gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 844 kali
Download MP3 Music
Bilangan 9:15-23
Tiang awan memimpin perjalanan Israel
9:15 Pada hari didirikan Kemah Suci, maka awan itu menutupi Kemah Suci, kemah hukum Allah; dan pada waktu malam sampai pagi awan itu ada di atas Kemah Suci, kelihatan seperti api. 9:16 Demikianlah selalu terjadi: awan itu menutupi Kemah, dan pada waktu malam kelihatan seperti api. 9:17 Dan setiap kali awan itu naik dari atas Kemah, maka orang Israelpun berangkatlah, dan di tempat awan itu diam, di sanalah orang Israel berkemah. 9:18 Atas titah TUHAN orang Israel berangkat dan atas titah TUHAN juga mereka berkemah; selama awan itu diam di atas Kemah Suci, mereka tetap berkemah. 9:19 Apabila awan itu lama tinggal di atas Kemah Suci, maka orang Israel memelihara kewajibannya kepada TUHAN, dan tidaklah mereka berangkat. 9:20 Ada kalanya awan itu hanya tinggal beberapa hari di atas Kemah Suci; maka atas titah TUHAN mereka berkemah dan atas titah TUHAN juga mereka berangkat. 9:21 Ada kalanya awan itu tinggal dari petang sampai pagi; ketika awan itu naik pada waktu pagi, merekapun berangkatlah; baik pada waktu siang baik pada waktu malam, apabila awan itu naik, merekapun berangkatlah. 9:22 Berapa lamapun juga awan itu diam di atas Kemah Suci, baik dua hari, baik sebulan atau lebih lama, maka orang Israel tetap berkemah dan tidak berangkat; tetapi apabila awan itu naik, barulah mereka berangkat. 9:23 Atas titah TUHAN mereka berkemah dan atas titah TUHAN juga mereka berangkat; mereka memelihara kewajibannya kepada TUHAN, menurut titah TUHAN dengan perantaraan Musa.

Penjelasan:
* Awan Menutupi Kemah Suci (9:15-23).
Kehadiran awan bukan hal yang baru bagi orang Israel (Kel. 13:21, 22). Kini setelah Kemah Suci selesai didirikan, awan mengambil tempat atasnya. Melalui gerakan awan umat itu diingatkan bahwa beberapa saat kemudian mereka harus berangkat lagi (10:11, 12). (Para penerjemah LXX kesandung oleh gaya berlebihan di sini sehingga menghilangkan beberapa frasa. Gaya pengulangan tersebut bukan sekadar gaya sastra, namun sebuah cara untuk menekankan pentingnya pimpinan ilahi). Bagi orang Israel bergeraknya awan merupakan perintah Tuhan. Dengan tuntunan awan tersebut mereka akan berangkat melanjutkan perjalanan atau menghentikan perjalanan dan berkemah. Entah awan tersebut berhenti untuk hanya semalam saja,, ataukah selama dua hari, sebulan atau jangka yang lebih lama lagi, orang Israel hanya perlu berhenti atau berjalan bersama awan tersebut sebagai ungkapan ketaatan mutlak kepada Allah. Hal ini dalam waktu yang sangat singkat secara menyedihkan gagal mereka laksanakan.

* Bil 9:16 - Demikianlah selalu terjadi: awan itu menutupi Kemah // Baik sebulan atau lebih lama
16. Demikianlah selalu terjadi: awan itu menutupi Kemah. Apakah ayat ini mengawali sebuah narasi tentang rangkaian peristiwa pada masa lalu ataukah tentang perintah (ay. 17) mengenai bagaimana orang Israel harus bertindak pada masa depan? Karena dalam bahasa Ibrani keterangan waktu kata kerja sering kali tidak jelas, cukuplah kiranya jika dikatakan bahwa kata kerja di dalam bagian ini melukiskan sebuah keadaan yang berkesinambungan. 22. Baik sebulan atau lebih lama. Ada yang menerjemahkan istilah Ibrani untuk "beberapa hari" sebagai "sebulan." Kejadian 24:55 menunjukkan bahwa istilah ini berarti beberapa hari, mungkin sampai sepuluh; tetapi pada umumnya yang dimaksudkan adalah lebih lama daripada sebulan.

* Tiang Awan dan Api (9:15-23)
Kita mendapati di sini sejarah tentang awan. Bukan sejarah alami: siapa yang tahu tentang melayangnya awan-awan?, melainkan sejarah ilahi tentang awan yang ditetapkan untuk menjadi tanda dan lambang yang terlihat dari kehadiran Allah bersama Israel.

I. Ketika Kemah Suci selesai dibangun, awan ini, yang sebelumnya menggantung di tempat tinggi di atas kemah orang Israel, bergerak untuk diam di atas Kemah Suci, dan menutupinya, untuk menunjukkan bahwa Allah menyatakan kehadiran-Nya bersama umat-Nya di dalam dan melalui ketetapan-ketetapan-Nya. Dalam ketetapan-ketetapan itulah Ia menyatakan diri-Nya, dan pada ketetapan-ketetapan itulah kita harus mengarahkan pandangan kita jika kita mau menyaksikan kemurahan Tuhan (Mzm. 27:4; Yeh. 37:26-27). Demikianlah Allah memuliakan ketetapan-ketetapan-Nya sendiri, dan menunjukkan perkenanan-Nya atas kasih dan ketaatan umat-Nya.

II. Apa yang nampak sebagai awan pada siang hari, nampak sebagai api sepanjang malam. Seandainya itu hanya awan saja, maka itu tidak akan terlihat pada malam hari. Dan, seandainya itu hanya api saja, maka itu akan sulit terlihat pada siang hari. Tetapi Allah mau memperlihatkan kepada mereka, dengan cara yang bisa disaksikan oleh indra jasmani, kehadiran-Nya yang terus-menerus bersama mereka, dan perhatian-Nya terhadap mereka, dan bahwa Ia menjaga mereka siang malam (Yes. 27:3; Mzm. 121:6). Dengan demikian kita diajar untuk senantiasa memandang kepada TUHAN, dan untuk melihat-Nya dekat dengan kita baik siang maupun malam. Suatu sifat dari pewahyuan ilahi yang olehnya jemaat Perjanjian Lama diatur, bisa juga ditunjukkan melalui tanda-tanda yang terlihat dari kehadiran Allah ini. Awan menandakan kegelapan, dan api menandakan kengerian dari masa dispensasi itu, jika dibandingkan dengan penyingkapan-penyingkapan kemuliaan Allah yang lebih jelas dan menghibur, yang sudah dibuat-Nya dalam wajah Yesus Kristus.

III. Tiang awan dan api ini mengarahkan dan menentukan semua gerak-gerik, perjalanan, dan perkemahan orang Israel di padang gurun.
1. Selama awan itu diam di atas Kemah Suci, selama itu pula mereka terus tinggal di tempat yang sama, dan tidak bangkit bergerak. Walaupun tidak diragukan lagi mereka sangat ingin meneruskan perjalanan mereka menuju tanah Kanaan, di mana mereka rindu untuk berada dan berharap untuk berada di sana secepatnya, namun selama awan itu diam, sekalipun itu sebulan atau setahun, selama itu pula mereka berdiam (ay. 22). Perhatikanlah, siapa yang percaya tidak akan tergesa-gesa. Tidak ada waktu yang terbuang ketika kita sedang menantikan waktu Allah. Duduk diam dengan puas hati ketika nasib kita menuntutnya adalah contoh penyerahan diri pada kehendak Allah yang sama berkenannya seperti bekerja untuk-Nya ketika kita dipanggil untuk itu.
2. Apabila awan itu naik, mereka berangkat, tidak peduli senyaman apa mereka berkemah (ay. 17). Apakah awan itu bergerak siang atau malam, mereka tidak menunda untuk mengikuti gerakan-gerakannya (ay. 21). Dan mungkin ada sebagian orang yang ditunjuk untuk berjaga mengawasi tiang itu siang dan malam, untuk memberitahukan secara tepat waktu kepada seluruh perkemahan tentang permulaan pergerakan tiang itu. Dan ini disebut memelihara kewajiban kepada TUHAN. Orang Israel, karena terus-menerus berada dalam keadaan yang tidak pasti, dan tidak ada waktu yang ditetapkan untuk berhenti atau berangkat, diwajibkan untuk selalu siap sedia untuk meneruskan perjalanan setelah diberi peringatan yang sangat mendadak. Dan untuk alasan yang sama, kita dibiarkan dalam ketidakpastian mengenai kapan kita harus membongkar kemah tempat kediaman kita di bumi ini, agar kita selalu siap untuk berangkat atas titah TUHAN.
3. Selama dan sejauh awan itu bergerak, selama dan sejauh itu pula mereka berjalan. Dan tepat di mana awan itu diam, mereka memasang kemah-kemah mereka di sekitarnya, dan Kemah Allah di bawahnya (ay. 17). Perhatikanlah, sungguh tidak nyaman untuk tetap tinggal ketika Allah sudah berangkat, tetapi sangat aman dan menyenangkan untuk pergi ketika kita melihat Allah pergi mendahului kita, dan untuk beristirahat di tempat yang ditetapkan-Nya bagi kita. Hal ini diulangi berkali-kali dalam ayat-ayat ini, karena merupakan mujizat yang terjadi terus-menerus. Dan hal ini sering kali diulangi, sebagai apa yang tidak pernah gagal dalam semua perjalanan mereka, dan karena ini merupakan perkara yang harus kita perhatikan secara khusus sebagai perkara yang sangat penting dan memberi pelajaran. Hal ini disebutkan lama sesudahnya oleh Daud (Mzm. 105:39), dan oleh umat Allah setelah pembuangan mereka (Neh. 9:19). Pimpinan awan ini dikatakan sebagai penanda dari pimpinan Roh yang penuh berkat. Roh TUHAN membawa mereka ke tempat perhentian. Demikianlah Engkau memimpin umat-Mu (Yes. 63:14).





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2022








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

Khotbah GMIM Minggu, 14 Agustus 2022 - GEREJA SEBAGAI PEMBERITA KEBEBASAN - Yesaya 61:1-11


Sebelum:

MTPJ 5 Agustus 2022 - HARI KESEHATAN GMIM



All Khotbah MTPJ GMIM 2022:
MTPJ GMIM Minggu, 9 Oktober 2022 - MENGHALAU GODAAN DENGAN FIRMAN TUHAN - Matius 4:1-11 Penjelasan Ayat LIRIK

Khotbah GMIM Minggu 2 Oktober 2022 - Firman Tuhan dan Janji Pemulihan - Yeremia 30:1-24 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 25 September 2022 - Mensyukuri Berkat Tuhan Dengan Memberi Persembahan - Ulangan 26:1-11 Penjelasan Ayat LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 18 September 2022 - HENDAKLAH KAMU KAYA DALAM PELAYANAN KASIH - 2 Korintus 8:1-15 Penjelasan Ayat LIRIK

MTPJ GMIM 18-24 September 2022 - 2 Korintus 8:1-15 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 11 September 2022 - Wariskanlah Perintah Tuhan Kepada Anak Cucu, Cicit - Ulangan 4:1-20 Penjelasan Ayat LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 4 September 2022 - BERILAH DIRIMU DIDAMAIKAN DENGAN ALLAH - 2 Korintus 5:11-21 Penjelasan Ayat LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 28 Agustus 2022 - Nasihat dan Doa Untuk Melakukan Kehendak Tuhan - Ibrani 13:17-25 Penjelasan Ayat LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 21 Agustus 2022 - JANGAN MENGHAKIMI - ROMA 14:1-12 Penjelasan Ayat LIRIK

MTPJ 21 - 27 Agustus 2022 - Roma 14:1-12 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 14 Agustus 2022 - GEREJA SEBAGAI PEMBERITA KEBEBASAN - Yesaya 61:1-11 Penjelasan Ayat LIRIK

MTPJ 14-20 Agustus 2022 LIRIK

Khotbah GMIM - Minggu, 7 Agustus 2022 - Berjalan Menurut Titah Tuhan - Bilangan 9:15-23 Penjelasan Ayat LIRIK

MTPJ 5 Agustus 2022 - HARI KESEHATAN GMIM LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 31 Juli 2022 - Persembahkanlah Korban Syukur dengan Ucapan Bibir Yang MemuliakanNy - Ibrani 13:1-16 Penjelasan Ayat LIRIK

MTPJ 30 Juli - 6 Agustus 2022 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 24 Juli 2022 - Mengucap Syukurlah untuk Kemuliaan Tuhan - 1 KORINTUS 10:14-33 LIRIK

MTPJ GMIM 24 - 30 Juli 2022 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 17 Juli 2022 - Mengucap Syukur Menurut Cara yang Berkenan - Ibrani 12:18-29 Penjelasan Ayat LIRIK

MTPJ 17 - 23 Juli 2022 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 10 Juli 2022 - Kecaplah Dan Lihatlah, Tuhan Itu Baik - Mazmur 34:1-23 Penjelasan Ayat LIRIK

MTPJ GMIM 10 - 16 Juli 2022 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 3 Juli 2022 - BERPEGANGLAH PADA AJARAN SEHAT - 1 Timotius 1:3-11 Penjelasan Ayat LIRIK

MTPJ 3 - 9 Juli 2022 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 26 Juni 2022 - Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Pemberian Tuhan - Keluaran 31:1-11 Penjelasan Ayat LIRIK

MTPJ GMIM 26 Juni - 2 Juli 2022 LIRIK

Khotbah GMIM, Minggu, 19 Juni 2022 - Orang yang percaya musti se tinggal tu cara hidop dulu kong beking tu butul - Efesus 4:17-24 Penjelasan Ayat LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 12 Juni 2022 - Api Injil Memurnikan dan Memampukan Menilai Zaman – Lukas 12:49-59 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 05 Juni 2022 - BERITAKANLAH INJIL DENGAN SEGALA RESIKO – MATIUS 10:16-33 LIRIK

MTPJ GMIM 5 Juni - 11 Juni 2022 - Matius 10:16-33 (Hari Pentakosta I) LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 29 Mei 2022 - ANAK ADALAH MAHKOTA – Amsal 17:1-17 LIRIK

MTPJ 29 Mei - 4 Juni 2022 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 22 Mei 2022 - Berjalan Bersama Dalam Terang Firman - Lukas 24:13-35 Penjelasan Ayat LIRIK

MTPJ GMIM 22 - 28 Mei 2022 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 15 Mei 2022 - HIKMAT MENUNTUN ORANG KE JALAN YANG BENAR - Amsal 2:1-22 LIRIK

MTPJ GMIM 15 - 21 Mei 2022 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 8 Mei 2022 - Mengabarkan Injil Adalah Upahku - 1 Korintus 9:1-18 LIRIK

MTPJ 8 Mei - 14 Mei 2022 - 1 Korintus 9:1-18 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 1 Mei 2022 - PELAYANAN YANG FOKUS KEPADA TUHAN - 1 Raja-Raja 19:9-18 LIRIK

MTPJ 1-7 Mei 2022 - Solidaritas Yang Paripurna - Pelayanan Yang Berfokus Kepada Tuhan LIRIK

Khotbah GMIM Minggu 24 April 2022 - Berita Injil Adalah Kepastian Yang Kokoh - 1 Tesalonika 1:1-10 LIRIK

MTPJ GMIM 24-30 April 2022 - 1 Tesalonika 1:1-10 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 16 April 2022 - JADILAH PEWARTA KEBANGKITAN - Markus 16:1-8 LIRIK

MTPJ 17-23 April 2022 (Paskah I/ Hari Anak GMIM) - Jadilah Pewarta Kebangkitan - Markus 16:1-8 LIRIK

MTPJ Jumat, 15 April 2022 (Khotbah Jumaat Agung) - Solidaritas Yang Paripurna - Yohanes 19:28-30 LIRIK

MTPJ 15 April 2022 (Khotbah Perjamuan Kudus) - Jadilah Saksi yang Benar - Yohanes 19:31-37 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 10 April 2022 - TERSALIB WALAUPUN TIDAK BERSALAH - Lukas 23:33-43 LIRIK

MTPJ 10-16 April 2022 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 3 April 2022 - KEBENARAN MEREDUP DEMI KEPENTINGAN - Markus 15:1-15 Penjelasan Ayat LIRIK

MTPJ 3 - 9 April 2022 (Minggu Sengsara V) LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 27 Maret 2022 - (Minggu Sengsara IV) - Hindarilah Dendam - Markus 6:14-29 LIRIK

MTPJ 27 Maret - 2 April 2022 (Minggu Sengsara IV) LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 20 Maret 2022 - Membangun Kebersamaan Pelayanan Berdasarkan Kasih Kristus - Filemon 1:4-22 LIRIK

MTPJ GMIM 20 - 26 Maret 2022 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 13 Maret 2022 - Meratap Tanda Pertobatan - Zakharia 12:1-14 LIRIK

MTPJ 13-19 Maret 2022 + (Minggu Sengsara II) LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 6 Maret 2022 - MEMBANGUN SPIRITUAL MELALUI PUASA DIAKONAL - Yesaya 58:1-12 LIRIK

MTPJ GMIM 6-12 Maret 2022 (Minggu Sengsara I) LIRIK

Khotbah GMIM - Minggu, 27 Februari 2022 - SOLIDARITAS DALAM PELAYANAN - 1 Korintus 1:10-17 LIRIK

MTPJ GMIM 27 Februari - 5 Maret 2022 LIRIK

Khotbah GMIM - Minggu, 20 Februari 2022 - Keteladanan dan Kompetensi Pelayan Khusus – Titus 1:1-16 LIRIK

MTPJ GMIM 20 - 26 Februari 2022 LIRIK

Khotbah GMIM - Minggu, 13 Februari 2022 - Integritas dan komitmen pelayan Tuhan – 2 Korintus 11:7-33 - oleh Pdt. Yolanda Komimbing S.Th LIRIK

MTPJ GMIM 13-19 Februari 2022 LIRIK

Khotbah GMIM - Minggu, 06 Februari 2022 - Jabatan Pelayanan adalah Persembahan Ujukan Bagi Tuhan – Bilangan 8:5-22 LIRIK

MTPJ 6-12 FEBRUARI 2022 - Jabatan Pelayanan adalah Persembahan Ujukan Bagi Tuhan - Bilangan 8:5-22 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 30 Januari 2022 - Keteraturan Menghadirkan Damai Sejahtera - 1 Korintus 14:26-40 (oleh Ibu PDT TIRSA TAIRAS, MTH) LIRIK

MTPJ 30 Januari - 5 Februari 2022 - Keteraturan Menghadirkan Damai Sejahtera - 1 Korintus 14:26-40 LIRIK

MTPJ 23 - 29 Januari 2022 - Komitmen Dan Konsistensi Melayani - Lukas 14:25-35 LIRIK

Khotbah GMIM Minggu, 16 Januari 2022 - Kekuatan Doa - Kisah Para Rasul 4:23-31 LIRIK

MTPJ 16 - 22 Januari 2022 - Kekuatan Doa - Kisah Para Rasul 4:23-31 LIRIK

KHOTBAH GMIM - Minggu, 09 Januari 2022 - Hormatilah Pelayan Tuhan - 1 Timotius 5:17-25 LIRIK

MTPJ 09 - 15 Januari 2022 - Hormatilah Pelayan Tuhan - 1 Timotius 5:17-25 LIRIK

Khotbah GMIM - Minggu, 2 Januari 2022 - Menjadi Kuat Karena Hidup dalam Tuhan - 2 Tawarikh 27:1-9 LIRIK

MTPJ GMIM 2 JANUARI - 8 JANUARI 2021 - Menjadi Kuat Karena Hidup dalam Tuhan - 2 Tawarikh 27:1-9 LIRIK

MTPJ 1 JANUARI 2022 – Peace Starts With Me (Perdamaian Mulai Dari Diri Sendiri) - Kejadian 32:1-21 - (KHOTBAH PERMULAAN TAHUN) LIRIK



MENU UTAMA:
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(28)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(76)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu Rohani GMIM(1)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(7)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2022..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,