gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 832 kali
Download MP3 Music
Khotbah MTPJ GMIM 2023
Rabu, 20 September 2023

RHK GMIM Rabu, 20 September 2023 - Carilah Tuhan dan Tinggalkan Kefasikan - Yesaya 55:6-7
Obor GMIM Rabu 20 September 2023 - Terimalah Pengampunan Tuhan Yang Berlimpah - Yesaya 55:6-7

Yesaya 55:6-7
55:6 Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat! 55:7 Baiklah orang fasik meninggalkan jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; baiklah ia kembali kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan dengan limpahnya.

Penjelasan:
* Undangan-undangan Injil  

    Kita mendapati di sini penjelasan lebih lanjut tentang perjanjian anugerah yang dibuat dengan kita di dalam Yesus Kristus, baik apa yang dituntut maupun apa yang dijanjikan dalam perjanjian itu. Dalam perikop di atas juga dijelaskan lebih lanjut tentang pertimbangan-pertimbangan yang lebih dari cukup untuk meneguhkan kepercayaan kita untuk menyetujui dan mengandalkan perjanjian itu. Penyingkapan yang penuh rahmat tentang kehendak baik Allah kepada anak-anak manusia ini tidak terbatas hanya untuk orang-orang Yahudi atau orang-orang bukan Yahudi, pada Perjanjian Lama atau Perjanjian Baru, apalagi pada orang-orang buangan di Babel. Tidak, baik perintah-perintah maupun janji-janjinya diberikan di sini kepada siapa saja, kepada semua orang yang haus akan kebahagiaan (ay. 1). Dan siapa yang tidak? Dengarlah ini, dan hiduplah.

Di sini diberikan tawaran yang penuh rahmat akan pengampunan, damai sejahtera, dan segala kebahagiaan kepada orang-orang berdosa yang malang, dengan persyaratan-persyaratan Injil (ay. 6-7).

1. Baiklah mereka berdoa, maka doa mereka akan didengar dan dijawab (ay. 6): “Carilah TUHAN selama Ia berkenan ditemui. Carilah Dia yang telah kamu tinggalkan dengan memberontak dan tidak setia kepada-Nya, dan yang telah hilang darimu dengan menyulut murka-Nya sehingga Ia menarik perkenanan-Nya darimu. Berserulah kepada-Nya sekarang selama Ia dekat, dan dapat dipanggil.” Amatilah di sini,
                    (1) Kewajiban-kewajiban yang dituntut.
                        [1] “Carilah Tuhan. Carilah Dia, dan tanyakan kepada-Nya, sebagai pembimbingmu. Carilah pengajaran dari mulut-Nya. Apa yang Kaukehendaki supaya aku perbuat? Carilah Dia, dan tanyakan tentang Dia, sebagai bagianmu dan kebahagiaanmu. Berusahalah untuk berdamai dengan Dia dan mengenal-Nya, dan berbahagia di dalam perkenanan-Nya. Menyesallah karena engkau telah kehilangan Dia. Carilah Dia dengan cemas. Gunakanlah cara yang sudah ditetapkan untuk menemukan Dia, dengan memakai Kristus sebagai jalanmu, Roh sebagai pembimbingmu, dan firman sebagai pedomanmu.”
                        [2] “Berserulah kepada-Nya. Berdoalah kepada-Nya untuk diperdamaikan, dan, sesudah diperdamaikan, berdoalah kepada-Nya untuk semua hal lain yang kamu butuhkan.”
                    (2) Alasan-alasan yang dipakai untuk menekankan kewajiban-kewajiban ini kepada kita: Selama Ia berkenan ditemui -" selama Ia dekat.
                        [1] Tersirat bahwa pada saat ini Allah dekat dan mau ditemui, sehingga tidak akan sia-sia mencari Dia dan berseru kepada-Nya. Sekarang kesabaran-Nya sedang menantikan kita, firman-Nya sedang memanggil-manggil kita, dan Roh-Nya sedang tinggal dengan kita. Marilah kita memanfaatkan keuntungan-keuntungan dan kesempatan-kesempatan yang ada pada kita. Sebab waktu ini adalah waktu perkenanan itu. Tetapi,
                        [2] Akan tiba saatnya ketika Ia jauh, dan tidak mau ditemui, hari di mana kesabaran-Nya akan habis, dan Roh-Nya tidak akan tinggal lagi dengan kita. Bisa jadi akan tiba waktunya dalam kehidupan ini, ketika hati sudah mengeras tanpa bisa disembuhkan lagi. Sudah pasti bahwa pada saat kematian dan penghakiman, pintu akan ditutup (Luk. 16:26; 13:25-26). Rahmat ditawarkan sekarang, tetapi nanti penghakiman tanpa belas kasihan akan dijalankan.

2. Baiklah mereka bertobat dan memperbarui diri, maka dosa-dosa mereka akan diampuni (ay. 7). Di sini ada panggilan kepada orang-orang yang belum bertobat, kepada orang fasik dan orang jahat. Kepada orang fasik, yang hidup dalam dosa-dosa yang menjijikkan dengan sepengetahuannya, dan kepada orang jahat, yang hidup dengan mengabaikan kewajiban-kewajiban yang sudah jelas. Kepada merekalah firman keselamatan ini disampaikan, dan diberikan segala jaminan yang mungkin bahwa orang-orang berdosa yang bertobat akan mendapati Allah sebagai Allah yang mengampuni.

Amatilah di sini,
                    (1) Apa itu bertobat. Ada dua hal yang terlibat dalam pertobatan:
                        [1] Bertobat adalah berbalik dari dosa, membuangnya. Bertobat adalah meninggalkan dosa, dan meninggalkannya dengan kejijikan dan kengerian, untuk tidak pernah kembali lagi kepadanya. Orang fasik harus meninggalkan jalannya, jalannya yang jahat, seperti kita ingin meninggalkan jalan yang salah, yang tidak akan pernah membawa kita pada kebahagiaan yang kita tuju, dan jalan yang berbahaya, yang menuju pada kebinasaan. Janganlah dia mengambil satu langkah lagi di jalan itu. Bahkan, bukan saja harus ada perubahan jalan, melainkan juga perubahan pikiran. Orang jahat harus meninggalkan rancangannya. Pertobatan, jika itu sungguh-sungguh, mencabut sampai ke akar-akarnya, dan membasuh hati dari kefasikan. Kita harus mengubah penilaian kita tentang orang-orang dan berbagai hal, mengusir pemikiran-pemikiran yang bobrok, dan menghentikan kepura-puraan yang sia-sia yang membungkus hati yang tidak dikuduskan. Perhatikanlah, menghentikan perbuatan-perbuatan jahat saja tidak cukup, kita juga harus menggugat pikiran-pikiran yang jahat. Namun ini belum semua:
                        [2] Bertobat adalah kembali kepada TUHAN. Kembali kepada-Nya sebagai Allah kita, Tuhan kita yang berdaulat, yang terhadap-Nya kita sudah memberontak, dan yang dengan-Nya kita berkepentingan untuk berdamai. Bertobat adalah kembali kepada Tuhan sebagai sumber kehidupan dan air hidup, yang sudah kita tinggalkan demi kolam-kolam yang bocor.
                    (2) Dorongan apa yang diberikan kepada kita supaya bertobat seperti itu. Jika kita bertobat seperti itu,
                        [1] Allah akan mengasihani. Ia tidak akan memperlakukan kita seperti yang pantas kita dapatkan akibat dosa-dosa kita, tetapi akan mengasihani kita. Kesengsaraan adalah sasaran belas kasihan. Nah, baik akibat-akibat dari dosa, yang karenanya kita menjadi benar-benar sengsara (Yeh. 16:5-6), dan hakikat pertobatan, yang melaluinya kita disadarkan akan kesengsaraan kita dan dibuat meratapi diri kita sendiri (Yer. 31:18), kedua-duanya menjadikan kita sasaran belas kasihan, dan pada Allah ada belas kasihan yang besar.
                        [2] Ia memberi pengampunan dengan limpahnya. Ia akan melipatgandakan pengampunan (demikian kata yang dipakai), sebagaimana kita telah melipatgandakan pelanggaran. Meskipun dosa-dosa kita sangat besar dan sangat banyak, dan walaupun kita sering kali berpaling dan masih cenderung melanggar, namun Allah akan kembali mengampuni, dan bahkan menyambut orang-orang yang sudah berpaling, yang kembali kepada-Nya dengan tulus hati.






Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
RHK GMIM Kamis, 21 September 2023 - Berjalanlah Dalam Rancangan Tuhan - Yesaya 55:8-9

Sebelum:
RHK GMIM Selasa, 19 September 2023 - Menjadi Saksi - Yesaya 55:4-5




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2023..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,