gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 930 kali
Download MP3 Music
TEMA : Peace Starts With Me (Perdamaian Mulai Dari Diri Sendiri)

BACAAN ALKITAB: Kejadian 32:1-21
Yakub takut bertemu dengan Esau
32:1 Yakub melanjutkan perjalanannya, lalu bertemulah malaikat-malaikat Allah dengan dia. 32:2 Ketika Yakub melihat mereka, berkatalah ia: "Ini bala tentara Allah." Sebab itu dinamainyalah tempat itu Mahanaim. 32:3 Sesudah itu Yakub menyuruh utusannya berjalan lebih dahulu mendapatkan Esau, kakaknya, ke tanah Seir, daerah Edom. 32:4 Ia memerintahkan kepada mereka: "Beginilah kamu katakan kepada tuanku, kepada Esau: Beginilah kata hambamu Yakub: Aku telah tinggal pada Laban sebagai orang asing dan diam di situ selama ini. 32:5 Aku telah mempunyai lembu sapi, keledai dan kambing domba, budak laki-laki dan perempuan, dan aku menyuruh memberitahukan hal ini kepada tuanku, supaya aku mendapat kasihmu." 32:6 Kemudian pulanglah para utusan itu kepada Yakub dan berkata: "Kami telah sampai kepada kakakmu, kepada Esau, dan iapun sedang di jalan menemui engkau, diiringi oleh empat ratus orang." 32:7 Lalu sangat takutlah Yakub dan merasa sesak hati; maka dibaginyalah orang-orangnya yang bersama-sama dengan dia, kambing dombanya, lembu sapi dan untanya menjadi dua pasukan. 32:8 Sebab pikirnya: "Jika Esau datang menyerang pasukan yang satu, sehingga terpukul kalah, maka pasukan yang tinggal akan terluput." 32:9 Kemudian berkatalah Yakub: "Ya Allah nenekku Abraham dan Allah ayahku Ishak, ya TUHAN, yang telah berfirman kepadaku: Pulanglah ke negerimu serta kepada sanak saudaramu dan Aku akan berbuat baik kepadamu -- 32:10 sekali-kali aku tidak layak untuk menerima segala kasih dan kesetiaan yang Engkau tunjukkan kepada hamba-Mu ini, sebab aku membawa hanya tongkatku ini waktu aku menyeberangi sungai Yordan ini, tetapi sekarang telah menjadi dua pasukan. 32:11 Lepaskanlah kiranya aku dari tangan kakakku, dari tangan Esau, sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu dengan anak-anaknya. 32:12 Bukankah Engkau telah berfirman: Tentu Aku akan berbuat baik kepadamu dan menjadikan keturunanmu sebagai pasir di laut, yang karena banyaknya tidak dapat dihitung." 32:13 Lalu bermalamlah ia di sana pada malam itu. Kemudian diambilnyalah dari apa yang ada padanya suatu persembahan untuk Esau, kakaknya, 32:14 yaitu dua ratus kambing betina dan dua puluh kambing jantan, dua ratus domba betina dan dua puluh domba jantan, 32:15 tiga puluh unta yang sedang menyusui beserta anak-anaknya, empat puluh lembu betina dan sepuluh lembu jantan, dua puluh keledai betina dan sepuluh keledai jantan. 32:16 Diserahkannyalah semuanya itu kepada budak-budaknya untuk dijaga, tiap-tiap kumpulan tersendiri, dan ia berkata kepada mereka: "Berjalanlah kamu lebih dahulu dan jagalah supaya ada jarak antara kumpulan yang satu dengan kumpulan yang lain." 32:17 Diperintahkannyalah kepada yang paling di muka: "Apabila Esau, kakakku, bertemu dengan engkau dan bertanya kepadamu: Siapakah tuanmu? dan ke manakah engkau pergi? dan milik siapakah ternak yang di depanmu itu? -- 32:18 jawablah: milik hambamu Yakub; inilah persembahan yang dikirim kepada tuanku Esau, dan Yakub sendiripun ada di belakang kami." 32:19 Begitulah diperintahkannya baik kepada yang kedua maupun kepada yang ketiga dan kepada sekalian orang yang berjalan menggiring kumpulan hewan itu, katanya: "Seperti perkataanku tadilah kamu katakan kepada Esau, apabila kamu berjumpa dengan dia; 32:20 dan kamu harus mengatakan juga: Hambamu Yakub sendiri ada di belakang kami." Sebab pikir Yakub: "Baiklah aku mendamaikan hatinya dengan persembahan yang diantarkan lebih dahulu, kemudian barulah aku akan melihat mukanya; mungkin ia akan menerima aku dengan baik." 32:21 Jadi persembahan itu diantarkan lebih dahulu, tetapi ia sendiri bermalam pada malam itu di tempat perkemahannya.


Shalom….

Terpujilah Tuhan Allah yang oleh anugerah-Nya telah memperkenankan kita memasuki tahun baru sebagai tahun rahmat Tuhan bagi orang yang mempercayakan hidupnya kepada Tuhan. Hari ini juga bertepatan dengan perayaan hari perdamaian dunia. Sehubungan dengan hal itu tema khotbah adalah Peace starts with me (Perdamaian dimulai dari diri sendiri). Tema ini digaungkan untukbmenggugah nurani setiap umat manusia agar menyatu bersama membangun perdamaian dunia. Dunia yang bebas peperangan, permusuhan dan kebencian.

Dunia seperti ini digambarkan kitab Kejadian seperti Taman Eden, dimana ada: Hidup harmoni dengan Pencipta, dan sesama ciptaan yaitu seluruh mahkluk di muka bumi ini. Tentu tidak mudah membangun dunia damai di tengah kebisingan, egoisme manusia yang mencari dan meraup kenikmatan yang berpusat pada diri sendiri.

Seorang ibu pernah menjumpai Bunda Theresa, sosok fenomenal peraih Nobel yang mendedikasikan dirinya dalam pelayanan kepada orang-orang miskin. Ibu ini, berkeinginan untuk mengambil bagian di dalam perdamaian dunia. Kata Bunda Theresa, pulanglah ke rumahmu. Artinya perdamaian dunia tidak dimulai dari orang lain melainkan mulai dari keluarga sendiri, diri sendiri.

Bacaan kita hari ini menceritakan tentang Yakub yang begitu ketakutan bertemu dengan saudara kembarnya, Esau. Ia takut karena ia mengambil hak kesulungan saudaranya dengan cara yang tidak jujur atau menipu. Namun kita tidak boleh terjebak di dalam polemik ini, melainkan melihatnya dari persepsi iman, bahwa Allah berdaulat merancangkan apa yang terbaik bagi umat-Nya kendati umat-Nya pernah melakukan kesalahan. Kembali ke soal Yakub, ia meninggalkan mertuanya, Laban dan melanjutkan perjalanan untuk mengubah kembali masa lalu yang pahit dengan membangun keluarga yang rukun dan damai. Yakub memulaikan perjalanan hidupnya bersama dengan Tuhan. Kita percaya hanya orang yang selalu memulaikan perjalanan hidupnya bersama dengan Tuhan, maka dia dapat mengubah masa lalu yang
pahit dan kelam menjadi masa kini dan masa depan yang membahagiakan dan menyejahterakan.

Yakub memiliki rancangan strategis untuk memulaikan perdamaian dengan saudaranya. Metode ini sangat tepat untuk menggugah nurani persaudaraan dan menghilangkan kemarahan atau kebencian. Ia mulai dengan doa, merancang waktu yang tepat langkah demi langkah, menggunakan kata-kata yang bijak untuk mengambil hati atau mendapatkan kasih kakaknya, Esau. Ia menyuruh utusannya berjalan lebih dahulu dan menyampaikan kepada Esau, pengalaman hidupnya sebagai orang asing dan bagaimana ia berjuang keras untuk mendapatkan isteri, dan menikmati hidup sejahtera di tanah orang. Ia pergi hanya dengan tongkat, kini pulang dengan keluarga dan kekayaan berlimpah.

Ia membagi dua pasukan untuk menjumpai Esau. Dalam kekalutan dan kesesakan hatinya ia berdoa memohon bahwa Tuhan yang menyuruhnya kembali (Pulkam) akan berbuat baik kepadanya. Ia mengaku akan ketidaklayakan terhadap kasih setia Tuhan. Ia percaya bahwa Tuhan akan melepaskan dan menjadikan keturunannya seperti pasir di laut yang tidak dapat dihitung.

Esau yang memiliki 400 orang pasukan yang bersama dengan dia menjumpai. Yakub memiliki prasangka yang buruk, ia berpikir kakaknya Esau akan membunuhnya. Dalam keadaan seperti ini, ia tidak mengandalkan kekuatannya, ia mengandalkan Allah yang berjanji padanya.

Hal ini seringkali juga kita lakukan, jika kita berlutut di hadapan Allah, maka kita dapat berdiri tegak di hadapan siapapun. Ketika kita mengangkat tangan maka Allah akan turun tangan untuk menolong umat-Nya. Selanjutnya Yakub menyiapkan persembahan atau tanda kasih untuk Esau. Masing masing menurut jenisnya; kambing betina, kambing jantan, domba betina domba jantan, unta, lembu betina, lembu jantan, keledai betina dan keledai jantan. Jadi ada 9 (Sembilan) kumpulan. Yakub sengaja mengatur jarak setiap kumpulan untuk memperlambat waktu pertemuannya dengan Esau. Cara ini sangat strategis untuk menunjukkan penghormatannya kepada kakaknya, Esau. Cara ini disebutnya sebagai upaya mendamaikan
hati orang yang membenci atau memusuhinya.

Keteladanan Yakub untuk mengambil hati atau mendapatkan kasih harus kita lakukan dalam membangun perdamaian dengan sesama. Hanya dengan kesabaran, kerendahan hati dan sikap yang mau mengalah, berani mengakui kesalahan maka kita dapat menghentikan kegeraman/kemarahan. Itulah langkah demi langkah untuk mendamaikan diri dengan mereka yang membenci kita. Yakub tidak meminta Esau mendamaikan dirinya, tapi ia sendiri berinisiatif untuk menenangkan/mendamaikan hati Esau. Setelah langkah demi langkah ditempuh, pada akhirnya ia akan melihat muka Esau dan berharap diterima dengan baik.

Di tengah dunia yang penuh kekerasan dan permusuhan, orang percaya dipanggil untuk mampu berdamai dengan siapa saja, termasuk dengan orang yang memusuhi kita. Kita dipanggil membalas kejahatan dengan kebaikan. Cara damai harus kita bangun untuk memenangkan hati sesama kita. Hal ini harus dilakukan dengan kesabaran, pengampunan dan berkelanjutan sambil terus mengandalkan Tuhan.

Menjadi seorang agen/pelopor perdamaian tidak mudah, ada banyak orang yang melakukan sebaliknya. Bukan mencari sahabat melainkan lebih suka mencari musuh. Seorang pendamai haruslah sosok yang rendah hati, tekun berdoa dan mau menenangkan hati orang lain. Semoga tahun baru ini kita hidup dalam perdamaian dengan semua orang, jangan karena pemilihan atau lainnya kita menjadi musuh terhadap yang lain apalagi keluarga sendiri. Tahun baru ini harus menjadi tahun perdamaian bagi kita semua, di mulai dari diri sendiri. Amin







Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2022





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
MTPJ GMIM 2 JANUARI - 8 JANUARI 2021 - Menjadi Kuat Karena Hidup dalam Tuhan - 2 Tawarikh 27:1-9



MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2022..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,