gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 16552 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN: "Gereja yang Mengutuhkan"

TEMA MINGGUAN: "Bersyukur Atas Penyelamatan Tuhan"


Bahan Alkitab : Yesaya 35:1-10

Keselamatan bagi umat TUHAN
35:1 Padang gurun dan padang kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorak dan berbunga; 35:2 seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorak dan bersorak-sorai. Kemuliaan Libanon akan diberikan kepadanya, semarak Karmel dan Saron; mereka itu akan melihat kemuliaan TUHAN, semarak Allah kita. 35:3 Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan teguhkanlah lutut yang goyah. 35:4 Katakanlah kepada orang-orang yang tawar hati: "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!" 35:5 Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. 35:6 Pada waktu itu orang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara; 35:7 tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam, dan tanah kersang menjadi sumber-sumber air; di tempat serigala berbaring akan tumbuh tebu dan pandan. 35:8 Di situ akan ada jalan raya, yang akan disebutkan Jalan Kudus; orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya, dan orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya. 35:9 Di situ tidak akan ada singa, binatang buas tidak akan menjalaninya dan tidak akan terdapat di sana; orang-orang yang diselamatkan akan berjalan di situ, 35:10 dan orang-orang yang dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedang sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan menjauh.


Penjelasan:
* Hukuman dan keselamatan.
Sulit memiliki konsep positif tentang hukuman dalam zaman ini. Menggandengkan Yesaya 34 dan 35 akan menolong kita memahami bahwa hukuman dan pembayaran terhadap hutang dosa, tidak dapat dipisahkan. Demikian juga pembaruan dari pemulihan tidak dapat dipisahkan. Karena Allah dan hukum-hukum-Nya kudus dan kasih adanya, kedua hal tersebut pun berjalan seiring.

Hukuman atas dosa berakibat fatal. Gambaran-gambaran ngeri dalam pasal 35 disarikan dalam ayat 1: padang gurun dan padang tandus. Namun, Allah yang menghukum itu adalah juga Allah sumber hidup yang menerbitkan dan mengembalikan segala sesuatu menjadi baru dan indah. Kengerian akan diganti dengan kesukaan, kebinasaan akan ditaklukkan oleh kehidupan baru. Sukacita seperti apa akan terjadi? Pertama, sukacita yang mencelikkan mata yang buta dan menguatkan lutut yang gemetar (ayat 5-6a). Artinya sukacita karena terbukanya "mata" kita untuk melihat Tuhan sebagai penolong. Kedua, sukacita yang menyebabkan mata air di padang gurun memancarkan air segar dan tanah kersang (kering tidak subur) menjadi sumber-sumber air (ayat 6b-7). Kias ini ingin menekankan pembaruan yang ajaib dan dahsyat jauh melebihi kuasa pemerintahan ketika hukuman dijatuhkan. Ketiga, sukacita yang menghantarkan orang-orang yang diselamatkan Allah memasuki "Jalan kudus" (tempat suci) (ayat 8-9). Keempat, sukacita yang abadi (ayat 10). Sukacita dari Allah ini memberi kekuatan bagi kita untuk dapat berdoa di tengah kesulitan.
Banyak hal yang dapat menyebabkan kita kehilangan sukacita, seperti: kesedihan, perasaan tertolak, kehilangan orang yang dikasihi, marah, iri hati, kebencian, dendam, permusuhan, dll. Bagaimana cara mengatasi hal ini? Pertama, memercayai janji pembelaan dari Tuhan sungguh nyata bagi kita. Tuhan tidak meninggalkan kita sendiri sebab dengan iman seseorang dibenarkan (Luk. 18:7-8). Kedua, tetap setia melakukan firman Tuhan, meski sendiri saja sebab pada waktu-Nya pasti Tuhan akan membela kita.


ALASAN PEMILIHAN TEMA

Dalam banyak realita yang kita alami sekarang, tidak dapat disangkal bahwa sering kita berjumpa dengan berbagai situasi atau suasana yang merampas rasa aman, tenang dan bebas beraktifitas. Hal ini disebabkan munculnya berbagai peri-laku anarkis, tidak bertanggung jawab bahkan tindakan-tindakan radikalisme, yang menyebabkan nyawa manusia terancam. Orang tidak segan-segan untuk berlaku kasar terhadap sesama-nya, bahkan kejam terhadap orang yang tidak disukai. Feno-mena ini hendak menunjukkan betapa dunia yang kita diami ini, bukan makin baik setiap hari, tapi justru semakin buruk dan jahat dari waktu ke waktu.

          Di tengah berbagai realitas yang sering membuat kita mengeluh, putus asa, bahkan mungkin  hilang daya, terhadap segala keadaan menyesakkan yang kita saksikan ataupun kita alami ini, Tuhan memberi kita keselamatan menjalani hari-hari kehidupan, dalam segala pengharapan bahwa Tuhan menolong dan melindungi kita dari segala sesuatu yang mengancam kehidupan kita. Penyelamatan dari Tuhan, itulah yang menjadi pokok pengucapan syukur kita sebagai orang percaya.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Yesaya 35:1-10 adalah bagian Alkitab yang bukan saja berisi kata-kata atau kalimat-kalimat puitis untuk menggambar-kan bagaimana keselamatan dari Tuhan Allah bagi umat Israel,  tetapi juga menunjukkan sebuah realitas tentang keadaan umat yang dikasihi dan diberi perhatian khusus oleh Tuhan Allah, dibaharui dan diselamatkan-Nya.

          Sebagai umat pilihan, Israel seharusnya tetap ada dalam kesetiaan untuk memelihara kesucian dan kekudusan hidup mereka, baik sebagai pribadi, keluarga maupun umat atau bangsa. Namun apa yang diharapkan, bahkan diperintahkan Tuhan Allah kepada umat Israel tidak dipelihara secara baik dan benar. Mereka tidak menunjukkan sikap hidup sebagai umat pilihan Allah, yang harus setia dan tetap mengandalkan Tuhan Allah. Mereka memberontak terhadap Allah dengan melakukan apa yang jahat, yang disebut dosa. Akibatnya mereka meng-alami penderitaan dan kesusahan karena tidak dapat menolong diri sendiri.

          Krisis global melanda kehidupan umat, baik secara politik, ekonomi dan keagamaan. Kemerosotan moral, juga kehi-dupan spiritual umat Israel sangat memprihatinkan, sehingga mereka dinubuatkan akan terbuang dan hidup dalam penghu-kuman. Walaupun demikian keselamatan dari Tuhan akan menjadi bagian mereka.

          Situasi umat yang hidup dalam kekelaman seperti ter-gambar dalam istilah padang gurun, padang kering, padang belantara, tangan yang lemah lesu, lutut yang goyah dan semua suasana yang membuat umat menjadi tawar hati adalah simbol-simbol tentang keputusasaan. Dalam keadaan yang penuh kepa-hitan itu, pengharapan muncul melalui janji Firman dari Tuhan, yang dikumandangkan oleh nabi Yesaya; bahwa segala sesuatu yang menghilangkan semangat dan harapan hidup, akan diganti dengan suasana sukacita, penuh pengharapan dan keselamatan yang sesungguhnya dari Tuhan Allah sendiri.

          Allah yang Pengasih dan Penyayang, yang mendengar keluh-kesah umat Israel, menyatakan firman-Nya,  bahwa segala sesuatu yang membuat umat tawar hati, akan diubahkan menjadi sukacita dalam pengharapan kepada Tuhan Allah, yang akan membaharui umat serta memberikan mereka keselamatan.

          Dengan gaya bahasa sastra yang mempesona, nabi Yesaya menyampaikan pesan Firman Tuhan bagi umat Israel, bahwa Tuhan Allah sendiri yang akan menyelamatkan mereka.  Bahwa Allah yang menghukum adalah Allah sumber hidup yang menerbitkan dan mengembalikan segala sesuatu menjadi baru dalam keindahan cinta Allah. Inilah berita pengharapan kese-lamatan di dalam Tuhan.

          Firman Tuhan yang menghibur dan menguatkan, mem-beri jaminan bahwa pengharapan umat pada pertolongan serta keselamatan dari Allah, akan mereka alami. Kebahagiaan dan sukacita akan menjadi bagian umat, di antaranya mata orang-orang buta akan dicelikkan, telinga orang-orang tuli akan dibu-kakan, orang lumpuh akan melompat seperti rusa dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai, air akan memancar di padang gurun dan sungai di padang belantara, tanah kersang akan menjadi sumber air dan banyak sukacita teralami oleh umat, karena pembaharuan dari Tuhan Allah yang memulihkan keadaan umat.

          Keselamatan dari Allah membawa perubahan yang tak terkira bagi umat, bahwa mereka akan mendapatkan kembali kemuliaan dan semarak sebagai umat pilihan, yang digambar-kan dalam keindahan kota-kota yang megah seperti Libanon, Karmel dan Saron. Hal ini hendak menunjukkan bahwa kese-lamatan dari Allah memberi peluang bagi umat untuk menata kembali pola kehidupan berbasis pemulihan yang mengutuhkan.

Pemulihan ini menyangkut jasmani, sosial, mental dan spiritual. Bahwa secara jasmani tidak ada lagi orang buta, tuli, lumpuh dan bisu. Secara sosial mereka dapat membangun perekonomian yang lebih baik, karena padang gurun dan padang belantara akan ada air, sungai, bahkan tanah pasir dan Kersang akan menjadi kolam dan sumber-sumber air yang memberi pertumbuhan. Di samping itu, suasana keamanan yang baik akan teralami oleh umat. Secara mental, umat akan mengalami sukacita atau mendapatkan kembali kegembiraan sebagai umat pilihan. Secara spiritual, umat dapat beribadah kembali kepada Allah yang membebaskan mereka dari per-budakan dan mengantar mereka untuk menikmati jalan-jalan Tuhan yakni jalan kudus untuk kembali ke Sion atau Yerusalem, rancangan Tuhan Allah dalam hidup mereka.

Makna dan Implikasi Firman

Bersyukur adalah tanda ucapan terima kasih, sekaligus pujian kepada Tuhan Allah, yang mengaruniakan hidup dan keselamatan bagi kita, umat-Nya. Ada banyak alasan orang untuk bersyukur; ada yang bersyukur karena panen pertanian, peternakan. Ada juga yang sangat bersyukur, oleh karena anugerah kehidupan juga keselamatan yang diberikan Tuhan.

          Ajakan bersyukur, bersukacita di dalam Tuhan, sangat nampak mulai dari ayat satu, yang menggambarkan bagaimana umat bersorak-sorak dan besorak-sorai, tanda kegembiraan yang teralami, setelah melewati masa sulit lalumenikmati penyela-matan dari Allah. Dengan demikian, umat memiliki pengha-rapan iman tentang pemulihan yang dari Allah yang membawa perubahan, sehingga umat dapat meraih kehidupan yang akan datang di Yerusalem yang baru.

          Harapan selalu ada, dan orang yang berharap kepada Tuhan, akan bersukacita menjalani kehidupannya walau banyak tantangan, pergumulan ataupun kesusahan yang datang silih berganti. Harapan bagaikan pelita di saat gelap, karena itu janganlah menjadi putus asa ketika berbagai penderitaan menerpa hidup kita, teruslah berharap kepada Tuhan, raihlah kehidupanmu. Kerjakanlah segala sesuatu yang dipercayakan kepadamu, maka Tuhan Allah sendiri, akan menyertai engkau, melewati jalan yang harus ditapaki dalam pengharapan iman kepada-Nya. 

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:       

  1. Bagaimanakah cara dan bentuk keselamatan yang diberikan Allah kepada umat-Nya?
  2. Bagaimana kita memaknai keselamatan yang karuniakan Allah di dalam Yesus Kristus?

NAS PEMBIMBING: 1 Tesalonika 5:18 

POKOK-POKOK DOA:

  • Tetap bersyukur dan bersukacita menghadapi realitas hidup.
  • Tetap memiliki pengharapan di tengah berbagai tantangan.
  • Warga gereja mempraktekkan hidup jujur, adil dan benar.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK I 

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Persiapan: NNBT No. 5 Sorak, Sorailah

Panggilan Beribadah: NNBT No. 6 Allah Bapa Yang Kumuliakan

Nas Pembimbing: NNBT No. 9 'Ku Akan selalu Bersyukur

Pengakuan Dosa: NNBT  No. 8 Banyak Orang suka Diampuni

Pemberitaan Anugerah Allah: NNBT No. 34 Tuhanlah Perlindunganku

Pengakuan Iman: KJ No. 280 Aku Percaya

Hukum Tuhan: KJ No. 426 Kita Harus Membawa Berita

Pembacaan Alkitab: NNBT No. 46 O, Alangkah Indah Hidupku

Ses. Khotbah: PKJ No. 242 Seindah Siang Disinari Terang

Persembahan: PKJ No. 146 Bawa Persembahanmu

Nyanyian Penutup: PKJ No. 241 Tak Ku Tahu 'Kan Hari Esok

ATRIBUT:

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.


Label:   Yesaya 35:1-10 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab
1 Korintus 15:1-11(1)
1 Korintus 1:1-9(1)
1 Korintus 1:4(1)
1 Korintus 1:8(2)
1 Petrus 2:1-10(1)
1 Samuel 2:8-9; Yakobus 2:5-11(1)
1 Tawarikh 29:1-9(1)
2 Korintus 8:1-9(1)
2 Samuel 7:18-29(1)
Amsal 3:1-10(1)
Amsal 9:1-18(1)
Ayub 36:1-15(1)
azmur 92:14(1)
Filipi 4:2-9(1)
Kejadian 11:1-9(1)
Kejadian 8:1-22(1)
Kisah Para Rasul 3:1-10(1)
Kisah Para Rasul 4:32-37(1)
Kolose 1:3-14(1)
Kolose 3:18-25(1)
Kolose 3:5-17(1)
Lukas 1:39(1)
Lukas 1:39-45(1)
Lukas 1:40(1)
Lukas 1:41-42a(1)
Lukas 1:42b(1)
Lukas 1:43(1)
Lukas 1:44(1)
Lukas 24:13-35(1)
Lukas 2:21-40(1)
Markus 12:41-44(1)
Markus 15:1-20a(1)
Matius 1:20(1)
Matius 1:24(1)
Matius 1:25(1)
Matius 28:16-20(1)
Matius 3:1-12(1)
Matius 3:1-2(1)
Matius 3:10(1)
Matius 3:11-12(1)
Matius 3:3(1)
Matius 3:4-6(1)
Matius 3:7-8(1)
Matius 3:9-10(1)
Mazmur 106:1-12(2)
Mazmur 25:1-22(1)
Mazmur 25:14(1)
Mazmur 25:15-18(1)
Mazmur 25:19-22(1)
Mazmur 25:4-6(1)
Mazmur 25:7-9(1)
Mazmur 34:1-23(1)
Mazmur 40:17-18; Lukas 4:16-19(1)
Mazmur 92:6-16(1)
Nahum 1:11(1)
Nahum 1:12(1)
Nahum 1:13(1)
Nahum 1:15b(1)
Nahum 1:9-10(1)
Nahum 1:9-15(1)
Obaja 1:1-16(1)
Obaja 1:11-12(1)
Obaja 1:15-16(1)
Obaja 1:3-4(1)
Obaja 1:5-7(1)
Obaja 1:8-10(1)
Pengkhotbah 11:1-8(1)
Roma 8:1-17(1)
Ulangan 16:1-17(1)
Ulangan 8:1-20(1)
Wahyu 2:8-11(1)
Yeremia 10:6-16(1)
Yeremia 12:1 -17(1)
Yeremia 12:10-11(1)
Yeremia 12:12-13(1)
Yeremia 12:14(1)
Yeremia 30:1-11(1)
Yesaya 11:1-10(1)
Yesaya 11:10(1)
Yesaya 11:2-4(1)
Yesaya 11:5(1)
Yesaya 11:6-7(1)
Yesaya 11:8(1)
Yesaya 11:9(1)
Yesaya 35:1-10(1)
Yesaya 49:1-7(1)
Yoel 3:12-13(1)
Yoel 3:18 (1)
Yoel 3:19(1)
Yoel 3:9-21(1)
Yohanes 17:1–26(1)
Yohanes 21:1-14(1)
Yohanes 6:48-59(1)
Zakharia 9:9-10; Lukas 2:8-11(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat



MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Pembacaan Alkitab..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,