|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music TEMA BULANAN: "Solidaritas Alkitabiah dalam Reformasi Gereja" Nehemia 8:1-4
Di era Modern ini sebagai hasil dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) berbagai kemajuan di belahan bumi Barat maupun Timur menjadi transparan dalam pengetahuan kita. Kondisi keterbukaan itu tidak saja disebabkan oleh kemajuan transportasi yang semakin lancar tetapi juga karena informasi dan komunikasi yang semakin terbuka dan tidak tersembunyi, antara lain melalui media elektronik maupun media cetak. Diakui bahwa apa yang dibaca di media cetak maupun didengar dan dilihat di media elektronik tidak hanya memberi dampak positif, tetapi juga berdampak negatif, sebab komu-nikasi dan informasi yang diserap dalam pengetahuan manusia dapat saja mempengaruhi sendi-sendi kehidupan masyarakat luas, termasuk kehidupan beriman, yang dapat mengubah dan mereformasi hati dan pikiran manusia untuk kemudian tampil dalam tindakan yang diberlakukan dalam aktivitas sehari-hari. Dalam konteks kehidupan modern sekarang, menjadi penting artinya untuk menyeleksi apa yang dibaca, didengar, untuk melakukan hal-hal positif yang bermuara pada kehidupan yang benar dan diberkati. Lebih khusus dalam hidup beriman, firman Tuhan adalah sumber dari kebenaran untuk diberlakukan. Oleh sebab itu, firman tidak boleh kalau hanya dibaca dan didengar tapi harus diberlakukan. Pemahaman itu penting artinya untuk dihayati di minggu pertama bulan Oktober ini, ketika Gereja sebagai satu persekutuan orang percaya kepada Kristus di dunia ini, memasuki bulan syukur tersedianya Alkitab dan Reformasi Gereja. PEMBAHASAN TEMATIS Nehemia 8:1-4, menceritakan tentang tindakan umat Israel setelah mereka kembali dari pembuangan di Babel. Ada tida gelombang/tahapan orang Israel ketika kembali ke Yerusalem: 1).Tahun 538 SM di bawah pimpinan Zerubabel (Ezra 2:2; 3:8) 50.000 orang kembali dan membangun bait suci yang selesai pada tahun 516 SM. 2). Tahun 457 SM di bawah pimpinan Ezra (Ezra 7:1-10;44). 3). Tahun 444 SM di bawah pimpinan Nehemia (Nehemia 2:17) untuk membangun kembali tembok Yerusalem. Mereka berkumpul laki-laki dan perempuan di depan pintu gerbang Air, setelah seluruh tembok kota dibangun kembali dari reruntuhannya, hanya dalam waktu 52 hari. Mereka meminta kepada Ezra yang dikenal sebagai Ahli kitab untuk membawa dan membaca kitab Taurat Musa yang berisi hukum yang diberikan Tuhan kepada bangsa Israel. Ketika Ezra membaca beberapa bagian dari kitab itu dari pagi sampai tengah hari, maka seluruh umat tekun mendengar dan mengerti isi dari apa yang dibaca oleh Ezra: a) laki-laki dan perempuan menunjukkan sebuah janji firman dan tanggung jawab untuk melakukannya tanpa batasan. Jika pada masa sebelum pembuangan janji dan tanggung jawab diberikan seolah-olah hanya kepada laki-laki, maka setelah pembuangan, baik janji maupun tanggung jawab untuk memelihara dan melakuan firman diperuntukkan untuk perempuan, b) yang dapat mendengar dan mengerti menunjuk pada mereka yang telah dewasa bukan kanak-kanak, sehingga firman yang didengar dan dimengerti dapat dilakukan. Sesungguhnya peristiwa ini diawali dengan kesediaan hati dari umat Israel, agar kitab Taurat dibacakan oleh Ezra dan mereka tekun mendengar dan mengerti, meng-gambarkan satu kebangunan rohani terbesar dari Perjanjian Lama (PL) dan melukiskan beberapa prinsip mendasar bagi reformasi dan kebangunan rohani. Pemimpin umat maupun umat Israel sendiri sangat menyadari bahwa reformasi dan kebangunan rohani hanya datang dari Allah, yang disam-paikan melalui Firman Allah. Betapa tidak, sebab ketika seluruh umat dengan penuh perhatian tekun mendengar dan mengerti isi pembacaan kitab Taurat itu, maka muncullah komitmen yang diwujudkan dalam tindakan untuk sungguh-sungguh hanya mengandalkan Firman Allah saja, dalam kehidupan beriman mereka. Motivasi seperti itu juga yang ditekankan oleh Yakobus dalam pembacaan Alkitab menurut Yakobus 1:19-25. Tujuannya ialah untuk membaharui atau mereformasi dengan membangun semangat orang Kristen berlatar belakang Yahudi yang berdiaspora yaitu "keduabelas suku di perantauan" (ayat 1). Persoalannya karena mereka diperhadapkan dengan penderitaan dan berbagai cobaan yang menguji iman mereka kepada Yesus Kristus. Dan mereka yang mampu menghadapi pencobaan dan tahan uji akan mendapat mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah (ayat 12). Sebab Allah yang diam dengan kuasa dan kemuliaan-Nya, berkenan menganugerahkan pemberian yang baik bahkan telah menjadikan mereka bagian dari Firman kebenaran (ayat 17-18). Oleh sebab itu Yakobus menasehati mereka agar membuang segala bentuk kekotoran dan kejahatan, dengan hidup menurut firman yang tertanam di dalam hati. Sebab Firman Allah, tidak efektif apabila manusia belum terpisah dari kekotoran dan kejahatan moral. Yakobus menegaskan bahwa Firman yang adalah kehendak Allah yang dibaca maupun didengar, haruslah diberlakukan dalam kehidupan beriman. Sebab jika tidak maka ia lupa wajahnya sendiri meski baru saja berkaca di cermin (ay.22-24). Karena firman Tuhan adalah kehendak Allah, hukum yang benar dan memerdekakan yang berkuasa untuk mengubah kehidupan hanya bila firman yang dibaca dan didengar itu dilakukan. (ay.25) Makna dan Implikasi Firman Di era transportasi, informasi dan komunikasi yang maju, batas antar negara tidak lagi menjadi hambatan, membuat orang begitu cepat berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain dan dengan mudah mengakses informasi yang ada di media cetak juga elektronik. Seiring kemajuan itu, berbagai dampak positif maupun negatif turut mengalir deras memasuki sendi-sendi kehidupan manusia, termasuk kehi-dupan beriman kita. Tentu semua berita dan fenomena kehidupan, tidak dapat kita bendung selain menguji tanda-tanda dan roh zaman ini. Agar kita dapat memilih apa yang baik sesuai dengan iman kita dan bukan apa yang jahat. Hal ini hanya mungkin manakalah kita rajin belajar Firman membaca, mendengar, giat bekerja dan melakukan kehendak-Nya. Sebagai Gereja kita memasuki bulan syukur tersedianya Alkitab dan Reformasi Gereja. Tentu saja bulan syukur itu, tidak saja dirayakan secara seremonial, tetapi yang lebih penting dan utama ialah menghayati dan mensyukuri ter-sedianya Alkitab (Sola Scriptura) bagi kita untuk menjadi sumber Anugerah (Sola Gratia) dan ukuran Iman (Sola Fide) yang benar. Pembaharuan/Reformasi Gereja yang terus-menerus mendorong kita untuk mampu membaca dan mendengar tanda-tanda atau roh zaman ini, agar orang-orang beriman termotivasi dari kebenaran firman yang dibaca, didengar dan dilakukan. Firman-Nya yang dibaca, didengar dan dilakukan lewat peran gereja yang dinyatakan secara: positif, kreatif, kritis dan realistis. Yang dimaksud dengan "positif", artinya terbuka terhadap yang baik. "Kreatif" artinya dalam kuat kuasa Roh Kudus menggantikan yang lama/yang tidak berguna dengan yang baru atau menambah kepada yang sudah ada. "Kritis" artinya melihat segala sesuatu dalam terang Kristus. "Realistis" artinya siuman/ sadar akan waktu dan batas-batas kemampuan dan tidak terbawa pada impian yang kosong. Oleh sebab itu kita sebagai persekutuan gereja, dalam konteks zaman post modern ini, diperhadapkan dengan tantangan maupun peluang yang dapat diraih, rasanya perlu untuk terus-menerus Menjabarkan Trilogi Pembangunan Jemaat (MTPJ), yaitu Tekun Berdoa, Belajar Firman dan Giat Bekerja guna mencapai visi GMIM yang Kudus, Am dan Rasuli. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI
NAS PEMBIMBING : 2 Timotius 3:16-17 POKOK-POKOK DOA
TATA IBADAH YANG DIUSULKAN : HARI MINGGU BENTUK I NYANYIAN YANG DIUSULKAN Panggilan beribadah: KJ.No.4:1,6 Hai Mari Sembah Sesudah Nas Pembimbing: NKB No.116:1,2 Siapa Yang Berpegang Pengakuan Dosa : KJ.No.25:1,5 Ya Allahku, Di Cahya-Mu Sesudah Berita Anugerah Allah: NNBT No. 7 Mari Puji Tuhan Yesus Sesudah Hukum Tuhan: KJ No. 38 T'lah Kutemukan Dasar Kuat Sesudah Khotbah: NNBT No. 37 Tuhan Yesus Adalah Penabur Persembahan: NKB. No.119 Nyanyikan Lagi Bagiku Penutup: NNBT No.26:1-2 Tuhan Yesusku, Mutiara Hatiku ATRIBUT Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.
Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab 2015 1 Samuel 26:23-24; Matius 13:36-43(1) Amsal 23:12-16; Wahyu 14:6-7(1) Amsal 3:11-12; Titus 2:11-15(1) Daniel 12:1-4; Lukas 24:25-27(1) Kejadian 18:16-33(1) Mazmur 119:163-168; Yakobus 3:13-18(1) Mazmur 27:1-4 ;Yohanes 8:12-14(1) Mikha 7:7-8; 1Korintus 4:1-5(1) Ulangan 6:1-9; Efesus 2:19-22(1) Yeremia 17:1-15(1) Yesaya 60:1-3; Yohanes 1:1-5(1) Yesaya 9:1-2; 1 Petrus 3:10-12(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,