|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2023 Selasa, 17 Oktober 2023 RHK GMIM Selasa, 17 Oktober 2023 - Kesetiaan Adalah Perwujudan Kasih - Rut 1:7-10 Kasih sayang para menantu kepada Naomi, terutama salah satu dari mereka, dan balasan kemurahan hatinya yang melimpah kepada mereka yang begitu mengasihi dia. Obor GMIM Selasa 17 Oktober 2023, Rut 1 : 7-10 Naomi, Mertua Pengasih dan Beroleh Kasih Rut 1:7-10 1:7 Maka berangkatlah ia dari tempat tinggalnya itu, bersama-sama dengan kedua menantunya. Ketika mereka sedang di jalan untuk pulang ke tanah Yehuda, 1:8 berkatalah Naomi kepada kedua menantunya itu: "Pergilah, pulanglah masing-masing ke rumah ibunya; TUHAN kiranya menunjukkan kasih-Nya kepadamu, seperti yang kamu tunjukkan kepada orang-orang yang telah mati itu dan kepadaku; 1:9 kiranya atas karunia TUHAN kamu mendapat tempat perlindungan, masing-masing di rumah suaminya." Lalu diciumnyalah mereka, tetapi mereka menangis dengan suara keras 1:10 dan berkata kepadanya: "Tidak, kami ikut dengan engkau pulang kepada bangsamu." Penjelasan: * Kasih sayang para menantu kepada Naomi, terutama salah satu dari mereka, dan balasan kemurahan hatinya yang melimpah kepada mereka yang begitu mengasihi dia. 1. Rut dan Orpa begitu baik mau menemani Naomi dalam perjalanannya kembali ke Yehuda, setidaknya sampai setengah jalan. Kedua menantunya itu tidak bermaksud membujuk dia untuk tetap tinggal di Moab. Malah, jika ia memang telah memutuskan untuk kembali ke tanah Yehuda, mereka akan melepasnya pergi dengan segala keramahtamahan dan rasa hormat yang dapat mereka berikan. Dan inilah salah satu tindakan mereka, keduanya menyertainya dalam perjalanan, setidaknya hingga batas terluar negeri mereka. Keduanya membawakan barang-barangnya sepanjang perjalanan yang mereka tempuh, sebab tidak tampak adanya hamba yang melayani dia (ay. 7). Melalui hal ini, kita melihat dua hal. Pertama, Naomi, sebagai orang Israel, telah berbuat begitu baik dan mengasihi kedua menantunya itu hingga ia mendapatkan kasih sayang mereka. Dalam hal ini, ia merupakan teladan bagi semua ibu mertua. Kedua, Orpa dan Rut sangat tersentuh dengan kebaikan hati Naomi, sehingga rela membalas budinya sampai sejauh itu. Hal tersebut menandakan bahwa Naomi dan menantunya itu selama ini tinggal bersama dengan rukun meski orang yang menjadikan mereka berkerabat telah mati. Walaupun Orpa dan Rut tetap mengasihi para allah Moab (ay. 15), sementara Naomi tetap setia kepada Allah Israel, hal tersebut tidak menghalangi kedua belah pihak untuk saling menunjukkan kasih, kebajikan, dan segala hal baik yang dibutuhkan dalam suatu hubungan. Sering kali ibu mertua dan menantu perempuan tinggal dalam percekcokan (Mat. 10:35), karena itu, makin terpujilah kasih sayang antara Naomi dan kedua menantunya itu. Kiranya semua orang yang ingin mempertahankan hubungan berusaha memperoleh pujian yang seperti ini. 2. Ketika mereka telah berjalan sedikit jauh, dengan penuh kasih sayang yang amat sangat, Naomi mendorong mereka untuk kembali (ay. 8-9). Pergilah, pulanglah masing-masing ke rumah ibunya. Sungguh merupakan kasih karunia bahwa orangtua mereka masih hidup, tatkala mereka berdua terputus secara menyedihkan dari pemeliharaan keluarga suami. Mereka masih punya rumah orangtua untuk pulang, di situ mereka akan diterima dan tinggal tenang, tidak tercampakkan ke dunia luar. Naomi menasihatkan bahwa ibu kandung mereka sendiri tentu lebih cocok bagi mereka daripada seorang ibu mertua. Apalagi, ibu kandung mereka memiliki rumah, sementara sang mertua sendiri tidak pasti punya tempat untuk membaringkan kepalanya sendiri. Ia pun menyuruh mereka pergi, (1) Dengan sanjungan. Ini merupakan hutang yang harus dibayar kepada orang yang telah bersikap baik dalam hubungan apa pun. Mereka pantas mendapat pujian: kamu telah menunjukkan kasih kepada orang-orang yang telah mati itu dan kepadaku. Artinya, “Kalian telah menjadi istri yang baik bagi suamimu yang sudah mati, dan anak yang baik bagiku. Kalian tidak melalaikan tanggung jawab dalam kedua hubungan itu.” Perhatikanlah, ketika kita berpisah dengan keluarga, baik karena kematian maupun hal lain, alangkah menenangkan hati bila ada kesaksian, baik dari pihak keluarga maupun dari hati nurani kita sendiri, bahwa semasa hidup bersama, kita telah berusaha keras memenuhi tanggung jawab satu sama lain. Hal ini akan membantu menghalau kesedihan tatkala berpisah. Selagi masih bersama, kita harus berusaha keras berperilaku sedemikian rupa supaya tidak mengakibatkan penyesalan ketika berpisah. (2) Dengan doa. Sudah sepatutnya perpisahan dengan saudara-saudara kita dilakukan dalam doa. Naomi menyuruh kedua menantunya pulang dengan mengucap berkat atas mereka. Berkat dari seorang ibu mertua tidak boleh dianggap remeh. Dalam berkat ini, dua kali Naomi menyebut nama Jehovah, Allah Israel, satu-satunya Allah sejati. Dengan demikian, Naomi dapat mengarahkan kedua putrinya itu untuk berpaling kepada Dia, satu-satunya sumber segala yang baik. Secara umum, Naomi berdoa supaya Allah membalaskan segala kebaikan yang telah mereka tunjukkan kepadanya dan anak-anaknya. Dengan iman, kita boleh berharap dan berdoa agar Allah berbuat baik kepada orang-orang yang juga telah berbuat baik kepada kerabat mereka. Siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum. Secara khusus, Naomi berdoa agar menantunya menikah lagi serta berbahagia. Kiranya atas karunia TUHAN kamu mendapat tempat perlindungan, masing-masing di rumah suaminya. Perhatikan bahwa, - Menurut pengarahan Rasul Paulus, sangatlah pantas bagi para wanita muda, yang dimaksudkannya di sini adalah janda muda, untuk kawin lagi, beroleh anak, dan memimpin rumah tangganya (1Tim. 5:14). Sungguh malang bila wanita-wanita yang telah berbakti menjadi istri yang baik tidak diberkati dengan mendapat suami yang baik sekali lagi. Apalagi jika mereka belum mempunyai anak, seperti Rut dan Orpa. - Menikah berarti hidup dalam perhentian, dalam peristirahatan, seperti yang dapat diberikan dalam dunia ini. Yaitu, perhentian di rumah seorang suami, lebih daripada yang dapat diharapkan di rumah seorang ibu atau mertua. - Perhentian ini merupakan karunia Allah. Ketika mengalami kecukupan dan kepuasan dalam kehidupan lahiriah, di situ Allah harus diakui. Ada orang-orang yang ditekan oleh kuk yang tidak sepadan, sehingga tidak mendapat peristirahatan di rumah suaminya sekalipun. Kesengsaraan seperti itu seharusnya membuat orang yang hubungannya rukun lebih beryukur. Akan tetapi, Tuhanlah tempat perhentian jiwa, tidak ada perhentian sempurna di seberang sorga sini. (3) Naomi menyuruh kedua menantunya pulang dengan kasih sayang yang besar. Diciumnyalah mereka, berharap andai saja ada yang lebih baik untuk diberikan, namun perak dan emas tidak ia punya. Tetapi, ciuman perpisahan ini akan menjadi meterai persahabatan sejati, karena seumur hidupnya ia akan mengingat kenangan manis ini, meskipun tidak pernah melihat mereka lagi. Jika suatu hubungan harus terpisah, maka hendaklah mereka berpisah dalam kasih, supaya mereka bisa berjumpa kembali di dunia kasih abadi (bila mereka tidak bertemu lagi di dunia ini). Dua janda muda itu tidak dapat membayangkan berpisah dengan ibu mertua mereka yang baik hati itu. Begitu banyak perilaku hidup yang indah dari wanita Israel yang saleh itu telah mempengaruhi mereka. Bukan saja menangis dengan suara keras karena enggan berpisah, mereka juga mengucapkan ketetapan hati untuk tetap setia kepadanya (ay. 10). “Tidak, kami ikut dengan engkau pulang kepada bangsamu, dan mempertaruhkan nasib kami bersamamu.” Ini merupakan contoh langka kasih sayang kepada seorang ibu mertua, juga suatu bukti bahwa karena Naomi, mereka memiliki pandangan yang baik tentang orang Israel. Bahkan Orpa, yang belakangan kembali kepada para allahnya, di sini pun tampak bertekad ikut bersama Naomi. Acara perpisahan yang sendu dan air mata yang tertumpah mewarnai kesempatan ini. Namun, Opra tidak bertahan lama. Keinginan yang kuat tanpa disertai dengan pertimbangan yang mantap, biasanya menghasilkan keputusan yang mudah goyah.
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023 Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: RHK GMIM Rabu, 18 Oktober 2023 - Tuhan Sumber Kekuatan - Rut 1:11-13 Sebelum: RHK GMIM Senin, 16 Oktober 2023 - Teruslah Berjalan (Move On) - Rut 1:4-6 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,