gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 4293 kali
Download MP3 Music

TEMA BULANAN :"Yesus Datang Menghadirkan Kedamaian, Keadilan dan Keutuhan Ciptaan"
TEMA MINGGUAN :"Menyongsong Raja Damai"
Bahan Alkitab : Yesaya 11:1-10

Raja Damai yang akan datang
11:1 Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah. 11:2 Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN; 11:3 ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang. 11:4 Tetapi ia akan menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, dan akan menjatuhkan keputusan terhadap orang-orang yang tertindas di negeri dengan kejujuran; ia akan menghajar bumi dengan perkataannya seperti dengan tongkat, dan dengan nafas mulutnya ia akan membunuh orang fasik. 11:5 Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang. 11:6 Serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya. 11:7 Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu. 11:8 Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak. 11:9 Tidak ada yang akan berbuat jahat atau yang berlaku busuk di seluruh gunung-Ku yang kudus, sebab seluruh bumi penuh dengan pengenalan akan TUHAN, seperti air laut yang menutupi dasarnya. 11:10 Maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia.


Penjelasan:
* Pasal 11 harus dibaca dengan memerhatikan pasal 10:33-34. Akibat hukuman Tuhan dahsyat seperti pohon ditebang, hanya menyisakan tunggul. Namun dari tunggul itu muncul tunas baru yang akan berkembang dan berbuah (ayat 1). Itulah janji pemulihan Allah kepada umat-Nya melalui sosok Mesias, "yang diurapi" (ayat 2), dari keturunan Daud.

Melalui Mesias, idealisme perjanjian dengan Daud (2Sam. 7) dipulihkan. Raja tidak lagi menjadi penguasa tiran yang memeras rakyat, memutarbalikkan kebenaran, dan menyelewengkan keadilan. Sebaliknya Ia akan menegakkan keadilan dan kebenaran serta menindas kejahatan (ayat 3-5). Dengan peran gembala yang penuh kasih, damai sejahtera terwujud (ayat 6-9). Pengaruh pemerintahan-Nya akan berdampak internasional (ayat 10).

* 1, 2. Di sini Allah menyatakan bahwa Mesias (yang akan mendirikan kerajaan yang benar dan saleh, sebagai lawan dari Asyur) adalah keturunan yang dijanjikan dari keluarga Daud. Sesudah pohon Daud dipotong dan hanya tunggulnya yang tertinggal, nēser atau Taruk (sebuah gelar penting dari Juruselamat) akan tumbuh. Secara adikodrati Dia akan diberi tujuh anugerah dari Roh Kudus Allah. Karenanya, dia akan menjalankan pemerintahan yang benar-benar adil, sebab tidak akan ada penggugat atau pemohon yang cerdik yang akan dapat mendustai Dia dengan bukti palsu (ay. 3). Selanjutnya, dia akan membela hak-hak orang lemah dan orang miskin (khususnya orang lemah lembut yang ditindas karena kesetiaan mereka kepada Allah) terhadap orang-orang kaya dan berpengaruh. Seperti ikat pinggang, menyatukan seluruh busana pemakainya pada tempat yang tepat, demikian juga standar kesucian Allah akan merupakan kekuatan pemersatu dan tetap dalam pemerintahan Mesias (ay. 5).

* 6-9. Keadaan dalam kerajaan Kristus akan penuh keharmonisan dan damai, didasarkan pada agama yang benar. Gambaran tentang binatang-binatang perusak ganas yang hidup berdampingan secara damai dengan binatang-binatang kecil dan lemah melambangkan telah berlalunya semua permusuhan dan ketakutan yang lazim di antara manusia. (Penyebutan anak kecil pada ayat 6 dan anak yang menyusui pada ayat 8 jelas menutup kemungkinan orang untuk menafsirkan binatang-binatang buas itu sebagai macam-macam tipe manusia).

* 10 Pengaruh pemerintahan-Nya akan berdampak internasional.

-----------------------------------

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Dunia kita semakin jahat. Inilah fakta yang harus kita hadapi. Dunia dalam arti manusia, semakin banyak mela-kukan apa yang tidak berkenan kepada Tuhan, sebagai akibatnya alam semakin rusak, banyak manusia yang lemah terabaikan, keadilan hanya berpihak pada orang-orang ter-tentu dan tak sedikit orang hidup dalam permusuhan, saling menyakiti, saling memfitnah dan saling menghakimi untuk saling membinasakan. Itulah sebabnya tak sedikit orang men-jadi sinis mengucapkan dimanakah damai bisa ditemukan di dunia ini? Di tengah keluarga ada permusuhan. Di gereja, ada pertengkaran. Di tengah masyarakat, ada perilaku saling me-naklukkan dan di mana-mana banyak orang melakukan keja-hatan. Hampir tidak ada tempat untuk damai dalam arti yang sesungguhnya. Apakah juga damai tidak akan ditemukan dalam persekutuan hidup orang Kristen? Siapakah yang mem-bawa damai dan bagaimanakah damai itu dapat diwujudkan? Demikianlah banyak pertanyaan yang muncul berkaitan dengan kata damai.

Harus diakui bahwa damai dalam dunia ini tidak akan terwujud kalau tidak ada campur tangan Tuhan. Oleh sebab itu di minggu Adven ke-2 kita terajak untuk merenungkan dan menghayati arti damai yang dibawa dan disiapkan Tuhan sendiri agar kita siap menyambut Raja Damai dan dapat mewujudkan damai itu dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini untuk mengingatkan anggota jemaat supaya tidak hanya sibuk dengan perayaan-perayaan yang bersifat seremonial dan material sehingga tak mampu menciptakan suasana damai dalam hidup,  pribadi, keluarga, jemaat dan masyarakat.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Kitab Yesaya yang ditulis oleh nabi Yesaya (Ibr: Tuhan menyelamatkan) memperlihatkan bagaimana umat Israel beserta pemimpinnya tidak lagi taat pada hukum Tuhan sehingga mereka dihukum dan terbuang ke tanah Babel. Walaupun demikian mereka tetap dikasihi Tuhan hingga dapat kembali dan membangun Yehuda dan Yerusalem, kotanya dan secara khusus Bait Allah. Oleh perkenanan Tuhan mereka mendapatkan janji Tuhan, pertolongan dan keselamatan-Nya melalui seorang Mesias yang kemudian oleh Perjanjian Baru melihat bahwa Yesus Kristus adalah penggenapan dari janji itu.

Yesaya pasal 11 ini merupakan bagian dari pasal 1 sampai pasal 39 yang berisi nubuatan sebelum terjadinya pem-buangan. Nubuatan penghukuman sebagai akibat adanya hi-dup yang tidak setia (pasal 1), meninggikan diri dan  penyem-bahan berhala, perilaku meyimpang para pemimpinnya dan  penolakan serta pemberontakan terhadap hukum Tuhan (1:16-17; 3:1-33:24). Walaupun demikian masa depan yang baik akan kembali menjadi bagian mereka dengan hadirnya Raja Damai yang akan datang sebagaimana yang dinu-buatkan Yesaya dalam pasal 11 : 1 - 10.

Raja damai yang dimaksud diidentifikasi sebagai tunas (=taruk) yang akan keluar dari tunggul Isai. Tunggul artinya pangkal pohon yang masih tinggal tertanam di tanah sehabis ditebang. Isai adalah ayah Daud. Hal ini menunjuk pada keturunan raja Daud (2 Samuel 7) dan sebagai penggam-baran ketika raja-raja Yehuda keturunan Daud disingkirkan dari tahta (586 SM) oleh Babel. Tidak jelas siapa yang dimaksud dengan tunas yang akan keluar dari tunggul Isai itu, tetapi jati dirinya digambarkan sebagai pribadi yang dipenuhi oleh Roh Tuhan. Roh Tuhan ada padanya. Berarti Tuhan diamini berkenan hadir melalui dan di dalam  dia. Roh itu disebut sebagai roh hikmat  dan pengertian, roh nasihat  dan keperkasaan, roh pengenalan  dan takut  akan Tuhan.

Dalam pemerintahannya, raja yang baru dari tunggul Isai itu kesenangannya  ialah takut akan TUHAN, menghakimi orang-orang lemah dengan keadilan, yang tertindas dengan kejujuran, membunuh orang fasik, tidak menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan.

Oleh karena pemerintahan yang demikian maka akan tercipta damai yang diumpamakan seperti keadaan tidak ada permusuhan di mana serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya. Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu. Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak. Keadaan damai itu menggambarkan tidak ada orang yang berbuat jahat atau berbuat busuk, maka pada waktu itu taruk dari pangkal Isai akan berdiri sebagai panji-panji bagi bangsa-bangsa; dia akan dicari oleh suku-suku bangsa dan tempat kediamannya akan menjadi mulia. Artinya, dia akan dikenal, menjadi kekuatan dan akan dicari bangsa-bangsa.

Makna dan Implikasi Firman

  • Apa yang dinubuatkan Yesaya tentang raja damai yang dipenuhi Roh Tuhan untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin, untuk memberitakan pem-bebasan kepada orang-orang tawanan, penglihatan bagi orang-orang buta, membebaskan orang-orang tertindas, dan untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang, digenapi dalam Yesus Kristus (Luk. 4:18-19) Dengan demikian tahulah kita bahwa kalau Tuhan berfirman pasti akan digenapi-Nya.
  • Sejak Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru, bahkan hingga kini Tuhan menghendaki terwujudnya damai dalam hidup umat-Nya, dan ini hanya bisa terwujud jika Roh Kudus hadir dan menuntun kita. Oleh sebab itu mohonlah kepada Tuhan, kiranya Roh-Nya yang kudus hadir dan menuntun kita mewujudkan kedamaian.
  • Setiap orang percaya harus hidup takut akan Tuhan, adil, tidak melakukan kejahatan dan kebusukan. Tanpa melakukan hal-hal ini, tidak mungkin damai akan terwujud malah sebaliknya permusuhan, perpecahan dan segala macam bentuk kejahatan dapat terjadi.
  • Cara terbaik menyambut Raja damai itu, yakni Yesus Kristus adalah , siapkan hati untuk tunduk pada kehendak Tuhan, berdamailah dengan semua orang, bantulah orang lemah dan jadilah saksi yang benar agar semua orang bahkan bangsa-bangsa datang mencari dan menyembah-Nya sebagai Tuhan dan Juruselamat.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:       

  1. Bagaimanakah ciri khas raja damai, karya-Nya dan suasana pemerintahan-Nya ?
  2. Apa saja yang harus dilakukan orang percaya agar dapat mewujudkan damai di tengah keluarga, jemaat dan ma-syarakat di minggu-minggu adven ini bahkan dalam perjalanan gereja Tuhan selanjutnya ? 

NAS PEMBIMBING: 2 Korintus 13:11 

POKOK-POKOK DOA:

  • Setiap warga gereja dapat mewujudkan keadilan, menolong orang lemah, menjauhi kejahatan dan perilaku busuk di tengah keluarga, jemaat dan masyarakat.
  • Bangsa dan negara terus diberkati oleh Tuhan sebagai alat-Nya untuk dapat mewujudkan keadilan.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU ADVEN II 

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Persiapan : KJ No. 81 O Datanglah Imanuel

Tahbisan: NNBT No. 4 Naikkan Doa Pada Allah

Ses Nas Pembimbing/Nyanyian Masuk:

Ses Hukum Tuhan : KJ No. 38 T'lah Kutemukan Dasar Kuat

Ses Pengakuan Dosa: NNBT No. 11 Ya Allahku Kami Mengaku Dosa

Ses Pemberitaan Anugerah Allah: KJ No. 93 Tumbuhlah Tunas Baru

Persembahan :PKJ No. 146 Bawa Persembahanmu

Nyanyian Penutup : KJ No. 432 Jika Padaku Ditanyakan.

ATRIBUT

Warna dasar biru muda dengan simbol empat buah lilin berwarna ungu.


Label:   Yesaya 11:1-10 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab
1 Korintus 15:1-11(1)
1 Korintus 1:1-9(1)
1 Korintus 1:4(1)
1 Korintus 1:8(2)
1 Petrus 2:1-10(1)
1 Samuel 2:8-9; Yakobus 2:5-11(1)
1 Tawarikh 29:1-9(1)
2 Korintus 8:1-9(1)
2 Samuel 7:18-29(1)
Amsal 3:1-10(1)
Amsal 9:1-18(1)
Ayub 36:1-15(1)
azmur 92:14(1)
Filipi 4:2-9(1)
Kejadian 11:1-9(1)
Kejadian 8:1-22(1)
Kisah Para Rasul 3:1-10(1)
Kisah Para Rasul 4:32-37(1)
Kolose 1:3-14(1)
Kolose 3:18-25(1)
Kolose 3:5-17(1)
Lukas 1:39(1)
Lukas 1:39-45(1)
Lukas 1:40(1)
Lukas 1:41-42a(1)
Lukas 1:42b(1)
Lukas 1:43(1)
Lukas 1:44(1)
Lukas 24:13-35(1)
Lukas 2:21-40(1)
Markus 12:41-44(1)
Markus 15:1-20a(1)
Matius 1:20(1)
Matius 1:24(1)
Matius 1:25(1)
Matius 28:16-20(1)
Matius 3:1-12(1)
Matius 3:1-2(1)
Matius 3:10(1)
Matius 3:11-12(1)
Matius 3:3(1)
Matius 3:4-6(1)
Matius 3:7-8(1)
Matius 3:9-10(1)
Mazmur 106:1-12(2)
Mazmur 25:1-22(1)
Mazmur 25:14(1)
Mazmur 25:15-18(1)
Mazmur 25:19-22(1)
Mazmur 25:4-6(1)
Mazmur 25:7-9(1)
Mazmur 34:1-23(1)
Mazmur 40:17-18; Lukas 4:16-19(1)
Mazmur 92:6-16(1)
Nahum 1:11(1)
Nahum 1:12(1)
Nahum 1:13(1)
Nahum 1:15b(1)
Nahum 1:9-10(1)
Nahum 1:9-15(1)
Obaja 1:1-16(1)
Obaja 1:11-12(1)
Obaja 1:15-16(1)
Obaja 1:3-4(1)
Obaja 1:5-7(1)
Obaja 1:8-10(1)
Pengkhotbah 11:1-8(1)
Roma 8:1-17(1)
Ulangan 16:1-17(1)
Ulangan 8:1-20(1)
Wahyu 2:8-11(1)
Yeremia 10:6-16(1)
Yeremia 12:1 -17(1)
Yeremia 12:10-11(1)
Yeremia 12:12-13(1)
Yeremia 12:14(1)
Yeremia 30:1-11(1)
Yesaya 11:1-10(1)
Yesaya 11:10(1)
Yesaya 11:2-4(1)
Yesaya 11:5(1)
Yesaya 11:6-7(1)
Yesaya 11:8(1)
Yesaya 11:9(1)
Yesaya 35:1-10(1)
Yesaya 49:1-7(1)
Yoel 3:12-13(1)
Yoel 3:18 (1)
Yoel 3:19(1)
Yoel 3:9-21(1)
Yohanes 17:1–26(1)
Yohanes 21:1-14(1)
Yohanes 6:48-59(1)
Zakharia 9:9-10; Lukas 2:8-11(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat



MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Pembacaan Alkitab..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,