|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2023 Sabtu, 25 Februari 2023 RHK GMIM Sabtu, 25 Februari 2023 - Bersukacitalah - Pengkhotbah 11:7-8Pembacaan Alkitab : Pengkhotbah 11:7-8 Tema : Bersukacitalah Musik Pembuka : KJ 3 Kami Puji Dengan Riang Latar Musik : NNBT 24 Kuasamu Tuhan S'lalu Kurasakan (Gaya Pop) Pengkhotbah 11:7-8 11:7 Terang itu menyenangkan dan melihat matahari itu baik bagi mata; 11:8 oleh sebab itu jikalau orang panjang umurnya, biarlah ia bersukacita di dalamnya, tetapi hendaklah ia ingat akan hari-hari yang gelap, karena banyak jumlahnya. Segala sesuatu yang datang adalah kesia-siaan. Penjelasan: * Peringatan kepada Orang Muda; Nasihat untuk Hidup Saleh Sejak Dini (11:7-10) Di sini ada peringatan baik kepada orang tua maupun orang muda, untuk memikirkan kematian, dan bersiap-siap menghadapinya. Setelah mengajar kita melalui banyak ajaran yang unggul tentang bagaimana hidup dengan baik, sang pengkhotbah sekarang tiba, di penghujung khotbahnya, untuk mengajar kita bagaimana mati dengan baik, dan mengingatkan kita akan kesudahan kita. Ia mengarahkan perhatiannya kepada orang-orang yang sudah lanjut usia, menulis kepada mereka sebagai para bapak, untuk menggugah mereka supaya memikirkan kematian (ay. 7-8). Di sini ada, 1. Pengakuan yang masuk akal akan manisnya hidup, yang dialami orang tua dari pengalaman: Terang itu menyenangkan. Terang matahari demikian. Dan melihat matahari itu baik bagi mata. Terang adalah hal pertama yang diciptakan dalam pembentukan dunia yang besar, seperti halnya mata adalah salah satu hal yang pertama diciptakan dalam pembentukan tubuh, dunia yang kecil. Sungguh menyenangkan melihat terang. Orang kafir begitu terpesona dengan kesenangannya hingga mereka menyembah matahari. Sungguh menyenangkan melihat hal-hal lain melaluinya, banyak pemandangan yang menyenangkan yang diberikan dunia ini kepada kita. Terang hidup itu menyenangkan. Terang dipahami sebagai hidup (Ayb. 3:20, 23). Tidak dapat dipungkiri bahwa hidup itu manis. Hidup itu manis bagi orang-orang jahat karena bagian mereka adalah dalam hidup ini. Hidup itu manis bagi orang-orang baik karena mereka memiliki kehidupan ini sebagai waktu persiapan mereka untuk kehidupan yang lebih baik. Hidup itu manis bagi semua orang. Alam mengatakannya demikian, dan itu tidak bisa dibantah. Tidak pula kematian dapat diinginkan untuk kematian itu sendiri, tetapi ditakuti, kecuali sebagai akhir dari kejahatan-kejahatan pada saat ini atau jalan menuju kebaikan di masa depan. Hidup itu manis, dan karena itu kita perlu melipatgandakan kewaspadaan kita, supaya kita tidak terlalu mencintai hidup ini. 2. Peringatan untuk memikirkan kematian, bahkan di tengah-tengah kehidupan, di saat ketika kehidupan itu paling manis hingga kita teramat cenderung melupakan kematian: Jikalau orang panjang umurnya, hendaklah ia ingat akan hari-hari yang gelap yang akan datang. Di sini ada, (1) Hari musim panas yang harusnya dinikmati. Bahwa kehidupan mungkin terus berjalan untuk waktu yang lama, bahkan bertahun-tahun, dan bahwa, oleh kebaikan Allah, kehidupan bisa dibuat menyenangkan dan orang dapat bersukacita di dalamnya. Ada orang-orang yang panjang umurnya di dunia ini, terhindar dari banyak bahaya, menerima banyak rahmat, dan karena itu merasa aman bahwa mereka tidak akan kekurangan kebaikan, dan bahwa tidak ada kejahatan yang akan menimpa mereka. Bahwa kendi yang sudah begitu sering dipakai pulang pergi dari sumur dengan aman dan utuh tidak akan pernah kembali ke rumah dengan rusak. Tetapi siapakah orang-orang yang panjang umur dan bersukacita di dalamnya itu? Sungguh malang! Tak seorang pun. Kita hanya memiliki berjam-jam sukacita selama berbulan-bulan dukacita. Namun demikian, sebagian orang bersukacita dalam tahun-tahun mereka, tahun-tahun mereka yang banyak, lebih daripada orang lain. Jika kedua hal ini bertemu, yaitu keadaan yang makmur dan semangat yang gembira, maka keduanya memang dapat melakukan banyak hal untuk membuat orang mampu bersukacita di dalamnya. Namun demikian, keadaan yang paling makmur sekalipun bercampur dengan hal-hal yang mengurangi kemakmuran itu, dan semangat yang paling gembira sekalipun ada kesedihannya juga. Orang-Orang berdosa yang riang sekalipun merasakan kecemasan-kecemasan yang menyedihkan, dan orang-orang kudus yang ceria merasakan dukacita-dukacita mereka yang penuh rahmat. Dengan demikian, hanya ada anggapan belaka, dan bukan kenyataan yang sebenarnya, bahwa orang bisa panjang umur dan bersukacita di dalamnya. Tetapi, (2) Di sini malam musim dingin diingatkan untuk dinantikan setelah siang musim panas ini: Namun hendaklah orang tua yang bergembira ini ingat akan hari-hari yang gelap, karena banyak jumlahnya. Perhatikanlah, [1] Ada hari-hari yang gelap yang akan datang, hari-hari di mana kita terbaring di dalam kubur. Di sana jasad kita akan terbaring di dalam gelap. Di sana mata tidak melihat, matahari tidak bersinar. Kegelapan maut dipertentangkan dengan terang hidup. Kubur adalah negeri yang gelap (Ayb. 10:21). [2] Hari-hari yang gelap itu akan banyak jumlahnya. Hari-Hari di mana kita terbaring di bawah tanah akan lebih banyak daripada hari-hari kita hidup di atas tanah. Hari-hari hidup itu banyak jumlahnya, tetapi bukan tak terhingga. Sekalipun banyak, hari-hari itu akan terhitung dan berakhir sampai langit hilang lenyap (Ayb. 14:12). Sama seperti siang yang paling panjang akan berakhir dengan malam, demikian pula malam yang paling panjang akan berakhir dengan pagi. [3] Adalah baik bagi kita untuk sering mengingat hari-hari yang gelap itu, supaya kita tidak meninggikan diri dalam kesombongan, atau terlena dalam rasa aman yang bersifat kedagingan, atau bahkan terhanyut dalam perbuatan-perbuatan yang tidak senonoh oleh kegembiraan yang sia-sia. [4] Kendati dengan berlanjutnya kehidupan untuk waktu yang lama, dan banyaknya penghiburan darinya, namun kita harus ingat hari-hari yang gelap, karena hari-hari itu pasti akan datang, dan hari-hari itu akan datang dengan tidak begitu mengerikan jika kita sudah memikirkannya sebelumnya.
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023 Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: Khotbah GMIM Minggu, 26 Maret 2023 - RAJA YANG TERSALIB - Yohanes 18:38b-19:16a Sebelum: RHK GMIM Jumat, 24 Maret 2023 - Sang Guru Agung - Markus 14:49 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,