gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 511 kali
Download MP3 Music
Khotbah MTPJ GMIM 2023
Jumat, 27 Oktober 2023

RHK GMIM Jumat, 27 Oktober 2023 - Menggunakan Karunia Dengan Bijaksana - 1 Korintus 12:27-30
Obor GMIM Jumat 27 Oktober 2023 - Rangkaian Yang Saling Terpengaruh - 1 Korintus 12:26-27 - Hikmat ilahi telah merancang dan mengatur segala sesuatu dengan cara demikian, supaya anggota-anggota tubuh jangan terbagi-bagi, terbelah satu sama lain

1 Korintus 12:26-30
12:26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita. 12:27 Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. 12:28 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh. 12:29 Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, 12:30 atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh?

Penjelasan:
* Hikmat ilahi telah merancang dan mengatur segala sesuatu dengan cara demikian, supaya anggota-anggota tubuh jangan terbagi-bagi, terbelah satu sama lain dan bertindak sendiri sendiri, melainkan saling mengasihi, saling memperhatikan, merasakan kesedihan sesama anggota dan bersekutu di dalam kegembiraan dan sukacita sesama (ay. 25-26). Allah telah mengatur semua anggota tubuh jasmani dengan cara seperti yang telah disebutkan, supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh (ay. 25), jangan ada keretakan atau kesenjangan di antara para anggota, apalagi sikap saling melecehkan. Ini juga harus dihindari di dalam tubuh rohani Kristus. Tidak boleh ada perpecahan di dalam tubuh, tetapi setiap anggota harus bersatu karib dengan ikatan kasih yang paling kuat. Membusuknya perasaan kasih ini merupakan benih perpecahan. Ketika orang Kristen mulai bersikap dingin satu sama lain, mereka akan menjadi tidak peduli satu dengan yang lain. Sikap saling tidak menghargai inilah yang merupakan awal mula perpecahan. Anggota-anggota tubuh jasmani diciptakan supaya saling memedulikan, agar tidak terjadi perpecahan di dalamnya. Begitu pula seharusnya di dalam tubuh Kristus. Semua anggotanya harus hidup harmonis. Seperti halnya di dalam tubuh jasmani, rasa sakit yang dialami satu anggota mempengaruhi seluruh tubuh sedangkan rasa enak dan kesenangan yang satu mempengaruhi yang lain, maka begitu pula seharusnya orang Kristen juga merasa dihormati jika sesama anggota lain dihormati, dan turut menderita di dalam penderitaan mereka. Perhatikan, kepedulian orang Kristen merupakan bagian penting dalam tugas sebagai orang Kristen. Janganlah kita sampai meremehkan penderitaan saudara kita, justru kita harus menderita bersama mereka. Jangan sampai pula kita iri terhadap kehormatan yang mereka peroleh, justru kita harus bersukacita bersama mereka dan menganggap diri kita juga dihormati bersama mereka.

* Mengenai Karunia Rohani (1 Korintus 12:27-31)
I. Di sini Rasul Paulus menyimpulkan penjelasannya, dan menerapkan kiasan itu pada jemaat Kristus.

Mengenai hal ini, perhatikanlah,
1. Hubungan antara orang Kristen dengan Kristus, dan antara mereka satu dengan yang lain. Gereja, atau seluruh orang Kristen sebagai satu kesatuan, di sepanjang abad, adalah tubuh-Nya. Setiap orang Kristen adalah anggota tubuh-Nya, dan setiap orang Kristen yang lain adalah sesama anggota baginya (ay. 27). Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. Masing-masing adalah anggota tubuh, bukan seluruh tubuh. Masing-masing memiliki hubungan dengan tubuh sebagai anggota dari tubuh itu, dan semuanya memiliki hubungan yang sama satu dengan yang lain, saling bergantung, dan harus saling memperhatikan dan saling memedulikan. Begitulah keadaan anggota tubuh jasmani, dan begitu pula seharusnya tubuh rohani. Perhatikan, sikap saling mengabaikan, apalagi menghina, benci, iri hati, dan pertengkaran, sangat tidak wajar terjadi di antara orang Kristen. Itu seolah-olah anggota tubuh yang sama saling tidak mempedulikan, atau bertengkar satu sama lain. Inilah maksud pembahasan Rasul Paulus di sini. Dengan ini dia ingin menekan roh kesombongan, kecongkakan, dan berpuas diri, yang sudah menyebar di tengah jemaat Korintus, gara-gara karunia rohani yang mereka miliki.

2. Berbagai-bagai jawatan yang ditetapkan oleh Kristus, dan karunia atau perkenanan yang diberikan oleh-Nya (ay. 28). Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, yaitu pelayan utama yang dipercayai dengan kuasa yang perlu untuk mendirikan jemaat, dan mewahyukan seluruh kehendak Allah. Kedua sebagai nabi, atau orang yang dimampukan melalui pewahyuan atau ilham, seperti para penginjil. Ketiga sebagai pengajar, yaitu mereka yang bekerja dalam hal firman dan pengajaran, baik disertai tanggung jawab penggembalaan maupun tidak. Selanjutnya, mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat. Karunia untuk menyembuhkan, atau mereka yang memiliki kuasa untuk menyembuhkan penyakit. Untuk melayani, atau mereka yang memiliki belas kasihan terhadap orang sakit atau lemah, dan melayani mereka. Untuk memimpin, atau mereka yang ditentukan untuk memberikan sumbangan sukarela kepada jemaat, dan mengelolanya bagi orang miskin. Dan untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau orang yang dikaruniai kemampuan untuk berbicara dalam berbagai bahasa.

Mengenai semua ini, perhatikanlah,
(1) Banyaknya macam karunia dan jawatan ini. Begitu melimpahnya! Allah yang baik memberi dengan berlimpah kepada jemaat mula-mula. Dia tidak kikir dalam hal kebaikan dan perkenanan-Nya. Tidak, Dia justru menyediakan semua itu secara berlimpah. Mereka tidak berkekurangan, tetapi memiliki persediaan untuk segala sesuatu yang dibutuhkan. Bahkan lebih dari itu, juga apa yang nyaman bagi mereka.

(2) Perhatikan urutan dari semua jawatan dan karunia ini. Mereka ditempatkan di sini dengan tingkatan yang sesuai. Jawatan atau karunia yang paling bernilai memperoleh tempat pertama. Rasul, nabi, dan pengajar, semua dimaksudkan untuk mengajar jemaat, memberi tahu mereka dengan baik tentang perkara-perkara Allah, dan membangun kerohanian mereka. Tanpa mereka, pengetahuan tentang Injil dan kekudusan tidak bisa dikumandangkan dan dimajukan. Namun karunia yang lain, sekalipun dapat memenuhi tujuan kekeristenan, tidak memiliki kegunaan demikian secara langsung bagi ibadah. Perhatikan, Allah menghargai apa saja sesuai dengan nilai sesungguhnya, dan seharusnya kita juga demikian. Kegunaan merupakan kriteria terbaik dalam menentukan nilai sesungguhnya dari sesuatu. Hal-hal yang paling bernilai adalah yang paling memenuhi tujuan termulia.

Begitulah kuasa-kuasa rasuli, jika dibandingkan dengan kuasa orang-orang yang hanya memiliki karunia kesembuhan dan melakukan mujizat. Yang memiliki kedudukan terakhir dan terendah dalam daftar ini adalah karunia untuk berkata-kata dalam bahasa roh. Karunia ini merupakan yang paling kurang berguna dan kurang penting dari semua karunia. Menyembuhkan penyakit, menolong orang miskin, membantu orang sakit, semua ada kegunaannya. Namun betapa sia-sianya jika kita dapat berbicara dalam berbagai bahasa, hanya untuk menyenangkan atau menyombongkan diri! Memang ini bisa mendatangkan kekaguman, tetapi tidak dapat membangun pendengarnya atau mendatangkan kebaikan bagi mereka. Walau begitu, tampak dari pasal 14 bahwa orang Korintus sangat menyombongkan diri dalam karunia ini. Perhatikan, cara yang paling cocok untuk menundukkan kesombongan adalah dengan membuat orang tahu berapa nilai sesungguhnya dari sesuatu yang mereka bangga-banggakan! Sudah terlalu sering orang menilai diri tinggi dalam suatu hal yang paling tidak bernilai. Karena itu, sangat berguna jika kita menyadarkan mereka dengan membiarkan mereka tahu betapa kelirunya mereka.

(3) Berbagai cara karunia-karunia ini dibagikan. Tidak semuanya diberikan kepada satu orang, dan tidak semua orang diberi karunia yang sama. Semua anggota dan pemegang jawatan tidak memiliki tingkatan yang sama di dalam jemaat, dan juga tidak menerima karunia yang sama (ay. 29-30). Adakah mereka semua rasul, atau nabi? Ini sama saja menjadikan jemaat seperti makhluk yang mengerikan, semua sama seperti bila tubuh terdiri dari mata saja atau telinga saja. Sebagian orang ditempatkan dalam satu jawatan dan pekerjaan, sedangkan orang lain dalam jawatan dan pekerjaan lain. Dan Roh membagikan kepada setiap orang sesuai dengan kehendak-Nya. Kita harus menerima tingkatan dan bagian kita sendiri dengan lapang dada, sekalipun itu lebih rendah dan lebih sedikit daripada orang lain. Kita tidak boleh sombong dan merendahkan yang lain, jika kita memiliki tingkatan yang lebih tinggi dan karunia yang lebih besar. Setiap anggota tubuh harus menjaga tingkatannya, dan melakukan tugasnya sendiri. Semua harus saling melayani, dan melakukan kebaikan bagi tubuh secara keseluruhan, tanpa bersikap iri, merendahkan, mengabaikan, atau menyalahgunakan anggota yang mana pun. Sungguh jemaat Kristen akan menjadi suatu kesatuan yang berbahagia, apabila semua anggota melakukan tugasnya!





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
RHK GMIM Sabtu, 28 Oktober 2023 - Jadikan Kasih Yang Lebih Utama - 1 Korintus 12:31

Sebelum:
RHK GMIM Kamis, 26 Oktober 2023 - Jangan Terjadi Perpecahan - 1 Korintus 12;25-26




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2023..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,