai sejahtera yang dibatasi atau ditahan. Ayat ini tidak menggunakan kata sandang tertentu dalam mengungkapkan luasnya wilayah kekuasaan Sang Raja. Lukas 2:8-11 Gembala-gembala 2:8 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. 2:9 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. 2:10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: 2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud. Penjelasan: * Semua hina dina yang dialami Kristus diikuti oleh beberapa pengungkapan mengenai kemuliaan-Nya, untuk mengimbangi kehinaan itu dan mengenyahkan sakit aib itu. Karena meskipun Ia merendahkan diri-Nya sendiri, Allah juga mempermuliakan Dia dan memberikan jaminan akan pemuliaan-Nya di masa yang akan datang. Ketika kita melihat Dia dibungkus dengan kain lampin dan dibaringkan di dalam palungan, kita mungkin bisa tergoda untuk berkata, "Pasti ini bukan Anak Allah." Tetapi melihat bagaimana kelahiran-Nya diiringi, seperti yang terjadi di sini, dengan paduan suara malaikat, maka kita pasti akan berkata, "Tidak bisa lain, pasti ini Anak Allah, yang mengenai-Nya telah dikatakan bahwa ketika Ia dibawa ke dunia, biarlah semua malaikat Allah menyembah Dia" (Ibr. 1:6). Di dalam Injil Matius kita membaca bagaimana kedatangan Sang Duta ini, Sang Pangeran dari sorga, diberitahukan kepada orang-orang bijak, yang bukan orang Yahudi, melalui sebuah bintang. Di dalam Injil Lukas ini Allah mengutus malaikat-Nya untuk memberitahukan hal itu kepada para gembala yang adalah orang-orang Yahudi. Dengan begitu, Allah memilih untuk berbicara kepada setiap orang dalam bahasa yang paling dipahaminya. I. Di sini kita menyaksikan bagaimana keadaan para gembala ketika menerima pemberitahuan ini. Ketika itu mereka sedang tinggal di padang, di pinggiran Betlehem, sedang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam (ay. 8). Malaikat itu tidak diutus kepada imam kepala atau tua-tua (mereka belum siap menerima kabar ini), tetapi kepada sekelompok gembala miskin, yang seperti Yakub, seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah, bukan seperti Esau, seorang yang pandai berburu. Nenek moyang mereka adalah gembala. Musa dan Daud secara khusus dipanggil untuk memerintah umat Allah ketika sedang menjaga domba. Dengan contoh ini Allah ingin menunjukkan bahwa Ia masih menyukai pekerjaan yang tulus ini. Berita mengenai pembebasan Israel keluar dari negeri Mesir disampaikan kepada Musa ketika ia sedang menjaga domba, dan kepada para gembala yang besar kemungkinan adalah orang-orang saleh, disampaikan berita keselamatan yang lebih besar. Perhatikanlah: . Mereka tidak sedang tidur di atas tempat tidur ketika berita ini disampaikan kepada mereka (meskipun banyak juga yang menerima berita sorga ini ketika sedang berbaring di atas tempat tidur), tetapi sedang tinggal di padang, dan sedang berjaga-jaga. Mereka yang ingin mendengar Allah harus terjaga dan bangun. Mereka benar-benar terjaga, dan karena itu pandangan dan pendengaran mereka tidak dapat ditipu seperti halnya orang-orang yang setengah tidur. . Pada saat itu mereka sedang bekerja, bukan sedang beribadah. Mereka sedang melakukan pekerjaan yang menjadi panggilan mereka, yaitu menjaga kawanan ternak mereka, untuk mengamankan ternak ini dari pencuri dan serangan binatang pemangsa. Kemungkinan besar peristiwa ini terjadi pada musim panas, saat untuk membiarkan ternak mereka berada di padang semalam-malaman dan tidak dikandangkan, seperti yang kita lakukan sekarang. Perhatikanlah, kita tidak luput dari kunjungan ilahi bila kita melakukan pekerjaan yang menjadi panggilan kita dengan tulus dan melibatkan Allah di dalamnya. II. Betapa terkejutnya mereka dengan kemunculan malaikat itu (ay. 9), Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka, epestē -- berdiri di atas mereka, besar kemungkinan malaikat itu melayang di udara di atas kepala mereka, karena datang langsung dari sorga. Kita membaca di sini, seorang malaikat, seakan-akan sama dengan malaikat yang pernah muncul dan berulang-ulang muncul di pasal sebelumnya, yaitu malaikat Gabriel, karena ia terbang dengan cepat. Tetapi hal ini tidaklah pasti. Kedatangan malaikat di dekat mereka menunjukkan bahwa mereka jarang memikirkan atau mengharapkan terjadinya hal semacam ini. Demikianlah kunjungan-kunjungan mulia dari sorga terjadi, sebelum kita menyadarinya. Agar mereka yakin bahwa yang datang adalah malaikat dari sorga, mereka melihat dan mendengar kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka; kemuliaan yang mengubah malam seperti siang, kemuliaan yang biasanya mengikuti penampakan Allah, sebuah kemuliaan sorgawi, atau kemuliaan yang luar biasa agung, sehingga membuat mereka tidak tahan memandang kecemerlangannya yang menyilaukan. Hal ini membuat mereka sangat ketakutan, dan mati terpana, seperti ketakutan menghadapi kabar buruk. Ketika kita menyadari keadaan kita yang begitu banyak kesalahan, kita mempunyai alasan untuk takut menghadapi setiap berita dari sorga, kalau-kalau yang datang adalah utusan murka Allah. III. Pesan yang harus disampaikan malaikat itu kepada para gembala (ay. 10-12). . Ia memberikan kata-kata penegasan untuk menghentikan ketakutan mereka, "Jangan takut, karena kami tidak akan mengatakan hal-hal yang menakutkanmu; kamu tidak perlu takut kepada musuh-musuhmu, dan jangan takut kepada sahabat-sahabatmu." . Ia melengkapi mereka dengan sukacita yang berlimpah-limpah, "Sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar, dengan sungguh-sungguh aku menyatakan, dan sungguh layak bila kamu menyambutnya, karena kabar ini akan memberikan kesukaan besar untuk seluruh bangsa, bukan hanya kepada bangsa Yahudi saja; bahwa hari ini telah lahir bagimu, pada saat ini, seorang Juruselamat, Sang Juruselamat yang telah begitu lama dinanti-nantikan, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud" (ay. 11). Yesus adalah Kristus, Sang Mesias, Yang Diurapi. Ia adalah Tuhan, Tuhan di atas segalanya. Ia adalah Raja yang berkuasa. Bahkan, Ia adalah Allah, karena Tuhan dalam Perjanjian Lama berpadanan dengan Yehova. Ia adalah seorang Juruselamat, dan Ia akan menjadi Juruselamat bagi mereka yang menerima Dia sebagai Tuhan. "Juruselamat itu telah lahir, Ia dilahirkan hari ini, dan karena merupakan kesukaan besar untuk seluruh bangsa, hal ini tidak boleh dirahasiakan, kamu harus menyatakannya, harus memberitahukannya kepada siapa pun yang kamu sukai. Ia dilahirkan di suatu tempat yang telah dinubuatkan sebelumnya, di kota Daud. Ia dilahirkan bagimu, pertama-tama bagimu wahai orang-orang Yahudi, untuk memberkatimu; untukmu wahai para gembala, meskipun kamu miskin dan tidak berharga di dunia ini." Hal ini merujuk pada Yesaya 9:5, Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita. Bagimu, wahai umat manusia, bukan bagi kami, malaikat-malaikat. Ia tidak mengambil rupa malaikat dalam diri-Nya. Ini benar-benar sukacita bagi seluruh bangsa, sukacita besar. Yang telah lama dinanti-nantikan, akhirnya datang juga. Biarlah langit dan bumi bersukacita di hadapan Tuhan ini, sebab Ia datang. . Malaikat ini memberikan tanda untuk menegaskan iman mereka mengenai hal ini. "Bagaimana kita dapat menemukan anak ini di kota Betlehem yang sekarang dipenuhi oleh keturunan Daud?" Kamu akan menemukan Dia dengan tanda ini: "Ia terbaring di dalam palungan, pasti belum pernah ada seorang bayi yang baru dilahirkan dibaringkan di tempat seperti ini." Tentunya para gembala ini berharap malaikat itu akan berkata, "Meskipun Ia masih seorang bayi, kamu akan menemukan Dia mengenakan jubah kebesaran, dibaringkan dalam sebuah rumah terbaik di kota, berbaring dalam kemewahan, dikelilingi sejumlah besar pengunjung dalam segala kemewahan kekayaan mereka." "Tidak, kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan." Ketika Kristus masih berada di atas muka bumi ini, Ia membuat diri-Nya sendiri berbeda, dan membuat diri-Nya ternama hanya dengan keteladanan kehinaan-Nya. ------------------------------ Saudara jemaat yang dikasihi oleh Tuhan kita Yesus Kristus, malam ini sangat spesial buat kita semua yang beribadah, karena kita semua sementara menikmati kasih Tuhan yang dashyat. Dia yang menghentar kita ada di malam Natal penuh makna, kasih, keakraban dan jalinan kasih mesra yang tulus di hati kita masing-masing. Di malam Natal ini, kita semua bersukacita karena iman percaya kita, kembali disegarkan dengan Firman Allah yang meneguhkan peng-harapan dan hidup kita, sehingga menyambut Natal Yesus Kristus di malam ini akan mencerahkan kerohanian kita untuk mampu membuka hati, perasaan dan seantero kehidupan kita dengan orang lain terlebih kepada Tuhan Yesus. Jemaat Tuhan, umat Israel bersorak, bersukacita, bergirang, memuji Tuhan, dengan inti pujian dalam ajakan: Lihat ! Rajamu datang kepadamu; Ia adil dan jaya, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda. Bukankah ini adalah luapan kegembiraan, bahwa seorang raja sudah datang dan luapan sukacita tercurah karena yang dijemput adalah seorang Raja yang adil. Para penjemput rata-rata adalah putri Yerusalem dan Sion memiliki paras yang cantik bagaikan ratu dunia. Menjemput Raja, tentu dengan tarian, pujian, dan rupa-rupa asesoris/dekorasi dan berbagai aroma wewangian yang baik dan bermutu. Menjemput kedatangan Raja, harus dengan wajah yang riang ceria dan penuh senyum, karena Sang Raja juga datang dengan menebar senyum. Bagi putri Yerusalem dan Sion, ajakan untuk bersorak-sorak adalah suatu seremoni yang mesti dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Raja yang Adil, Jaya, penuh kelembutan, walaupun hanya di atas keledai. Raja ini bukan raja duniawi yang kejam, tidak dengan kereta kuda perang dan diiringi oleh pasukan berkuda yang lengkap. Tetapi Raja yang sangat baik, Peramah, penuh kasih, pembawa damai, mengasihi dan menyayangi umat-Nya. Jemaat yang dikasihi oleh Tuhan Yesus, Raja yang disampaikan dalam kitab Zakharia adalah Raja damai yang akan melenyapkan kereta dari Efrat dan kuda-kuda dari Yerusalem dan busur perang. Dan kekuasaan-Nya dari laut ke laut, dari sungai Efrat sampai ke ujung bumi. Suatu pemerintahan yang sungguh sangat luas, pemerintahan untuk seluruh bumi, pemerintahan dari Raja Damai yang berkuasa untuk semua ciptaan, pemerintahan yang sistemnya berbeda dengan yang di dunia. Itulah Raja Mesias, Raja diatas segala raja. Kehadiran Raja Damai di Sion dan di Yerusalem, dinantikan oleh umat sebagaimana dinubuatkan oleh Zakharia. Umat lama merindukan suatu keadaan Damai, keadaan yang kondusif, menanti datangnya suasana yang baru, pola tatanan kehidupan masyarakat yang baru, setelah lama mereka dalam ketidakpastian, kebimbangan dan tekanan dari pihak lain. Maka muncullah berita pengharapan bagi umat, yang membuat mereka bersemangat, termotivasi untuk bangkit dari keterpurukan, kegalauan dan kekecewaan yang mendalam. Itulah sebabnya umat Israel bergirang, bersorak, karena ada harapan baru yang akan dialami. Jemaat yang diberkati Tuhan, malam ini adalah malam Natal untuk kesekian kalinya kita rayakan. Bukan hanya rutin belaka dan secara seremoni biasa kita lakukan, melainkan malam ini, kita simak makna kedatangan Raja Damai dan harapan baru yang dijanjikan-Nya. Raja damai yang kita nantikan telah lahir di Betlehem sebagaimana kata malaikat; hari ini telah lahir bagimu Juruselamat yaitu Kristus Tuhan di kota Daud. Mari kita sambut Sang Raja Damai, buka hati dan pikiran untuk kedamaian, jauhkan rasa takut, dengki dan amarah, singkirkan sengketa dan konflik di antara kita, ciptakan hubungan harmonis yang satu terhadap yang lain, hilangkan sifat dan sikap yang angkuh, iri, sombong. Langkahkan kaki ke bait-Nya, ajak seluruh keluarga untuk menyambut lahirnya Sang Mesias, Juruselamat, Penebus dosa, jangan tunda waktunya, jangan buang peluang ini. Malam Natal ini, punya arti tersendiri, Tuhan Yesus datang di hati kita, sudahkah kita mempersiapkan palungan-Nya? Raja Damai datang di rumah kita masing-masing, sudah siapkah kita menyambut dengan hati yang bersih? Kalau masih ada dendam dan dusta, kalau masih ada kepicikan dan kemunafikan, kalau masih ada dosa-dosa yang so bakarat, mohonkan peng ampunan dan terima pembaharuan melalui Firman Tuhan malam ini. Saudaraku yang mengasihi Tuhan, di malam Natal ini, lihat di samping kiri kananmu dan di sekelilingmu, jabatlah tangannya dan katakan: "Haleluya, Raja Damai telah Datang, sambutlah!" Inilah salam malam Natal di tahun 2016 bagi kita semua warga GMIM yang menyambut Sang Raja Damai. Kiranya kedamaian menjadi bagian kita keluarga dan jemaat, sehingga besok pada hari Natal Yesus Kristus, kita semua datang bersekutu dan memuji nama-Nya. Mari kita bersorak-sorak menyambut kelahiran-Nya. Terpujilah Tuhan Yesus, Juruselamat dunia. Amin. Label: Zakharia 9:9-10; Lukas 2:8-11
Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab 1 Korintus 15:1-11(1) 1 Korintus 1:1-9(1) 1 Korintus 1:4(1) 1 Korintus 1:8(2) 1 Petrus 2:1-10(1) 1 Samuel 2:8-9; Yakobus 2:5-11(1) 1 Tawarikh 29:1-9(1) 2 Korintus 8:1-9(1) 2 Samuel 7:18-29(1) Amsal 3:1-10(1) Amsal 9:1-18(1) Ayub 36:1-15(1) azmur 92:14(1) Filipi 4:2-9(1) Kejadian 11:1-9(1) Kejadian 8:1-22(1) Kisah Para Rasul 3:1-10(1) Kisah Para Rasul 4:32-37(1) Kolose 1:3-14(1) Kolose 3:18-25(1) Kolose 3:5-17(1) Lukas 1:39(1) Lukas 1:39-45(1) Lukas 1:40(1) Lukas 1:41-42a(1) Lukas 1:42b(1) Lukas 1:43(1) Lukas 1:44(1) Lukas 24:13-35(1) Lukas 2:21-40(1) Markus 12:41-44(1) Markus 15:1-20a(1) Matius 1:20(1) Matius 1:24(1) Matius 1:25(1) Matius 28:16-20(1) Matius 3:1-12(1) Matius 3:1-2(1) Matius 3:10(1) Matius 3:11-12(1) Matius 3:3(1) Matius 3:4-6(1) Matius 3:7-8(1) Matius 3:9-10(1) Mazmur 106:1-12(2) Mazmur 25:1-22(1) Mazmur 25:14(1) Mazmur 25:15-18(1) Mazmur 25:19-22(1) Mazmur 25:4-6(1) Mazmur 25:7-9(1) Mazmur 34:1-23(1) Mazmur 40:17-18; Lukas 4:16-19(1) Mazmur 92:6-16(1) Nahum 1:11(1) Nahum 1:12(1) Nahum 1:13(1) Nahum 1:15b(1) Nahum 1:9-10(1) Nahum 1:9-15(1) Obaja 1:1-16(1) Obaja 1:11-12(1) Obaja 1:15-16(1) Obaja 1:3-4(1) Obaja 1:5-7(1) Obaja 1:8-10(1) Pengkhotbah 11:1-8(1) Roma 8:1-17(1) Ulangan 16:1-17(1) Ulangan 8:1-20(1) Wahyu 2:8-11(1) Yeremia 10:6-16(1) Yeremia 12:1 -17(1) Yeremia 12:10-11(1) Yeremia 12:12-13(1) Yeremia 12:14(1) Yeremia 30:1-11(1) Yesaya 11:1-10(1) Yesaya 11:10(1) Yesaya 11:2-4(1) Yesaya 11:5(1) Yesaya 11:6-7(1) Yesaya 11:8(1) Yesaya 11:9(1) Yesaya 35:1-10(1) Yesaya 49:1-7(1) Yoel 3:12-13(1) Yoel 3:18 (1) Yoel 3:19(1) Yoel 3:9-21(1) Yohanes 17:1–26(1) Yohanes 21:1-14(1) Yohanes 6:48-59(1) Zakharia 9:9-10; Lukas 2:8-11(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,