|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2020 Minggu, 16 Agustus 2020 (Keluaran 20:1-17)MTPJ 16 - 22 Agustus 2020 - Hukum Tuhan sebagai Pelita Hidup - Keluaran 20:1-17MTPJ 16 - 22 Agustus 2020 TEMA BULANAN : */"Demokrasi Dalam Perspektif Iman/* */Kristen"/* TEMA MINGGUAN : */"Hukum Tuhan sebagai Pelita Hidup"/* BACAAN ALKITAB : *Keluaran 20:1-17* ALASAN PEMILIHAN TEMA Terjaminnya suatu kehidupan bersama yang aman, tertib dan teratur, sudah tentu karena ada rambu-rambu yang memandunya dan yang dipatuhi bersama. Bangsa Indonesia, yang kini merayakan Hari Ulang Tahun ke-75 Proklamasi Kemerdekaannya, dapat menikmati kehidupan yang tentram dan damai karena memiliki landasan yang kuat dan kokoh yakni dasar negara Pancasila serta Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia. Pelbagai ketentuan Hukum Negara menjadi payung yang melindungi segenap tanah tumpah darah, mengantar bangsa ini menuju masyarakat sejahtera sesuai impian yang terkandung dalam Pembukaan UUD 45. Hukum menjadi panglima yang menjamin tegaknya keadilan, penghargaan atas harkat dan martabat setiap warga negara. Sebagai Gereja yang dihadirkan Tuhan di bumi persada Indonesia, maka salah satu kontribusi sekaligus pertanggung-jawaban iman setiap warga jemaat adalah menjadi warga negara yang mengambil peran aktif bahkan proaktif, positif, kreatif, kritis tetapi realistik dalam setiap pergerakan mem-bangun bangsa. Mematuhi hukum Tuhan sebagai pelita hidup hendaknya juga tercermin dalam hal mentaati semua aturan hukum yang berlaku di Negara ini. Sebagaimana umat Israel, ketika dihentar keluar oleh Allah dari tanah perbudakan Mesir menuju tanah perjanjian, panduan hidup diatur sendiri oleh Allah melalui pemberian Dasa Titah yang diukir dalam Dua Loh Batu di gunung Sinai. Pemberian Sepuluh Firman itu, tujuannya adalah agar umat Israel hidup teratur, tertib dan tetap membangun relasi yang harmonis penuh kepatuhan hanya kepada Allah semata, tanpa mengandalkan kekuatan apalagi ilah-ilah lain. Demikian pula dalam relasi sosial kemasyara-katan, menghormati serta menghargai harkat dan martabat se-sama manusia. Dengan demikian, Hukum Tuhan berfungsi sebagai Firman Allah sendiri yang menjadi pelita dan terang pada jalan hidup umat dalam segala situasi (band. Maz.119:105). *PEMBAHASAN TEMATIS*** Pembahasan Teks Alkitab /(Exegese)/ Dasa Titah (Ibr*: */devarim)/,sesuai catatan kitab Keluaran dan yang diulangi dalam Ulangan 5, diberikan oleh Tuhan Allah sendiri melalui Musa di gunung Sinai. Dua kali Musa menaiki gunung Sinai untuk menerima Dua Loh Batu berisikan sepuluh Hukum Tuhan itu dan dilalui dalam proses pengudusan dengan tujuan: menata kehidupan umat Israel menjadi komunitas yang dikuduskan, dibebaskan dan diper-satukan. Menurut keterangan dalam Keluaran 19:5, Allah bermaksud menjadikan umat Israel sebagai bangsa milik Allah sendiri, harta kesayangan-Nya. Dengan penetapan itu, Allah yang berinisiatif mengikat perjanjian dengan Israel dan karena itu harus berpegang pada perjanjian-Nya. Untuk menjadi umat kepunyaan Allah sendiri, mereka harus mematuhi hukum-hukum Allah itu sebagai pelita hidup supaya tetap terpelihara relasi intim antara umat itu sendiri dengan Tuhan Allah, serta menjamin pula keutuhan hidup di antara mereka sendiri sebagai umat yang kudus, bebas dan satu adanya. Dasa Titah itu tidak dimaksudkan menjadi sistem hukum yang dengan menaatinya maka orang dapat berkenan kepada Allah. Justru dengan pernyataan tegas pada pengantarnya (ay.1-2), maka sifat "perjanjian" (Ibr: /berit/) dari Dasa Titah itu ditandai oleh tindakan inisiatif Allah membebaskan umat Israel dari perbudakan di tanah Mesir. Yang diperlukan adalah respons ketaatan kepada-Nya dengan melaksanakan Dasa Titah itu, bukan sebagai hukum penata moral dan spiritual melainkan sebagai pernyataan pokok tentang perilaku yang hendak dipelihara oleh umat penerima perjanjian itu (Lihat Ul. 4:13; Kel. 34:28; Ul. 29:1,9). * *Dasa Titah itu berisikan saripati perjanjian Sinai. Yahweh, Tuhan, Pencipta langit dan bumi menginisiasi perjan-jian itu. Karena itu, umat patut merespon tindakan Allah dengan menjadikan Kesepuluh Firman itu sebagai panduan hidup dan pelita hidup yang menentukan kualitas ukuran /pengkhususan hidup/ umat Israel bagi Tuhan. Rumusan bahasa perjanjian adalah antara dua pihak yang saling mengikat: "Aku" - "engkau", yakni antara "Allah" dan "umat". Apa yang diha-rapkan Allah sebagai pihak pertama dari ikatan perjanjian kepada "umat" selaku pihak kedua dalam Dasa Titah itu adalah: * Ingatlah selalu siapa Allah yang telah bertindak mem-bebaskan. Dia-lah Yahweh yang membebaskan dan menyelamatkan (ayat. 1-2) * Tuntutan dasar untuk taat dan setia hanya kepada Allah semata dan tidak boleh ada pemujaan terhadap illah lain dan membuat perupaan tentang Yahweh dalam bentuk apapun, apalagi menyebut nama-Nya secara sembarangan. Hal itu tercermin dalam Hukum Tuhan pertama, kedua dan ketiga (band. Ul.6:4). * Kesempatan untuk bekerja telah diberikan selama enam hari dan haruslah ada momen khusus untuk mensyukuri segala karya dan kasih karunia Allah. Itulah hari khusus penyemb-ahan bagi Allah. Itulah hukum ke-empat (ayat 8) * Kesatuan keluarga adalah dasar dari tata tertib sosial dan damai sejahatera. Saat anak-cucu memberi penghargaan dan rasa hormat yang tinggi kepada orang tua, maka terjaminlah kehidupan yang aman, nyaman dan sejahera. Itulah hukum ke-lima. * Ketentuan lainnya terkait masalah sosial seperti pem-bunuhan, perzinahan, pencurian, keinginan kuat memiliki kepunyaan orang lain, patut dihindari dan tidak boleh terjadi sebab hal itu merusak citra sebagai warga dari umat perjanjian yang telah dimerdekakan Allah dari perbudakan keinginan dan hawa nafsu yang merusak. n Makna dan Implikasi Firman * Pada dasarnya Hukum Tuhan tidak dapat dilihat sebagai ketentuan yang terlahir dari tuntutan kepatuhan mutlak umat kepada Allah, melainkan peringatan yang tidak terlepas dari tindakan kasih Allah sebagaimana yang dikemukakan dalam mukadimah Dasa Titah itu. Allah mengingatkan kita untuk menyambut hukum itu sebagai Firman yang membebaskan dan yang menuntun orang percaya untuk bersyukur kepada Allah, Pengasih dan Penyayang itu. * Hukum Tuhan itu patut diterima dengan terbuka sebagai pengungkapan dari kerinduan ilahi untuk menata kehidupan umat yang telah menerima tindakan kasih Allah dalam Yesus Kristus yang membebaskan. Apalagi, di balik semua tindakan Allah, di dalamnya mengungkapkan kepastian bahwa Allah setia dan tidak pernah mengingkari janji-Nya. Tetapi juga Allah, dengan kuasanya dapat menghukum orang yang mengingkari janjinya kepada Allah. * Bahwa hukum Tuhan yang diberikan untuk kepentingan umat itu sendiri, patutlah diperlakukan sebagai pemandu perilaku hidup. Di dalamnya berisikan ajakan dan peringatan untuk: memuliakan Allah dalam Yesus Kristus semata tanpa kecuali dengan memanfaatkan momen khusus di hari perhentian untuk bersyukur kepada-Nya, serta mewujudkan kasih kepada sesama dalam hal menghargai harkat dan martabat kemanusiaan dengan tidak mengganggu hak orang untuk hidup yang damai, tentram. Yesus merumuskan Hukum Taurat menjadi hukum kasih: kasih kepada Allah dan kasih kepada sesama manusia. * Dalam konteks masyarakat Indonesia yang kini merayakan HUT Ke-75 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, pencapaian pembangunan dan kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh terjaminnya ketertiban hidup dan keten-teraman bangsa yang dijamin oleh undang-undang. Karena itu, mentaati hukum yang berlaku menjadi cerminan dari kerinduan bersama untuk menikmati harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara. *PERTANYAAN UNTUK DISKUSI: * 1. Bentuk-bentuk apakah yang dapat dikategorikan penyem-bahan berhala, ilah-ilah zaman ini yang dengan sendirinya mengabaikan Hukum Tuhan seperti dalam Keluaran 20:1-17. 2. Sejumlah masalah sosial cukup menonjol seperti per-zinahan, pencurian, pembunuhan yang dilarang dalam Dasa Titah itu. Apa akar masalahnya dan bagaimana seharusnya Gereja turut berperan menanganinya? 3. (Matius 22:37-40). Berilah tanggapan atasnya. *NAS PEMBIMBING*: *Mazmur 19 : 9* *POKOK-POKOK DOA:* * Kepelayanan GMIM * HUT ke-75 Proklamasi Kemerdekaan RI * Kehidupan Berbangsa dan Bernegara * Ketaatan pada Hukum Tuhan dalam keseharian hidup * Persiapan memasuki Perayaan HUT ke-86 GMIM Bersinode *TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:* *HARI MINGGU BENTUK III* *NYANYIAN YANG DIUSULKAN:*** Persiapan: KJ No. 18 Allah Hadir Bagi Kita Ses Nas Pembimbing: NKB No. 189 Pegang Tanganku Pengakuan dosa : NNBT No. 10 Ya Tuhan Yang Kudus Berita Anugerah Allah:NNBT No. 9 Ku Akan Selalu Bersyukur Ses Doa Baca Alkitab: KJ No 59 Bersabdalah Tuhan Pengakuan Iman: KJ No. 356 Tinggallah Dalam Yesus Persembahan: KJ. No 337 Betapa Kita Tidak Bersyukur Nyanyian Penutup: KJ No 336 Indonesia Negaraku *ATRIBUT:* Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang. Label: Keluaran 20:1-17
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2020 1 Korintus 7:1-16(1) 1 Petrus 4:7-19(1) 1 SAMUEL 8:1-22(1) 2 Timotius 4:1-8(1) Amsal 8:14-21(2) Galatia 2:1-10(1) Ibrani 4:14-5:10(1) Kejadian 2:8-25(2) Kejadian 9:1-17(1) Keluaran 20:1-17(1) Lukas 13:22-30(1) Matius 25:31-46(1) MATIUS 27:45-56(1) Matius 28:1-10(1) Mazmur 46:1-12(1) Nehemia 2:11-20(1) Roma 12:9-21(1) Roma 15:1-13(1) Rut 4:1-17(2) Ulangan 1:9-18(3) Yesaya 8:23-9:6(1) Yohanes 8:30-36(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: MTPJ 17 Agustus 2020 HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia - Kemerdekaan di dalam Kristus - Yohanes 8:30-36 Sebelum: MTPJ 9 - 15 Agustus 2020 - Bersama Membangun Bangsa - Nehemia 2:11-20 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,