gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 555 kali
Download MP3 Music
Khotbah MTPJ GMIM 2025
Kamis, 2 Januari 2025

Khotbah GMIM Ibadah Permulaan Tahun II Kamis, 2 Januari 2025 - Melihat Keselamatan dari Tuhan - Lukas 2:29-32
Perhatikanlah, mereka yang telah menyambut Kristus juga akan bisa menyambut kematian.

Lukas 2:29-32
2:29 "Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sesuai dengan firman-Mu, 2:30 sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, 2:31 yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa, 2:32 yaitu terang yang menjadi penyataan bagi bangsa-bangsa lain dan menjadi kemuliaan bagi umat-Mu, Israel."

Penjelasan:

* Ungkapan khidmat yang diberikan kemudian oleh Simeon. Ia memuji Allah, katanya, "Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera" (ay. 29-32).

(1) Ia menerima gambaran masa depan yang menyenangkan tentang dirinya, yang merupakan suatu pencapaian besar yang jauh di atas rasa cinta terhadap kehidupan dan takut akan kematian. Bahkan ia mencapai tingkat rasa yang kudus untuk kurang menyukai kehidupan dan merindukan kematian, "Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu yang telah dijanjikan kepadaku sebelum aku mati."

Di sini kita melihat:
- Sebuah pengakuan bahwa Allah sama baiknya seperti Firman-Nya. Seperti yang diakui Salomo bahwa tidak ada satu pun janji-Nya yang baik yang tidak ditepati (1Raj. 8:56). Perhatikanlah, siapa yang percaya pada Firman Allah, pengharapannya tidak akan dipermalukan.

- Ucapan syukur untuk hal itu. Ia memuji Allah karena ia telah melihat keselamatan di dalam pelukannya, keselamatan yang ingin dilihat oleh banyak nabi dan raja, namun mereka tidak pernah dapat menyaksikannya.

- Sebuah pengakuan atas imannya, bahwa Anak yang ada di dalam pelukannya adalah Sang Juruselamat, Keselamatan itu sendiri, keselamatan yang daripada-Mu, keselamatan yang telah Engkau tetapkan, keselamatan yang telah Engkau sediakan dan rancang dengan luar biasa sempurna. Sekalipun harus menunggu lama untuk dinyatakan, keselamatan itu sedang dalam persiapan.

- Sebuah ucapan selamat tinggal terhadap dunia ini, "Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, mataku telah diberkati dengan apa yang kulihat sekarang ini, biarlah sekarang aku menutup mata dan tidak melihat apa pun dalam dunia ini." Mata tidak kenyang melihat (Pkh. 1:8), sampai mata itu melihat Kristus, dan saat itulah akhirnya ia menjadi kenyang. Betapa hinanya dunia ini di mata orang yang memiliki Kristus dalam pelukannya dan keselamatan dalam matanya! Sekarang, selamat tinggal semua sahabat dan rekan-rekanku, semua kesenangan dan pekerjaanku di sini, bahkan Bait Allah juga.

- Sebuah ucapan selamat datang pada kematian, "Sekarang, biarkanlah hamba-Mu ini pergi." Perhatikanlah, kematian adalah sebuah kepergian, jiwa pergi keluar meninggalkan tubuh, dari dunia wujud menuju dunia roh. Kita tidak boleh dengan sengaja mencari kematian sampai Tuhan memanggil kita, karena kita adalah hamba-hamba-Nya, dan kita tidak boleh meninggalkan tugas pelayanan yang telah ditetapkan bagi kita sampai kita telah menggenapkan waktu kita. Kepada Musa dijanjikan bahwa ia akan melihat tanah Kanaan, baru kemudian mati; tetapi ia berdoa agar ketetapan tersebut dapat diubah (Ul. 3:24-25). Kepada Simeon dijanjikan bahwa ia tidak akan melihat kematian sampai ia telah melihat Kristus. Ia bersedia menafsirkan janji tersebut melebihi apa yang telah dinyatakan. Secara tidak langsung ia mengartikan bahwa setelah melihat Kristus, ia akan mati. Tuhan jadilah kehendak-Mu, jadi, sekarang biarkanlah hamba-Mu ini pergi.

Perhatikan di sini:
Pertama,
betapa menyenangkannya kematian seorang yang baik. Sebagai seorang hamba Allah, ia pergi dari tempat yang penuh kesulitan dan kerja keras menuju tempat perhentian. Ia pergi dalam damai sejahtera, damai dengan Allah, damai dengan hati nuraninya sendiri. Juga damai dengan kematian, yang telah diterima dan dikenal dengan baik. Ia pergi sesuai dengan Firman Allah, seperti halnya Musa yang juga pergi sesuai dengan Firman Tuhan (Ul. 34:5). Kata-kata dalam perintah berkata, "Pergi dan matilah" sedangkan kata-kata dalam janji berkata, "Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku."

Kedua,
apa yang menjadi alasan dari penghiburan ini? Sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu. Hal ini menunjukkan sesuatu yang lebih daripada rasa puas karena telah melihat, seperti yang telah dialami Yakub (Kej. 46:30), Sekarang bolehlah aku mati, setelah aku melihat mukamu dan mengetahui bahwa engkau masih hidup. Hal ini menunjukkan pengharapan yang penuh kepercayaan akan adanya keadaan yang bahagia di seberang kematian. Keselamatan yang telah dilihatnya sekarang bukan saja menghilangkan kengerian kematian, tetapi juga memberi keuntungan (Fil. 1:21). Perhatikanlah, mereka yang telah menyambut Kristus juga akan bisa menyambut kematian.

***








Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2025





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
Khotbah GMIM Minggu, 5 Januari 2025 - Berbahagialah Orang Yang Tidak Berjalan Menurut Nasihat Orang Fasik - Mazmur 1:1-6



MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2025..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,