gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 640 kali
Download MP3 Music
Matius 27:28-30
27:28 Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya. 27:29 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: "Salam, hai Raja orang Yahudi!" 27:30 Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya.

Penjelasan:
* Jubah Ungu.
Jubah ungu dikenakan kepada Yesus. Pakaian itu tidak cocok buat-Nya. Para serdadu itu mengenakan kepada Yesus sebuah pakaian olokan, yang tidak cocok dengan kepribadian Yesus. Sampai kini banyak orang bahkan pemikir Kristen berusaha kuat mengenakan pakaian-pakaian aneh: pakaian badut, pakaian raja, pakaian tentara, pakaian omong kosong, dlsb. kepada Yesus. Akibatnya bukan lagi Yesus yang penuh dengan kekuatan dan kasih dari Allah yang diwartakan orang. Ia menjadi tokoh yang sama sekali asing dan tidak dikenal. Sang Juruselamat pencinta umat manusia yang berdosa, hilang sama sekali dari peredaran.

Mahkota duri. Perhiasan atau atribut seorang raja tanpa kuasa. Penghormatan terhadap seorang raja tanpa kedudukan. Inilah upaya maksimal menghina Yesus. Sepanjang sejarah bermacam-macam mahkota diberikan kepada Yesus. Raja di atas segala raja, Tuhan di atas segala Tuhan. Yesus sebagai slogan tanpa diiringi taat kepada Dia sebagai sang raja. "Kasihilah musuhmu, ampunilah mereka tujuh puluh kali tujuh kali". Kita semua mengatakan kepadanya "salam hai raja orang Yahudi". Prajurit-prajurit Roma yang menyalibkan Yesus juga mengucapkan hal yang sama. Apa beda kita dari para musuhnya?

Doa: Tolong kami menyambut Yesus apa adanya Dia.

* Para Serdadu Mengolok-Olok (Matius 27:27-31)

27 Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus. 28 Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya. 29 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: "Salam, hai Raja orang Yahudi!" 30 Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya. 31 Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan.

Ayat 27. Setelah Ia disesah, serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan. Yesus sebelumnya pernah diperiksa di dalam gedung pengadilan (Praetorium), di mana kediaman gubernur terletak (27:11; Yoh. 18:28). Pada saat ini, itu adalah tempat di mana Ia dipermalukan oleh para serdadu itu.

Seluruh pasukan, yang biasanya terdiri dari 600 prajurit, mungkin telah berkumpul untuk berpartisipasi atau mengamati pengolok-olokan Kristus. Namun begitu, istilah Yunani speivra (speira), yang diterjemahkan "pasukan [kohort; NASB]," juga digunakan dalam literature kuno untuk mengacu kepada "maniple [bagian dari legiun Romawi]," yang terdiri dari 200 prajurit.38Ada kemungkinan yang digunakan di sini adalah unit terakhir ini. Apakah kohort atau maniple, unit militer ini tinggal di barak yang terletak di dalam gedung pengadilan, orang-orang itu "para sedadu wali negeri."

Ayat 28. Para serdadu itu menggunakan tuduhan terhadap Yesus-"bahwa Ia adalah "Raja orang Yahudi" (27:11)-"sebagai sarana untuk mengolok-olok Dia. Pertama, mereka menanggalkan Dia dari pakaiannya sendiri dan mengenakan jubah [merah tua; NASB] pada punggung-Nya yang robek, berdarah. "Jubah" (clamu֧, chlamus) ini kemungkinan adalah pakaian usang milik salah seorang serdadu itu.39

Pakaian itu berwarna "merah tua" (ko÷kkinoß, kokkinos) atau "merah," "pakaian yang diwarnai secara murah yang berbeda dengan pakaian 'ungu' yang mahal … yang sumber warnanya berasal dari kerang dan dikenakan oleh golongan kelas atas."40

Warna itu cukup mirip untuk mengolok-olok Yesus seolah-olah Ia adalah seorang raja dengan jubah ungu kerajaan. Markus, yang lebih umum dalam hal ini, mengatakan bahwa "mereka mengenakan jubah ungu kepada-Nya" (Mrk. 15:17).

Ayat 29, 30. Para serdadu itu menganyam ranting duri menjadi sebuah mahkota dan meletakkannya di atas kepala-Nya. Kata Yunani "mahkota" (ste÷fanoß, stephanos) sering mengacu kepada karangan bunga kemenangan, tapi di sini digunakan untuk menunjukkan mahkota penguasa (dia÷dhma, diad-"ma). Ketimbang memakai mahkota emas yang indah, Yesus memakai mahkota duri yang lusuh. Mereka mungkin secara paksa menekan masuk mahkota duri itu ke dalam kulit kepala-Nya, membuat Dia sangat kesakitan. Perlakuan ini konsisten dengan cara-cara lain yang dengannya mereka menyiksa Dia. Ada juga kemungkinan bahwa ujung-ujung lancip dari duri-duri itu berubah menyerupai mahkota yang bersinar yang dikenakan para kaisar, seperti yang digambarkan pada beberapa koin kuno. Mahkota yang bersinar menandakan keilahian pemakainya.41

Mereka juga memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya untuk meniru tongkat kerajaan. Tangan kanan adalah simbol kekuatan dan kekuasaan, seperti halnya tongkat kerajaan. "Buluh" (ka÷lamoß, kalamos) bergoyang ditiup angin dan mudah patah (11:7; 12:20). Tongkat kerajaan yang lemah itu sangat berbeda dengan yang terbuat dari cabang-cabang pohon yang kuat (Yeh. 19:11, 14) atau dari besi (Maz. 2:9; Why. 2:27; 12:5). Dengan menggunakan tongkat kerajaan dari buluh, para serdadu itu mengejek Yesus, menyiratkan bahwa Ia adalah raja yang lemah. Di manakah bala tentara-Nya dan senjata mereka? Di manakah para hamba-Nya dan rakyat-Nya yang setia? Di manakah istana-Nya dengan takhta kerajaan-Nya? Pengakuan Yesus sebagai Raja orang Yahudi tampaknya tidak didukung oleh bukti-bukti lahiriah.

Setelah selesai mengenakan jubah kerajaan kepada Yesus, orang-orang yang kejam ini berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: "Salam, hai Raja orang Yahudi!" France berkomentar,"Salam, hai Raja orang Yahudi! bahkan mungkin dimaksudkan untuk menirukan ucapan resmi, Ave Caesar."42Mungkin mereka berpura-pura menghormati Yesus seperti mereka menghormati kaisar mereka sendiri.

Para serdadu itu meludahi Yesus, sama seperti yang para pemimpin Yahudi telah lakukan (26:67). Mereka juga mengambil buluh yang mereka telah berikan kepada Dia sebagai tongkat kerajaan dan memukulkannya ke kepala-Nya.

Ayat 31. Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Bisa jadi mahkota duri itu juga dicopot dari kepala-Nya. Para serdadu Romawi itu membawa Dia ke luar untuk disalibkan. Penyesahan, pengejekan, dan penyaliban Yesus semuanya dilakukan dalam penggenapan nubuatan-Nya, menunjukkan bahwa hal-hal ini adalah bagian dari rencana Allah yang telah ditentukan sebelumnya (20:19). Bagi para serdadu itu, hal itu hanyalah hari kerja yang lain. Mereka telah menyiksa dan mengeksekusi orang-orang Yahudi yang tak terhitung jumlahnya sebelum Yesus, dan mereka akan melakukan hal yang sama kepada banyak orang Yahudi setelah Yesus.

Ketika Yesus meninggalkan Praetorium, Ia mungkin harus meletakkan di leher-Nya tanda yang mengatakan, "Ini adalah Yesus orang Nazaret, Raja orang Yahudi" (27:37; Mrk. 15:26; Luk. 23:38; Yoh. 19:19). Para serdadu itu mengarak Yesus melalui jalan-jalan sambil Ia memikul salib yang di atasnya Ia akan mati. Jika tanda itu tidak ada di lingkaran leher-Nya, itu mungkin dibawa oleh seorang serdadu Romawi yang berjalan di depan-Nya.43Tanda itu, mungkin dengan kata-kata tambahan, belakangan akan dipakukan di atas kepala-Nya pada kayu salib itu. Pilatus memastikan bahwa tanda itu ditulis dalam bahasa Aram, Latin, dan Yunani, sehingga semua orang yang lewat bisa membacanya (Yoh. 19:20; NIV).





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
RHK GMIM Selasa, 4 April 2023 - Pikullah Salib Dengan Setia - Matius 27:31-34

Sebelum:
Khotbah MTPJ GMIM 2-8 April 2023 - TERSALIB DIANTARA DUA ORANG PENYAMUN - Matius 27:27-44




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2023..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,