|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2023 Jumat, 16 Juni 2023 RHK GMIM Jumat, 16 Juni 2023 - Penjala Manusia - Lukas 5:9-10a Lukas 5:9-10a 5:9 Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap; 5:10a demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Penjelasan: * Setiap peristiwa yang dialami pasti menimbulkan kesan tertentu yang dapat mendorong seseorang melakukan suatu tindakan dan mengakui kuasa Tuhan Yesus Kristus dalam kehidupannya. Misalnya, ketika sembuh dari sakit padahal sudah divonis tidak akan sembuh oleh tenaga medis atau sebaliknya. Firman Tuhan hari ini menyatakan bahwa Simon Petrus dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub dengan mujizat yang dibuat oleh Yesus Kristus. Mereka semua heran dengan mujizat itu sebab bertolak belakang dengan pengalaman sebagai nelayan. Mereka ahli menangkap ikan tetapi tidak di siang hari. Mereka sudah bertahun-tahun mencari ikan di danau Genesaret namun belum pernah menangkap ikan sebanyak itu. Mereka mendapat keuntungan besar melalui penangkapan ikan tersebut. Tangkapan ikan itu sangat berharga sehingga mereka bersukacita dan iman mereka bertumbuh. Mereka mengerti bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan sudah memberkati dengan keajaiban ikan yang banyak. Namun dengan peristiwa ini, ada maksud Yesus Kristus bagi Petrus dan teman-temannya. Yesus Kristus menggunakan peristiwa ini sebagai kesempatan untuk menjadikan mereka bukan hanya penjala ikan tetapi penjala manusia untuk mengabarkan Injil Kerajaan Allah. Kata Yesus Kristus kepada Simon: “Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia. ” Mengapa Yesus Kristus mengatakan jangan takut? Karena Yesus Kristus tahu pasti ada penolakan dari mereka. Sebab apa kelebihan mereka sebagai nelayan? Mereka adalah orang-orang yang terabaikan dan sering dianggap rendah. Jika Yesus Kristus yang memanggil, pasti Ia juga akan melengkapi dan memampukan mereka. Tujuan pemanggilan mereka adalah menjadikan murid-murid-Nya yang akan memberitakan Injil supaya semua orang menjadi percaya, menerima dan mengikut Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Kita adalah orang-orang yang telah dipanggil, dikuduskan dan dianugerahkan keselamatan atau kehidupan kekal. Kita telah menyaksikan dan menikmati karya Yesus Kristus yang dahsyat dalam kehidupan. Karena itu, sebagai orang percaya kita harus menyaksikan Injil, Kabar Baik, Kabar Keselamatan kepada semua orang yang belum percaya kepada-Nya. Melalui cara kita berkata-kata dan tindakan-tindakan nyata sehingga kehidupan kita menjadi alat-Nya sebagai penjala manusia. Inilah tugas gereja (bdk. Mat.28:19). Bukan hanya mereka yang disebut Pelayan Khusus yang menjadi penjala manusia, tetapi seluruh warga gereja. Amin. * Kesan yang ditimbulkan akibat penangkapan ikan yang sangat ajaib tadi terhadap diri Petrus amatlah luar biasa. 1. Semua yang terlibat di dalam peristiwa itu menjadi takjub, dan menjadi lebih takjub lagi karena mereka terlibat secara langsung di dalamnya. Semua orang yang ada di perahu itu menjadi takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap (ay. 9); mereka semua terkejut, dan semakin mereka memikirkannya dan melihat keadaan saat itu, semakin tercenganglah mereka, bahkan bisa saya katakan kalau mereka begitu kaget seperti tersambar geledek sewaktu memikirkan hal tersebut. Demikian juga Yakobus dan Yohanes, yang menjadi teman Simon (ay. 10), dan yang kelihatannya belum terlalu mengenal Kristus sebelumnya, tidak seperti Petrus dan Andreas. mereka semakin tergugah karenanya: [1] Sebab mereka memahami kejadian itu dengan lebih baik dibanding orang-orang lainnya. Mereka sudah begitu mengenal danau itu dan mungkin telah bertahun-tahun mencari ikan di sana, dan tidak pernah sekalipun menyaksikan tangkapan ikan sebanyak itu, tidak pernah ada yang seperti itu atau yang hampir sama seperti itu. Karena itulah, mereka tidak bisa menyepelekan mujizat tadi seperti orang-orang yang mungkin saja berpendapat bahwa hal yang terjadi saat itu hanya kebetulan belaka, dan bisa terjadi kapan saja. Bukti kuat yang semakin meneguhkan mujizat-mujizat-Nya merupakan kenyataan bahwa orang-orang yang paling mengagumi mujizat-mujizat Kristus adalah orang-orang yang paling memahaminya. [2] Sebab mujizat itu menyangkut kepentingan mereka, dan mereka diberkati karenanya. Petrus dan rekan-rekannya mendapatkan keuntungan besar melalui penangkapan ikan tersebut. Tangkapan itu sangat berharga bagi mereka sehingga mereka pun bersukacita karenanya, dan sukacita itu menyokong iman mereka. Perhatikan, saat pekerjaan Kristus yang ajaib melawat kita, terutama pekerjaan anugerah-Nya, maka hal itu pasti meneguhkan iman kita terhadap pengajaran-Nya. 2. Petrus, lebih dari semua kawannya yang lain, begitu terpana sampai-sampai ia pun tersungkur di depan Yesus yang sedang duduk di geladak perahunya. Lalu ia berkata seperti orang mengalami gejolak emosi yang dahsyat dan meluap-luap, "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa" (ay. 8). Dia berkata begitu bukan karena takut beban ikan-ikan tersebut akan menenggelamkannya oleh karena ia seorang berdosa, tetapi karena ia menganggap dirinya tidak layak menerima kehadiran Kristus di dalam perahunya, dan menganggap dirinya pantas dihukum, bukannya dihiburkan. Perkataan Petrus tadi berasal dari prinsip yang sama yang diterapkan oleh mereka yang masih berada di bawah Perjanjian Lama, yang sering kali berkata bahwa mereka sangat ketakutan dan sangat gemetar menyaksikan penampakan hebat dari keagungan dan kemuliaan ilahi. Pernyataan itu menunjukkan kerendahan hati dan penyangkalan diri Petrus, dan sama sekali tidak seperti perkataan yang dilontarkan setan, "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah?" [1] Pengakuan diri Petrus itu benar adanya, dan haruslah juga menjadi pengakuan kita semua: Tuhan, aku ini seorang berdosa. Perhatikan, bahkan orang-orang yang terhebat pun berdosa, dan harus selalu siap untuk mengakui hal itu di setiap waktu, terutama di hadapan Yesus Kristus, sebab kepada siapa lagi orang-orang berdosa harus memalingkan diri mereka, selain kepada Dia yang telah datang ke dunia ini untuk menyelamatkan orang-orang berdosa? [2] Kesimpulan yang ia tarik dari kejadian itu kelihatannya memang benar, tetapi sebetulnya tidak begitu. Jika aku memang seorang berdosa dan benar demikian adanya, seharusnya aku berkata, "Marilah datang kepadaku, Tuhan, atau biarlah aku datang kepada-Mu, sebab jika tidak begitu, celakalah aku, celakalah aku selamanya." Tetapi, dengan melihat alasan mengapa orang-orang berdosa harus gemetar di hadapan Tuhan Allah yang kudus dan gentar terhadap murka-Nya, perkataan Petrus itu dapat dimaklumi, jika ia langsung berteriak, "Pergilah dari padaku," karena sadar akan dosa dan kejahatannya sendiri. Perhatikan, Kristus memang pertama-tama selalu menyadarkan mereka yang telah Ia rancang untuk menjadi sahabat-sahabat karib-Nya bahwa mereka sebenarnya pantas dijauhkan dari pada-Nya. Kita harus mengaku bahwa kita ini orang-orang berdosa, dan karena itu layaklah bahwa Kristus pergi menjauhi kita. Tetapi, karena itu juga kita harus tersungkur di depan-Nya dan memohon supaya Ia tidak pergi, sebab celakalah kita jika Ia sampai meninggalkan kita, jika Sang Juruselamat pergi dari manusia berdosa. Kesempatan yang dipergunakan Kristus untuk menunjukkan kepada Petrus (ay. 10) dan kemudian kepada Yakobus dan Yohanes (Mat. 4:21) tentang maksud-Nya untuk menjadikan mereka sebagai rasul-rasul-Nya, serta alat-Nya dalam menanamkan agama-Nya di dunia ini. Kata-Nya kepada Simon yang paling takjub karena penangkapan ikan yang ajaib itu, "Engkau akan melihat dan melakukan perkara yang lebih besar daripada ini. Jangan takut. Janganlah berpikir bahwa setelah melakukan hal ini untukmu, Aku tidak akan pernah lagi mengulanginya. Tidak begitu, malahan mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia, dengan menangkap mereka dalam jala Injil, dan itu akan menjadi contoh yang lebih besar lagi mengenai kuasa Sang Penebus dan kebaikan-Nya kepadamu dibandingkan dengan kejadian tadi. Itu akan menjadi mujizat yang lebih menakjubkan, dan tentu saja lebih berguna daripada yang tadi." Saat tiga ribu jiwa dimenangkan oleh gereja dalam satu hari karena khotbah Petrus, maka perlambangan penangkapan ikan tersebut tergenapi dengan melimpah pada saat itu.
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023 Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: RHK Sabtu, 17 Juni 2023 - Jangan Takut Mengikut Yesus - Lukas 5:10b-11 Sebelum: RHK GMIM Kamis, 15 Juni 2023 – Yesus Kristus Adalah Tuhan - Lukas 5:8-9 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,