gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 846 kali
Download MP3 Music
Khotbah MTPJ GMIM 2025
Minggu, 6 April 2025

Khotbah GMIM Minggu, 6 April 2025 - PENYESALAN KARENA TELAH MENYERAHKAN DARAH ORANG YANG TAK BERSALAH - MATIUS 27:1-10
Penyesalan Yudas yang Terlambat, Penyesalan yang Seharusnya Membawa Pertobatan, Menjadi Terang dan Berkat di Tengah Masyarakat

Matius 27:1-10
Yesus diserahkan kepada Pilatus Kematian Yudas
27:1 Ketika hari mulai siang, semua imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi berkumpul dan mengambil keputusan untuk membunuh Yesus. 27:2 Mereka membelenggu Dia, lalu membawa-Nya dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus, wali negeri itu. 27:3 Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua, 27:4 dan berkata: "Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah." Tetapi jawab mereka: "Apa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri!" 27:5 Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri. 27:6 Imam-imam kepala mengambil uang perak itu dan berkata: "Tidak diperbolehkan memasukkan uang ini ke dalam peti persembahan, sebab ini uang darah." 27:7 Sesudah berunding mereka membeli dengan uang itu tanah yang disebut Tanah Tukang Periuk untuk dijadikan tempat pekuburan orang asing. 27:8 Itulah sebabnya tanah itu sampai pada hari ini disebut Tanah Darah. 27:9 Dengan demikian genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yeremia: "Mereka menerima tiga puluh uang perak, yaitu harga yang ditetapkan untuk seorang menurut penilaian yang berlaku di antara orang Israel, 27:10 dan mereka memberikan uang itu untuk tanah tukang periuk, seperti yang dipesankan Tuhan kepadaku."

Baca Juga:

Penjelasan:
Saudara-saudara yang dikasihi Tuhan, hari ini kita akan merenungkan sebuah kisah yang tragis tetapi penuh makna dari Matius 27:1-10. Ini adalah kisah tentang Yudas Iskariot, seorang murid yang menyesali perbuatannya setelah menyerahkan Yesus kepada para imam kepala dan tua-tua. Penyesalan yang datang terlambat membuatnya mengambil jalan yang salah.

Melalui perikop ini, kita akan belajar bagaimana mengatasi penyesalan dan bagaimana seharusnya kita bertindak ketika menyadari kesalahan kita.

1. Penyesalan Yudas yang Terlambat
Setelah menyerahkan Yesus, Yudas melihat bahwa Yesus dihukum mati. Hatinya penuh dengan rasa bersalah dan ia berusaha mengembalikan tiga puluh keping perak kepada imam-imam kepala dan tua-tua. Ia berkata,
“Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah” (Matius 27:4).

Namun, para imam kepala tidak peduli dan menolak menerima kembali uang itu. Akhirnya, Yudas melemparkan uang itu ke dalam Bait Suci dan pergi untuk menggantung diri. Penyesalan Yudas bukanlah pertobatan sejati karena ia tidak datang kepada Tuhan untuk meminta pengampunan, melainkan memilih jalan buntu dalam keputusasaan.

2. Penyesalan yang Seharusnya Membawa Pertobatan
Kisah Yudas mengajarkan kita bahwa penyesalan saja tidak cukup. Perbedaan antara Yudas dan Petrus sangat jelas. Petrus juga berdosa dengan menyangkal Yesus tiga kali, tetapi ia bertobat dan kembali kepada Tuhan.

Rasul Paulus dalam 2 Korintus 7:10 berkata, “Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita dari dunia ini menghasilkan kematian.” Penyesalan sejati harus membawa kita kepada pertobatan, bukan keputusasaan.

3. Menjadi Terang dan Berkat di Tengah Masyarakat
Saudara sekalian, dalam kehidupan kita, kita mungkin pernah membuat kesalahan yang besar. Namun, Tuhan selalu membuka pintu pertobatan bagi kita. Sebagai umat Tuhan, kita dipanggil bukan hanya untuk bertobat tetapi juga untuk menjadi terang dan berkat bagi sesama.

Seperti yang disampaikan oleh Wakil Bupati Minahasa, Ibu Vanda Sarundajang, dalam Ibadah Syukur HUT ke-26 Jemaat GMIM Nafiri Tempang, momentum seperti ini adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan kasih Tuhan dan memperkuat komitmen pelayanan.

Sebagaimana kita belajar dari kesalahan Yudas, kita juga harus melangkah dalam kasih dan kepedulian. Contoh lain adalah tindakan nyata yang dilakukan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) dalam membantu korban bencana di Manado. Mereka menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan, termasuk melalui gereja-gereja. Ini adalah bentuk nyata dari panggilan kita untuk menjadi terang dan berkat di dunia.

Kesimpulan
Saudara-saudara, kisah Yudas mengingatkan kita bahwa kesalahan besar bisa terjadi, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita meresponsnya. Jangan menunggu sampai penyesalan datang terlambat seperti Yudas, tetapi marilah kita segera bertobat dan kembali kepada Tuhan seperti Petrus.

Tuhan menginginkan kita untuk hidup dalam anugerah-Nya, menjadi alat kasih dan berkat bagi sesama. Jangan biarkan rasa bersalah menghancurkan kita, tetapi datanglah kepada Tuhan yang penuh kasih dan pengampunan. Amin!


***








Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2025





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
Khotbah GMIM Minggu, 13 April 2025 - TERSALIB DENGAN TULISAN: YESUS ORANG NASARET RAJA ORANG YAHUDI - Yohanes 19:16b-27

Sebelum:
Khotbah GMIM Minggu, 23 Maret 2025 - HAMBA TUHAN MENDERITA, TETAP MELAYANI ALLAH - YESAYA 52:13-53:12




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2025..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,