|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music Khotbah MTPJ GMIM 2020 TEMA BULANAN : "Gereja Mengatasi Pandemi Covid-19"Minggu, 12 Juli 2020 (Matius 25:31-46)MTPJ 12 - 18 Juli 2020 - Melayani Sesama berarti Melayani Tuhan - Matius 25:31-46TEMA MINGGUAN : "Melayani Sesama berarti Melayani Tuhan" BACAAN ALKITAB: Matius 25:31-46* ALASAN PEMILIHAN TEMA Sering dipisahkan pelayanan kepada Tuhan dan kepada sesama. Pelayanan kepada Tuhan dipandang sebagai sesuatu yang sangat sakral, dan pelayanan kepada sesama bersifat sekuler. Tidak sedikit orang Kristen yang mengabaikan pelayanan kepada sesama karena alasan hendak meng-konsentrasikan diri pelayanan kepada Tuhan. Ada yang rela mengabaikan keluarga dan tetangga atau kepada sesama yang ada di depan mata yang sangat membutuhkan per-tolongan karena alasan untuk pergi melayani Tuhan. Bukan Cuma dipisahkan, tetapi ada yang mempertentangkan itu. Pelayanan kepada sesama dipahami menghambat pelayanan kepada Tuhan. Pandemi Covid-19 bukan cuma pandangan dunia yang sementara diubahkan, tetapi juga pandangan gereja semakin dimurnikan, khususnya sikap gereja terhadap orang-orang yang sangat terpukul dengan wabah ini. Masih ada yang masa bodoh, bahkan menjauhi untuk menolong sesama saudara yang menjadi korban. Bahkan ada gereja yang menutup mata untuk menolong sesama saudara yang butuh pertolongan, karena alasan kas gereja akan berkurang dan akan mengganggu pelayanan untuk memuliakan Tuhan. Dapatkah dipisah pelayanan kepada sesama dan kepada Tuhan? Minggu ini warga gereja diajak untuk menghayati Tema: "Melayani Sesama, berarti Melayani Tuhan". PEMBAHASAN TEMATIS n Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Perikop ini adalah satu bagian dari pengajaran Tuhan Yesus di Bukit Zaitun tentang Akhir Zaman, dan isinya sebagai jawaban atas pertanyaan murid-murid "bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia" (Matius 24: 3). Ini bersifat nubuat dan hendak membuka selubung (Yunani: "apokaliptik"). Karena itu pengajaran ini adalah gambaran tentang keadaan di zaman gereja dan ketika Tuhan Yesus datang kembali melaksanakan karya sebagai Hakim yang Adil. Perikop ini bukan sebagai perumpamaan, tetapi sebagai penggambaran penghakiman yang terakhir. Peristiwa ini digambarkan sebagai penyataan dari Anak Manusia yang datang dengan kemuliaan mengumpulkan semua bangsa dan memisahkan mereka seperti gembala memisahkan domba dan kambing. Pemisahan ini mengacu pada sikap dan cara pelayanan yang telah mereka lakukan kepada Tuhan. Bahkan domba ditempatkan di sebelah kanan, menunjuk pada orang kepercayaan dan yang setia melaksanakan kehendak-Nya. Sedangkan kambing di sebelah kiri, menunjuk pada yang tidak setia melaksanakan perintah-Nya. Bagaimanakah dan kepada siapakah pekerjaan pelayanan disebut sebagai yang setia dan berkenan kepada-Nya? Matius 25:40 "Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku". Siapakah mereka yang melayani orang "paling hina" (Yunani; "elachitos" = paling hina, paling rendah, paling kecil, paling diremehkan) mereka melakukannya untuk Tuhan. Siapakah dalam masyarakat Palestina waktu itu yang dilihat sebagai orang paling hina dan diremehkan? Matius menyampaikan mereka adalah: kaum yang lapar dan kekurangan minuman, orang asing yang tidak memiliki tumpangan, yang tidak memiliki pakaian, yang sakit, dan mereka yang terpenjara. Tuhan Yesus memberi penekanan agar pengikut-pengikut-Nya melaksanakan tugas pelayanan dalam wujud yang kelihatan kepada orang yang paling hina, sebagai bentuk melayani Tuhan yang tidak kelihatan. Padahal di zaman Yesus dan gereja purba, pengaruh elit di dalam beragama begitu kuat sehingga perhatian kepada kaum marginal selalu terabaikan. Dalam khotbah ini Tuhan Yesus menegaskan bahwa Ia seringkali menempatkan diri-Nya sebagai kaum marginal yang terlupakan. Apa yang akan terjadi pada mereka yang setia? Pertama: Menerima undangan dari Sang Raja Adil dengan perkataan "Mari, hai hambaku yang diberkati bapa-Ku" (ayat 31a). Mereka diundang masuk ke dalam ruangan yang memiliki tahta penuh kemuliaan sebagai tamu kehormatan untuk berada dan tinggal tetap di sebelah kanan Sang Raja. Di dunia mereka seringkali ditolak karena melaksanakan tugas memperhatikan orang paling hina. Bahkan mengalami penganiayaan yang mendatangkan penderitaan yang berat. Tapi di akhir zaman mereka diterima dan mendapatkan penghormatan yang khusus. Semua pengorbanan yang mereka alami bukan saja terbayar, tapi lebih daripada itu mereka diangkat dan dipulihkan seutuhnya. Kedua: Menerima upah dalam Kerajaan (ayat 34b). Kerajaan adalah sebagai harta milik yang paling mahal di bumi. Semua kekayaan dunia tidak dapat menyamainya. Jika dalam pelayanan mereka di dunia penuh kehinaan, mereka tidak mendapat apa-apa dari pelayanan itu, uang dan harta tidak. Namun dalam kerajaan mereka menerima lebih banyak daripada itu. Ini gambaran menerima suasana dan kesukaan istana sorgawi. Ukurannya sangat agung, mulia dan besar karena yang membuat dan menatanya bukan manusia tetapi dibuat dan dirancang oleh Allah sendiri. Bagaimana dengan mereka yang tidak setia? Mereka yang mengabaikan pelayanan kepada yang paling hina. Melayani Tuhan di tempat-tempat megah dan penuh kemuliaan dengan mengabaikan kaum marginal. Mereka akan menerima upah dari Anak manusia yang duduk di atas takhta kemulian-Nya, sebagai Raja. Mereka akan diusir dari hadapan Raja dengan mendengar perkataan-Nya "Enyahlah dari hadapan-Ku, hai orang terkutuk" (ayat 41a). Mereka diusir karena tidak layak, orang-orang terkutuk dihadapan Allah masuk ke dalam Kerajaan-Nya. Mereka sudah menerima kesenangan lebih dulu di dunia dengan tidak terhina karena melayani orang paling hina. Mereka selalu menjadi orang terhormat di dunia, namun saat penghakiman terakhir, bukan kemuliaan dan kehormatan yang diterima tetapi kehinaan paling hina. Mereka tidak disebut orang yang "tidak setia, namun mereka disebut dengan "orang-orang terkutuk", penuh aib, najis, dan sangat hina. Orang yang sangat tidak berlayak menghadap Tuhan Yang Maha Kudus adalah masuk dalam api kekal yang disediakan untuk iblis dan pengikut-pengikutnya (ayat 41b). Tempat siksaan yang penuh dengan kertak gigi, yang adalah penyesalan, tangisan dan air mata. n Makna dan Implikasi Firman "Melayani sesama berarti melayani Tuhan", ungkapan ini bukan cuma menjadi slogan gereja atau pengikut Kristus, namun pelayanan ini akan dipertanggungjawabkan bilamana Tuhan datang kembali sebagai Hakim yang Adil. Pelayanan yang diterima-Nya adalah dalam bentuk pelayanan yang menyentuh secara holistik kaum yang terpinggirkan. Karena itu Tuhan Yesus menggambarkan diri-Nya sebagai orang yang sedang di penjara yang membutuhkan kunjungan, sebagai orang sakit yang butuh perawatan dan lawatan, sebagai orang yang lapar dan haus yang butuh makanan dan minuman, sebagai orang asing yang butuh tumpangan. Saat Yesus ditanya "siapakah sesamaku manusia?" (Lukas, 10:25-37). Dia memberikan contoh tentang sikap 'Orang Samaria" yang padahal waktu itu dianggap hina orang Yahudi tetapi telah menunjukkan belas kasihannya. Gereja sejati adalah gereja yang setia pada Tuhan Yesus sebagai Kepala untuk melayani Tuhan dengan memper-hatikan pelayanan kepada mereka yang terpinggirkan. Dunia seringkali memengaruhi gereja dengan pemikiran bahwa untuk memengaruhi banyak orang, maka gereja dan pelayan-pelayanannya mesti mendekati para elit masyarakat, bahkan merekalah yang mesti mendapatkan pelayanan khusus. Akibatnya pelayanan sejati terabaikan. Namun dengan pandemi Covid-19 pelayanan gereja semakin dimurnikan untuk setia melayani sesama sebagai wujud konkrit dari melayani TUHAN. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI: 1. Apakah yang dimaksud dengan melayani sesama berarti melayani Tuhan dalam perikop ini? 2. Bagaimanakah bentuk-bentuk pelayanan gereja masa kini kepada kaum marginal? 3. Apakah janji Tuhan bilamana orang Kristen/Gereja melakasanakan pelayanan ini? POKOK - POKOK DOA: Memohon agar Tuhan terus menuntun agar Gereja semakin dimurnikan dalam melaksanakan tugas pelayanan-Nya Memohon agar gereja dapat melaksanakan tugas pelayanan seperti yang Tuhan kehendaki kepada semua orang yang terdampak dengan Virus Corona Memohon agar pelayan-pelayan gereja semakin teguh dalam komitmennya untuk melayani orang-orang yang terpinggirkan ADVERTISEMENT TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK II NYANYIAN YANG DIUSULKAN: Kemuliaan Bagi Tuhan: NNBT No. 3 Mari Kita Puji Allah Doa Penyembahan: KJ No.424 Yesus Menginginkan daku Pengakuan Dosa: Oh Tuhan Bila Aku Merenungkan Janji Anugerah Allah: NKB No.194 Kau Tetap Tuhanku Yesus Puji-Pujian: KJ No. 293 Puji Yesus Ses Pembacaan Alkitab:Firman-Mu P'lita Bagi Kakiku Ses Pengakuan Iman:KJ No. 280 Aku Percaya Persembahan: KJ No. 363 Bagi Yesus Kuserahkan Nyanyian Penutup:NKB No. 129 Indah Mulia, Bahagia Penuh ATRIBUT: Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang. Label: Matius 25:31-46
Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2020 1 Korintus 7:1-16(1) 1 Petrus 4:7-19(1) 1 SAMUEL 8:1-22(1) 2 Timotius 4:1-8(1) Amsal 8:14-21(2) Galatia 2:1-10(1) Ibrani 4:14-5:10(1) Kejadian 2:8-25(2) Kejadian 9:1-17(1) Keluaran 20:1-17(1) Lukas 13:22-30(1) Matius 25:31-46(1) MATIUS 27:45-56(1) Matius 28:1-10(1) Mazmur 46:1-12(1) Nehemia 2:11-20(1) Roma 12:9-21(1) Roma 15:1-13(1) Rut 4:1-17(2) Ulangan 1:9-18(3) Yesaya 8:23-9:6(1) Yohanes 8:30-36(1) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: MTPJ 19 - 25 JULI 2020 - Kuatkan Iman Dalam Pergumulan - Mazmur 46:1-12 Sebelum: MTPJ 5 - 11JULI 2020 - Hargai dan Topanglah Mereka yang Bekerja Keras untuk Kebaikan - 1 Petrus 4:7-19 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,