|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2023 Minggu, 23 Juli 2023 Khotbah GMIM Minggu, 23 Juli 2023 - MENDENGAR DAN MELAKUKAN FIRMAN - ULANGAN 28:1-14 ULANGAN 28:1-14 Berkat 28:1 "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. 28:2 Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu: 28:3 Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang. 28:4 Diberkatilah buah kandunganmu, hasil bumimu dan hasil ternakmu, yakni anak lembu sapimu dan kandungan kambing dombamu. 28:5 Diberkatilah bakulmu dan tempat adonanmu. 28:6 Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar. 28:7 TUHAN akan membiarkan musuhmu yang maju berperang melawan engkau, terpukul kalah olehmu. Bersatu jalan mereka akan menyerangi engkau, tetapi bertujuh jalan mereka akan lari dari depanmu. 28:8 TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. 28:9 TUHAN akan menetapkan engkau sebagai umat-Nya yang kudus, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepadamu, jika engkau berpegang pada perintah TUHAN, Allahmu, dan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya. 28:10 Maka segala bangsa di bumi akan melihat, bahwa nama TUHAN telah disebut atasmu, dan mereka akan takut kepadamu. 28:11 Juga TUHAN akan melimpahi engkau dengan kebaikan dalam buah kandunganmu, dalam hasil ternakmu dan dalam hasil bumimu -- di tanah yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu. 28:12 TUHAN akan membuka bagimu perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni langit, untuk memberi hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati segala pekerjaanmu, sehingga engkau memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak meminta pinjaman. 28:13 TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia, 28:14 dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya." Penjelasan: * Janji-janji (28:1-14) Di sini berkat-berkat ditempatkan sebelum kutuk-kutuk, untuk menyiratkan, 1. Bahwa Allah itu panjang sabar, tetapi cepat menunjukkan belas kasihan. Dia telah berfirman, dan telah bersumpah, bahwa Dia jauh lebih suka jika kita taat dan hidup, daripada berdosa dan mati. Adalah kesukaan-Nya untuk memberkati. 2. Bahwa meskipun janji-janji maupun ancaman-ancaman itu dirancang untuk membawa kita pada kewajiban kita dan tetap setia melakukannya, namun lebih baik jika kita terpikat pada apa yang baik karena pengharapan sebagai anak untuk mendapatkan perkenanan Allah daripada karena ketakutan sebagai budak akan mendapat murka-Nya. Ketaatan yang paling berkenan adalah ketaatan yang berasal dari kesukaan akan kebaikan Allah. Nah, I. Kita mendapati di sini syarat-syarat yang atasnya berkat itu dijanjikan. 1. Berkat itu dijanjikan dengan syarat bahwa mereka harus baik-baik mendengarkan suara Allah (ay. 1-2), bahwa mereka harus mendengar Allah berbicara kepada mereka melalui firman-Nya, dan berusaha sebaik-baiknya untuk mengetahui kehendak-Nya (ay. 13). 2. Berkat itu dijanjikan dengan syarat bahwa mereka harus melakukan dengan setia segala perintah-Nya. Dan supaya taat, mereka perlu melakukan dengan setia, dan mereka harus berpegang pada perintah Allah (ay. 9) dan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya. Mereka tidak boleh hanya melakukan perintah-Nya satu kali, tetapi juga harus berpegang padanya selama-lamanya. Mereka tidak boleh hanya memulai di jalan-jalan-Nya, tetapi juga harus berjalan di dalamnya sampai pada akhirnya. 3. Berkat itu dijanjikan dengan syarat bahwa mereka tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri, entah pada takhayul di satu sisi, atau pada kedurhakaan di sisi lain. Dan khususnya bahwa mereka tidak boleh mengikuti allah lain (ay. 14), yaitu dosa yang paling cenderung mereka lakukan di atas semua dosa lain, dan dosa yang akan membuat Allah paling tidak senang. Hendaklah mereka berusaha untuk tetap memelihara agama, baik dalam ibadah lahiriahnya maupun dalam kuasanya, di dalam keluarga dan bangsa mereka, maka Allah tidak akan gagal untuk memberkati mereka. II. Rincian-rincian dari berkat ini. 1. Dijanjikan bahwa penyelenggaraan Allah akan membuat mereka sejahtera dalam semua urusan lahiriah mereka. Berkat-Berkat ini dikatakan akan menjadi bagian mereka (ay. 2, KJV: mengejar mereka). Orang-orang baik terkadang, karena merasa tidak layak, sudah bersiap-siap untuk lari dari berkat dan menarik kesimpulan bahwa berkat itu bukan bagian mereka. Tetapi berkat itu akan mendapati mereka dan mengikuti mereka kendati dengan perasaan mereka itu. Demikian pula pada hari penghakiman agung, berkat akan mengejar orang benar yang berkata, Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan? (Mat. 25:37). Amatilah, (1) Disebutkan sejumlah hal yang di dalamnya Allah akan memberkati mereka melalui penyelenggaraan-Nya: [1] Mereka akan merasa aman dan tenang. Berkat akan tinggal atas diri mereka di mana pun mereka berada, di kota, atau di ladang (ay. 3). Entah tempat tinggal mereka di kota atau di desa, entah mereka petani atau pedagang, entah usaha mereka membuat mereka harus pergi ke kota atau ke ladang, mereka akan dilindungi dari segala bahaya dan akan mendapat segala penghiburan dari keadaan mereka. Berkat ini akan menyertai mereka dalam perjalanan-perjalanan mereka, pada waktu keluar dan pada waktu masuk (ay. 6). Diri mereka akan dilindungi, dan urusan yang mereka kerjakan akan berhasil dengan baik. Amatilah di sini, betapa kita bergantung pada Allah secara mutlak dan terus-menerus, baik untuk kelanjutan maupun penghiburan hidup ini. Kita membutuhkan Dia dalam setiap kesempatan, dalam segala gejolak kehidupan. Kita tidak akan aman bila Dia menarik perlindungan-Nya, tidak pula tenang bila Dia menghentikan perkenanan-Nya. Sebaliknya, bila Dia memberkati kita, ke mana saja kita ingin pergi, kita akan baik-baik saja. [2] Keluarga mereka akan dibangun dengan banyaknya keturunan: diberkatilah buah kandunganmu (ay. 4). Dan dalam buah kandunganmu itu Tuhan akan melimpahi engkau dengan kebaikan (ay. 11), sebagai penggenapan dari janji yang dibuat-Nya kepada Abraham, bahwa keturunannya akan menjadi seperti bintang-bintang di langit banyaknya, dan bahwa Allah akan menjadi Allah mereka. Tidak ada berkat yang lebih besar, dan lebih menyeluruh, yang dapat diturunkan kepada buah kandungan mereka daripada memiliki Allah sebagai Allah mereka. Lihat 9. [3] Mereka akan menjadi kaya, dan berlimpah dengan segala sesuatu yang baik dalam hidup ini. Menurut Uskup Patrick Semuanya itu dijanjikan kepada mereka, bukan hanya supaya mereka mendapat kesenangan untuk menikmatinya, melainkan juga supaya mereka memiliki sarana untuk memuliakan Allah, dan dapat ditolong dan didorong untuk melayani-Nya dengan riang hati dan terus bertekun dalam ketaatan kepada-Nya. Berkat dijanjikan, pertama, pada segala sesuatu yang mereka miliki di luar rumah, seperti gandum dan ternak di padang (ay. 4, 11), khususnya lembu sapi dan kambing domba mereka, yang akan diberkati demi pemiliknya, dan akan dijadikan berkat bagi mereka. Supaya semuanya ini terjadi, dijanjikan bahwa Allah akan memberi mereka hujan pada masanya, yang disebut sebagai perbendaharaan-Nya yang melimpah (ay. 12), karena dengan batang air Allah ini bumi menjadi kaya (Mzm. 65:10). Persediaan-persediaan yang senantiasa mencukupi kebutuhan kita haruslah kita lihat datang dari perbendaharaan Allah yang melimpah, dan kita harus mengakui kewajiban-kewajiban kita kepada-Nya oleh karena persediaan-persediaan itu. Bila Dia menahan hujan-Nya, baik hasil bumi maupun hasil ternak akan segera musnah. Kedua, pada segala sesuatu yang mereka miliki di dalam rumah, seperti bakul dan tempat adonan (ay. 5), lumbung atau gudang gandum (ay. 8). Ketika hasil tuaian dibawa pulang, Allah akan memberkatinya, dan tidak menghembuskannya seperti yang terkadang dilakukan-Nya (Hag. 1:6, 9). Kita bergantung pada Allah dan berkat-Nya, bukan hanya untuk hasil gandum dari ladang kita setiap tahunnya, melainkan juga untuk makanan kita sehari-hari dari bakul dan tempat adonan kita, dan karena itu kita diajar untuk memintanya dalam doa setiap hari. [4] Mereka akan berhasil dalam segala pekerjaan mereka, yang akan senantiasa memberikan kepuasan bagi mereka: “TUHAN akan memerintahkan berkat. Hanya Dialah yang dapat memerintahkannya ke atasmu, bukan hanya dalam segala sesuatu yang engkau miliki, melainkan juga dalam segala sesuatu yang engkau lakukan, di dalam segala usahamu” (ay. 8). Ayat ini menyiratkan bahwa bahkan sekalipun mereka kaya, mereka tidak boleh bermalas-malasan, tetapi harus mencari satu atau lain pekerjaan yang baik untuk dikerjakan tangan mereka, dan dengan begitu Allah akan mengakui ketekunan mereka, serta memberkati pekerjaan mereka (ay. 12). Sebab apa yang menjadikan kaya, dan menjaganya tetap demikian, adalah berkat TUHAN atas tangan orang rajin (Ams. 10: 4, 22). [5] Mereka akan mendapat kehormatan di antara bangsa-bangsa sekeliling mereka (ay. 1): TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa. Dia memang membuat mereka terangkat, dengan memasukkan mereka ke dalam kovenan dengan diri-Nya sendiri (26:19). Dan Dia akan membuat mereka makin lama makin terangkat melalui kesejahteraan lahiriah mereka, kalau saja mereka tidak merendahkan diri mereka sendiri karena dosa. Ada dua hal yang akan membantu membuat mereka menjadi besar di antara bangsa-bangsa: Pertama, kekayaan mereka (ay. 12): “Engkau akan memberi pinjaman kepada banyak bangsa dengan memungut bunga” yang boleh mereka ambil dari bangsa-bangsa sekitar, “tetapi engkau tidak akan perlu meminjam.” Hal ini akan membuat mereka berpengaruh besar terhadap semua yang ada di sekitar mereka. Sebab yang berhutang menjadi budak dari yang menghutangi. Mungkin yang dimaksud di sini adalah perdagangan dan perniagaan, bahwa mereka akan lebih banyak menjual barang ke luar dengan berlimpah daripada mengambil barang dari luar, yang akan membuat keuntungan tetap berada di pihak mereka. Kedua, kekuatan mereka (ay. 13): “TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala, untuk menetapkan hukum bagi semua yang ada di sekelilingmu, menarik upeti, dan menengahi segala pertikaian.” Setiap berkas gandum akan sujud menyembah kepada berkas gandum mereka, yang akan membuat mereka menjadi begitu besar hingga segala bangsa di bumi akan takut kepada mereka (ay. 10), artinya, akan menghormati keagungan mereka yang sungguh-sungguh, dan akan merasa ngeri jika dimusuhi oleh mereka. Berkembangnya agama di tengah-tengah mereka, dan berkat Allah atas mereka, akan membuat mereka menjadi tangguh bagi semua bangsa di sekitar mereka, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya. [6] Mereka akan menang atas musuh-musuh mereka, dan berhasil dalam segala peperangan mereka. Apabila ada yang begitu berani bangkit melawan mereka untuk menindas mereka, atau mengusik mereka, musuh itu sendiri yang akan menanggung akibatnya, dan pasti akan jatuh tersungkur di hadapan mereka (ay. 7). Pasukan-Pasukan musuh, sekalipun dikerahkan seluruhnya untuk menghadang mereka dari satu jalan, akan dikalahkan sampai sehabis-habisnya, dan akan lari tungganglanggang dari hadapan mereka ke tujuh jalan, masing-masing berusaha mencari jalan terbaik bagi dirinya sendiri. (2) Dari seluruh perikop ini kita dapat belajar, walaupun akan sangat baik bila orang mau mempercayainya, bahwa agama dan kesalehan adalah sahabat terbaik bagi kesejahteraan lahiriah. Meskipun berkat-berkat duniawi tidak terlalu banyak dijanjikan dalam Perjanjian Baru seperti yang dijanjikan dalam Perjanjian Lama, namun cukup bahwa Yesus Tuhan kita telah memberikan firman-Nya kepada kita dan tentu saja kita dapat memegang perkataan-Nya, bahwa bila kita mencari dahulu Kerajaan Allah, dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepada kita, sejauh yang dipandang baik oleh Sang Hikmat yang Tidak Terbatas. Dan siapakah yang menginginkan lebih daripada itu? (Mat. 6:33). 2. Selain itu dijanjikan pula bahwa anugerah Allah akan menetapkan mereka sebagai umat-Nya yang kudus (ay. 9). Setelah mengikat mereka ke dalam kovenan dengan diri-Nya, Allah akan menjaga mereka tetap dalam kovenan itu. Dan, asalkan mereka menggunakan sarana-sarana untuk membuat mereka tetap teguh, Dia akan memberi mereka anugerah untuk tetap teguh, supaya mereka tidak meninggalkan-Nya. Perhatikanlah, orang-orang yang tulus dalam kekudusan akan ditetapkan Allah dalam kekudusan. Dan Dia berkuasa melakukannya (Rm. 16:25). Barangsiapa kudus akan tetap kudus. Dan orang-orang yang ditetapkan Allah dalam kekudusan, dengan begitu ditetapkan-Nya sebagai umat kepunyaan-Nya sendiri, sebab selama kita tetap dekat kepada Allah, Dia tidak akan pernah meninggalkan kita. Ditetapkannya agama mereka ini berarti juga ditetapkannya nama baik mereka (ay. 10): Segala bangsa di bumi akan melihat, dan mengakui, bahwa nama TUHAN telah disebut atasmu, artinya, “bahwa engkau adalah bangsa yang paling unggul dan mulia, yang hidup di bawah perhatian dan perkenanan khusus dari Allah yang agung. Mereka akan melihat bahwa bangsa yang disebut atas nama Yahweh adalah tidak diragukan lagi bangsa yang paling bahagia di bawah matahari, bahkan menurut penilaian musuh-musuh mereka sendiri.” Orang-orang kesayangan Sorga memang benar-benar besar, dan, sekarang atau nanti, akan diperlihatkan bahwa mereka memang demikian. Jika itu tidak terjadi di dunia ini, pasti akan terjadi nanti pada hari ketika orang-orang yang mengakui Kristus sekarang akan diakui oleh-Nya di hadapan manusia dan malaikat, sebagai orang-orang yang dipermuliakan-Nya dengan senang hati.
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023 Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: RHK GMIM Senin, 24 Juli 2023 - Perlindungan Dan Kelimpahan - Ulangan 28:2-6 Sebelum: RHK GMIM Sabtu, 22 Juli 2023 - Tuhan Adalah Allah Dan Tidak Ada Yang Lain - Yoel 2:27 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,