gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 5805 kali
Download MP3 Music

TEMA BULANAN: "Diutus Untuk Membebaskan"
TEMA MINGGUAN: "Kuasa Yang Menghidupkan"
Bahan Alkitab : Roma 8:1-17

Hidup oleh Roh
8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. 8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut. 8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, 8:4 supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh. 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. 8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. 8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. 8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. 8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. 8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. 8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu. 8:12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. 8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. 8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" 8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. 8:17 Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.


Penjelasan:
* Rm 8:1-8 - Kemerdekaan dalam Kristus.
Kini Paulus menyimpulkan hal-hal yang telah diuraikannya di bagian sebelum ini (ps. 3-7). Di dalam Krisus tidak ada lagi penghukuman. Orang yang sungguh menaruh iman dalam Kristus telah dibenarkan, bukan lagi orang hukuman. Taurat yang impoten memberikan kita baik keselamatan maupun kekudusan (karena kelemahan di pihak kita, 3a) kini diganti oleh Injil yang dalam karya Roh memungkinkan kita merdeka. Kita bebas dari hukuman sebab dosa telah dihukum di dalam kematian Yesus di salib (ayat 3).

Allah Tritunggal sumber keselamatan. Dengan indah sekali Paulus melihat Allah Tritunggal terlibat penuh dalam kasih karunia-Nya menyelamatkan manusia. Pertama, Allah Bapa mengutus Anak-Nya sendiri (ayat 3). Kedua, Anak Allah menjelma menjadi manusia dan Dia (Yesus Kristus) telah menggenapi taurat, menanggung hukuman atas dosa, dan dengan jalan itu memberi kita pembenaran dan pengudusan (ayat 4). Ketiga, Roh Kudus menolong agar apa yang telah Yesus kerjakan untuk kita itu dapat menjadi milik dan pengalaman nyata kita (ayat 5-8).
 
*  Rm 8:9-17 - Status dan kondisi
Seperti halnya hanya ada dua status, demikian pula hanya ada dua kemungkinan keadaan hidup seseorang. Entah orang berstatus milik Kristus dan itu pasti tercermin dalam keadaan nyata kehidupannya, atau orang yang keadaan hidupnya tetap tidak beres yang menyatakan bahwa statusnya belum diperbarui oleh Kristus. Roh yang kudus dan daging yang bersifat dosa tidak mungkin berdamai. Jadi, kondisi hidup kita adalah tanda bagaimana status rohani kita sesungguhnya.
Orang yang memiliki Roh Kristus dalam hatinya bukan saja berstatus dibenarkan, tapi juga berstatus baru diangkat menjadi anak Allah (13- 15). Dengan status anak Allah ini, orang percaya dimungkinkan menyeru Allah sebagai Bapa. Roh Allah sendiri menyaksikan dalam hati orang percaya kesungguhan fakta pengangkatannya menjadi anak Allah (16). Paulus di sini menggunakan kata "menyeru" bukan sekadar memanggil. Ia menunjuk kepada pengalaman atau saat orang berteriak dengan penuh keyakinan dari kebutuhan jiwa terdalam kepada Allah. Ini bisa merupakan pengalaman dramatis ketika kita pertama kali beriman dan bertobat, yang disusul oleh penghayatan seterusnya hubungan yang dalam dan hangat orang percaya dengan Bapanya di surga.
Status menjadi anak angkat Allah ini pun akan tercermin di dalam keadaan nyata. Bukan saja orang percaya akan diberikan keberanian iman untuk meyakini Allah sebagai Bapa dan Kristus sebagai Anak. Orang percaya juga akan mengalami keadaan rohani yang akrab dengan Allah. Keakraban ini akan terpantul nyata dalam kehidupan doanya, dalam sikapnya merenungkan firman Tuhan, dalam ibadahnya mengasihi Allah, dalam ketekunannya mencari kehendak-Nya, menjauhi dosa, serta menikmati pengharapan surgawi, dsb.

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Di tengah kehidupan masyarakat majemuk kita mengalami pelbagai persoalan, diantaranya: kemiskinan, ketidakadilan, radi-kalisme dan kerusakan lingkungan. Di dalamnya Gereja hidup dan terpanggil untuk menanggulangi persoalan-persoalan terse-but. Di situasi  seperti ini ada banyak manusia yang hidup tapi sesungguhnya "tidak hidup" karena hidup dalam kekuatiran, ketakutan, dan tanpa pengharapan. Oleh karena itu manusia membutuhkan "kuasa yang menghidupkan".

Perayaan hari Pentakosta, mengingatkan kita tentang kar-ya keselamatan Yesus Kristus yang menghidupkan. Oleh karya Roh Kudus yang dicurahkan dan berdiam di dalam diri orang percaya, maka pembebasan atau kemerdekaan dari kuasa dosa dan maut boleh dinikmati. Manusia diberi kehidupan baru supaya berkenan kepada Allah di masa kini dan juga jaminan kehidupan kekal dalam kemuliaan bersama dengan Kristus nanti. Oleh kuasa Roh Kudus, manusia dibimbing pada keya-kinan akan pemeliharaan Allah sebagai Bapa yang baik, mem-beri kehidupan bagi anak-anakNya.

Kuasa Roh Kudus yang menghidupkan ini adalah kuasa yang diberikan kepada Gereja dalam menjalankan amanat agung Tuhan Yesus di dunia ini.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Rasul Paulus memperlihatkan kehidupan baru orang per-caya di dalam Roh dan hubungannya dengan karya Kristus. Kata "sekarang" (ay 1) menunjuk pada zaman sesudah kematian dan kebangkitan Kristus yakni suatu zaman baru dalam sejarah keselamatan. Di zaman baru ini, penghukuman karena dosa tidak berlaku lagi bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus karena telah yang menjadi satu dengan kematian dan kebangkitan-Nya.

Menurut Alkitab dosa berarti maut (Roma 6:23) sebab dosa merusak hidupnya dan akhirnya ia harus mengalami hukuman Allah.

Bagi orang Yahudi di Roma, Taurat adalah jalan kebenaran yang memberi masa depan dan menyelamatkan, tetapi di dalam Yesus Kristus hukum Taurat itu tiada berarti karena sesung-guhnya hukum Taurat tidak menyelamatkan. Manusia dimer-dekakan oleh Roh Kudus yang bekerja dalam kehidupan orang percaya untuk menguatkan dan membebaskan mereka dari kuasa dosa sehingga mampu menjalani hidup yang menyenang-kan Allah. Kemerdekaan itu berlangsung melalui kematian Yesus yang telah menjadi alat pendamaian. Yesus datang dalam daging atau dalam keadaan yang sama dengan manusia ber-dosa, untuk mengalahkan kuasa dosa. Ia mengalami hukuman dosa sebagai ganti manusia dan dengannya memerdekakan manusia. Hukuman yang oleh Hukum Taurat dikenakkan kepada tiap-tiap orang berdosa ditanggung oleh Yesus. Dengan itu maka dosa kehilangan kuasanya atas manusia.

Selanjutnya, dalam ayat 5-9 Paulus menjelaskan tentang hidup yang dipimpin oleh Roh dan mempertentangkannya dengan hidup menurut daging. Orang yang hidup menurut daging memikirkan hal-hal yang dari daging. Seluruh perhatian diarahkan pada hal yang jahat dan berpusat pada keinginan di luar Kristus. Sebaliknya memikirkan hal-hal yang dari Roh ialah mengikhtiarkan dan mengejar apa yang dikehendaki oleh Roh dan menyenangkan Allah. Orang yang dipimpin Roh senantiasa ingin memusatkan pikiran dan perbuatan mereka pada hal-hal yang bersifat rohani.

Kedua cara hidup ini menuju pada arah yang berbeda. Kehidupan yang dikuasai oleh keinginan manusia yang berdosa menuju pada maut sedangkan yang dipimpin oleh Roh, ber-pusat pada Kristus yang menuju kepada hidup dan damai sejahtera. Adanya dosa di dalam dunia mengakibatkan kematian tetapi manusia yang dikuasai Roh yang hatinya tinggal di dalam Kristus, biarpun mati, ia akan dibangkitkan kembali. Kehadiran Roh dalam diri orang percaya, yakni Roh yang membangkitkan Kristus dari kematian, merupakan jaminan bagi orang percaya akan dibangkitkan-Nya (ay 11).

Oleh karena itu, mulai ayat 12, jemaat Roma dinasihatkan agar tidak hidup menurut keinginan daging yang berakibat maut, tetapi memberi hidupnya dipimpin oleh Roh. Semua orang yang dipimpin Roh Allah adalah Anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa" dan pada saat itu Roh itu bersaksi bersama-sama roh orang percaya, bahwa ia adalah anak Allah. Kehadiran Roh itulah yang memberi jaminan kedudukan seba-gai anak Allah, sebab Roh itu bukan roh perbudakan, melainkan "Roh pengangkatan menjadi anak"yang menyebabkan hidup dekat dengan Allah dan menikmati kasih dan pemeliharaan-Nya.

Dalam kedudukan sebagai anak orang percaya juga men-jadi ahli waris Allah. Sebagaimana seorang ayah mewariskan seluruh miliknya kepada anak-anaknya begitu pula Allah mewa-riskan milik-Nya sendiri yaitu kemuliaan-Nya kepada anak-anak-Nya. Kalimat "yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus" (ay 17), terletak dasar kepastian dari pengharapan itu, bahwa orang percaya diterima oleh Allah menjadi anak dan ahli waris karena kematian dan kebangkitan Kristus. Jika kita men-derita bersama-sama dengan Kristus kita juga akan dipermulia-kan bersama dengan-Nya. Dengan demikian maka orang percaya pasti akan menerima kemuliaan Allah Bapa bersama dengan Kristus karena telah menjadi satu dengan Dia.

Makna dan Implikasi Firman

  • Manusia sekarang ini banyak terbuai dengan berbagai kenikmatan dunia, seperti gaya hidup di mana ada kesenangan di situ ada keselamatan (hedonisme), gaya hidup yang konsumtif, materialistis dan "biar kalah nasi asal jangan kalah aksi" (snobisme,=senang meniru gaya orang lain tanpa malu), dan lain-lain.
  • Ternyata manusia tidak dapat selamat dan sejahtera, selain hanya hidup dalam Roh Kudus. Roh Kudus telah dianugerahkan Allah bagi umat percaya. Oleh karya Roh Kudus, maka dalam iman kepada Kristus yang mati dan bangkit manusia dimerdekakan dari kuasa dosa dan maut sehingga menerima kehidupan baru yang mendatangkan kehidupan kekal. Roh yang memerdekakan itu adalah Roh yang menghidupkan kita dalam kehidupan baru yang berkenan kepada Allah dan nantinya juga Dia akan membangkitkan atau menghidupkan kita kembali dari kematian dalam kehidupan kekal bersama dengan-Nya di dalam kemuliaan-Nya. Oleh Roh itu kita diangkat menjadi anak-anak Allah dan mendapatkan kedudukan sebagai ahli waris dari janji-janji Allah, yang akan menerima dan dipermuliakan-Nya bersama-sama dengan Kristus.
  • Umat percaya yang menerima karunia Roh Kudus sebagai kuasa yang membebaskan dan menghidupkan hendaknya menghindarkan diri dari perbuatan-perbuatan daging dan memberi diri dibimbing oleh Roh sehingga mampu menunjukan buah-buah Roh (Galatia 5 :22-23)
  • Perayaan hari ketuangan Roh Kudus kiranya memberi semangat dan kekuatan bagi Gereja untuk berkarya di tengah dunia. Sebagai Gereja yang diutus untuk "membebaskan" mereka yang hampir tenggelam "di samudera raya" kehidupan karena kemiskinan, ketidak-adilan, radikalisme dan kerusakan lingkungan. Upaya ini bisa dilakukan melalui kegiatan-kegiatan yang membang-kitkan keyakinan dan menguatkan pengharapan iman pada Kuasa yang menghidupkan itu, kepedulian sosial atau tindakan diakonal Gereja dan pemberdayaan eko-nomi warga, seruan dan teladan untuk menciptakan keadilan, serta upaya menjalin kehidupan yang rukun dan damai di tengah kepelbagaian hidup masyarakat Indonesia yang jauh dari tindakan radikalisme. 

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:       

  1. Apa yang saudara pahami tentang Roh Kudus sebagai kuasa yang menghidupkan menurut Roma 8 : 1 - 17 ?
  2. Apa yang harus dilakukan oleh Gereja untuk menghadir-kan kuasa yang menghidupkan itu di tengah kehidupan keluarga, jemaat, dan masyarakat yang bergumul dengan berbagai persoalan seperti kemiskinan, ketidakadilan, radi-kalisme dan kerusakan lingkungan ? 

NAS PEMBIMBING: 2 Korintus 13:4 

POKOK-POKOK DOA:

  • Warga Gereja yang ditimpa dengan berbagai pergumulan dan penderitaan hidup untuk boleh menikmati kuasa Roh Kudus yang menghidupkan.
  • Warga Gereja untuk mampu menunjukkan kehidupan yang dipimpin oleh Roh Kudus, sehingga mampu menjadi berkat bagi sesama manusia.
  • Para pemimpin Gereja dan Masyarakat untuk melakukan berbagai karya yang membebaskan dan menghidupkan bagi warganya dari berbagai realitas "yang mematikan" atau "yang tidak menghidupkan".

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI RAYA PENTAKOSTA 1 

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Persiapan: KJ No 7 Ya Tuhan Kami Puji Nama-Mu Besar

Ses. Nas Pembimbing : KJ. No. 237 Roh Kudus Tetap Teguh

Ses. Pengakuan Dosa: NNBT No.24 Kuasamu Tuhan S'lalu Kurasakan

Ses. Berita Anugerah  : NNBT No 9 Ku Akan Selalu Bersyukur

Ajakan Untuk Hidup Menurut Roh: NNBT No 24 Kuasa-Mu Tuhan Selalu Kurasakan

Pengakuan Iman: KJ No. 280 Aku Percaya

Persembahan  : KJ No. 235 Ku Dengar Berkat-Mu Turun

Nyanyian Penutup:     NNBT No 27 Ya Tuhan, Engkaulah

ATRIBUT:

Warna dasar merah dengan simbol Salib dan Lidah api.


Label:   Roma 8:1-17 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab
1 Korintus 15:1-11(1)
1 Korintus 1:1-9(1)
1 Korintus 1:4(1)
1 Korintus 1:8(2)
1 Petrus 2:1-10(1)
1 Samuel 2:8-9; Yakobus 2:5-11(1)
1 Tawarikh 29:1-9(1)
2 Korintus 8:1-9(1)
2 Samuel 7:18-29(1)
Amsal 3:1-10(1)
Amsal 9:1-18(1)
Ayub 36:1-15(1)
azmur 92:14(1)
Filipi 4:2-9(1)
Kejadian 11:1-9(1)
Kejadian 8:1-22(1)
Kisah Para Rasul 3:1-10(1)
Kisah Para Rasul 4:32-37(1)
Kolose 1:3-14(1)
Kolose 3:18-25(1)
Kolose 3:5-17(1)
Lukas 1:39(1)
Lukas 1:39-45(1)
Lukas 1:40(1)
Lukas 1:41-42a(1)
Lukas 1:42b(1)
Lukas 1:43(1)
Lukas 1:44(1)
Lukas 24:13-35(1)
Lukas 2:21-40(1)
Markus 12:41-44(1)
Markus 15:1-20a(1)
Matius 1:20(1)
Matius 1:24(1)
Matius 1:25(1)
Matius 28:16-20(1)
Matius 3:1-12(1)
Matius 3:1-2(1)
Matius 3:10(1)
Matius 3:11-12(1)
Matius 3:3(1)
Matius 3:4-6(1)
Matius 3:7-8(1)
Matius 3:9-10(1)
Mazmur 106:1-12(2)
Mazmur 25:1-22(1)
Mazmur 25:14(1)
Mazmur 25:15-18(1)
Mazmur 25:19-22(1)
Mazmur 25:4-6(1)
Mazmur 25:7-9(1)
Mazmur 34:1-23(1)
Mazmur 40:17-18; Lukas 4:16-19(1)
Mazmur 92:6-16(1)
Nahum 1:11(1)
Nahum 1:12(1)
Nahum 1:13(1)
Nahum 1:15b(1)
Nahum 1:9-10(1)
Nahum 1:9-15(1)
Obaja 1:1-16(1)
Obaja 1:11-12(1)
Obaja 1:15-16(1)
Obaja 1:3-4(1)
Obaja 1:5-7(1)
Obaja 1:8-10(1)
Pengkhotbah 11:1-8(1)
Roma 8:1-17(1)
Ulangan 16:1-17(1)
Ulangan 8:1-20(1)
Wahyu 2:8-11(1)
Yeremia 10:6-16(1)
Yeremia 12:1 -17(1)
Yeremia 12:10-11(1)
Yeremia 12:12-13(1)
Yeremia 12:14(1)
Yeremia 30:1-11(1)
Yesaya 11:1-10(1)
Yesaya 11:10(1)
Yesaya 11:2-4(1)
Yesaya 11:5(1)
Yesaya 11:6-7(1)
Yesaya 11:8(1)
Yesaya 11:9(1)
Yesaya 35:1-10(1)
Yesaya 49:1-7(1)
Yoel 3:12-13(1)
Yoel 3:18 (1)
Yoel 3:19(1)
Yoel 3:9-21(1)
Yohanes 17:1–26(1)
Yohanes 21:1-14(1)
Yohanes 6:48-59(1)
Zakharia 9:9-10; Lukas 2:8-11(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat



MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Pembacaan Alkitab..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,