gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 545 kali
Download MP3 Music
Mazmur 65:6-9
65:5 (#65-#6) Dengan perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan dengan keadilan Engkau menjawab kami, ya Allah yang menyelamatkan kami, Engkau, yang menjadi kepercayaan segala ujung bumi dan pulau-pulau yang jauh-jauh; 65:6 (#65-#7) Engkau, yang menegakkan gunung-gunung dengan kekuatan-Mu, sedang pinggang-Mu berikatkan keperkasaan; 65:7 (#65-#8) Engkau, yang meredakan deru lautan, deru gelombang-gelombangnya dan kegemparan bangsa-bangsa! 65:8 (#65-#9) Sebab itu orang-orang yang diam di ujung-ujung bumi takut kepada tanda-tanda mujizat-Mu; tempat terbitnya pagi dan petang Kaubuat bersorak-sorai. 65:9 (#65-#10) Engkau mengindahkan tanah itu, mengaruniainya kelimpahan, dan membuatnya sangat kaya. Batang air Allah penuh air; Engkau menyediakan gandum bagi mereka. Ya, demikianlah Engkau menyediakannya:

Penjelasan:
* Mzm 65:5-8 - Dengan perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan dengan keadilan
Pujian bagi Kuasa Allah. Dengan perbuatan-perbuatan yang dahsyat dan dengan keadilan. Digambarkan bahwa perbuatan-perbuatan Allah adalah adil dan membangkitkan kekaguman, bahkan bagi orang-orang di ujung bumi. Pemerintahan-Nya atas ciptaan dan kuasa-Nya untuk meredakan badai hanyalah dua ilustrasi tentang kedaulatan Allah atas bumi.

* Mzm 65:9-13 - Engkau mengindahkan tanah itu ... Engkau mengairi alur bajaknya // Engkau memahkotai tahun
Pujian untuk Panen yang diberikan Allah. Engkau mengindahkan tanah itu ... Engkau mengairi alur bajaknya. Pujian tersebut membawa kepada pujian utama karena datangnya musim panen. Jelas bahwa Allah-lah yang mengairi bumi, menyediakan benih, dan mempersiapkan lahan. Ini semua menghasilkan rekor panen - Engkau memahkotai tahun. Ada kebahagiaan yang begitu rupa sehingga bukit-bukit, padang-padang rumput, dan lembah-lembah ikut bersorak-sorai.

* Kekuatan Allah yang Mahakuasa; Pertanda-pertanda Kuasa dan Kebaikan Ilahi (65:7-14)
Agar hati kita lebih terkagum-kagum lagi akan Allah sumber segala anugerah itu, maka bermanfaatlah bagi kita untuk sungguh-sungguh memperhatikan kuasa dan kedaulatan-Nya sebagai Allah alam semesta, mencermati kekayaan-kekayaan serta kelimpahan kerajaan-Nya yang menyediakan segala kebutuhan kita.

I. Ia menegakkan bumi, sehingga tetap ada ( 119:90). Dengan kekuatan-Nya sendiri Ia menegakkan gunung-gunung (ay. 7), mendirikannya untuk pertama kali dan terus meneguhkannya, meskipun terkadang goncang oleh gempa bumi. Karena itulah gunung-gunung itu disebut gunung-gunung yang ada sejak purba (Hab. 3:6). Tetapi kovenan Allah dengan umat-Nya dikatakan tetap berdiri teguh meskipun gunung-gunung bergoyang (Yes. 54:10).

II. Ia menenangkan laut, dan laut pun diam (ay. 8). Laut yang tengah diterjang badai pastilah bergelora, yang semakin membuatnya mengerikan. Tetapi, apabila Allah berkenan, Dia memerintahkan gelombang-gelombang dan ombak-ombak untuk tenang, menidurkannya, dan meredakan badai dengan cepat ( 107:29). Dan dengan perubahan di laut ini, seperti juga dengan contoh sebelumnya tentang bumi yang tidak akan goyang, tampak bahwa Dia yang empunya lautan dan daratan itu berikatpinggangkan keperkasaan. Dan dengan inilah Yesus Tuhan kita memberikan bukti akan kuasa ilahi-Nya, bahwa Ia memerintahkan angin dan danau untuk diam, dan mereka pun taat kepada-Nya. Selain contoh meredakan laut ini, sang pemazmur juga menambahkan, yang hampir sama sifatnya, bahwa Dia menenangkan kegemparan bangsa-bangsa, yakni manusia secara umum. Tidak ada lagi yang lebih kacau dan bisa diterima selain dari kerusuhan-kerusuhan dan perbuatan-perbuatan biadab gerombolan orang banyak. Namun, bahkan yang ini pun dapat diredakan Allah, dengan cara-cara tersembunyi, yang mereka pun tidak menyadarinya. Atau mungkin yang dimaksudkan adalah kemarahan bangsa-bangsa musuh Israel ( 2:1). Allah mempunyai banyak cara untuk menenangkan mereka, dan Dia akan meredam kegemparan mereka untuk selama-lamanya.

III. Ia memperbarui pagi dan petang, maka peredarannya pun tetap (ay. 9). Pergantian siang malam yang teratur ini dapat dipandang,
        1. Sebagai contoh dari kuasa Allah yang agung, yang mencengangkan kita semua: Orang-orang yang diam di ujung-ujung bumi takut kepada tanda-tanda mujizat-Mu. Dengannya mereka diyakinkan bahwa ada ilahi yang tertinggi, penguasa yang berdaulat, yang di hadapan-Nya mereka harus takut dan gemetar. Sebab di dalam semua ini, apa yang tidak tampak pada Allah menjadi jelas terlihat. Dan oleh karena itu, semuanya itu ditetapkan untuk menjadi tanda (Kej. 1:14). Banyak orang yang berdiam di ujung-ujung bumi yang terpencil dan gelap begitu takut kepada tanda-tanda ini sehingga mereka tergerak untuk menyembahnya (Ul. 4:19), tanpa menimbang bahwa semua itu adalah tanda-tanda Allah, bukti-bukti dari kuasa dan keilahian-Nya yang tidak dapat disangkal, dan oleh sebab itu seharusnya mereka menjadi tergerak oleh tanda-tanda itu untuk menyembah Dia.
        2. Sebagai contoh dari kebaikan Allah yang agung, dan kebaikan itu membawa penghiburan bagi semua orang: Terbitnya pagi, sebelum matahari terbit, dan petang, sebelum matahari terbenam, Kaubuat bersorak-sorai. Adalah Allah yang menebarkan cahaya pagi dan menurunkan layar petang, demikian pula Dia mengerjakan keduanya demi kebaikan manusia, dan membuat keduanya bersorak-sorai, dan memberi kita alasan untuk bersorak-sorai di dalam kedua hal itu. Sehingga dengan demikian, betapa pun saling berlawanannya terang dan gelap, dan betapa pun tidak dapat diubahnya pemisahan di antara keduanya (Kej. 1:4), keduanya sama-sama disambut di dalam dunia pada waktunya masing-masing. Sulit untuk dikatakan mana yang lebih kita sambut, cahaya pagi, yang membuat nyaman kegiatan di siang hari, ataukah bayang-bayang senja, yang membuat nyaman istirahat di malam hari. Adakah penjaga menantikan pagi? Demikian pula pekerja sangat mendambakan bayangan senja. Sebagian orang memahaminya sebagai korban persembahan di pagi dan petang, yang di dalamnya orang-orang baik sangat bersukacita, dan Allah senantiasa dihormati. Engkau membuatnya bernyanyi (begitulah arti kata itu). Sebab setiap pagi dan petang lagu-lagu pujian selalu dinyanyikan oleh orang-orang Lewi. Ini merupakan hal yang wajib dilakukan setiap hari. Kita harus memandang ibadah harian kita, baik secara sendirian maupun secara berkeluarga, sebagai hal yang teramat sangat diperlukan bagi kegiatan-kegiatan kita sehari-hari dan yang teramat sangat menyenangkan bagi penghiburan-penghiburan yang kita nikmati setiap hari. Dan, jika dalam hal ini kita tetap menjaga persekutuan kita dengan Allah, maka dengan demikian terbitnya pagi dan petang benar-benar dibuat bersorak-sorai.

IV. Ia menyirami bumi dan membuatnya subur. Daud berbicara panjang lebar tentang contoh dari kekuasaan dan kebaikan Allah ini, karena mazmur ini kemungkinan ditulis entah ketika terjadi hasil panen yang luar biasa besar atau ketika hujan turun tepat pada waktunya setelah lama dilanda kekeringan. Sangat mudah untuk mengamati betapa ciptaan yang ada di bawah begitu bergantungnya pada kuasa yang ada di atas untuk menghasilkan buah. Jika langit seperti tembaga, maka bumi pun seperti besi, dan ini merupakan petunjuk yang seharusnya bisa dilihat oleh dunia yang bodoh sekalipun bahwa setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna datangnya dari atas , omnia desuper -" semuanya datang dari atas. Kita harus melayangkan pandangan kita ke atas bukit-bukit, ke langit, di mana terdapat sumber sejati dari semua berkat, yang tidak terlihat, dan ke sanalah puji-pujian kita harus dikembalikan, seperti hasil-hasil bumi yang pertama dipersembahkan sebagai persembahan khusus kepada sorga dengan cara mengakui bahwa dari sanalah semua itu berasal. Semua berkat Allah, bahkan berkat-berkat rohani, diungkapkan dengan cara kebenaran dicurahkan bagai hujan ke atas kita. Sekarang amatilah bagaimana berkat umum yang turun bak hujan dari langit dan musim-musim subur digambarkan di sini.
        1. Seberapa banyak kuasa dan kebaikan Allah terdapat di dalamnya, yang di sini disajikan dengan pelbagai macam ungkapan yang begitu hidup.
            (1) Allah yang menciptakan bumi sedemikian rupa melawatnya, mengirimkan utusan kepadanya, dan memberikan bukti akan kepedulian-Nya terhadapnya (ay. 10). Lawatan-Nya itu adalah lawatan belas kasihan, dan harus dibalas oleh penduduk bumi dengan puji-pujian.
            (2) Allah, yang menciptakan baginya tanah kering, menyiraminya juga supaya ia subur dan berbuah. Meskipun hasil-hasil bumi sudah melimpah sebelum Allah mencurahkan hujan ke atasnya, namun bahkan pada saat itu sudah ada kabut yang akan mendatangkan hujan, dan membasahi seluruh permukaan bumi(Kej. 2:5-6). Hati kita kering-kerontang dan tandus jika Allah sendiri tidak menjadi seperti embun bagi kita dan membasahi kita. Tentulah tanaman-tanaman yang ditanam-Nya sendiri akan disirami-Nya dan dibuat-Nya tumbuh subur.
            (3) Hujan adalah batang air Allah, yang penuh air. Awan-awan adalah sumber batang air ini, yang tidak mengalir ke mana-mana dengan sembarangan, tetapi tetap di dalam saluran yang telah dipersiapkan Allah baginya. Curahan hujan, seperti halnya batang air, diarahkan-Nya ke mana pun seturut kehendak-Nya.
            (4) Batang air Allah ini memperkaya bumi, yang tanpanya bumi akan cepat tandus. Kekayaan bumi, yang dihasilkan keluar dari permukaannya, paling bermanfaat dan berguna bagi manusia daripada kekayaan yang tersembunyi di dalam perutnya. Kita dapat hidup dengan baik tanpa perak dan emas, tetapi tidak tanpa gandum dan rumput.


* Mensyukuri Berkat Alam

Berkat adalah segala sesuatu yang diberikan kepada setiap orang baik itu dari Tuhan Allah maupun dari orang lain yang berupa materi dan karunia rohani yang mendatangkan kebaikan atau keselamatan bagi orang yang menerimanya. Berkat Tuhan Allah adalah kebaikan yang dianugerahkan kepada kita. Berkat itu juga termasuk kehadiran-Nya yang menguatkan ketika menghadapi pergumulan dan permasalahan hidup yang Ia ijinkan kita alami.

Firman Tuhan saat ini, Tuhan Allah menunjukkan kuasa kasih-Nya bukan sekedar berkat kepada umat-Nya tetapi Tuhan Allah memperlihatkan perbuatan perbuatan dasyat bagi seluruh bumi. “dengan perbuatan-perbuatan yang dasyat dan dengan keadilan Engkau menjawab kami ya Allah yang menyelamatkan kami” (ay.6). Tuhan Allah seringkali menjawab dengan perbuatan-perbuatan yang dasyat untuk membangun dan menyadarkan mereka. Bahkan Tuhan Allah menggunakan tindakan kedahsyatan-Nya yang menghancurkan agar manusia kagum atas keadilan-Nya untuk menyelamatkan orang percaya. Ketika manusia menyadari bahwa ia tidak dapat membenarkan diri dan kemudian menyerahkan kepada Tuhan Allah yang benar dan adil maka dia diselamatkan dari kekurangan-kekurangannya.

Yesus Kristus disalibkan karena pemberontakan kita agar kita dibangkitkan demi keadilan dan pembenaran. (Rm 4:21). Tuhan Allah memberi ruang dalam hidup manusia agar membenahi diri dan dapat hidup selamat demi keadilan Tuhan Allah ditegakkan “Engkau menegakan gunung-gunung dengan kekuatan-Mu. ” Tuhan Allah memperlihatkan keperkasaan-Nya yang mengatasi ujung bumi dan pulau-pulau yang jauh agar keadilan itu dapat dirasakan.





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
RHK GMIM Kamis,13 Juli 2023 – Hujan Berkat – Mazmur 65:10-11

Sebelum:
RHK GMIM Selasa, 11 Juli 2023 – Dipilih Untuk Menjadi Berkat – Mazmur 65:5




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2023..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,