|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music TEMA BULANAN : Hidup Sejahtera Bagi Semua Ciptaan. TEMA MINGGUAN : Siapkan Diri Menerima Raja Kemuliaan. BACAAN ALKITAB : Mazmur 24:1-10 ALASAN PEMILIHAN TEMA Manusia di era four point zero ini menjadi super sibuk dengan dunianya masing-masing. Seperti generasi milenial yang memiliki ketergantungan pada gadget. Malah gadget menjadi berhala baru zaman ini. Terlihat dalam ibadah, jemaat sudah jarang membawa printed bible sebab Alkitab sudah menjadi digital bible di HP atau IPAD. Lebih menye-dihkan lagi, ketika ibadah berlangsung jemaat sibuk dengan media sosial baik FB, Instagram, WA, game, swafoto dan sebagainya. Inilah kuasa hedonisme dan kecanggihan tek-nologi yang menguasai manusia termasuk orang percaya. Kendati demikian kehampaan hidup sering terjadi, meski diisi dengan kecanggihan peradaban dunia. Orang percaya kehilangan konsentrasi iman kepada Tuhan dan kurang memaknai persekutuan dengan Tuhan untuk diterapkan dalam kehidupan yang nyata. Pada masa ini teknologi bertambah maju tapi kualitas kerohanian manusia dapat berkurang. Sebagian orang menyalahkan perekonomian sebagai penyebabnya, orang mengorbankan kata hatinya dan mengikuti pikirannya untuk mengambil keuntungan yang sebanyak-banyaknya dari orang lain demi mendapatkan kehidupan yang layak. Mereka berpikir bahwa harta di atas segalanya. Ada yang meng-anggap dengan kebutuhan jasmani yang tercukupi, maka kebutuhan rohani mereka tercukupi pula. Kasih tidak lagi menjadi kekuatan yang mampu memengaruhi kehidupan individu, kelompok atau keluarga. Akibatnya sering terjadi perzinahan dan perceraian. Rasa empati hilang terhadap lingkungan dan sesama. Serta tidak berkomitmen menjadikan Alkitab sebagai pedoman utama dalam hidup. Manusia merasa semakin pandai dan seakan-akan tidak lagi mem-butuhkan Tuhan. Hal ini bertentangan dengan kehendak Allah. Mereka melupakan bahwa sebenarnya hidup itu sendiri adalah anugerah yang patut disyukuri, sebagaimana kata firman:... carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu (Mat 6:33). Menghadapi kondisi ini, iman kekristenan kita diuji. Karena itu kita harus berusaha untuk menyeimbangkan aspek-aspek kehidupan termasuk kehidupan jasmani sebagai kehidupan yang layak, serta kehidupan rohani untuk kehidupan yang kekal. Maka di minggu adven yang ketiga ini, dipilih tema "Siapkan Diri Menerima Raja Kemuliaan". PEMBAHASAN TEMATIS Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Mazmur 24 tergolong nyanyian keagamaan/ kenegaraan paling agung bagi umat Israel. Kejadiannya berhubungan dengan hari raya pondok daun, sebuah perayaan tahunan/ tahun baru atau penahbisan bait Allah dan peringatan diaraknya Tabut Allah ke Yerusalem. Mazmur ini digubah oleh Daud dan dipakai sebagai nyanyian ibadah didalam liturgi Israel pada saat pengangkutan Tabut Allah. Berbicara tentang Tabut berarti berbicara tentang kehadiran Allah sebab Tabut adalah simbol kehadiran Allah. Melihat Tabut itu berarti menyaksikan kehadiran Allah. Sesuatu yang mengetarkan secara spiritual tetapi juga menimbulkan beban secara psikologi. Semua kondisi itu sangat terasa di dalam mazmur pujian ini. Khusus di dalam bacaan ini diuraikan dengan jelas siapa Allah Israel yang sedang di arak memasuki Yerusalem: Tuhan adalah pemilik langit dan bumi dan segala isinya: Pertama, Dia yang menciptakan semesta, Kedua, Kekudusan-Nya hanya dapat didekati oleh orang-orang yang menanyakan dan mencari Dia (ayat 6), yakni mereka yang bersih tangannya, murni hatinya (suci hati dan tidak terkotori oleh keinginan dosa), yang lurus jalannya tanpa tipu muslihat dan tidak berdusta (ayat 4). Dalam mazmur ini disisipkan suatu pengajaran tentang janji Allah bahwa mereka yang memenuhi kriteria layak mendekati kekudusan-Nya dan akan menerima berkat, keadilan dan keselamatan dari Dia. Setelah menjelaskan siapa Tuhan Allah Israel yang akan datang ke kota kudus, Yerusalem dan menguraikan tentang siapakah yang layak untuk menyambut-Nya, maka selanjutnya pemazmur menghimbau agar umat menyambut kehadiran-Nya sekaligus mengambarkan bagaimana menyambut kehadiran Tuhan. Siapakah yang akan datang itu? Tuhan, Allah Israel. Siapakah Dia? Dia adalah Raja Kemuliaan. Pemazmur menyebut tentang Allah yang harus dipandang sebagai Raja. Raja pasti Mulia, tetapi jika disebut bahwa Raja ini adalah Raja Kemuliaan, maknanya berarti Raja di atas segala raja. Bagaimanakah menyambut raja kemuliaan itu? Pemazmur menjelaskan secara berurutan dua cara yaitu di ayat 7 dan 9 yaitu dengan "angkatlah kepala" dan "terangkatlah pintu yang berabad-abad. Dengan maksud angkatlah kepala yaitu Yerusalem sebelum menjadi ibu kota kerajaan Israel, dikuasai Filistin. Umat Israel menjadi bulan-bulanan Filistin di masa itu. Bagaikan orang yang kalah, maka kepala tertunduk dengan penuh kepedihan. Namun ketika Raja di atas segala Raja datang, yaitu Raja kemuliaan, maka mereka yang menyerah, tertunduk dalam kekalahan dan terpuruk dalam kondisi yang tidak mengenakkan, diminta berhenti berkabung, melainkan mengangkat kepala tanda kemenangan. Hal ini bermakna, bahwa menyambut kehadiran raja kemuliaan harusnya dilakukan dengan girang tanpa ragu harus dengan optimisme tinggi sebagaimana simbol kepala ditegakkan. Sukacita kemenangan harus diekspresikan secara nyata. Mengapa? Sebab yang datang adalah pribadi yang jaya perkasa, yakni Tuhan yang berkuasa dalam peperangan. Terangkatlah pintu? Pintu apakah itu? Bahwa setiap orang atau rombongan yang akan memasuki kota wajib berhenti sejenak untuk menunggu pintu gerbang terbuka, sebagai tanda rombongan ini diterima. Menariknya, pemazmur menggunakan kalimat seruan, sebagai tanda perintah agar mereka segera masuk dan bunyi perintah itu "Terangkatlah pintu-pintu". Memerintahkan pintu yang sudah berabad-abad di situ untuk terangkat dan bukan terbuka. Menunjukkan pada makna "hilangkan pintunya", tidak usah memakai pintu lagi. Maknanya? Selebar apapun pintu itu dibuka, pintu-pintu itu tidak akan sanggup menandingi besarnya kemuliaan Tuhan Allah Israel yang Maha Mulia. Pintu-pintu yang dibangun oleh tangan manusia itu tidak cukup layak untuk menyambut dan mempersilahkan masuk Tuhan, Allah yang Agung itu. Makna dan Implikasi Firman Daud memulai mazmur ini dengan memperkenalkan Tuhan Allah Israel. Daud baru saja menang perang. Harusnya ia yang dielukan memasuki kota. Tetapi itu tidak dilaku-kannya. Nama pribadinya sama sekali tidak disebut. Justru ia terus menyebut nama Tuhan Allah Israel dan memberi pengakuan bahwa Allah Raja di atas segala Raja. Ini penting bagi kita untuk tidak salah fokus, bahwa apapun alasannya Tuhanlah yang harus menjadi pokok pujian dan pemuliaan. Jangan mengambil posisi dan hak Tuhan. Di minggu Adven ini, menyambut kehadiran Tuhan harus melalui pengakuan bahwa Dialah Raja kemuliaan, sehingga takhta hati kita menjadi singasananya Tuhan. Dialah yang harus bertakhta di hati kita dan bukan diri dan ego kita. Di sisi lain menyambut Tuhan itu harusnya dengan kegi-rangan atau mengekspresikan sukacita. Daud menekankan bahwa orang yang ingin menyembah dan melayani Tuhan serta menerima berkat-Nya harus mengusahakan kehidupan yang benar. Orang-orang yang bersih tangannya artinya bebas dari kesalahan, tangan bermakna tindakan, jadi orang yang bersih tangannya adalah orang yang memiliki tindakan dan perbuatan yang tidak bercela. Tidak ada manusia yang bebas dari kesalahan tetapi jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan (1 Yohanes 1:9). Orang yang memiliki hati yang murni. Murni artinya bersih, jernih dan tidak ada hal-hal buruk yang tersimpan di hati. Keadaan hati seseorang sangat menentukan segalanya karena dari hati, timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat". (Matius 15:19). Oleh sebab itu kita harus menjaga hati kita supaya tetap berkenan pada Tuhan, karena hati adalah pancaran kehidupan (bdk Amsal 4:23). Bila hati kita bersih, secara otomatis akan berdampak pula terhadap ucapan mulut kita. Diucapkan mulut meluap dari hati (Matius 12:34b). Setiap orang yang terlibat dalam segala penipuan dan sumpah palsu tidak layak menghadap Tuhan. Penipuan dan sumpah palsu adalah kekejian di mata TUHAN. Karena itu dalam Tata ibadah mempunyai unsur doa pengakuan dosa. Jemaat diajak untuk selalu menyadari kesalahannya dan memohon pengampunan supaya layak di hadapan-Nya. Daud membimbing umat Israel untuk melihat ibadah bukan sekedar formalitas, tetapi adalah persembahan hidup (Roma 12:1). Jadi ibadah adalah seluruh totalitas hidup kita. Hidup kita adalah ibadah. Dengan demikian ibadah adalah hal yang sangat hakiki di dalam kehidupan orang percaya. Sebagai orang Kristen yang dibenarkan karena iman yang bersandar pada kesempurnaan Yesus, maka kita mempunyai tanggungjawab moral serta etika yang baik ditengah dunia yang jahat ini (Roma 3:23). Jadi sepatutnyalah kita sebagai umat yang kudus menunjukkan gaya hidup sehari-hari yang sesuai dengan sifat dan karakter penebus kita, Yesus Kristus. Kita diharapkan menjadi garam dan terang di tengah dunia yang standart moralnya semakin rusak dan merosot. Orang Kristen yang hidupnya berkenan kepada Tuhan bukan orang Kristen yang hanya suka memuji menyanyi menyembah di gereja tetapi adalah seseorang yang dapat memberi pengaruh baik di tengah keluarga, jemaat dan masyarakat. Memiliki pribadi yang tidak suka menjelek-jelekkan dan membunuh karakter orang dengan fitnah dan gosip. Firman Tuhan berkata jikalau ada seorang yang menganggap dirinya beribadah tetapi tidak mengekang lidahnya, ia menipu dirinya sendiri maka sia-sialah ibadahnya. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI: 1. Menurut saudara apa kriteria seseorang dalam menyambut kedatangan Raja kemuliaan sebagaimana yang dimaksud dalam Mazmur 24:1-10? 2. Bagaimana kita dapat memenuhi syarat/kriteria untuk menyiapkan diri menerima Raja Kemuliaan? 3. Sudah sejauh mana persiapan diri kita menyambut kedatangan Kristus dalam perayaan di minggu adven ini? NAS PEMBIMBING: Matius 25:11-13 POKOK-POKOK DOA: * Kasih dan damai Kristus mendorong jemaat beribadah di rumah Tuhan. Hal-hal sekuler berupa materi, gaya hidup, pesta pora dan kemewahan tidak boleh merusak sukacita merayakan Natal. * Perayaan natal dijadikan momentum membangun sikap hidup yang semakin memuliakan Tuhan. * Pemimpin yang baru terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota di Sulawesi Utara. * Tetap menjaga kedamaian dan keamanan TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU ADVEN KE-III NYANYIAN YANG DIUSULKAN: Persiapan: DSL No. 118 Sambutlah Nas Pembimbing: KJ No. 85 Kusongsong Bagaimana Hukum Tuhan: KJ No. 42 Tuhan, Kasihani Pengakuan Dosa: DSL No. 47 Doa dan Keluh Pemberitaan Anugerah Allah: NNBT No. 9 Ku Akan Selalu Bersyukur Ses Pembacaan Alkitab: Kusiapkan Hatiku, Tuhan Persembahan : NNBT No. 15 Hai Seluruh Umat Tuhan Nyanyian Penutup: Kerajaan Allah ATRIBUT: Warna dasar biru muda dengan simbol empat buah lilin berwarna ungu.
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2020 1 Korintus 7:1-16(1) 1 Petrus 4:7-19(1) 1 SAMUEL 8:1-22(1) 2 Timotius 4:1-8(1) Amsal 8:14-21(2) Galatia 2:1-10(1) Ibrani 4:14-5:10(1) Kejadian 2:8-25(2) Kejadian 9:1-17(1) Keluaran 20:1-17(1) Lukas 13:22-30(1) Matius 25:31-46(1) MATIUS 27:45-56(1) Matius 28:1-10(1) Mazmur 46:1-12(1) Nehemia 2:11-20(1) Roma 12:9-21(1) Roma 15:1-13(1) Rut 4:1-17(2) Ulangan 1:9-18(3) Yesaya 8:23-9:6(1) Yohanes 8:30-36(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: MTPJ Sabtu, 26 Desember 2020 - Natal Hari kedua - Stop Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan - Matius 2:13-18 Sebelum: Siapkan Diri Menerima Raja Kemuliaan - Mazmur 24:1-10 - Minggu, 13 December 2020 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,