|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2021 Minggu, 04 Juli 2021 (Lukas 17:11-19)MTPJ 4 Juli - 10 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19MTPJ 4 Juli - 10 Juli 2021 TEMA BULANAN : "Menerima dan Memberlakukan Keadilan Allah" TEMA MINGGUAN : "Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah" Bacaan Alkitab: Lukas 17:11-19 Kesepuluh orang kusta 17:11 Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus menyusur perbatasan Samaria dan Galilea. 17:12 Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh 17:13 dan berteriak: "Yesus, Guru, kasihanilah kami!" 17:14 Lalu Ia memandang mereka dan berkata: "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam." Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir. 17:15 Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, 17:16 lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria. 17:17 Lalu Yesus berkata: "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu? 17:18 Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?" 17:19 Lalu Ia berkata kepada orang itu: "Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau." ALASAN PEMILIHAN TEMA Bersyukur asal kata "Syukur" (Arab: syakaran) yang berarti berterima kasih. Istilah ini berkaitan dengan sikap yang penuh kebaikan dan rasa menghormati serta mengagungkan atas segala berkat Tuhan. Tindakan ini diekspresikan baik dengan perkataan, maupun yang dilaksanakan dengan perbuatan atas kebaikan-Nya. Dapat disimpulkan bahwa syukur menurut istilah adalah bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan dengan perasaan lega, senang, dalam kata dan perbuatan. Tindakan bersyukur adalah sikap hidup orang beriman, bahkan menjadi bagian identitas orang Kristen. Orang beriman memahami bahwa segala sesuatu boleh ada dan terjadi karena perkenanan Tuhan. Mengaplikasikan kebaikan Tuhan dalam kehidupan yang bersyukur adalah suatu kewajiban. Namun realitanya sengaja ataupun tidak disengaja sering ada orang percaya mengabaikan dan lupa, seperti kata peribahasa "lupa kacang akankulitnya". Dengan kata lain orang yang sulit bersyukur/berterima kasih, berarti juga tidak menampakan kehi-dupan yang memuliakan Tuhan, padahal tindakan bersyukur merupakan tanda mengasihi Tuhan karena Ia lebih dulu mengasihi kita. Jika kita mengira bahwa segala sesuatu boleh ada dan dimiliki karena kuat dan hebatnya kita, padahal Tuhan-lah sumber segala berkat, yang berkeadilan dan yang meng-ijinkan kehidupan itu ada dan terjadi. Dengan alasan ini maka tema minggu ini adalah : "Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah". PEMBAHASAN TEMATIS Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Injil Lukas selain sistimatis juga gaya penulisan dan kosa katanya secara umum menunjukkan bahwa penulisnya terpelajar. Kitab Lukasmenekankan hubungan Yesus dengan orang-orang yang tersingkirkan karena aturan Taurat dan kekuasaan mengenai: najis, lemah dan tak berdaya. Mereka juga yang termarjinalkan oleh aturan keagamaan dan kekuasaan sebagai masyarakat kecil atau kaum yang terpinggirkan. Lukas adalah seorang tabib (Kolose 4:14), seorang Yunani, dan seorang Kristen bukan Yahudi. Dia salah satu penulis bukan Yahudi dalam Perjanjian Baru. Lukas adalah sahabat dekat dan rekan Paulus, ia juga menulis Injil Lukas dan kitab Kisah Para Rasul. Penulisan Injil Lukas kira-kira tahun 60 M. Dalam teks perikop Lukas 17:11-19, Samaria pada zaman Kristus terletak di antara Galilea dan Yudea. Yesus pernah pertama kali melarang murid-murid mengunjungi Samaria (Matius.10:5), agama mereka bercampur dengan penyembahan berhala (Yohanes. 4:22), percaya kepada tahyul (Kisah Para Rasul.8:9-11), di lain pihak Samaria penduduknya tipe orang lebih murah hati dari pada orang Yahudi (Lukas.10:33-36, 17:16-18). Orang Yahudi dilarang bergaul dengan orang Samaria (Yohanes. 8:48). Sekalipun kesaksian Kisah Para Rasul 9:31 justru di Samaria terdapat banyak gereja Kristen. Penyakit kusta adalah penyakit menular, maka orang sakit kusta diharuskan untuk menjauhi orang lain dan memberitahu kehadiran mereka jika mereka harus mendekat. Terkadang penyakit kusta bisa hilang. Jika seorang berpenyakit kusta menganggap kustanya sudah sembuh ia harus datang kepada seorang imam, yang dapat menyatakan bahwa ia sudah sembuh (Imamat 14). Yesus melewati tempat isolasi ke sepuluh orang kusta, mereka tinggal berdiri agak jauh (ayat 12) agaknya mereka sudah banyak kali mendengar tentang mujizat yang dikerjakan Yesus, dan sudah mengenal siapa Yesus. Teriakan mereka dari kejauhan, "Yesus, Guru, kasihanilah kami!" ayat 13, berteriak bahasa Yunani "airo": berseruhlah, kasihanilah kami. ("Eleeo" bah. Yunani: berbelas kasih), teriakan yang sangat mengharukan yang didasari pada percaya Yesus dapat menyembuhkan mereka bahwa Yesus pasti berbelas kasihan. Perkataan Yesus "pergilah" (Yunani : Poreuomai) yang dapat diartikan berjalan; mengurus kehidupan. Ungkapan "perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam" (ayat 14b). Perkataan Yesus ini hendak menyata-kan bahwa kesembuhan sementara berproses. Di dalam Perjanjian Lama orang yang menderita penyakit kusta (Yunani: Lepra), penyembuhannya harus ditentukan oleh Imam, demikian juga orang yang sudah ditentukan menderita kusta dan dinyatakan najis oleh Imam, harus di isolasi/ disendirikan dari tengah-tengah masyarakat (Im. 13:45-46). Di dalam Perjanjian Baru; di sini juga kelihatan adanya penetapan kesembuhannya oleh imam. Bila kesembuhan itu benar, seketika itu imam memberitakan ketetapan kebersihan kulitnya. Yesus hadir di tengah aturan Yahudi seperti itu, Yesus menyembuhkan banyak orang yang menderita sakit kusta dengan menumpangkan tanga-Nya, atau konteks pembacaan ini dari kejauhan (Luk. 17:11-19). Tak ada lagi orang lain selain Yesus yang mau bersentuhan dan menyapa dengan mereka, beban mental dan psikis yang sangat berat, yang kemudian fisik dan kerohanian dipulihkan. Inilah pemulihan yang holistik. Yesus menyuruh sepuluh orang kusta pergi kepada imam sebelum mereka disembuhkan dan mereka melakukannya! Mereka menanggapi dengan iman, dan Yesus menyembuhkan mereka dalam perjalanan. Ayat 16, Yesus menyembuhkan sepuluh orang kusta, tapi hanya satu orang yang kembali untuk berterima kasih kepada-Nya. Hanya satu orang kusta yang berterima kasih yang mengetahui bahwa imannya berperan dalam kesembuhan. Orang ini bukan saja menderita, ia juga merupakan orang Samaria ras yang dipandang rendah oleh bangsa Yahudi sebagai suku campuran yang menyembah berhala. Sekali lagi Lukas menunjukkan bahwa kasih karunia Allah tidak bisa dibatasi, tapi diperuntukkan bagi orang yang berkenan kepada-Nya. Tindakan tersungkur, sujud, adalah bentuk penyembahannya kepada Tuhan, dan ia mengucap syukur. Mengucap syukur (Yunani: "eucharisteo") diterjemahkan bersyukur, atau mempersembahkan doa syukur. Satu tindakan pengakuan tentang kuasa Tuhan yang sanggup menyembuhkan dia, pernyataan iman percayanya kepada Tuhan yang memberi kehidupan. Baginya adalah satu kewajiban berterima kasih dan yang bersyukur kepada Tuhan. Bersyukur merupakan juga tanda penyembahan yang memuliakan Tuhan dalam hidup, atau tanda mengasihi Tuhan yang berbuat kasih dalam hidup manusia. Orang yang melupakan kebaikan Tuhan adalah orang yang sombong dan tinggi hati. (Ul. 8:14). Ayat 19 perkataan Yesus "berdirilah" dan "pergilah" kata kerja untuk segera melakukan sesuatu, (Yunani: "anistemi" yang berarti bangkit, berangkatlah). "Imanmu telah menyelamatkan engkau"; Yesus memuji orang Samaria, karena orang ini kembali kepada Yesus sambil memuliakan Tuhan; berlutut di depan kaki-Nya sambil bersyukur. Ia terbuka hatinya dan percaya bahwa Yesuslah sumber pemulihan dan keselamatan bagi manusia, dan ungkapan Yesus ini membenarkan imannya. Dalam hal ini Yesus memberi apresiasi terhadap kata dan tindakan seorang yang bersyukur dan berkatnya adalah mengalami pemulihan lahir-batin/jasmani dan kerohanian. n Makna dan Implikasi Firman Allah di dalam Yesus Kristus mengasihi umat-Nya. Tuhan peduli dan mengerti setiap keluhan, persoalan, pergumulan umat manusia yang mau mencari Tuhan serta yang berharap kepada-Nya. Pertolongan Tuhan selalu tepat waktu bagi yang berseru kepada-Nya. Tangan Tuhan tak kurang panjang untuk menyentuh kita dengan kuasa-Nya yang ajaib. Maka carilah Tuhan maka kita akan hidup.(Amos 5:6a) Segala sesuatu boleh ada dan terjadi karena perkenanan Tuhan. Tuhan yang memberi hidup, yang menolong dan mengangkat harkat dan martabat manusia sebagai makhluk yang mulia. Tuhan tahu kelemahan kita, jeritan bahkan harapan umat-Nya. Tuhan menginginkan umat-Nya dapat meng-implementasi-kan kebaikan-Nya dalam kehidupan dengan tindakan yang bersyukur/berterima kasih dalam kata dan perbuatan sebagai persembahan hidup yang kudus dan yang berkenan kepada Tuhan, itu adalah ibadah yang sejati, bentuk penyembahan, sujud kita kepada Tuhan (Roma.12:1). Orang yang tidak tahu bersyukur bukan orang beriman, karena kesadaran bersyukur adalah sikap hidup yang menonjol dari orang beriman. Rahasia mengucap syukur kepada Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus terjadi dalam kehidupan orang beriman. Bersyukur adalah juga cara orang beriman mengasihi Tuhan dan menyatakan tentang kasih dan kebaikan Tuhan. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI: 1. Apa yang kita pahami tentang tindakan yang bersyukur dan yang memuliakan Tuhan menurut perikop Lukas 17:11-19? 2. Daftarkanlah tipe seperti sembilan orang kusta yang tidak tahu bersyukur di konteks gereja masa kini! Mengapa? 3. Bagaimana bentuk-bentuk ucapan syukur yang sesuai dengan Firman Tuhan? NAS PEMBIMBING: Ulangan 8:14-16 POKOK-POKOK DOA: Umat percaya semakin tahu mengucap syukur dan beribadah, karena Tuhanlah sumber segala berkat, penolong ajaib sangatlah terbukti. Gereja Tuhan semakin diberkati dan menjadi berkat kepada siapapun dia, bahkan disegala perbedaan suku, agama, ras, budaya, bangsa dan negara. Kiranya Tuhan Allah di dalam Yesus Kristus menyatakan mujizat-Nya bagi mereka yang dalam penderitaan, dan dalam perjuangan hidup. TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK I. NYANYIAN YANG DIUSULKAN Panggilan Beribadah: KJ.No. 1 Haleluya Ses Nas Pemb: NNBT No. 13 Ya Allah Bapa Ya Yesus Tuhan Pengakuan Dosa: NKB No.19 Dalam Lautan Yang Kelam. Pemberitaan Anugerah Allah: KJ No. 40 Ajaib Benar Anugerah Ses Pengakuan Iman: KJ No. 38 T'lah Kutemukan Dasar Kuat Ses Hukum Tuhan: NKB No.34 Setia-Mu Tuhanku, Tiada Bertara. Ses Pembacaan Alkitab: KJ No. 49 Firman Allah Jayalah Persembahan:KJ No. 450 Hidup Kita Yang Benar Nyanyian Penutup: NNBT No.20 Kami Bersyukur Pada-Mu Tuhan. ATRIBUT: Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang. Label: Lukas 17:11-19
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2021 1 Petrus 1:3-12(1) 1 RAJA RAJA 10(1) 1 Raja-Raja 10:1-13(1) 1 Tesalonika 5:12-22(1) 1 Yohanes 1:1-10(1) 25:14-30(1) Amsal 22:1-6(1) Ezra 7:1-28a(1) IBRANI 1:5-14(1) Keluaran 2:11-22(1) Kisah Para Rasul 16:13-18(1) Kisah Para Rasul 7:54-8:3(1) Lukas 17:11-19(2) Lukas 23:26-32(1) Lukas 24:1-12(1) Markus 7:24-30(1) Matius 16:13-20(1) Matius 25:14-30(1) Matius 26:69-75(2) Matius 28:16-20(2) Mazmur 138:1-8(1) Mazmur 37:22-26(1) Nehemia 7:61-73(1) Wahyu 21:1-8(1) Yohanes 21:1-14(2) Yunus 1:1-17(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: Khotbah GMIM Minggu, 04 Juli 2021 - Kesadaran Mengucap Syukur dan Memuliakan Allah - Lukas 17:11-19 Sebelum: Hikmat Allah Menuntun untuk Bertindak Benar - 1 Raja-raja 3:16-28 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,