gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 28928 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN: "Penginjilan, Pendidikan dan Pengucapan Syukur Sebagai

Sarana Kesaksian Gereja"
TEMA MINGGUAN: "Kualitas Hidup Orang Kristen"
Bahan Alkitab : Filipi 4:2-9

Filipi 4:2-9
Nasihat-nasihat terakhir
4:2 Euodia kunasihati dan Sintikhe kunasihati, supaya sehati sepikir dalam Tuhan. 4:3 Bahkan, kuminta kepadamu juga, Sunsugos, temanku yang setia: tolonglah mereka. Karena mereka telah berjuang dengan aku dalam pekabaran Injil, bersama-sama dengan Klemens dan kawan-kawanku sekerja yang lain, yang nama-namanya tercantum dalam kitab kehidupan. 4:4 Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah! 4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat! 4:6 Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. 4:7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus. 4:8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu. 4:9 Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.

Penjelasan:
* Flp 4:2 - Euodia dan Sintikhe // kunasihati // Sehati sepikir
Euodia dan Sintikhe adalah dua orang perempuan terkemuka di jemaat Filipi yang belakangan mulai saling menjengkelkan. Pengulangan kunasihati menunjukkan bahwa Paulus tidak berpihak. Sehati sepikir. Kembangkan keselarasan pikiran dan watak (bdg. 2:2).

* Flp 4:3 - Sunsugos // teman yang setia // Berjuang dengan aku // Klemens // kitab kehidupan
Untuk mempermudah terjadinya damai Paulus merujuk kepada Sunsugos yang sesuai dengan arti namanya, benar-benar merupakan seorang teman yang setia. Sunsugos rupanya adalah teman seseorang yang diperoleh ketika dibabtis. Jika hanya sebutan saja, dugaan tentang siapa yang dimaksudkan bisa ditarik mulai dari Silas hingga istri Paulus yang diduga bernama Lidia. Synethlesan. Berjuang dengan aku merupakan kiasan yang diambil dari gelanggang pertempuran gladiator (bdg. 1:27). Klemens mungkin ditambahkan untuk mengingatkan mereka akan peristiwa tertentu. Rujukan kepada kitab kehidupan yang didalamnya terdaftar para anggota persemakmuran surgawi memberikan kesan bahwa Klemens dan kawan-kawan mungkin telah mengorbankan hidup mereka ketika surat ini ditulis.

* Flp 4:4 - senantiasa // bersukacitalah // dalam Tuhan. 5 // kebaikan hati // Tuhan sudah dekat
Chairete adalah sebuah ungkapan perpisahan yang umum dipakai. Penambahan kata senantiasa menunjukkan bahwa yang ada dalam pikiran Paulus adalah artinya yang lebih dalam, bersukacitalah. Pengulangan menunjukkan bahwa keadaan di Filipi adalah sedemikian rupa sehingga nasihat semacam ini rasanya tidak masuk akal. Orang Kristen dapat diperintahkan untuk bersukacita, sebab sumber sukacita mereka bukan dalam situasi tetapi dalam Tuhan. 5. Kata yang agak sulit diartikan epieikes, kebaikan hati menunjuk kepada kesediaan untuk mendengarkan alasan, kesediaan untuk tidak membalas. Motivasi bagi "sikap manis" ini adalah kedatangan kembali Kristus yang sudah dekat. Tuhan sudah dekat. Kata-kata sandi dari gereja mula-mula (bdg. kata Aram yang sama artinya maranatha, dalam I Kor. 16:22).

* Flp 4:6 - Di dalam segala hal // Dengan ucapan syukur
Permusuhan dari kalangan kafir (bdg. 1:28) dapat menimbulkan kekhawatiran. Hal ini harus dihilangkan dengan doa. "Memperhatikan adalah kebajikan, tetapi memelihara kecemasan adalah dosa" (To care is a virtue, but to foster cares in sin, Muller, op. cit., hlm. 141). Di dalam segala hal. Semua yang dapat menimbulkan kekhawatiran jika tidak didoakan. Dengan ucapan syukur. Bersyukur atas apa yang telah dilakukan Allah merupakan sikap yang tepat untuk mengajukan permohonan baru.

* Flp 4:7 - Damai sejahtera Allah // yang melampaui segala akal, // Akan memelihara
Damai sejahtera Allah ialah ketenangan yang dimiliki Allah dan hanya Allah yang dapat memberikannya. Frasa, yang melampaui segala akal, pada umumnya dipahami sebagai ketidakmampuan mutlak dari pikiran manusia untuk memahami kedalaman damai sejahtera Allah ini. Mungkin lebih tepatnya ungkapan ini berarti bahwa damai sejahtera Allah jauh melampaui semua perencanaan cermat dan gagasan cemerlang kita untuk mengatasi kekhawatiran kita. Akan memelihara. Phoure๕, "memelihara," adalah sebuah istilah militer yang berarti "menjaga atau membentengi." Dengan memakai kiasan yang jitu Paulus melukiskan damai sejahtera Allah sebagai seorang pengawal yang bertugas menjaga di gerbang kehidupan batiniah seseorang - pikiran, kehendak dan perasaan.

* Flp 4:8 - Yang benar // Yang mulia // Yang adil // Yang suci // Yang manis // Yang sedap didengar // Semua yang disebut kebajikan // "Pikirkanlah
Di dalam "paragraf tentang kesehatan batin" (Simcox) ini Paulus mengemukakan sejumlah kebajikan yang mungkin sekali berasal dari tulisan seorang tokoh etika Yunani. Dua dari delapan kebajikan yang tercantum tidak disebutkan di bagian Perjanjian Baru mana pun, dan satu hanya muncul di dalam surat ini saja. Yang benar. Berkaitan dengan sifat yang nyata dan hakiki. Yang mulia. Layak untuk dihormati, dimuliakan. Yang adil. Sesuai dengan konsepsi yang tertinggi tentang apa yang benar (Michael). Yang suci. Tidak tercampur dengan unsur-unsur yang akan merendahkan martabat jiwa. Yang manis. Yang mengilhamkan kasih. Yang sedap didengar. Menurut Michael, "segala sesuatu yang enak untuk didengar." Semua yang disebut kebajikan. Oleh Lightfoot diparafrase menjadi "Apa pun yang masih bernilai di dalam konsepsi kafirmu yang lama tentang kebajikan" (hlm. 162). dengan maksud untuk menekankan pertimbangan Paulus untuk tidak mengabaikan sumber rujukan yang ada. Mereka diperintahkan, "Pikirkanlah (logizomai; maksudnya. resapkan) semua kebajikan kafir tersebut.

* Flp 4:9 - "Lakukanlah itu" // Allah sumber damai sejahtera
Di samping itu mereka diperintahkan, "Lakukanlah itu" (Kata perintah prasette adalah dalam bentuk waktu sekarang), yaitu semua moralitas dam etika khusus Kristen yang telah mereka pelajari dari kehidupan dan ajaran sang rasul. Bukan hanya "damai sejahtera Allah" (ay. 7). namun juga Allah sumber damai sejahtera akan menyertai mereka.

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Gereja sebagai kepunyaan Tuhan merupakan kumpulan orang percaya yang telah dipanggil oleh Tuhan Allah keluar dari kegelapan dan masuk kepada terang-Nya yang menyelamatkan. Sayang sekali bahwa begitu banyak orang percaya berhenti sampai pada panggilan ini dan lupa bahwa sesudah dipanggil mereka diutus oleh Allah dengan tugas khusus ke dalam dunia. Berita Alkitab dengan jelas menunjukkan bahwa orang percaya bukan hanya dipanggil melainkan juga diutus untuk membawa kesaksian-Nya kepada dunia di mana Allah telah menempat-kannya.

Perenungan di minggu ini hendak mengingatkan jemaat bahwa dalam pelaksanaan tugas kesaksiannya di tengah dunia, setiap orang percaya dituntut memiliki "kualitas hidup orang Kristen." Penginjilan, pendidikan, dan pengucapan syukur orang percaya sebagai sarana untuk bersaksi haruslah memiliki kualitas yang membuatnya dapat menjadi berkat bagi dunia ini. Kualitas apakah yang dimaksudkan? Harus diakui, kurangnya kualitas telah membuat sebagian orang Kristen tidak mampu menjadi berkat bagi sesamanya, bahkan menjadi batu san-dungan bagi orang lain. Orang Kristen justru menunjukkan gaya hidup yang berbeda dari apa yang dikehendaki Tuhan: perselisihan, individualisme, pesta pora, dan gaya hidup bebas sama seperti dunia. Pekabaran Injil dan pendidikan Kristen yang telah dikumandangkan selama 185 tahun di tanah Minahasa adalah waktu yang sangat panjang, namun harus disadari tantangan terbesar gereja di zaman ini adalah menghasilkan orang percaya dengan kualitas sebagaimana yang dikehendaki Tuhan dalam firman-Nya.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Surat-surat yang dituliskan oleh Rasul Paulus pada dasarnya berangkat dari situasi dan kondisi aktual yang dialami oleh jemaat-jemaat penerima suratnya. Surat-surat tersebut dituliskan Paulus dengan tujuan untuk menjawab masalah dan pergumulan yang dihadapi oleh jemaat. Ini merupakan tugas dan bentuk tanggung jawab Paulus sebagai seorang pendiri jemaat maupun orang yang atasnya telah dipercayakan otoritas rasuli dalam jemaat Kristen.

Filipi 4:2-9 adalah bagian dalam surat yang dituliskan oleh Rasul Paulus kepada jemaat di Filipi, yakni ketika ia telah dipenjarakan karena iman dan pemberitaan Injil Yesus Kristus yang dibawanya. Filipi 4:2-9 secara khusus berisi nasihat-nasihat Rasul Paulus kepada jemaat Filipi yang dapat dibagi dalam tiga bagian besar: (1) Panggilan agar hidup bersatu (4:2-3); (2) Nasihat agar bersukacita dan membuang kekuatiran (4:4-7); serta (3) Ketaatan dan damai sejahtera di dalam Allah.

Jemaat Filipi pada dasarnya memiliki pergumulan yang tidak ringan. Jemaat ini harus menghadapi kenyataan bahwa orang-orang yang dianggap memiliki otoritas dalam jemaat-yakni Euodia dan Sintikhe terlibat dalam perselisihan. Perse-lisihan ini jelas bukanlah perkara kecil sebab Paulus sampai harus meminta Sunsugos dan Klemens untuk menolong kedua-nya dalam perselisihan ini. Rasul Paulus dengan tegas mena-sihati Euodia dan Sintikhe agar supaya sehati sepikir di dalam Tuhan dan meninggalkan segala bentuk perselisihan yang tidak berguna. Mengapa hal ini penting? Sebab perselisihan tersebut dapat menghalangi kesaksian jemaat sebagai orang percaya yang telah diselamatkan. Jelaslah bahwa panggilan untuk sehati sepikir ini menunjuk secara langsung pada apa yang dikehendaki Allah di dalam Kristus, yakni agar orang percaya membuang kepentingannya sendiri, terlebih yang menyebabkan perselisihan (Filipi 2:1-4).

Surat Filipi dikenal juga sebagai "surat sukacita," sehingga tidaklah mengherankan bila Paulus meminta jemaat Filipi agar hidup dalam sukacita dan membuang segala bentuk kekuatiran. Penekanan agar jemaat terus hidup di dalam suka-cita ditegaskan dua kali oleh Paulus dalam ayat 4, "Bersuka-citalah senantiasa (Yunani: pantote berarti "selalu") di dalam Tuhan!" Paulus mengingatkan jemaat Filipi bahwa situasi dan kondisi yang berubah tidak boleh menjadi patokan sukacita, melainkan pada Tuhan yang tidak pernah berubah. Inilah sikap hidup yang akan mengusir kekuatiran dan menjadi kesaksian pada orang-orang di sekitar mereka. Kesaksian tersebut akan semakin nyata dalam kehidupan jemaat yang hidup dalam ketaatan dan mencerminkan kekudusan, yakni di dalam apa yang mereka pikirkan, ucapkan, dan lakukan (ayat 8-9). Pada bagian ini, Rasul Paulus menekankan bahwa yang memampu-kan jemaat untuk menjadi saksi adalah Tuhan Allah sendiri dan damai sejahtera-Nya yang menyertai orang percaya dalam tang-gung jawab kesaksiannya. Bagi Paulus, tiga elemen ini jelas ber-sifat fundamental dalam kesaksian orang percaya: persatuan, sukacita, dan ketaatan. Inilah yang menunjukkan kualitas hidup orang percaya di tengah dunia.

Makna dan Implikasi Firman

Menjadi orang percaya merupakan sebuah anugerah besar sekaligus tanggung jawab yang tidak mudah. Anugerah, sebab keselamatan orang percaya di dalam Yesus Kristus dikerjakan dan diberikan oleh Tuhan Allah sendiri tanpa andil sedikit pun dari manusia berdosa. Tanggung jawab, sebab orang percaya yang sudah diselamatkan haruslah hidup dalam ke-taatan penuh kepada Allah yang telah menyelamatkannya, yakni sebagai bentuk ungkapan syukurnya kepada Allah. Tanggung jawab ini sudah seharusnya pula dibarengi dengan kualitas hidup orang percaya. Surat-surat Paulus menunjukkan hal ini, yakni bahwa orang percaya yang sudah diselamatkan akan mengalami perubahan hidup yang dikerjakan terus-menerus oleh Roh Kudus. Bukankah aneh bila seseorang yang mengaku Kristen dan sudah diselamatkan karena iman di dalam Yesus Kristus, namun tidak menunjukkan perubahan hidup dalam pertobatan? Warga jemaat GMIM jelas memiliki kesamaan dengan jemaat Filipi dalam hal pergumulan-pergumulan yang harus dihadapi dalam komunitas orang percaya.

Dalam semangat peringatan 185 tahun HUT PI dan Pendidikan Kristen, warga jemaat GMIM diajak untuk hidup dalam persatuan dan meninggalkan segala bentuk perselisihan atas nama kepentingan pribadi. Hal ini merupakan suatu de-sakan mengingat bahaya perpecahan yang dapat saja terjadi di dalam jemaat-jemaat dan institusi gereja secara khusus. Kualitas persatuan ini haruslah juga diikuti dengan kehidupan yang dijalani dalam sukacita (bukan pesta pora) dan ketaatan dalam hidup setiap hari. Inilah yang menjadikan warga GMIM memiliki kualitas hidup sebagai orang Kristen dan memungkinkannya menjadi kesaksian di tengah dunia ini.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:       

  1. Kualitas hidup orang Kristen yang bagaimanakah yang mau dikatakan Paulus dalam bacaan Alkitab ini?
  2. Adakah hal-hal yang dapat menghalangi kualitas hidup Kristen dalam kehidupan berkeluarga, berjemaat dan berma-syarakat?
  3. Bagaimanakah mewujudnyatakan kehidupan Kristen yang berkualitas lewat tindakan-tindakan konkrit di tengah kehi-dupan jemaat?

POKOK-POKOK DOA:

  • Persatuan dan kesatuan dalam hidup berjemaat dan ber-masyarakat agar terhindar dari segala bentuk perpecahan.
  • Kehidupan jemaat yang semakin bertumbuh dalam ketaatan dan kesetiaan di hadapan Tuhan dan hidup yang penuh kasih terhadap sesama.
  • GMIM yang semakin teguh dan bersatu dalam tugas pelayanan di tengah dunia.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK IV 

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Persiapan: NKB No. 3 Terpujilah Allah

Sesudah Doa Pembukaan: NNBT. No. 6 Allah Bapa yang Kumuliakan

Ses Pengakuan Dosa dan Pengampunan: KJ No. 37a Batu Karang Yang Teguh

Persembahan: NNBT. No. 15 Hai Seluruh Umat Tuhan

Nyanyian Penutup: NNBT. No. 35 Tuhan, Kau Gembala Yang Baik

ATRIBUT:

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.


Label:   Filipi 4:2-9 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab
1 Korintus 15:1-11(1)
1 Korintus 1:1-9(1)
1 Korintus 1:4(1)
1 Korintus 1:8(2)
1 Petrus 2:1-10(1)
1 Samuel 2:8-9; Yakobus 2:5-11(1)
1 Tawarikh 29:1-9(1)
2 Korintus 8:1-9(1)
2 Samuel 7:18-29(1)
Amsal 3:1-10(1)
Amsal 9:1-18(1)
Ayub 36:1-15(1)
azmur 92:14(1)
Filipi 4:2-9(1)
Kejadian 11:1-9(1)
Kejadian 8:1-22(1)
Kisah Para Rasul 3:1-10(1)
Kisah Para Rasul 4:32-37(1)
Kolose 1:3-14(1)
Kolose 3:18-25(1)
Kolose 3:5-17(1)
Lukas 1:39(1)
Lukas 1:39-45(1)
Lukas 1:40(1)
Lukas 1:41-42a(1)
Lukas 1:42b(1)
Lukas 1:43(1)
Lukas 1:44(1)
Lukas 24:13-35(1)
Lukas 2:21-40(1)
Markus 12:41-44(1)
Markus 15:1-20a(1)
Matius 1:20(1)
Matius 1:24(1)
Matius 1:25(1)
Matius 28:16-20(1)
Matius 3:1-12(1)
Matius 3:1-2(1)
Matius 3:10(1)
Matius 3:11-12(1)
Matius 3:3(1)
Matius 3:4-6(1)
Matius 3:7-8(1)
Matius 3:9-10(1)
Mazmur 106:1-12(2)
Mazmur 25:1-22(1)
Mazmur 25:14(1)
Mazmur 25:15-18(1)
Mazmur 25:19-22(1)
Mazmur 25:4-6(1)
Mazmur 25:7-9(1)
Mazmur 34:1-23(1)
Mazmur 40:17-18; Lukas 4:16-19(1)
Mazmur 92:6-16(1)
Nahum 1:11(1)
Nahum 1:12(1)
Nahum 1:13(1)
Nahum 1:15b(1)
Nahum 1:9-10(1)
Nahum 1:9-15(1)
Obaja 1:1-16(1)
Obaja 1:11-12(1)
Obaja 1:15-16(1)
Obaja 1:3-4(1)
Obaja 1:5-7(1)
Obaja 1:8-10(1)
Pengkhotbah 11:1-8(1)
Roma 8:1-17(1)
Ulangan 16:1-17(1)
Ulangan 8:1-20(1)
Wahyu 2:8-11(1)
Yeremia 10:6-16(1)
Yeremia 12:1 -17(1)
Yeremia 12:10-11(1)
Yeremia 12:12-13(1)
Yeremia 12:14(1)
Yeremia 30:1-11(1)
Yesaya 11:1-10(1)
Yesaya 11:10(1)
Yesaya 11:2-4(1)
Yesaya 11:5(1)
Yesaya 11:6-7(1)
Yesaya 11:8(1)
Yesaya 11:9(1)
Yesaya 35:1-10(1)
Yesaya 49:1-7(1)
Yoel 3:12-13(1)
Yoel 3:18 (1)
Yoel 3:19(1)
Yoel 3:9-21(1)
Yohanes 17:1–26(1)
Yohanes 21:1-14(1)
Yohanes 6:48-59(1)
Zakharia 9:9-10; Lukas 2:8-11(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat



MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Pembacaan Alkitab..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,