|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music TEMA : "Hidup Oleh Firman" Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, pada bulan Oktober, tepatnya tanggal 31 Oktober, gereja mengingat dan memperingati peristiwa penting dalam sejarah gereja yang disebut Hari Reformasi Gereja. Reformasi gereja merupakan sebuah upaya perbaikan tatanan kehidupan yang didominasi oleh otokrasi gereja yang menyimpang. Reformasi gereja adalah sebuah perbaikan untuk kembali pada ajaran yang lurus merupakan cikal bakal atau tonggak awal berdirinya gerakan protestanisme atau gerakan "reform". Sehingga lalu dikenal istilah "reformasi protestan" yang merupakan gerakan reformasi umat Kristiani Eropa, menjadikan protestanisme sebuah aliran tersendiri dalam Agama Kristen. Seja-rah gerakan ini bermula pada tahun 1517 tatkala Martin Luther mempublikasikan 95 (Sembilan Puluh Lima) Tesis, dan berakhir pada tahun 1648 dengan perjanjian Westphalia yang meredakan perang agama di Eropa. Doktrin teologis Martin Luther melahirkan 3 (tiga) slogan, yaitu:
Salah satu reformator gereja yaitu Yohanis Calvin menegaskan sehubungan dengan slogan ke tiga bahwa sumber satu-satunya dan terlengkap dari iman kepercayaan kita sebagai orang Kristen adalah Alkitab, tidak ada sumber pelengkap lain, semisal tradisi. Oleh karena historikal ini menjadi dasar gereja merayakan Hari Alkitab. Perayaan Hari Alkitab adalah momentum untuk kita menjadikan Firman Tuhan sebagai bagian hidup kita sehari-hari. Dunia pun merayakan Hari Alkitab tersebut, yang disebut Hari Alkitab Internasional - "International Day of The Bible". Hari Alkitab mengajak kita sebagai orang percaya untuk merayakan Firman Tuhan sebagai kebutuhan pokok harian, dengan membaca Alkitab dan merenungkannya. Bahkan gereja kita menganjurkan selain bacaan Alkitab yang diambil dari 1 (satu) sampai beberapa ayat perikop bacaan minggu berjalan, seperti dalam buku Menjabarkan Trilogi Pembangunan Jemaat (MTPJ) lalu dibaca dan direnungkan sehari-hari seperti termuat dalam buku Renungan Harian Keluarga (RHK), juga gereja kita dalam RHK menambahkan satu kolom berupa anjuran bacaan Alkitab harian yang diambil dari "Bacaan Alkitab Setahun". Ada juga referensi lain seperti "Alkitab 365 Hari", atau mengakses di "Christian Online Daily Bread", www.blueletterbible.org, dll.
Jemaat yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, pembacaan Alkitab kita saat ini Yehezkiel 3:1-15 mengkisahkan pemanggilan nabi oleh Tuhan, yang tidak dapat dipisahkan dari pasal sebelumnya yaitu pasal 2:1-10. Yehezkiel bin Busi diutus ke orang-orang buangan yang di tepi sungai Kebar di Tel-Abib. Yehezkiel merupakan salah satu tokoh reformator umat pada waktu itu, dengan kata lain pemanggilannya ini adalah menuju reformasi bagi umat Istrael, dari umat yang "berkepala batu, bertegar hati, memberontak, melawan dan durhaka kepada Tuhan Allah sehingga murka Tuhan menimpa mereka" menjadi umat yang "dibaharui, yang hidup menurut segala ketetapan dan peraturan Tuhan dengan setia". Dalam pemanggilan dan penugasan Yehezkiel Allah memberikan sejumlah petunjuk tentang apa yang tersedia untuk dia sebagai nabi bagi bangsa Istrael. Sikap yang dituntut dari Yehezkiel, yang sekaligus juga menjadi refleksi sikap bagi kita sebagai Pendeta/Penatua/Syamas/Guru Agama bahkan juga jemaat, karena pada dasarnya kita semua sebagai orang percaya dipanggil dan diutus Tuhan untuk menjadi saksi-Nya bagi bangsa kita, yaitu:
Jemaat Tuhan, biasanya dalam seremoni pengutusan yang dilaksanakan oleh gereja kita dalam ibadah jemaat lewat liturgi pengutusan Pendeta/Guru Agama/Tenaga Utusan Gereja (TUG) dan lain-lain ada beberapa kalimat redaksional sebagai ungkapan pengutusan. Begitu juga serimoni pengutusan Yehezkiel oleh Tuhan Allah, ada 3 kata kunci yang diungkapkan yaitu: "makanlah..., pergilah..., bicaralah...". Makan kata yang familiar dengan manusia. Setiap hari biasa-nya kita makan 3 kali, ditambah lagi "ngemil snack". Sehingga banyak tanyangan acara televisi maupun tawaran menu di majalah diberikan. Istilah yang keren saat ini adalah "kuliner" yang menya-jikan baik makanan siap saji (fast food) maupun makanan yang dimasak dari awal seperti "ragey", dll. Sehingga melahirkan ber-bagai rumah makan/restoran/cafe dari yang murah meriah sampai yang mahal, dari warung makan sampai "foodcourt", dari ma-kanan yang rasanya manis namun ada juga yang rasanya pahit, dari makanan yang menurut lidah kita orang Minahasa bisa "maso di gergantang" sampai yang "rasa tanah goyang" (alias "nyanda ta telang"). Tapi ini makanan jasmani. Yang Tuhan Allah suruh Yehezkiel makan adalah gulungan berisi Sabda dan penghukuman Allah bagi umat. Maksudnya supaya ia mencerna firman yang Tuhan berikan menjadi miliknya, supaya firman mendarah daging padanya. Dengan memakan gulungan kitab itu Yehezkiel melam-bangkan bahwa dia harus menerima berita Allah tersebut dan menyerahkan diri kepada-Nya sebelum memberitakan firman itu kepada umat-Nya. Yehezkiel harus memakan gulungan kitab ter-sebut, ia merasakan bahwa makanan Firman Tuhan itu manis se-perti "madu dalam mulutnya". Sekalipun Yehezkiel harus mem-bawa berita kebinasaan, berita duka dan ratapan, Allah menjadi-kannya semanis madu bagi sang nabi. Jika ada keluarga dekat kita yang meninggal, untuk memberi-tahukan pada anak/saudara dekat yang meninggal, bila kita disuruh keluarga membawa berita duka ini, apalagi anak/keluarga yang kita tujuh ada di rumah sakit, kadang kita bingung atau gelisah mau mulai dari mana untuk mengatakan bahwa saudaranya: opa/oma/ papa/mama atau saudaranya telah meninggal dunia. Karena kita diutus untuk menyampaikan berita duka, yang pasti akan ada derai air mata, ada ratapan. Perasaan yang sama dialami oleh Yehezkiel ketika Tuhan Allah mengutus dia untuk membawa berita buruk berupa penghukuman bagi umat Istrael. Hal yang lumrah dan ma-nusiawi dirasakan Yehezkiel merespon suruhan Tuhan ini. Karena ia diutus untuk membawa berita kebinasaan dan ratapan bagi sesama bangsanya. Perasaannya dibahasakan dalam pembacaan Alkitab kita saat ini dengan kata "panas hati", "perasaan pahit" menjadi gejolak rasa di kalbu. Ia sangat sedih karena musibah yang akan datang yang harus diumumkannya atas perintah Allah. Walau pun sangat gelisah, ia tetap setia kepada panggilannya itu. Sudahkah kita setia memenuhi tugas perintah Tuhan untuk memberitakan firman Tuhan di mana saja kita berada dan dalam setiap tugas dan pekerjaan kita serta pada kondisi terpuruk sekalipun? Bisa saja ada perasaan yang berkecamuk untuk menolak mengejahwantahkan firman Tuhan oleh karena berbagai kepen-tingan, mengejar jabatan, menggapai prestasi, menghalalkan segala cara demi mewujudkan maksud dan rencana kita, meski hal itu bertentangan dengan Firman Tuhan. Sehingga kita alpa atau lupa diri untuk mentaati Firman Tuhan. Jika sudah demikian kita perlu mereformasi diri. Seperti slogan gereja yang lahir dari buah refor-masi yaitu "Semper Reformata, Semper Reformanda" - diperba-harui untuk memperbaharui. Peristiwa historis yang kita peringati sebagai "Hari Reformasi Gereja" memunculkan bagi kita sebagai warga gereja suatu refleksi teologis: "Ecclesia Semper Reformanda" - Gereja selalui diperbaharui. Motto ini bisa kita jadikan falsafah hidup sebagai warga gereja yang sadar akan pembaharuan hidup. Yang hidup oleh, demi dan untuk Firman Tuhan. Pembaharuan hidup oleh Firman adalah penyerahan hidup untuk dibentuk oleh Tuhan, baik sifat, karakter, cara, sikap dan perilaku hidup. Jika kita membangun karakter hidup oleh Firman, maka Firman tidak akan terasa pahit, tetapi terasa manis madu, sehingga kita "doyan" mengkonsumsi Firman, lewat membaca Alkitab setiap hari dan merenungkan serta mengaplikasikan firman itu, buatlah firman menjadi candu hidup. Sebab manusia hidup dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah. Seperti Yehezkiel yang Allah proses pemanggilannya dengan firman-Nya, demikian juga kita memberi diri agar Allah turun tangan memproses kehdupan kita, agar kita mampu berdiri teguh meski diterpah berbagai masalah, tantangan dan cobaan hidup. Memberi hidup dan diri kita dibentuk oleh Firman adalah bukti kerendahan kita yang mengakui kemaha-kuasaan Tuhan atas peri kehidupan kita. Kita akan mampu bertahan walau badai menghadang kehidupan ini. Hidup oleh firman menjadikan kita warga gereja yang taat dan beriman, hal ini akan nampak dalam kualitas hidup berupa kecerdasan mengolah emosional dan ego diri, kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual. Amin.
Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab 1 Korintus 15:1-11(1) 1 Korintus 1:1-9(1) 1 Korintus 1:4(1) 1 Korintus 1:8(2) 1 Petrus 2:1-10(1) 1 Samuel 2:8-9; Yakobus 2:5-11(1) 1 Tawarikh 29:1-9(1) 2 Korintus 8:1-9(1) 2 Samuel 7:18-29(1) Amsal 3:1-10(1) Amsal 9:1-18(1) Ayub 36:1-15(1) azmur 92:14(1) Filipi 4:2-9(1) Kejadian 11:1-9(1) Kejadian 8:1-22(1) Kisah Para Rasul 3:1-10(1) Kisah Para Rasul 4:32-37(1) Kolose 1:3-14(1) Kolose 3:18-25(1) Kolose 3:5-17(1) Lukas 1:39(1) Lukas 1:39-45(1) Lukas 1:40(1) Lukas 1:41-42a(1) Lukas 1:42b(1) Lukas 1:43(1) Lukas 1:44(1) Lukas 24:13-35(1) Lukas 2:21-40(1) Markus 12:41-44(1) Markus 15:1-20a(1) Matius 1:20(1) Matius 1:24(1) Matius 1:25(1) Matius 28:16-20(1) Matius 3:1-12(1) Matius 3:1-2(1) Matius 3:10(1) Matius 3:11-12(1) Matius 3:3(1) Matius 3:4-6(1) Matius 3:7-8(1) Matius 3:9-10(1) Mazmur 106:1-12(2) Mazmur 25:1-22(1) Mazmur 25:14(1) Mazmur 25:15-18(1) Mazmur 25:19-22(1) Mazmur 25:4-6(1) Mazmur 25:7-9(1) Mazmur 34:1-23(1) Mazmur 40:17-18; Lukas 4:16-19(1) Mazmur 92:6-16(1) Nahum 1:11(1) Nahum 1:12(1) Nahum 1:13(1) Nahum 1:15b(1) Nahum 1:9-10(1) Nahum 1:9-15(1) Obaja 1:1-16(1) Obaja 1:11-12(1) Obaja 1:15-16(1) Obaja 1:3-4(1) Obaja 1:5-7(1) Obaja 1:8-10(1) Pengkhotbah 11:1-8(1) Roma 8:1-17(1) Ulangan 16:1-17(1) Ulangan 8:1-20(1) Wahyu 2:8-11(1) Yeremia 10:6-16(1) Yeremia 12:1 -17(1) Yeremia 12:10-11(1) Yeremia 12:12-13(1) Yeremia 12:14(1) Yeremia 30:1-11(1) Yesaya 11:1-10(1) Yesaya 11:10(1) Yesaya 11:2-4(1) Yesaya 11:5(1) Yesaya 11:6-7(1) Yesaya 11:8(1) Yesaya 11:9(1) Yesaya 35:1-10(1) Yesaya 49:1-7(1) Yoel 3:12-13(1) Yoel 3:18 (1) Yoel 3:19(1) Yoel 3:9-21(1) Yohanes 17:1–26(1) Yohanes 21:1-14(1) Yohanes 6:48-59(1) Zakharia 9:9-10; Lukas 2:8-11(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,