gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 560 kali
Download MP3 Music
Kisah Para Rasul 1:15-17
Matias dipilih menggantikan Yudas
1:15 Pada hari-hari itu berdirilah Petrus di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu, kira-kira seratus dua puluh orang banyaknya, lalu berkata: 1:16 "Hai saudara-saudara, haruslah genap nas Kitab Suci, yang disampaikan Roh Kudus dengan perantaraan Daud tentang Yudas, pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu. 1:17 Dahulu ia termasuk bilangan kami dan mengambil bagian di dalam pelayanan ini."

Penjelasan:
* Kematian Yudas; Matias Dipilih sebagai Rasul ( Kis 1:15-26)

    Dosa Yudas tidak hanya membawa aib dan kehancuran baginya, tetapi juga meninggalkan kekosongan jabatan dalam kumpulan para rasul. Mereka ditahbiskan sebagai dua belas rasul, dengan pandangan yang tertuju pada dua belas suku Israel, yang diturunkan dari dua belas bapa leluhur. Mereka adalah dua belas bintang yang membentuk mahkota jemaat (Why. 12:1), dan bagi merekalah dua belas takhta ditentukan (Mat. 19:28). Nah, karena mereka ada dua belas pada waktu menjadi murid, maka jika mereka sekarang hanya ada sebelas pada waktu menjadi guru, setiap orang akan bertanya-tanya apa yang terjadi dengan yang kedua belas, dan dengan demikian hal itu mengingatkan mereka kembali akan aib perkumpulan mereka. Oleh sebab itu mereka merasa perlu, sebelum Roh turun, untuk mengisi lowongan itu, yang cerita tentangnya kita dapati sekarang, karena Yesus Tuhan kita, ada kemungkinan, sudah memberikan petunjuk-petunjuk tentang itu, selain perkara-perkara lain yang dibicarakan-Nya tentang Kerajaan Allah. Amatilah,

I. Orang-orang yang berkepentingan dalam perkara ini.
            1. Di dalam rumah itu ada kira-kira seratus dua puluh orang. Jumlah ini adalah jumlah nama, maksudnya, jumlah orang. Ada sebagian orang yang menduga itu hanya laki-laki, tidak termasuk perempuan. Dr. Lightfoot menghitung bahwa kesebelas rasul, ketujuh puluh murid, dan kira-kira tiga puluh sembilan lagi, yang kesemuanya berasal dari kerabat, negeri, dan kenalan Kristus sendiri, membentuk seratus dua puluh orang ini, dan bahwa mereka ini sejenis majelis atau kumpulan hamba-hamba Tuhan, para penatua (4:23). Kepada mereka tidak ada yang berani menggabungkan diri (5:13), dan mereka terus bersama-sama sampai penganiayaan yang terjadi setelah kematian Stefanus membuat mereka semua tersebar kecuali rasul-rasul (8:1). Tetapi ia berpikir bahwa selain mereka ini masih ada lagi ratusan, jika bukan ribuan, orang di Yerusalem, pada waktu ini yang percaya. Dan kita memang membaca tentang banyak orang di situ yang percaya kepada-Nya, tetapi tidak berani mengakui Dia, dan oleh sebab itu saya tidak bisa berpikir, seperti Dr. Lightfoot, bahwa mereka sekarang membentuk perkumpulan-perkumpulan yang berbeda, untuk memberitakan firman Tuhan dan melakukan kegiatan-kegiatan ibadah lain. Dan juga tidak terjadi hal seperti ini sampai setelah pencurahan Roh, dan setelah pertobatan-pertobatan yang dicatat dalam pasal selanjutnya. Inilah permulaan jemaat Kristen: keseratus dua puluh orang ini adalah biji sesawi yang tumbuh menjadi pohon, ragi yang membuat seluruh adonan khamir.
            2. Yang berbicara adalah Petrus, yang dulunya, dan masih, menjadi orang yang paling pertama maju ke depan. Dan oleh sebab itu ada perhatian yang diberikan tentang keberaniannya dan semangatnya, untuk menunjukkan bahwa ia sudah mendapatkan kembali secara utuh pijakannya yang hilang karena menyangkal Gurunya. Juga, karena Petrus ditetapkan sebagai rasul untuk orang-orang bersunat, maka selama cerita suci ini diberitakan di antara orang-orang Yahudi, ia terus diikutsertakan di dalam cerita, seperti sesudahnya, ketika cerita itu mulai berbicara tentang orang-orang bukan-Yahudi. Ini berlanjut terus hingga cerita mengenai Paulus.

II. Usulan yang dibuat Petrus agar memilih seorang rasul lain. Ia berdiri di tengah-tengah saudara-saudara yang sedang berkumpul itu (ay. Kis 1:15). Ia tidak duduk, seperti orang yang memberi hukum, atau yang mempunyai keunggulan di atas rasul-rasul lain, tetapi berdiri, seperti orang yang hanya ingin mengajukan sebuah permohonan. Dengan cara ini ia menaruh hormat pada saudara-saudaranya, dengan berdiri ketika berbicara kepada mereka. Sekarang, dalam perkataannya ini, kita dapat mengamati,
            1. Laporan yang diberikannya tentang kekosongan jabatan oleh karena kematian Yudas, yang diceritakannya dengan sangat terperinci, dan, seperti layaknya seorang yang sudah diembusi Roh oleh Kristus, mengamati penggenapan Kitab Suci di dalamnya. Inilah,
                (1) Kekuasaan yang sudah dicapai Yudas (ay. Kis 1:17): Dahulu ia termasuk bilangan kami dan mengambil bagian di dalam pelayanan yang diserahkan kepada kami ini. Perhatikanlah, banyak orang termasuk bilangan orang-orang kudus di dunia ini, namun tidak akan didapati di antara mereka pada hari pemisahan antara yang berharga dan yang hina. Apa untungnya bagi kita untuk ditambahkan ke dalam bilangan orang-orang Kristen, jika kita tidak turut ambil bagian dalam roh dan sifat orang-orang Kristen? Kenyataan bahwa Yudas sudah memperoleh bagian dari pelayanan ini hanyalah memperberat dosa dan kehancurannya, sama halnya bagi orang-orang yang sudah bernubuat demi nama Kristus , namun berbuat kejahatan.
                (2) Dosa Yudas, kendati ia sudah mencapai kehormatan ini. Ia adalah pemimpin orang-orang yang menangkap Yesus itu, yang tidak hanya memberi tahu orang-orang yang mengejar Kristus di mana mereka bisa menangkap-Nya (yang bisa saja mereka lakukan dengan berhasil walaupun Yesus tidak terlihat), tetapi juga ia dengan berani memperlihatkan diri secara terang-terangan sebagai kepala gerombolan orang yang mengepung-Nya. Ia pergi mendahului mereka ke tempat itu, dan, seolah-olah bangga mendapatkan kehormatan itu, memberikan perintah: Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia. Perhatikanlah, biang keladi pembuat dosa adalah yang terjahat di antara para pendosa, terutama jika orang yang dengan kedudukannya seharusnya menjadi pembimbing bagi sahabat-sahabat Kristus malah menjadi pembimbing bagi musuh-musuh-Nya.






Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
RHK GMIM Kamis, 25 Mei 2023 – Kriteria Pengganti Yudas – Kisah Para Rasul 1:21-22

Sebelum:
RHK GMIM Senin, 22 Mei 2023 – Bertekun Sehati Berdoa Bersama – Kisah Para Rasul 1:14




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2023..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,