gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 327 kali
Download MP3 Music
Khotbah MTPJ GMIM 2025
Minggu, 23 November 2025

Khotbah GMIM Minggu, 23 November 2025 - Istri Yang Takut Akan Tuhan - Amsal 31:10-31
1. Istri yang Takut Akan Tuhan: Sumber Nilai yang Sejati (ayat 10), 2. Istri yang Membawa Damai dan Kepercayaan (ayat 11-12), 3. Istri yang Rajin dan Berinisiatif (ayat 13-19), 4. Istri yang Jadi Berkat Bagi Banyak Orang (ayat 20), 5. Istri yang Bijak dan Perkataannya Membangun (ayat 26), 6. Karena Karakternya, Suami dan Anak-anak Memuji Dia (ayat 28-29), 7. Kesimpulan Utama: Kecantikan Hanya Sementara, Tapi Takut Akan Tuhan Abadi (ayat 30)

Amsal 31:10-31
Puji-pujian untuk isteri yang cakap
31:10 Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata. 31:11 Hati suaminya percaya kepadanya, suaminya tidak akan kekurangan keuntungan. 31:12 Ia berbuat baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya. 31:13 Ia mencari bulu domba dan rami, dan senang bekerja dengan tangannya. 31:14 Ia serupa kapal-kapal saudagar, dari jauh ia mendatangkan makanannya. 31:15 Ia bangun kalau masih malam, lalu menyediakan makanan untuk seisi rumahnya, dan membagi-bagikan tugas kepada pelayan-pelayannya perempuan. 31:16 Ia membeli sebuah ladang yang diingininya, dan dari hasil tangannya kebun anggur ditanaminya. 31:17 Ia mengikat pinggangnya dengan kekuatan, ia menguatkan lengannya. 31:18 Ia tahu bahwa pendapatannya menguntungkan, pada malam hari pelitanya tidak padam. 31:19 Tangannya ditaruhnya pada jentera, jari-jarinya memegang pemintal. 31:20 Ia memberikan tangannya kepada yang tertindas, mengulurkan tangannya kepada yang miskin. 31:21 Ia tidak takut kepada salju untuk seisi rumahnya, karena seluruh isi rumahnya berpakaian rangkap. 31:22 Ia membuat bagi dirinya permadani, lenan halus dan kain ungu pakaiannya. 31:23 Suaminya dikenal di pintu gerbang, kalau ia duduk bersama-sama para tua-tua negeri. 31:24 Ia membuat pakaian dari lenan, dan menjualnya, ia menyerahkan ikat pinggang kepada pedagang. 31:25 Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, ia tertawa tentang hari depan. 31:26 Ia membuka mulutnya dengan hikmat, pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya. 31:27 Ia mengawasi segala perbuatan rumah tangganya, makanan kemalasan tidak dimakannya. 31:28 Anak-anaknya bangun, dan menyebutnya berbahagia, pula suaminya memuji dia: 31:29 Banyak wanita telah berbuat baik, tetapi kau melebihi mereka semua. 31:30 Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji. 31:31 Berilah kepadanya bagian dari hasil tangannya, biarlah perbuatannya memuji dia di pintu-pintu gerbang! 

Penjelasan:

Selamat pagi, jemaat Tuhan yang diberkati!
Torang samua bersuka cita? Amen!

Hari ini torang akan belajar tentang satu topik yang sangat dalam tapi juga sangat dekat dengan kehidupan keluarga: “Istri yang Takut Akan Tuhan”, dari Amsal 31:10-31.

Bagian ini sering disebut sebagai pujian untuk istri yang berharga. Bukan cuma berharga, tapi setara lebih mahal dari permata. Jadi Bapak-bapak, kalau pulang ke rumah coba bilang ke istri:
“Ma, Amsal bilang ngana itu lebih berharga dari berlian.”

Biasanya istri langsung tersenyum… tapi hati-hati, habis itu dia bilang,
“Kalau begitu Pa, kalo ulang tahun nanti jangan cuma kasih ucapan….”
Nah, mulai tegang torang. Wkwk!

1. Istri yang Takut Akan Tuhan: Sumber Nilai yang Sejati (ayat 10)

Amsal mulai dengan berkata:
“Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga daripada permata.”

Artinya apa?
Nilai seorang istri bukan ditentukan oleh merek tasnya, bukan dari harga lipstiknya, bukan juga dari seberapa viral dia di TikTok. Tetapi dari karakternya yang takut akan Tuhan.

Takut akan Tuhan bukan berarti istri hidup ketakutan terus. Bukan juga kalau suami pulang terlambat, istri langsung bilang,
“Pa, tadi Tuhan kasih tanda pa musti pulang cepat!”
Bukan itu.

Takut akan Tuhan = hidup menghormati Tuhan, dekat dengan Tuhan, dan mengutamakan firman-Nya.

Dan ini membuat seorang istri menjadi sumber berkat dalam rumah.

2. Istri yang Membawa Damai dan Kepercayaan (ayat 11-12)


Amsal bilang:
“Hati suaminya percaya kepadanya…”

Suami percaya, artinya istri bukan tipe yang sembarang. Bukan tipe yang kalau suami lagi kerja, dia sibuk belanja online:
“Pa, itu cuma 20 ribu kok… tapi 20 ribu kali 40 barang.”
Langsung jantung suami berdetak lebih cepat dari drum Kawanua.

Tapi istri yang takut Tuhan membawa ketenangan.
Ketika dia bicara, rumah jadi damai.
Ketika dia mengambil keputusan, rumah jadi teratur.

Istri yang takut Tuhan bukan bikin rumah ribut, tapi membuat rumah rukun.

3. Istri yang Rajin dan Berinisiatif (ayat 13-19)


Bagian ini menggambarkan istri yang rajin, kreatif, dan punya inisiatif:
  • Dia mencari bulu domba
  • Mengolah makanan
  • Bangun lebih pagi
  • Mengatur rumah
  • Bekerja dengan tangan yang cekatan

Kalau ini di zaman now, mungkin diganti jadi:
  • Bangun paling pagi untuk siapkan sarapan
  • Anak-anak sudah mandi sebelum Papa bangun
  • Urus kerjaan kantor
  • Masih sempat berjualan online
  • Siapkan makanan sehat
  • Dan tetap senyum meskipun capek
  • Pokoknya hebat!

Suami?
Kadang bangun masih ngantuk… lihat istri sudah selesaikan “misi duniawi” hari itu.
Jadi suami bilang:
“Ma, ngana itu real superwoman.”

4. Istri yang Jadi Berkat Bagi Banyak Orang (ayat 20)

“Ia memberikan tangannya kepada yang tertindas, mengulurkan tangannya kepada yang miskin.”

Istri yang takut Tuhan bukan cuma sibuk dengan keluarganya, tapi juga peduli sesama.

Di Manado, banyak ibu-ibu begini.
Suka kasih makanan ke tetangga yang sakit, suka bantu orang lain, suka bikin roti pisang lalu bagi-bagi.

Itulah gambar istri yang takut Tuhan: hatinya besar, penuh kasih.

5. Istri yang Bijak dan Perkataannya Membangun (ayat 26)


“Ia membuka mulutnya dengan hikmat…”

Istri yang takut Tuhan itu bijaksana.
Kalau bicara, tidak melukai, tapi membangun.

Ada istri kalau suami salah sedikit: langsung “khutbah 3 pasal”.
Tapi istri takut Tuhan bukan begitu.

Dia bicara lembut, tapi tegas.
Dia menegur, tapi dengan kasih.

Contoh istri bijak:
Kalau suami lupa matikan kompor dia tidak marah-marah.
Dia cuma bilang,
“Pa sayang, kompor tadi lupa dimatikan. Untung Ma masih hidup untuk mengingatkan Pa.”

Tersenyum tapi menampar hati. Wkwk!

6. Karena Karakternya, Suami dan Anak-anak Memuji Dia (ayat 28-29)

“Anak-anaknya bangun dan menyebutnya berbahagia; suaminya pun memuji dia.”

Di ayat ini jelas: istri takut Tuhan membuat seluruh keluarga menghargainya.

Anak-anak bilang,
“Makaseh, Mama. Ngana terbaik!”

Suami bilang,
“Ma, nyanda ada sama dengan ngana.”

Ini bukan pujian palsu, tapi pujian tulus karena hidup istri sungguh menjadi berkat.

7. Kesimpulan Utama: Kecantikan Hanya Sementara, Tapi Takut Akan Tuhan Abadi (ayat 30)

“Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia, tetapi isteri yang takut akan Tuhan dipuji-puji.”

Cantik itu penting, tapi bukan yang utama.
Cantik bisa berubah apalagi kalau sering makan rica-rica babi tiap malam.
Wkwk!

Tetapi hidup takut Tuhan?
Itu tidak hilang dimakan usia.
Itu justru tambah bersinar seiring waktu.


Untuk istri/wanita:
  • Jadilah wanita yang mengutamakan Tuhan.
  • Jadilah sumber damai dan sukacita di rumah.
  • Jadilah pribadi yang bijaksana dan penuh kasih.

Untuk suami:
  • Hargai istrimu, puji dia, doakan dia.
  • Jangan cuma minta istri takut Tuhan, tapi suami juga musti takut Tuhan!
  • Kalau suami takut Tuhan, baru cocok, rumah damai, keluarga diberkati.

Untuk anak-anak:
  • Hormati mama.
  • Jangan buat dia stres, jangan bikin dia marah tiap hari.
  • Mama adalah bentuk nyata kasih Tuhan dalam rumah.

Penutup

Jemaat yang dikasihi Tuhan, Amsal 31 bukan hanya memuji istri yang takut Tuhan, tetapi juga mengingatkan keluarga untuk menghormati sosok wanita yang Tuhan pakai sebagai tiang rumah.

Mari kita bangun keluarga yang takut Tuhan.
Karena rumah yang takut Tuhan adalah rumah yang penuh berkat.

Tuhan memberkati torang samua! 🙏✨

***







Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2025





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
Khotbah GMIM Minggu, 30 November 2025 - Menanti Kedatangan Raja yang Bijaksana dan Benar - Yeremia 23:1-8

Sebelum:
Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 19 November 2025 - Allah Dalam Kita, Tidak Goncang - Mazmur 46:5-6




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2025..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,