gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 697 kali
Download MP3 Music
Yohanes 20:23
20:23 Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."

Penjelasan:
* Jikalau kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jikalau kamu menyatakan dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada."
Demikian juga pemberian otoritas mengampuni dosa orang sangat penting dari segi pengutusan yang diceritakan dalam ayat 21 di atas. Tuhan Yesus diutus dengan otoritas mengampuni dosa orang menurut pasal 9:39-41. Kalau Tuhan Yesus mengutus mereka sama seperti Bapa telah mengutus Dia, maka mereka juga memerlukan otoritas mengampuni dosa orang.1415 Namun perlu diingat bahwa Tuhan Yesus tidak mengampuni dosa tanpa iman dalam hati mereka yang diampuni (pasal 3:16) ataupun di luar pilihan Allah Bapa (demikian doa Tuhan Yesus dalam pasal 17:2 "Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya."). Pengampunan dosa tidak dapat dipisahkan dari iman dalam Tuhan Yesus ataupun pilihan Bapa.

Memang pasal 20:23 ini dipakai oleh orang yang hendak memberi otoritas rohani yang luar biasa kepada orang-orang yang ditabiskan dalam gereja mereka. Biasanya orang seperti itu tidak melihat bahwa mereka yang disebutkan dalam Epesus 4:11 (yaitu "baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar") ditugaskan "untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus" dalam Epesus 4:12, bukan untuk menjalankan pelayanan masing-masing. Demikian juga mereka tidak menekankan Efesus 4:16 yang berkata, "Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, --yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota--menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih."

Mungkin mereka hendak berkata bahwa ayat ini memberi kuasa itu secara khusus kepada kesebelas murid, yang akan menjadi rasul, tetapi Yohanes tidak berkata bahwa mereka yang dimaksudkan dalam ayat ini, atau dalam ayat 20-23, terbatas pada kesebelas rasul. Yohanes hanya menjelaskan bahwa Tomas tidak hadir waktu itu. Namun Lukas 24:33, yang menceritakan peristiwa yang sama,1416 berkata bahwa yang hadir pada waktu itu adalah "kesebelas murid itu... bersama-sama dengan teman-teman mereka." Lukas berkata dengan jelas bahwa lebih dari "kesebelas murid itu" berada di situ. Apa yang dikatakan dalam ayat 21-23 tidak perlu dibatasi secara khusus bagi rasul-rasul dan keturunan mereka, karena Yohanes ataupun Tuhan Yesus tidak memberi petunjuk bahwa jumlah mereka yang diberi otoritas harus dibatasi.

Orang-orang Yahudi, seperti semua mereka yang berada dalam kamar itu malam hari itu, mengerti bahwa hanya Allah sendiri yang dapat mengampuni dosa (Markus 2:7). Tuhan Yesus tidak mau meniadakan paham tersebut, tetapi Dia mau melibatkan kita dalam proses itu, sesuai dengan bahasan ayat 21 di atas. Sebaiknya ketiga ayat ini dimengerti seperti ini: "Kamu Kuutus (ayat 21), kamu pergi dengan pertolongan Roh Kudus (ayat 22), dan kamu memberitakan Injil Keselamatan sehingga barangsiapa mendengar dan percaya, diampuni (ayat 23). Jika orang tidak mendengar dan percaya Injil, maka dosa mereka tidak diampuni." Bukankah ini sesuai dengan inti dari Injil Yohanes? Sekali lagi, tidak mungkin pengampunan dosa dipisahkan dari pilihan Allah Bapa ataupun iman dalam nama Tuhan Yesus. Ayat ini tidak mungkin berarti bahwa ada manusia yang mempunyai otoritas untuk mengampuni dosa sembarang orang, jika mereka di luar pilihan Allah dan tanpa iman.

Dalam Injil Yohanes kita sudah mengamati tema bahwa Tuhan Yesus menghakimi, seperti dalam pasal 3:17; 9:39; dan 12:31. Pekerjaan penghakiman berjalan terus, dan ayat ini menceritakan bagaimana murid-murid Tuhan Yesus dipercayai untuk ikut mengambil bagian dalam pekerjaan ini.

Pernyataan ini harus dimengerti dalam konteks pengutusan sesuai dengan ayat 21-22. Mereka adalah orang yang diutus. Jika mereka mengambil keputusan pergi ke suatu suku, maka dosa orang-orang1417 itu dapat diampuni asal mereka percaya, tetapi kalau mereka mengambil keputusan untuk mengabaikan suatu suku, maka dosa mereka tidak jadi diampuni. Memang keputusan itu tidak mungkin diambil di luar kedaulatan Allah. Dia akan mengutus orang supaya Injil Keselamatan diberitakan kepada orang-orang yang telah Dia pilih.

* Yoh 20:23

Kristus memberikan kuasa kepada para rasul dan mungkin kepada orang lain (bdg. Luk. 24:33 dst.) untuk mengampuni dan untuk menahan dosa orang. "Para rasul harus memiliki pengertian yang pasti tentang hati manusia (seperti yang dalam kasus-kasus tertentu diberikan kepada seorang rasul, Kis. 5:3). atau pengampunan dosa yang mereka beritakan harus disampaikan dengan syarat. Tidak seorang pun dapat melakukan alternatif yang pertama. Jadi, apa yang diserahkan Tuhan kita kepada para murid-Nya, kepada Gereja-Nya, adalah hak yang benar untuk menyatakan. di dalam nama-Nya, bahwa ada pengampunan bagi dosa manusia, dan apa syarat-syaratnya agar dosa-dosa tersebut diampuni" (Milligan & Moulton, Commentary on John). Tercakup di dalam ini ialah kematian Kristus (luka-luka-Nya ditunjukkan), kebangkitan-Nya (dinyatakan dengan kehadiran-Nya sendiri), dan hasilnya berupa penugasan untuk pergi dan bersaksi tentang Dia, pemberian perlengkapan untuk melaksanakan tugas tersebut, serta amanat itu sendiri yang berpusat pada pengampunan dosa.

* Nyatakan Kesalahan Dan Ampunilah

Kita sering menyaksikan perselisihan dan pertengkaran di mana tidak ada yang mau mengalah, melainkan ingin menang sendiri. Pelakunya tidak memandang status sosial ada orang-orang terpandang, punya kedudukan/jabatan, ekonomi baik maupun yang ekonomi lemah. Tidak heran hal itu justru memalukan diri sendiri, membuat kehilangan jati diri dan lupa diri. Sebagai orang Kristen, seolah-olah kata “maaf” dan “mengampuni” sudah tabu untuk diungkapkan. Sikap yang egois inilah yang membuat rasa persaudaraan dan kekeluargaan semakin terkikis.

Yesus Kristus berkata, “Jika kamu mengampuni dosa orang, dosanya diampuni, dan jika kamu menyatakan dosa tetap ada, dosanya tetap ada.” Mengampuni adalah sikap seorang pengikut Yesus Kristus yang memaafkan perbuatan salah, dosa yang melanggar hukum Tuhan kepada orang yang mau bertobat. Kasih menjadi dasar seseorang mengampuni orang lain yang berdosa dan bersalah. Yesus Kristus mengajarkan agar suka mengasihi dan menyayangi sesama. Maka murid Yesus Kristus yang mengampuni dosa orang, dosanya diampuni.

Namun jikalau kamu menyatakan (menerangkan, menunjukkan, memperlihatkan, mengemukakan, mengatakan) dosa orang tetap ada, dosanya tetap ada. Yesus Kristus juga ingin menyatakan bahwa kita harus menyampaikan sesuatu yang benar, sama seperti yang diajarkan Yesus Kristus yaitu “katakan ya jika itu ya atau tidak jika itu tidak.” Yesus Kristus mengajarkan agar kita tidak malu atau segan menyatakan yang salah jika seseorang itu salah atau melakukan kesalahan. Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering diperhadapkan dalam situasi yang serba salah ketika melihat seseorang melakukan kesalahan/dosa. Kita sering merasa canggung dan segan untuk menegur atau menasihati. Apalagi kepada orang yang jabatannya lebih tinggi dan kepada orang tua, bahkan kepada teman, tetangga atau rekan kerja. Kita membiarkan orang lain tetap dalam dosanya dikarenakan segan. Kita diajarkan berani untuk menegur dengan santun dan mengampuni semua orang, serta mengajak sesama untuk saling mengampuni. Amin.

Doa: Ya Tuhan Yesus Kristus, ampunilah dosa kami dan ajarlah kami juga mengampuni sesama kami. Kuatkan kami untuk menasihati dengan penuh cinta kasih agar orang bertobat. Amin.





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
RHK GMIM Rabu, 26 April 2023 – Ajar Kami Percaya Walau Tidak Melihat – Yohanes 20:24-25

Sebelum:
RHK GMIM Senin, 24 April 2023 – Jadilah Utusan-Nya – Yohanes 20:21-22




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2023..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,