gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 21625 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN: "Diutus Untuk Membebaskan"

TEMA MINGGUAN: "Memberi Karena Cinta"
Bahan Alkitab : 1 Tawarikh 29 : 1 - 9

1 Tawarikh 29:1-9
Sumbangan untuk pembangunan Bait Suci
29:1 Berkatalah raja Daud kepada segenap jemaah itu: "Salomo, anakku yang satu-satunya dipilih Allah adalah masih muda dan kurang berpengalaman, sedang pekerjaan ini besar, sebab bukanlah untuk manusia bait itu, melainkan untuk TUHAN Allah. 29:2 Dengan segenap kemampuan aku telah mengadakan persediaan untuk rumah Allahku, yakni emas untuk barang-barang emas, perak untuk barang-barang perak, tembaga untuk barang-barang tembaga, besi untuk barang-barang besi, dan kayu untuk barang-barang kayu, batu permata syoham dan permata tatahan, batu hitam dan batu permata yang berwarna-warna, dan segala macam batu mahal-mahal dan sangat banyak pualam. 29:3 Lagipula oleh karena cintaku kepada rumah Allahku, maka sebagai tambahan pada segala yang telah kusediakan bagi rumah kudus, aku dengan ini memberikan kepada rumah Allahku dari emas dan perak kepunyaanku sendiri 29:4 tiga ribu talenta emas dari emas Ofir dan tujuh ribu talenta perak murni untuk menyalut dinding ruangan, 29:5 yakni emas untuk barang-barang emas dan perak untuk barang-barang perak dan untuk segala yang dikerjakan oleh tukang-tukang. Maka siapakah pada hari ini yang rela memberikan persembahan kepada TUHAN?" 29:6 Lalu para kepala puak dan para kepala suku Israel dan para kepala pasukan seribu dan pasukan seratus dan para pemimpin pekerjaan untuk raja menyatakan kerelaannya. 29:7 Mereka menyerahkan untuk ibadah di rumah Allah lima ribu talenta emas dan sepuluh ribu dirham, sepuluh ribu talenta perak dan delapan belas ribu talenta tembaga serta seratus ribu talenta besi. 29:8 Siapa yang mempunyai batu permata menyerahkannya kepada Yehiel, orang Gerson itu, untuk perbendaharaan rumah TUHAN. 29:9 Bangsa itu bersukacita karena kerelaan mereka masing-masing, sebab dengan tulus hati mereka memberikan persembahan sukarela kepada TUHAN; juga raja Daud sangat bersukacita.


Penjelasan:
*  1Taw 29:1-2 - Salomo ... masih muda dan kurang berpengalaman
Salomo ... masih muda dan kurang berpengalaman. Pemikiran yang sama dengan pemikiran ketika Daud mengawali persiapannya untuk mendirikan Bait Allah (taf. 22:5, 14).

* 1Taw 29:3 - Sebagai tambahan pada segala
Sebagai tambahan pada segala yang dipersiapkan olehnya (22:14, 15). Daftar berikut ini merupakan persembahan tambahan dari kekayaan Daud sendiri.

* 1Taw 29:4 - Tiga ribu talenta emas // dan tujuh ribu talenta perak murni
Tiga ribu talenta emas dari Ofir (mutu yang terbaik) dan tujuh ribu talenta perak murni. (bdg. taf. 19:6; 22:14) harganya sekitar $ 1.100.000.000 dan $ 16.000.000 sekalipun harga belinya pada zaman dahulu pastilah jauh lebih besar.

* 1Taw 29:5 - Yang rela memberikan persembahan
Yang rela memberikan persembahan. Secara harfiah, memenuhi tangannya. Suatu istilah teknis. Istilah ini dipakai bagi para calon imam ketika ditahbiskan. Persembahan kita juga harus demikian "sungguh-sungguh."

* 1Taw 29:7 - Lima ribu talenta emas // Sepuluh ribu dirham // Sepuluh ribu talenta perak dan delapan belas ribu talenta tembaga // Seratus ribu talenta besi
Lima ribu talenta emas. Sekitar $ 185.000.000. Sepuluh ribu dirham. Uang logam emas buatan Persia yang masing-masing berharga sekitar $ 5,00 tiap butirnya. Penulis memakai dirham untuk menyesuaikannya dengan tahun 970 sM sekalipun uang logam tidak dikenal pada zaman Daud. Sepuluh ribu talenta perak dan delapan belas ribu talenta tembaga. Maksudnya, masing-masing 920.000 dan 1.656.000 pon timbangan perhiasan. Seratus ribu talenta besi sama dengan 3.750 ton. Besi ketika itu merupakan komoditi yang lebih langka dibandingkan saat ini.

* 1Taw 29:8 - Yehiel orang Gerson itu
Yehiel orang Gerson itu. Kepala penjaga harta Bait Allah (26:21, 22).

* 1Taw 29:9 - Dengan tulus hati mereka memberikan persembahan
Dengan tulus hati mereka memberikan persembahan. Ketulusan hati merupakan sikap yang diperkenan Allah (II Kor. 9:7) dan seharusnya merupakan ciri semua pemberian kita.

* Keterlibatan dengan memberi
Suatu pekerjaan besar tentu membutuhkan sumber-sumber yang tidak kalah besar pula. Baik prasarana maupun sumber daya manusia.

Daud benar-benar serius melakukan berbagai persiapan untuk pembangunan Bait Allah (ayat 2). Ia tahu bahwa itu merupakan pekerjaan besar. Di samping itu, Salomo, sebagai penerus yang kelak akan memimpin pekerjaan itu pun masih muda dan belum berpengalaman (ayat 1). Maka selain meminta dukungan dari para pembesar Israel, Daud juga memotivasi mereka untuk memberikan persembahan bagi Bait Allah (ayat 5). Namun Daud bukan hanya bisa bicara. Ia sendiri telah lebih dulu mempersembahkan hartanya (ayat 3-5).

Melihat apa yang telah dikumpulkan oleh Daud dan apa yang telah dia persembahkan bagi pekerjaan pembangunan Rumah Allah, mungkin orang akan menyimpulkan bahwa semua itu sudah cukup. Tak perlu lagi melibatkan orang lain untuk memberikan sumbangan. Akan tetapi, umat Tuhan perlu diberi kesempatan untuk memberi. Bukan hanya dalam rangka mendukung proyek pembangunan tersebut, melainkan sebagai suatu bentuk pelayanan mereka kepada Allah.

Maka setelah mendengar perkataan raja mereka dan melihat teladannya, para pembesar Israel memahami pentingnya pekerjaan besar yang harus mereka dukung (ayat 7-9). Dengan tulus dan sukarela, mereka memberi persembahan bagi pembangunan Rumah Allah (ayat 9) dalam jumlah yang sangat banyak (ayat 7). Mereka bersukacita karena hal itu (ayat 9).

Mungkin saja kita tidak bisa memberi persembahan dalam jumlah besar. Namun jangan berpikir bahwa dengan atau tanpa dukungan kita pun pelayanan dapat tetap berjalan. Itu bisa saja benar, tetapi bukan itu masalahnya. Keterlibatan melalui persembahan adalah bukti solidaritas yang membawa sukacita besar karena kita telah memuliakan Allah melalui pemberian bersama. Karena itu cobalah mulai melihat pelayanan-pelayanan yang memerlukan dukungan, dan tanyakan bagaimana Anda dapat terlibat di dalamnya.

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Di masa kini manusia diperhadapkan dengan berbagai peru-bahan perilaku yang mempengaruhi sendi-sendi kehidupan. Perubahan itu disebabkan antara lain, karena paham individual-isme yaitu, mementingkan diri sendiri dan kelompok, semakin bertumbuh-subur tak terkendali. Dahulu hubungan sosial senan-tiasa terbangun dalam kebersamaan untuk saling peduli dengan kesulitan orang lain, tetapi sekarang ada orang yang menutup pintu hati untuk membantu orang lain. Sehingga benar kata orang: "zaman sekarang ini kesetia-kawanan semakin menipis". Kalaupun bantuan atau sumbangan itu diberikan, tidak jarang seperti kata pribahasa "Ada udang dibalik batu". Mengapa demikian? Karena bantuan atau sumbangan yang diberikan itu bukan berdasarkan ketulusan hati apalagi jika dikatakan: "karena kecintaan kepada sesama yang perlu ditolong", melainkan karena ada maksud tertentu. Kita tidak perlu terkejut jika satu saat ketika maksud pribadinya tidak terpenuhi, maka ia meminta kembali bantuan atau sumbangan yang sudah diberikan, sebab sesung-guhnya ia tidak memiliki kerelaan hati atas dasar cinta, untuk memberi. Realitas sosial ini juga berpengaruh dalam kehidupan bergereja. Walaupun demikian banyak warga gereja yang memberi dengan tulus dan penuh sukacita  karena Cinta.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

1 Tawarikh 29:1-9, dilatar-belakangi oleh Tabut Allah berisi dua loh batu (sepuluh Hukum Allah), buli-buli manna dan tongkat Harun yang bertunas (Keluaran 25:10-22), dipindahkan dari Kiryat-Yearim (1 Tawarikh 13:5-8) ke Yerusalem dan di tempatkan di Kemah yang dibentangkan, sementara itu Daud sudah membuat gedung-gedung menjadi tempat tinggalnya (15:1; 16:1). Sadar akan ketidak-seimbangan itu maka Daud meng-undang para pembesar Israel yakni para kepala suku, para pemimpin rombongan, orang-orang yang melayani  raja, para kepala pemimpin pasukan, para kepala harta benda kepunyaan raja, para perwira dan pegawai istana berserta anak-anak Daud dan menyampaikan niatnya yang sudah lama untuk membangun rumah permanen tempat berdiam Tabut Perjanjian dan tumpuan kaki Allah yang artinya di tempat itulah Tuhan Allah hadir dalam kehidupan bangsa Israel umat pilihan-Nya. Namun demikian, akibat dosa-dosanya sebagai perajurit penumpah darah antara lain merencanakan kematian Uria suami Batsyeba dalam penge-pungan Raba, ibu kota Amon. di bawah komando Yoab dan Juga karena dosa Daud yang bersinah dengan Batsyeba istri Uria (2 Samuel 11:1-17), maka Daud hanya sampai pada peren-canaan dan menyediakan bahan-bahan pembangunan, sedang-kan anaknya Salomo yang sesuai dengan penetapan Tuhan nantinya melaksanakan pembangunan Rumah Allah atau Bait Suci (Psl.28) Karena alasan itu, lagi pula anaknya Salomo masih muda untuk pekerjaan yang besar yang menurut Daud bahwa Bait Suci itu bukanlah untuk manusia melainkan untuk Tuhan Allah (ay.1), maka ia sudah menggumpulkan: Emas, perak, tembaga, besi, kayu dan berbagai batu-batu mahal dari para penyumbang (ay.2). Dan terakhir, Daud memberikan emas dan perak kepunyaannya, karena cintanya kepada Rumah Tuhan (ay.3-5). Dalam ay.6-7, kecintaan Daud melalui pemberiannya untuk pembangunan Bait Suci, ternyata memotivasi kerelaan para pemimpin Israel (kepala puak=keturunan, kepala suku-suku Israel, para pemimpin pekerjaan dalam kerajaan Daud).  Untuk mendatakan dan menyimpan semua bahan persediaan pemba-ngunan Rumah Tuhan, termasuk batu permata yang disum-bangkan oleh umat yang bersedia (ayat 6-8), memberi untuk pembangunan Bait Suci. Kecintaan dalam pemberian kepada Rumah Tuhan, dilandasi ketulusan hati mempersembahkan dengan sukarela telah membangkitkan sukacita yang besar bagi bangsa Israel dan raja Daud (ay.9).

Makna dan Implikasi Firman

Kita sebagai Gereja dikaruniakan oleh Tuhan untuk hidup dalam dunia di era post modern ini. Sementara itu kita juga boleh berbangga dengan tampilnya gedung-gedung gereja dibanyak Jemaat yang semakin megah dengan fasilitasnya lengkap sehingga dapat menjamin persekutuan Jemaat beribadah kepada Tuhan.  Malahan kemegahannya melebihi rumah-rumah tempat kediaman Jemaat. Tentu kemegahan itu tidak dapat dilepaskan dengan kebersamaan Jemaat dalam kerja keras menggumpulkan dana dan berdaya upaya ketika membangun gedung Gereja. Semangat itu boleh jadi dimotivasi oleh pembangunan Bait Allah di masa Raja Daud menggantikan kemah yang dibentangkan menaunggi Tabut Allah. Dalam kemegahan gedung-gedung Gereja di sekitar kita sebagai tempat pertumbuhan iman Jemaat maka kita pun tidak dapat menutup mata terhadap fenomena kehidupan sekarang ini. Bahwa tidak jarang kita terkontaminasi oleh sikap dan pola hidup mementingkan diri sendiri maupun kelompok. Padahal kita sebagai Gereja tidak harus ikut-ikutan terbawa arus oleh prilaku zaman ini yang sangat bertentangan dengan keyakinan iman kita untuk terus-menerus mengasihi Allah dan sesama manusia, apalagi mereka yang dalam realitanya perlu dibantu untuk terbebas dari belenggu kekurangan dalam me-menuhi kebutuhan hidup. Ironisnya, sikap hidup yang memen-tingkan diri sendiri dan tidak peduli dengan kepentingan bersama, sering mempengaruhi semangat memberi persembahan bagi pelayanan Gereja. Padahal persembahan yang dikumpulkan melalui pemberian Jemaat sangat bermakna bagi pekerjaan pelayanan Gereja Tuhan di dunia dan bangsa ini. Untuk itu kerelaan yang tulus hati, dalam memberi persembahan berdasarkan kecintaan kepada Allah, hendaknya menjadi motivasi utama bagi setiap orang percaya. Sebab Tuhan Allah dalam Yesus Kristus karena kasih-Nya, maka Ia sudah rela memberikan hidup-Nya dengan tulus ikhlas, bagi keselamatan dunia dan kita manusia. Melalui pemberian karena cinta, maka kita Jemaat yang dikasih-Nya mengungkapkan syukur atas segala rahmat dan kemurahan Tuhan yang senantiasa memberkati kita di sepanjang hari-hari kehidupan.  Di dalam ucapan syukur kita, maka kita persekutuan Gereja Tuhan di dunia dan bangsa ini, mengambil bagian dalam pelayanan kasih-Nya berdasarkan cinta dan kerelaan yang tulus, sama seperti penegasan Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus dengan pemberian-pemberian mereka untuk pelayanan kasih, yang melimpahkan ucapan syukur kepada Allah (bdn.2 Korintus 9:12). 

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:       

  1. Apa motivasi raja Daud untuk memberi bagi pembangunan Bait Allah ?
  2. Apakah tindakan nyata kita untuk membantu mereka yang berkekurangan dan bagi pelayanan gereja. 

POKOK-POKOK DOA:

  • Sesama yang hidup berkekurangan.
  • Gereja dalam tanggungjawab untuk menggumpulkan per-sembahan, agar dimotivasi oleh kecintaan kepada Tuhan sehingga memberi dalam kerelaan dan ketulusan, bagi misi pelayanan kasih.
  • Pemerintah agar memberi bantuan tepat sasaran bagi masyarakat miskin.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK V 

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Persiapan : NNBT.No.1 Pujilah Dia, Pujilah Dia

Bersekutu Dalam Nama-Nya: KJ.No.13 Allah Bapa, Tuhan

Persekutuan Yang Mengaku Dosa: NNBT No. 10 Ya Tuhan Yang Kudus

Jaminan Yang Menguatkan: NNBT No.27 Ya Tuhan Engkaulah

Ses Doa Mohon Tuntunan Roh Kudus: PKJ.No.15 Kusiapkan Hatiku Tuhan

Berilah Yang Baik: PKJ. No.146 Bawa Persembahanmu

Tembang Tekad: NKB. No.211 Pakailah Waktu Anug'rah Tuhanmu

ATRIBUT:

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.


Label:   1 Tawarikh 29:1-9 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab
1 Korintus 15:1-11(1)
1 Korintus 1:1-9(1)
1 Korintus 1:4(1)
1 Korintus 1:8(2)
1 Petrus 2:1-10(1)
1 Samuel 2:8-9; Yakobus 2:5-11(1)
1 Tawarikh 29:1-9(1)
2 Korintus 8:1-9(1)
2 Samuel 7:18-29(1)
Amsal 3:1-10(1)
Amsal 9:1-18(1)
Ayub 36:1-15(1)
azmur 92:14(1)
Filipi 4:2-9(1)
Kejadian 11:1-9(1)
Kejadian 8:1-22(1)
Kisah Para Rasul 3:1-10(1)
Kisah Para Rasul 4:32-37(1)
Kolose 1:3-14(1)
Kolose 3:18-25(1)
Kolose 3:5-17(1)
Lukas 1:39(1)
Lukas 1:39-45(1)
Lukas 1:40(1)
Lukas 1:41-42a(1)
Lukas 1:42b(1)
Lukas 1:43(1)
Lukas 1:44(1)
Lukas 24:13-35(1)
Lukas 2:21-40(1)
Markus 12:41-44(1)
Markus 15:1-20a(1)
Matius 1:20(1)
Matius 1:24(1)
Matius 1:25(1)
Matius 28:16-20(1)
Matius 3:1-12(1)
Matius 3:1-2(1)
Matius 3:10(1)
Matius 3:11-12(1)
Matius 3:3(1)
Matius 3:4-6(1)
Matius 3:7-8(1)
Matius 3:9-10(1)
Mazmur 106:1-12(2)
Mazmur 25:1-22(1)
Mazmur 25:14(1)
Mazmur 25:15-18(1)
Mazmur 25:19-22(1)
Mazmur 25:4-6(1)
Mazmur 25:7-9(1)
Mazmur 34:1-23(1)
Mazmur 40:17-18; Lukas 4:16-19(1)
Mazmur 92:6-16(1)
Nahum 1:11(1)
Nahum 1:12(1)
Nahum 1:13(1)
Nahum 1:15b(1)
Nahum 1:9-10(1)
Nahum 1:9-15(1)
Obaja 1:1-16(1)
Obaja 1:11-12(1)
Obaja 1:15-16(1)
Obaja 1:3-4(1)
Obaja 1:5-7(1)
Obaja 1:8-10(1)
Pengkhotbah 11:1-8(1)
Roma 8:1-17(1)
Ulangan 16:1-17(1)
Ulangan 8:1-20(1)
Wahyu 2:8-11(1)
Yeremia 10:6-16(1)
Yeremia 12:1 -17(1)
Yeremia 12:10-11(1)
Yeremia 12:12-13(1)
Yeremia 12:14(1)
Yeremia 30:1-11(1)
Yesaya 11:1-10(1)
Yesaya 11:10(1)
Yesaya 11:2-4(1)
Yesaya 11:5(1)
Yesaya 11:6-7(1)
Yesaya 11:8(1)
Yesaya 11:9(1)
Yesaya 35:1-10(1)
Yesaya 49:1-7(1)
Yoel 3:12-13(1)
Yoel 3:18 (1)
Yoel 3:19(1)
Yoel 3:9-21(1)
Yohanes 17:1–26(1)
Yohanes 21:1-14(1)
Yohanes 6:48-59(1)
Zakharia 9:9-10; Lukas 2:8-11(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat



MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Pembacaan Alkitab..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,