gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 1094 kali
Download MP3 Music
Jésus agonise à Gethsémani

Lukas 22:38-39
22:38 Kata mereka: "Tuhan, ini dua pedang." Jawab-Nya: "Sudah cukup."
Di taman Getsemani
22:39 Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia.

Penjelasan:
* Ayat 38
Sekarang mereka harus sadar bahwa musuh-musuh mereka akan menjadi lebih beringas daripada sebelumnya, jadi mereka perlu senjata dan perbekalan: yang tidak mempunyai pedang untuk mempertahankan diri terhadap penyamun dan pembunuh (2Kor. 11:26) akan tahu bahwa ia sangat membutuhkannya. Pada suatu saat nanti, jubah pun akan dijualnya untuk membeli pedang. Hal ini dimaksudkan untuk sekadar menunjukkan bahwa saat itu keadaan telah berubah menjadi sangat berbahaya, sampai-sampai orang merasa tidak aman lagi jika ia tidak menyandang pedang di pinggangnya. Akan tetapi, senjata yang harus disandang murid-murid Kristus adalah pedang Roh. Karena Kristus telah menderita penderitaan badani bagi kita, kita harus mempersenjatai diri dengan pikiran yang demikian (1Ptr. 4:1). Mempersenjatai diri supaya siap untuk menghadapi masalah, sehingga masalah itu tidak akan mengejutkan kita. Kita harus berserah sepenuhnya pada kehendak Allah supaya kita bisa bersedia menerima segala penderitaan itu. Dengan demikian kita akan lebih siap dibandingkan dengan menjual jubah untuk membeli sebilah pedang. Setelah itu, murid-murid itu mulai mengukur kekuatan mereka dan menemukan bahwa di antara mereka ada dua bilah pedang (ay. 38), satu di antaranya adalah pedang milik Petrus. Pada umumnya orang-orang Galilea selalu bepergian dengan membawa pedang. Kristus sendiri tidak membawa pedang, tetapi Ia tidak melarang murid-murid-Nya menyandang pedang. Namun, Ia menunjukkan kepada mereka bahwa Ia tidak mau mereka bergantung pada pedang, ketika Ia berkata, "Sudah cukup." Bagi sebagian orang, ini seperti berolok-olok saja, "Dua bilah pedang untuk dua belas orang! Kamu memang benar-benar pemberani. Bagaimana kalau sampai gerombolan musuh tiba-tiba datang menyerang kita dengan sebilah pedang di tangan setiap orang!" Namun, dua bilah pedang sudah cukup bagi mereka yang tidak membutuhkan sebilah pun, karena Allah sendiri yang akan menjadi perisai pertolongan dan pedang kejayaan mereka (Ul. 33:29).

* Ayat 39
    . Bahwa ketika Kristus pergi keluar, sekalipun di tengah kegelapan malam dan harus berjalan cukup jauh, murid-murid-Nya (berjumlah sebelas orang, karena Yudas telah meninggalkan mereka dengan diam-diam) tetap mengikuti Dia. Setelah selama ini tetap bersama-sama dengan Dia, sekarang, dalam menghadapi pencobaan-pencobaan yang harus dihadapiNya, mereka juga tidak ingin meninggalkan Dia.
    . Bahwa Ia pergi ke tempat yang biasa Ia kunjungi sendirian, yang menunjukkan bahwa Kristus membiasakan diri untuk menyendiri dan berdoa seperti yang sering dilakukan-Nya guna mengajar kita untuk berlaku seperti itu supaya kita bebas bercakap-cakap dengan Allah dan hati kita sendiri. Walaupun Kristus tidak memiliki tempat yang nyaman untuk menyendiri dan berdoa selain sebuah taman, ia tetap berusaha menyendiri untuk berdoa. Secara khusus hal ini hendaknya juga menjadi kebiasaan kita setelah mengambil bagian dalam perjamuan Tuhan, karena masih ada yang harus kita lakukan setelah itu, yang menghendaki kita untuk menyendiri dan berdoa.
    . Bahwa Ia mendesak murid-murid-Nya untuk berdoa. Sekalipun ujian yang sedang mendekat itu tidak dapat dihindari, mereka tidak boleh jatuh dalam pencobaan dan berbuat dosa. Ketika mereka berada dalam ketakutan dan bahaya sangat dahsyat, mereka tidak boleh berkeinginan meninggalkan Kristus, apalagi sampai melakukannya: "Berdoalah supaya kamu terhindar dari dosa."
    . Bahwa Ia menjauhkan diri dari murid-murid-Nya dan berdoa sendirian. Mereka telah melaksanakan tugas mereka di hadapan takhta anugerah, dan Ia juga telah melaksanakan bagian-Nya, karena itu, sangat tepat bila mereka berdoa secara terpisah, seperti yang kadang-kadang juga mereka lakukan untuk berdoa bersama-sama jika mereka melaksanakan tugas bersama-sama. Ia menjauhkan diri dari mereka sekitar sepelempar batu agak jauh ke dalam taman, yang diperkirakan oleh beberapa orang sekitar lima puluh atau enam puluh langkah jauhnya, dan di sanalah Ia berlutut (seperti yang dimaksudkan dalam Lukas) begitu saja di atas tanah. Namun, para penulis Injil lainnya menulis bahwa setelah itu Ia bersujud, dan di sanalah Ia berdoa, bahwa jika memang kehendak Allah, biarlah cawan penderitaan, cawan kepahitan itu berlalu dari-Nya. Ini adalah bahasa orang tidak bersalah yang menghadapi kengerian penderitaan yang besar. Ia tidak dapat meninggalkan sifat kemanusiaan-Nya karena Ia juga manusia yang sebenar-benarnya.





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2023





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
Khotbah GMIM Minggu, 19 Maret 2023 - CIUMAN PENGKHIANATAN - Markus 14:43-52

Sebelum:
Khotbah GMIM Minggu, 12 Maret 2023 - Iman Jangan Gugur Ketika Ditampi - Lukas 22:24-38




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2023..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,