|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2023 Minggu, 15 Oktober 2023 RHK GMIM Minggu, 15 Oktober 2023 - Bertahan Ditengah Penderitaan - Rut 1:1-3 Rut dan Naomi Rut 1:1-3 Rut dan Naomi 1:1 Pada zaman para hakim memerintah ada kelaparan di tanah Israel. Lalu pergilah seorang dari Betlehem-Yehuda beserta isterinya dan kedua anaknya laki-laki ke daerah Moab untuk menetap di sana sebagai orang asing. 1:2 Nama orang itu ialah Elimelekh, nama isterinya Naomi dan nama kedua anaknya Mahlon dan Kilyon, semuanya orang-orang Efrata dari Betlehem-Yehuda; dan setelah sampai ke daerah Moab, diamlah mereka di sana. 1:3 Kemudian matilah Elimelekh, suami Naomi, sehingga perempuan itu tertinggal dengan kedua anaknya. Penjeleasan: * Elimelekh dan Naomi; Kematian Elimelekh dan Anak-anaknya (1:1-5) Kalimat pertama menyatakan penanggalan kisah ini. Peristiwa tersebut terjadi pada zaman para hakim memerintah (ay.1), bukan pada zaman kekacauan ketika tidak ada raja di antara orang Israel. Tidak diceritakan pada masa pemerintahan hakim yang mana peristiwa ini terjadi, dan perkiraan para ahli juga sangat tidak menentu. Namun, dapat dipastikan pada permulaan zaman para hakim, karena Boas yang menikahi Rut merupakan anak Rahab, wanita yang menerima para pengintai pada masa Yosua. Sebagian orang menduga pada zaman Ehud, sebagian lain memperkirakan pada zaman Debora. Cendekiawan Uskup Patrick cenderung beranggapan bahwa kisah Rut terjadi pada zaman Gideon, sebab hanya pada masa Gideonlah diceritakan adanya kelaparan karena serangan orang Midian (Hak. 6:3-4). Selagi para hakim memerintah di kota yang satu dan lainnya, Allah sang Penyelenggara memperhatikan Betlehem secara khusus, dan mata-Nya tertuju kepada seorang Raja, yakni Mesias sendiri, yang harus berasal dari keturunan dua orang bukan Yahudi, yaitu Rahab dan Rut. Dalam perikop di atas diceritakan tentang, I. Kelaparan di dalam negeri, di tanah Kanaan, tanah yang berlimpah-limpah susu dan madunya. Ini merupakan salah satu bentuk penghakiman yang Allah telah ancamkan kepada mereka atas dosa-dosa mereka (Im. 26:19-20). Ada banyak anak panah dalam tabung-Nya. Pada masa hakim-hakim, orang Israel ditindas oleh musuh-musuhnya. Ketika mereka tidak juga berubah meskipun sudah dihukum, Allah pun mendatangkan kelaparan ini, sebab ketika Allah menghakimi, Ia akan menang. Ketika tanah itu ada kedamaian, hasilnya tidak banyak. Bahkan di Betlehem pun, yang artinya rumah roti, ada kekurangan. Tanah yang subur menjadi padang asin, untuk memperbaiki dan mengendalikan penghuninya yang hidup bermewah-mewah dan sembrono. * Cerita mengenai sebuah keluarga yang terimpit di tengah kelaparan. Itulah keluarga Elimelekh. Arti namanya ialah Allahku raja, sesuai dengan keadaan Israel sewaktu para hakim memerintah, sebab Tuhan adalah Raja mereka. Hal ini menenteramkan dia dan keluarganya dalam kesengsaraan mereka, yakni bahwa mereka memiliki Allah dan Ia memerintah selamanya. Istrinya adalah Naomi, artinya “yang manis” atau “menyenangkan.” Akan tetapi, anak-anak Elimelekh bernama Mahlon dan Kilyon, penyakit dan kemusnahan. Mungkin karena mereka adalah anak-anak lemah yang kemungkinan tidak berumur panjang. Begitulah hasil dari hal-hal yang menyenangkan, pasti menjadi lesu dan lemah, beranjak pudar dan mati. * Kepindahan keluarga ini dari Betlehem ke negeri Moab di seberang sungai Yordan untuk bertahan hidup, karena adanya bahaya kelaparan (ay. 1-2). Tampaknya ada kelimpahan di negeri Moab sementara tanah Israel sedang kekurangan pangan. Anugerah umum penyelenggaraan Allah sering kali dicurahkan jauh lebih banyak kepada yang tidak mengenal Allah daripada kepada yang mengenal dan menyembah Dia. Moab hidup aman dari sejak masa mudanya, sementara Israel dituangkan dari tempayan yang satu ke tempayan yang lain (Yer. 48:11), bukan karena Allah lebih mengasihi Moab, melainkan karena bagiannya adalah dalam hidup ini. Ke sanalah Elimelekh pergi, bukan untuk menetap seterusnya, melainkan untuk singgah sementara selama masa kekurangan. Seperti Abraham dahulu pergi ke Mesir, dan Ishak ke tanah Kanaan, pada saat mereka juga mengalami hal serupa. Lihatlah di sini, 1. Kepedulian Elimelekh untuk menafkahi keluarganya dengan membawa istri dan anak-anaknya memang patut dipuji. Jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, orang itu murtad (1Tim. 5:8). Dalam kesukaran, Elimelekh tidak meninggalkan rumahnya dan pergi mencari untung sendiri, lalu membiarkan istri dan anak-anaknya berjuang untuk penghidupan mereka. Akan tetapi, sebagai suami yang baik dan bapa yang penuh kasih, Elimelekh membawa keluarganya serta, tidak seperti burung unta (Ayb. 39:16). Namun, 2. Kepindahannya ke negeri Moab pada masa kelaparan ini tidak dapat dibenarkan begitu saja. Abraham dan Ishak dahulu hanya pendatang di Kanaan, sehingga apabila mereka pindah, hal itu dapat dimaklumi. Namun, keturunan Israel sekarang telah menetap. Tidak seharusnya mereka pindah ke wilayah orang kafir. Mengapa Elimelekh tidak pergi kepada sesamanya orang Israel saja? Bila ia menjadi kepala rumah tangga yang buruk dan kehilangan warisan leluhurnya, sehingga harus menjual atau menggadaikan tanahnya (seperti yang tampak dalam 4:3-4), dan menyebabkan dia berada dalam keadaan lebih miskin daripada orang lain, maka menurut hukum Allah, saudara-saudaranya wajib menebus dia (Im. 25:35). Namun, tidak demikian halnya dengan Elimelekh. Ia pergi dengan tangan penuh (ay. 21). Bagi orang yang menetap di rumah, kelaparan itu tampaknya tidak terlalu parah, masih cukup untuk bertahan hidup. Lagi pula tanggung jawab Elimelekh tidak besar, hanya dua orang anak. Namun, jika ia tidak dapat mencukupkan diri dengan sedikit nafkah seperti saudara-saudaranya, dan pada hari-hari kelaparan tidak akan menjadi kenyang bila tidak memiliki makanan berlimpah seperti sebelumnya, bila ia tidak mampu berharap bahwa tahun kelimpahan akan datang lagi pada waktunya, atau tidak bisa bersabar menantikan saat tersebut, maka itu kesalahannya. Dengan demikian Elimelekh tidak menghormati Allah dan tanah yang baik yang telah diberikan-Nya kepada Israel. Ia melemahkan semangat saudara-saudaranya, padahal seharusnya Elimelekh menjalani nasibnya bersama-sama dengan mereka. Ia memberi contoh buruk bagi orang lain. Kalau semua orang pergi seperti dia, Kanaan akan menjadi kosong. Perhatikan, ini menunjukkan sikap yang tidak puas diri, tidak percaya, dan tidak teguh, jika kita merasa jemu akan tempat yang telah ditetapkan Allah bagi kita, dan cepat-cepat meninggalkannya setiap kali datang kesulitan atau ketidaknyamanan. Sungguh bodoh bila kita berpikir untuk lari dari salib yang telah diberikan kepada kita untuk dipikul. Sungguh berhikmat jika kita mengusahakan yang terbaik dengan salib yang ada pada kita, sebab berpindah tempat jarang sekali menyelesaikan masalah. Kalau pun Elimelekh mau pindah, mengapa harus ke Moab? Andai saja ia memeriksa baik-baik, mungkin saja ia akan menemukan kelimpahan di antara sebagian suku Israel, misalnya di seberang sungai Yordan yang berbatasan dengan Moab. Seandainya ia memiliki kerinduan akan Allah dan penyembahan kepada-Nya, serta rasa sayang terhadap saudara-saudaranya orang Israel, tentu tidak akan semudah itu Elimelekh memutuskan untuk pergi dan menumpang di antara orang Moab.
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023 Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: RHK GMIM Senin, 16 Oktober 2023 - Teruslah Berjalan (Move On) - Rut 1:4-6 Sebelum: RHK GMIM Sabtu, 14 Oktober 2023 - Alam Rumah Kita - Mazmur 104:16-18 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,