|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2023 Selasa, 16 Mei 2023 RHK GMIM Selasa, 16 Mei 2023 – Tiang Awan, Tiang Api Dan Laut Terbelah Tanda Kehadiran Tuhan Allah – Keluaran 14:19-22Keluaran 14:19-22 14:19 Kemudian bergeraklah Malaikat Allah, yang tadinya berjalan di depan tentara Israel, lalu berjalan di belakang mereka; dan tiang awan itu bergerak dari depan mereka, lalu berdiri di belakang mereka. 14:20 Demikianlah tiang itu berdiri di antara tentara orang Mesir dan tentara orang Israel; dan oleh karena awan itu menimbulkan kegelapan, maka malam itu lewat, sehingga yang satu tidak dapat mendekati yang lain, semalam-malaman itu. 14:21 Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu. 14:22 Demikianlah orang Israel berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering; sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok bagi mereka. Penjelasan: * Pengawal ditempatkan berjaga-jaga di tengah umat Israel, yang saat ini ada di tempat yang sangat terancam bahaya, yakni di belakang (ay. 19-20). Malaikat Allah, yang karya pelayanan-Nya nyata di dalam tiang awan dan api, bergerak dari depan tentara Israel, karena mereka saat ini tidak memerlukan pemandu di depan lagi (tidak ada bahaya kehilangan arah sewaktu berjalan melewati laut dan tidak perlu perintah lain selain bergerak maju terus). Malaikat Allah berjalan di belakang mereka, tempat mereka sekarang memerlukan seorang pengawal karena orang Mesir sudah bersiap menyerang mereka dari belakang. Demikian pula, ada tiang awan yang menjadi pembatas di antara tentara orang Israel dan tentara orang Mesir. Tiang ini tidak hanya melindungi orang Israel, tetapi juga menyinari perjalanan mereka melintasi lautan, dan pada waktu bersamaan, tiang ini mengganggu orang Mesir sehingga tidak bisa melihat mangsa mereka tepat ketika tangan mereka sudah siap menerkam. Firman dan tindakan pemeliharaan Allah memiliki sisi yang hitam dan gelap terhadap dosa dan pendosa, tetapi di lain pihak, memberikan sisi yang cerah dan menyenangkan bagi orang-orang yang hidup sebagai orang Israel sejati. Firman dan pemeliharaan Allah yang merupakan bau kehidupan yang menghidupkan bagi beberapa orang, adalah bau kematian yang mematikan bagi yang lain. Ini bukanlah kali pertama Allah, yang pada mulanya memisahkan antara terang dan gelap (Kej. 1:4), dan masih membuat semuanya ini (Yes. 45:7), pada waktu bersamaan telah menentukan kegelapan bagi bangsa Mesir dan terang bagi bangsa Israel. Inilah satu contoh dari pembedaan yang selamanya akan ada antara keturunan para orang kudus di dalam terang dan para orang munafik di dalam kegelapan. Allah akan memisahkan antara mereka yang berharga dan yang jahat di mata-Nya. * Kita dapati di sini sejarah karya ajaib yang sangat sering disebut di Perjanjian Lama dan Baru, yakni terbelahnya Laut Teberau tepat di depan mata orang Israel. Peristiwa itu menimbulkan kengerian bagi orang Kanaan (Yos. 2:9-10), membuat orang Israel menaikkan puji-pujian dan bersorak-sorak (Mzm. 114:3, 106:9, 136:13-14). Peristiwa ini menjadi gambaran untuk baptisan (1Kor. 10:1-2). Perjalanan bangsa Israel melintasi Laut Teberau menggambarkan pertobatan jiwa-jiwa (Yes. 11:15), dan kehancuran bangsa Mesir di dalamnya menggambarkan kehancuran akhir dari semua pendosa yang tidak mau bertobat (Why. 20:14). Di sini kita dapati, I. Satu contoh dari kuasa dahsyat Allah atas alam semesta. Ia membelah lautan dan membuka jalan melaluinya. Air yang terbelah ini menjadi teluk, atau selat, atau ceruk laut, dengan lebar sekitar sebelas hingga enam belas setengah kilometer (ay. 21). Tanda yang dipakai untuk mengawali mujizat Allah ini adalah uluran tangan Musa ke atas laut, yang menandakan bahwa mujizat ini diperbuat Allah sebagai jawaban atas doa Musa, untuk membenarkan tugas perutusan Musa, dan tanda keberpihakan Allah terhadap bangsa yang dipimpin Musa. Tanda alam yang menjadi perantara adalah angin timur yang keras, yang menunjukkan bahwa kuasa Allah yang mengerjakannya, di mana angin dan laut pun patuh kepada-Nya. Apabila ada bagian di dalam Kitab Ayub yang merujuk kepada mujizat yang dikerjakan untuk keselamatan bangsa Israel keluar dari Mesir, bagian itu adalah 12, Ia telah meneduhkan laut dengan kuasa-Nya, dan meremukkan Rahab dengan kebijaksanaan-Nya. Rahab yang dimaksud di sini adalah Mesir. Perhatikan, Allah dapat membawa umat-Nya berjalan menembus kesulitan terbesar sekalipun dan menerobos dengan kekuatan yang membuka jalan ketika seolah-olah tiada jalan. Allah semesta alam tidak terikat oleh segala hukum alam, tetapi dengan sesuka hati-Nya, Ia mempergunakan hukum alam itu, sehingga tidaklah mengherankan apabila api menjadi tak kuasa membakar, dan air pun tak kuasa mengalir. II. Satu contoh kebaikan Allah yang luar biasa bagi kepunyaan-Nya Israel. Bangsa Israel menyeberangi Laut Teberau dan berhasil mencapai daratan di sisi seberang, meski saya percaya mereka tidak memiliki kompas kala itu, sehingga bisa saja mereka keluar lagi di sisi daratan yang sama dengan sisi tempat mereka berangkat (ay. 22). Orang Israel berjalan di tempat kering dari tengah-tengah laut (ay. 29), dengan tiang awan, yakni kemuliaan Tuhan, menjadi barisan belakang mereka (Yes. 58:8), sedang di kiri dan di kanan mereka air itu sebagai tembok agar orang Mesir tidak menyerang mereka dari sisi sayap. Musa dan Harun kemungkinan berjalan terlebih dulu di depan, melintasi jalur yang belum pernah dilalui ini, baru setelahnya bangsa Israel mengikuti mereka. Perjalanan melalui jalur yang membelah lautan ini akan membuat perjalanan berikutnya di padang gurun tidaklah terlampau menakutkan. Mereka yang sudah mengikuti Allah menyeberangi lautan tidak perlu takut mengikut-Nya ke mana pun Ia memimpin mereka. Perjalanan menyeberangi laut ini berlangsung di malam hari, dan malam itu bukanlah malam yang diterangi cahaya bulan, karena saat itu adalah tujuh hari setelah bulan purnama, sehingga mereka tidak mempunyai penerangan apa pun selain dari tiang awan dan api. Ini membuat perjalanan bertambah mengerikan. Akan tetapi, ke mana pun Allah memimpin kita, Ia akan menerangi kita. Sementara kita mengikuti tuntunan-Nya, kita tidak akan kekurangan penghiburan-Nya. * Tiang Awan, Tiang Api Dan Laut Terbelah Tanda Kehadiran Tuhan Allah Firman hari ini menyatakan bahwa Tuhan Allah sendiri yang memimpin umat-Nya keluar dari Mesir. Hal ini ditandai dengan Tiang Awan dan Tiang Api sebagai bentuk penyertaan Tuhan Allah kepada umat-Nya bahwa Dialah yang mengepalai barisan. Di malam hari tiang itu menyinarkan cahaya agar umat Israel tidak takut di padang gurun yang gelap dan mencekam itu. Tiang awan di siang hari menuntun jalan dan menghalau teriknya panas di padang belantara. Tiang Awan dan Tiang Api itu juga yang menjadi pemisah antara tentara orang Israel dan tentara orang mesir, sehingga tidak dapat saling mendekati satu dengan yang lain. Di tepi Laut Teberau ketika Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, laut itu terbelah dua menjadi seperti tembok di sebelah kiri dan kanan dan bangsa Israel berjalan di antaranya. Luar biasa dan mengagumkan ketika Tuhan Allah menyatakan kemahakuasaan dan kemuliaan-Nya. peristiwa terbelahnya Laut Teberau tidak dapat dipahami oleh akal manusia. Kita bisa membayangkan bagaimana mungkin air itu menjadi seperti tembok. Hal ini tidak dapat dilakukan manusia. Tiang Awan, Tiang Api dan terbelahnya Laut Teberau adalah bukti kemahakuasaan Tuhan Allah atas manusia dan alam ciptaan-Nya. Hal ini dilakukan-Nya untuk menyelamatkan orang percaya dan yang berseru kepada-Nya minta tolong. Sebagai keluarga Kristen, ketika kita mengalami kesengsaraan, jalan ke depan terasa gelap, segala daya upaya untuk sukses seperti menghadapi tembok dan jalan buntu, yakinlah bahwa Tuhan Allah dengan kuasa-Nya yang dahsyat dan ajaib akan mendengar dan menjawab seru doa orang percaya. Jika Tuhan Allah menolong umat-Nya Israel, dengan kuasa-Nya yang ajaib membuat hal yang tidak mungkin bagi manusia menjadi mungkin bagi-Nya, maka percayalah Tuhan Allah Israel adalah juga Tuhan Allah kita. Kita pun akan diselamatkan dan dibebaskan dari kesengsaraan jika kita bertobat, berseru dan mengandalkan-Nya dalam hidup ini. Karena itu man kita imani dan amini kuasa-Nya yang selalu hadir menyertai kita, sehingga kita tidak usah takut terhadap berbagai ancaman karena Dia Allah Maha Hadir dalam setiap jengkal perjalanan kehidupan kita. Amin. Doa: Ya Tuhan Allah, tolong dan mampukanlah kami untuk mengimani kuasa-Mu yang menyelamatkan hidup kami. Jauhkanlah dari kami segala kekuatiran yang dapat menggoyahkan iman. Demi Yesus Kristus Tuhan yang mengasihi kami, kami berdoa. Amin.
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023 Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: RHK GMIM Rabu, 17 Mei 2023 – Tuhan Allah Pahlawan Perang Membawa Kemenangan – Keluaran 14:23-25 Sebelum: RHK GMIM Senin, 15 Mei 2023 – Tuhan Allah Menyatakan Kemuliaan-Nya – Keluaran 14:17-18 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,