gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 3217 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN: "Diutus Untuk Membebaskan"

TEMA MINGGUAN: "Kesatuan Dalam Keanekaragaman"
Bahan Alkitab : Yohanes 17:1-26

Yohanes 17:1-26
Doa Yesus untuk murid-murid-Nya
17:1 Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: "Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. 17:2 Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. 17:4 Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. 17:5 Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada. 17:6 Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu. 17:7 Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu. 17:8 Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. 17:9 Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu 17:10 dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. 17:11 Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita. 17:12 Selama Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. 17:13 Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka. 17:14 Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. 17:15 Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat. 17:16 Mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia. 17:17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran. 17:18 Sama seperti Engkau telah mengutus Aku ke dalam dunia, demikian pula Aku telah mengutus mereka ke dalam dunia; 17:19 dan Aku menguduskan diri-Ku bagi mereka, supaya merekapun dikuduskan dalam kebenaran. 17:20 Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; 17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. 17:22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: 17:23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. 17:24 Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan. 17:25 Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau, tetapi Aku mengenal Engkau, dan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku; 17:26 dan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka dan Aku akan memberitahukannya, supaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka dan Aku di dalam mereka."


Penjelasan:
* Doa Yesus (17:1-26)
Sejak abad keenambelas, doa ini disebutkan "Doa Tuhan Yesus sebagai Imam Besar", namun juga dapat dijuluki "Doa Penyerahan" atau "Doa Kemenangan". Morris1149 menekankan suasana kemenangan yang ditekankan dalam doa ini. Tuhan Yesus menang, karena Dia berhasil melakukan tugas yang ditetapkan bagi Dia oleh Allah Bapa.

Pesan perpisahan dapat disertai dengan doa, seperti dalam Kejadian 49, sehingga doa ini tidak boleh dipisahkan dari konteks salib. Tuhan Yesus telah mengajar dan menghiburkan murid-murid-Nya. Melalui doa ini Dia juga meneguhkan iman mereka.

Pasal ini merupakan doa Tuhan Yesus yang Dia sungguh doakan kepada Bapa-Nya, namun unsur ajaran1150 terlihat dalam ayat 13, yang berbunyi, "Tetapi sekarang, Aku datang kepada-Mu dan Aku mengatakan semuanya ini sementara Aku masih ada di dalam dunia, supaya penuhlah sukacita-Ku di dalam diri mereka". Unsur ajaran juga terlihat dalam doa-Nya yang tercantum dalam pasal 11:42, yaitu doa Tuhan Yesus di kubur Lazarus: "Aku tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku."

Injil Yohanes hanya menceritakan isi tiga doa Tuhan Yesus,1151 tetapi doa-Nya di Taman Getsemani tidak dicatat dalam Injil Yohanes. Doa ini dapat dibandingkan dengan doa Tuhan Yesus di Taman Getsemani. Dua doa tersebut saling mengisi. Dalam Yohanes pasal 17 Tuhan Yesus lebih memikirkan pekerjaan-Nya seperti yang diperintahkan oleh Bapa-Nya, dan keadaan murid-murid-Nya yang Dia serahankan ke dalam perlindungan Bapa-Nya.


ALASAN PEMILIHAN TEMA

Gereja adalah persekutuan orang percaya yang dipanggil dan diutus Tuhan ke dalam dunia untuk mewujudkan damai sejah-tera Allah. Semua orang percaya yang ada dalam gereja, berasal  dari berbagai latar belakang sosial-ekonomi, budaya, ras dan lain sebagainya. Keanekaragaman ini dapat mengakibatkan dua hal. Pertama, dapat mengakibatkan keberhasilan pelayanan karena setiap anggotanya saling menghargai dan melengkapi. Kedua, da-pat mengakibatkan terjadinya perpecahan dalam persekutuan.

Untuk hal yang kedua, inilah yang menjadi pergumulan kita. Banyak terjadi pepecahan dalam persekutuan keluarga, jemaat dan masyarakat. Di tengah keluarga kesatuan suami dan isteri hanya satu secara lahiriah, tetapi tidak memiliki ikatan sosial dan spiritual yang satu dan utuh itulah sebabnya keluarga seperti ini mudah terpecah. Begitu juga walaupun berada dalam satu kolom, jemaat dan gereja, dengan keanekaragamnya, bisa ter-jadi perpecahan karena adanya perilaku yang mementingkan diri, saling menyalahkan dan menjatuhkan satu sama, pendek kata semua itu terjadi karena tidak adanya kesatuan hati, tujuan, visi dan misi dalam pelayanan. Akibatnya persekutuan hidup itu tidak mengalami pertumbuhan yang berbuah, tidak memberi dampak yang baik bagi dunia dan tidak mencerminkan kemu-liaan Tuhan. Karena adanya realita seperti inilah  tema renungan Kesatuan dalam Keanekaragaman diangkat untuk menjadi perenungan bersama di minggu ini.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Ayat-ayat yang ada dalam perikop ini, adalah doa Yesus kepada Bapa-Nya saat pelayanan-Nya dalam dunia hampir selesai. Di ayat 1-5, Yesus berdoa untuk diri-Nya, Supaya Ia yang telah memuliakan Bapa melalui pekerjaan-Nya di bumi, dimuliakan Bapa dengan kemuliaan yang dimiliki-Nya sebelum dunia ada; supaya kuasa yang diterima dari Bapa-Nya, akan diberikan-Nya dalam bentuk hidup kekal bagi  orang percaya, yang mengenal Bapa, yang mengutus Yesus.

Selanjutnya di ayat 6-20, Ia mendoakan para murid-Nya yang telah menerima firman dan memuliakan Dia, sebagai milik Bapa  yang telah diberikan kepada-Nya. Yesus mendoakan para murid yang telah dipelihara dan telah dijaga-Nya, dipelihara Bapa ketika berada dalam dunia yang jahat dan membenci mereka, dan supaya dikuduskan dalam kebenaran dan supaya mereka menjadi satu sama seperti Yesus dan Bapa adalah satu. Selanjutnya Yesus mendoakan orang yang menjadi percaya ka-rena pemberitaan para murid.

Di ayat 21 Yesus mendoakan mereka semua. Kata mereka menunjuk kepada para murid dan semua orang percaya dengan berbagai latar belakang karakter, status sosial, daerah asal dan politik. Kesatuan itu bukan berarti kesatuan lahiriah, pemerin-tahan atau organisasi tetapi kesatuan persekutuan satu dengan yang lainnya yang terus menerus tanpa batas, sama seperti   kesatuan antara Yesus dan Bapa dimana mereka juga berada di dalam persekutuan itu. Kesatuan orang percaya yang sama (mirip) dengan kesatuan Anak dan Bapa, bukan berarti kesatuan hakekat, tetapi kesatuan rencana, tujuan, kemuliaan, dan karak-ter Allah yang diilhamkan dalam Firman-Nya. Kesatuan ini dimaksudkan untuk meyakinkan dunia (orang-orang yang tidak percaya)  bahwa Yesus berasal dari dan diutus Allah ke dalam dunia; dan supaya dunia tahu bahwa Bapa yang mengutus Yesus mengasihi para murid.

Ayat 22-26 Kesatuan para murid dan semua orang percaya mencerminkan adanya kehadiran Bapa dalam Yesus yang me-nentukan kesempurnaan kesatuan mereka. Hidup dalam kesa-tuan mengandung kepastian adanya kemuliaan yang diberikan Bapa melalui Yesus dan adanya kehidupan bersama di sorga, dimana Yesus berada sebelum dunia dijadikan, karena kasih yang diberikan Bapa kepada Yesus ada pada mereka.

Makna dan Implikasi Firman

  • Langkah awal menghadapi realita keragaman adalah doa. Hal inilah yang ditunjukkan Yesus menghadapi keragaman para murid dan setiap orang percaya. Jemaat yang men-doakan keragamaan berarti menyadari dan menghargai keragaman. Oleh sebab itu sangatlah terhormat jika orang percaya menjadi pendoa bagi keragaman.
  • Kesatuan dalam keragaman bukan hanya tuntutan hidup bermasyarakat tapi adalah panggilan iman karena Yesus yang menghendakinya supaya kita lakukan. Oleh sebab itu tiap orang dengan berbagai latar belakangnya yang suka membangun, membina dan mengembangkan kerukunan dalam hidup bersama adalah orang yang menghormati Tuhan. Sebaliknya jika suka akan perpecahan berarti ia tidak menghormati Tuhan yang menciptakan keaneka-ragaman.
  • Persatuan dalam persekutuan hidup orang percaya, tidak hanya akan mencerminkan kerukunan, tetapi akan mencer-minkan kemuliaan Tuhan, karena orang percaya dengan iman kepada Tuhan Yesus tidak akan membeda-bedakan orang dengan latar belakangnya karena di dalam Yesus, kata Paulus: tidak ada orang Yahudi ataupun orang Yunani (bnd Galatia 3:28). Kitapun bisa berkata di dalam Yesus tidak ada orang Minahasa, tidak ada orang Sanger, orang Jawa, orang Eropa dst..; tidak ada orang kaya, tidak ada orang miskin dst.... Semuanya sama di dalam Tuhan.  Kita semua adalah satu tubuh di dalam Tuhan (bnd 1 Kor 12) bersama dengan seluruh gereja Tuhan dalam satu perahu Oikumenis sebagaimana yang kita rayakan dalam hari Oikoumene / PGI tanggal 25 Mei 2016.
  • Kesatuan dalam keanekaragaman yang dilakukan orang percaya harus dilakukan terus menerus tanpa batas, karena kesatuan orang percaya "mirip" dengan kesatuan Yesus dan Bapa yang kekal. Ini harus kita perjuangkan terus menerus tanpa pura-pura dan kepentingan diri seperti perkataan Paulus: kita harus berusaha untuk bersatu dan saling mengasihi dengan kasih yang tulus/tidak pura-pura (bdk. Roma 12:9a).
  • Syarat mutlak terjadinya kesatuan adalah bersatunya tiap-tiap pribadi orang percaya dengan Bapa dalam Yesus Kristus. Dengan demikian orang percaya yang selalu bersatu dengan Tuhan dalam iman, harap dan kasih melalui doa dan firman, pasti akan mewujudkan kesatuan itu dalam kehidupan sehari-hari. Oleh sebab itu jadilah pribadi yang selalu bersekutu dengan Tuhan, maka persekutuan hidup atau kesatuan dalam keragaman akan terwujud dalam kehidupan sehari-hari dan muliakanlah Tuhan di dalamnya. Amin. 

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:       

  1. Mengapa Yesus berdoa supaya murid-murid dan semua orang percaya menjadi satu sama seperti Ia dan Bapa adalah satu ?
  2. Bagaimana caranya gereja mewujudkan doa Yesus Kristus pada masa kini ?

POKOK-POKOK DOA:

  • Setiap warga Gereja menjadi pendoa syafaat, guna ter-wujudnya kesatuan dalam keragaman.
  • Terwujudnya kesatuan dalam keragaman di tengah jemaat, antar gereja dan di tengah bangsa, agar saling menghargai perbedaan sosial, ekonomi, politik, etnik dan agama.
  • Pemerintah dapat menjamin dan melindungi perwujudan kesatuan dalam keragaman.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK IV 

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Persiapan: NNBT No.7 Mari Puji Tuhan Yesus

Pembukaan:  KJ No. 249  Serikat Persaudaraan

Pengakuan Dosa & Pengampunan:  NNBT No. 10 Ya Tuhan Yang Kudus

Ses Pembacaan Alkitab: Bekerja Bersama-sama

Persembahan :  NNBT 15 Hai Seluruh Umat Tuhan

Penutup:  PKJ No. 105 Gereja Bagai Bahtera

ATRIBUT:

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang


Label:   Yohanes 17:1–26 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab
1 Korintus 15:1-11(1)
1 Korintus 1:1-9(1)
1 Korintus 1:4(1)
1 Korintus 1:8(2)
1 Petrus 2:1-10(1)
1 Samuel 2:8-9; Yakobus 2:5-11(1)
1 Tawarikh 29:1-9(1)
2 Korintus 8:1-9(1)
2 Samuel 7:18-29(1)
Amsal 3:1-10(1)
Amsal 9:1-18(1)
Ayub 36:1-15(1)
azmur 92:14(1)
Filipi 4:2-9(1)
Kejadian 11:1-9(1)
Kejadian 8:1-22(1)
Kisah Para Rasul 3:1-10(1)
Kisah Para Rasul 4:32-37(1)
Kolose 1:3-14(1)
Kolose 3:18-25(1)
Kolose 3:5-17(1)
Lukas 1:39(1)
Lukas 1:39-45(1)
Lukas 1:40(1)
Lukas 1:41-42a(1)
Lukas 1:42b(1)
Lukas 1:43(1)
Lukas 1:44(1)
Lukas 24:13-35(1)
Lukas 2:21-40(1)
Markus 12:41-44(1)
Markus 15:1-20a(1)
Matius 1:20(1)
Matius 1:24(1)
Matius 1:25(1)
Matius 28:16-20(1)
Matius 3:1-12(1)
Matius 3:1-2(1)
Matius 3:10(1)
Matius 3:11-12(1)
Matius 3:3(1)
Matius 3:4-6(1)
Matius 3:7-8(1)
Matius 3:9-10(1)
Mazmur 106:1-12(2)
Mazmur 25:1-22(1)
Mazmur 25:14(1)
Mazmur 25:15-18(1)
Mazmur 25:19-22(1)
Mazmur 25:4-6(1)
Mazmur 25:7-9(1)
Mazmur 34:1-23(1)
Mazmur 40:17-18; Lukas 4:16-19(1)
Mazmur 92:6-16(1)
Nahum 1:11(1)
Nahum 1:12(1)
Nahum 1:13(1)
Nahum 1:15b(1)
Nahum 1:9-10(1)
Nahum 1:9-15(1)
Obaja 1:1-16(1)
Obaja 1:11-12(1)
Obaja 1:15-16(1)
Obaja 1:3-4(1)
Obaja 1:5-7(1)
Obaja 1:8-10(1)
Pengkhotbah 11:1-8(1)
Roma 8:1-17(1)
Ulangan 16:1-17(1)
Ulangan 8:1-20(1)
Wahyu 2:8-11(1)
Yeremia 10:6-16(1)
Yeremia 12:1 -17(1)
Yeremia 12:10-11(1)
Yeremia 12:12-13(1)
Yeremia 12:14(1)
Yeremia 30:1-11(1)
Yesaya 11:1-10(1)
Yesaya 11:10(1)
Yesaya 11:2-4(1)
Yesaya 11:5(1)
Yesaya 11:6-7(1)
Yesaya 11:8(1)
Yesaya 11:9(1)
Yesaya 35:1-10(1)
Yesaya 49:1-7(1)
Yoel 3:12-13(1)
Yoel 3:18 (1)
Yoel 3:19(1)
Yoel 3:9-21(1)
Yohanes 17:1–26(1)
Yohanes 21:1-14(1)
Yohanes 6:48-59(1)
Zakharia 9:9-10; Lukas 2:8-11(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat



MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Pembacaan Alkitab..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,