|
gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa |
|
|
Download MP3 Music MTPJ 2019 TEMA BULANAN : "Peran Gereja Dalam Menghadirakan Tanda-tanda Kerajaan Allah"Minggu, 04 Agustus 2019 (Yeremia 29:1-14)MTPJ 4 - 10 Agustus 2019 - Mengusahakan Kesejahteraan Kota - Yeremia 29:1-14TEMA MINGGUAN :"Mengusahakan Kesejahteraan Kota" BACAAN ALKITAB : Yeremia 29:1-14 Surat kiriman kepada orang-orang buangan di Babel 29:1 Beginilah bunyi surat yang dikirim oleh nabi Yeremia dari Yerusalem kepada tua-tua di antara orang buangan, kepada imam-imam, kepada nabi-nabi dan kepada seluruh rakyat yang telah diangkut ke dalam pembuangan oleh Nebukadnezar dari Yerusalem ke Babel. 29:2 Itu terjadi sesudah raja Yekhonya beserta ibu suri, pegawai-pegawai istana, pemuka-pemuka Yehuda dan Yerusalem, tukang dan pandai besi telah keluar dari Yerusalem. 29:3 Surat itu dikirim dengan perantaraan Elasa bin Safan dan Gemarya bin Hilkia yang diutus oleh Zedekia, raja Yehuda, ke Babel, kepada Nebukadnezar, raja Babel. Bunyinya: 29:4 "Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel, kepada semua orang buangan yang diangkut ke dalam pembuangan dari Yerusalem ke Babel: 29:5 Dirikanlah rumah untuk kamu diami; buatlah kebun untuk kamu nikmati hasilnya; 29:6 ambillah isteri untuk memperanakkan anak laki-laki dan perempuan; ambilkanlah isteri bagi anakmu laki-laki dan carikanlah suami bagi anakmu perempuan, supaya mereka melahirkan anak laki-laki dan perempuan, agar di sana kamu bertambah banyak dan jangan berkurang! 29:7 Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu. 29:8 Sungguh, beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Janganlah kamu diperdayakan oleh nabi-nabimu yang ada di tengah-tengahmu dan oleh juru-juru tenungmu, dan janganlah kamu dengarkan mimpi-mimpi yang mereka mimpikan! 29:9 Sebab mereka bernubuat palsu kepadamu demi nama-Ku. Aku tidak mengutus mereka, demikianlah firman TUHAN. 29:10 Sebab beginilah firman TUHAN: Apabila telah genap tujuh puluh tahun bagi Babel, barulah Aku memperhatikan kamu. Aku akan menepati janji-Ku itu kepadamu dengan mengembalikan kamu ke tempat ini. 29:11 Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. 29:12 Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; 29:13 apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, 29:14 Aku akan memberi kamu menemukan Aku, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan memulihkan keadaanmu dan akan mengumpulkan kamu dari antara segala bangsa dan dari segala tempat ke mana kamu telah Kuceraiberaikan, demikianlah firman TUHAN, dan Aku akan mengembalikan kamu ke tempat yang dari mana Aku telah membuang kamu. -- Banyak orang berpikir bahwa usaha mensejahterakan kota adalah kewajiban pemerintah dan kaum legislatif saja. Itu sebabnya banyak yang hanya menjadi penonton dan tukang kritik dalam usaha mensejahterakan kota. Sejahtera adalah suatu keadaan yang menggambarkan adanya hidup yang aman, makmur dan tenteram. Jadi usaha mensejahterakan kota bukan hanya tanggungjawab pihak tertentu saja, melainkan menjadi tanggung jawab bersama dengan segenap elemen bangsa, termasuk warga gereja dalam panggilan iman untuk menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah, dalam bentuk ketentraman, kemakmuran dan rasa aman. Kota yang sejahtera akan memiliki angka pengganguran minim, kejahatan berkurang dan angka kemiskinan makin kecil. Ini dapat dicapai bila ada kwalitas hidup yang suka bekerja keras dan mengembangkan sikap saling menghormati dan menghargai serta menjaga nilai-nilai budaya, politik, keamanan, hak asasi manusia, toleransi dan relasi-relasi yang baik dalam interaksi sosial di tengah masyarakat yang majemuk. PEMBAHASAN TEMATIS Pembahasan Teks Alkitab (Exegese) Sekitar tahun 598 SM, raja Nebukadnezar mengangkut raja Yehuda, yaitu Yoyakhin dan sebagian besar penduduk Yerusalem, termasuk tua-tua, para imam dan nabi-nabi ke dalam pembuangan di Babel. Dari antara mereka yang tidak diangkut ke Babel dan tertinggal di Yerusalem, terdapat seorang nabi Allah yang masih muda, anak imam Hilkia dari Anatot di tanah Benyamin bernama Yeremia. Ia mengirimkan surat kepada orang Yerusalem dalam pembuangan, melalui utusan Zedekia, raja Yehuda, kepada raja Nebukadnezar di Babel (ay 1-3). Rakyat Yerusalem di pembuangan dingatkan bahwa mereka berada di Babel karena kehendak Allah, karena itu mereka jangan menyia-nyiakan kesempatan selama mereka menjalani hidup dan berkiprah di negeri buangan itu. Walaupun keberadaan mereka di Babel adalah konsekwensi dari cara hidup yang tidak setia dan taat kepada Allah, namun Babel telah menjadi tempat tinggal. Karena itu mereka didorong untuk hidup secara normal, membangun rumah tempat tinggal, membentuk hidup berkeluarga, bertambah banyak dan berusaha sungguh-sungguh mengolah alam yang dianugerahkan Tuhan bagi mereka serta mengusahakan kesejahteraan atau kemakmuran kota dimana Tuhan Allah menempatkan mereka. walaupun pemerintah Babel tidak mengenal Allah dan penyembah berhala, namun selama raja masih memberi perlindungan terhadap rakyat Yerusalem di negeri itu, maka sikap loyal mereka harus terus dinampakkan melalui perilaku hidup yang menghormati pimpinan, menjaga ketertiban, memelihara ketenangan dan menciptakan kesejahteraan. Bahkan mereka harus mendoakan kota tempat mereka berpijak atau melakoni hidup sehari-hari, sebab untuk sementara waktu kesejahteraan penduduk Yerusalem bergantung pada kemakmuran Babel (ay 4-7) Di Babel, rakyat Yerusalem dapat leluasa beraktifitas, tapi kerinduan mereka akan tanah perjanjian tidak dapat dihapus. Kembali ke Yerusalem adalah sebuah harapan tentang pembebasan yang besar dan issu ini tidak dapat ditiadakan. Namun dalam usaha meraih harapan akan pembebasan, umat diingatkan supaya tidak mudah percaya dan jangan menaruh harap kepada para nabi, tukang tenung dan juru mimpi Babel, yang memberi ajaran palsu dan menyesatkan serta penghiburan semu mengenai tahun pembebasan itu kian mendekat. Sebab Tuhan Allah merancangkan bangsa Yehuda akan berada di Babel selama 70 tahun, kemudian kembali ke tanah perjanjian. Tujuh puluh tahun adalah masa didikan Allah bagi umat yang telah berdosa, supaya mereka sadar dan bertobat serta kembali hidup sebagai umat yang mengakui Tuhan Allah dalam segala aspek kehidupan mereka (ay 8-11). Pembuangan di Babel menjadi ladang pembentukan ketaatan dan kesetiaan umat Allah, supaya mereka mendapatkan kembali identitas dan jatidiri mereka sebagai umat dan bangsa pilihan. Dengan demikian, maka rancangan Tuhan bagi penduduk Yerusalem yang terbuang, umat kepunyaan-Nya adalah rancangan damai sejahtera, yaitu pengharapan akan keselamatan kekal di dalam Tuhan. Rancangan damai sejahtera dari Tuhan Allah, akan direalisasikan-Nya setelah genap 70 tahun umat tertawan di Babel dan ketika kaum yang sisa itu bersungguh-sungguh dan tulus hati mencari Allah, maka Tuhan Allah akan mendengar serta menjawab doa-doa syafaat umat. Pemulihan dan keselamatan dari Allah akan menjadi bagian umat-Nya (ay 12-14). Makna dan Implikasi Firman Tuhan Allah menginginkan umat-Nya terbebas dari berbagai belenggu sosial, ekonomi, budaya dan politik yang menyimpang dari kehendak Allah, supaya dapat memiliki hak hidup dengan martabat yang berkeadilan dan sejahtera, tanpa mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya untuk kesejahteraan kota. Orang percaya wajib mencukupkan kebutuhan sandang, pangan dan papan serta menata keluarganya supaya bertambah banyak. Juga wajib mengusahakan kesejahteraan kota, berdoa untuk kota, supaya dapat menikmati kesejahteraan bersama. Gereja terpanggil untuk memberi pendidikan politik yang sehat dan cerdas bagi setiap warganya, supaya sebagai warga Gereja kita dapat berperan aktif dalam bidang politik, sekaligus mengambil bagian secara bertanggung jawab dalam mewujudkan kesejahteraan bersama. Mari kita hadirkan damai sejahtera Allah melalui sikap dan tutur ucap yang menjadi berkat. Hendaknya gaya hidup dan karakter yang berpola pada keteladanan Kristus, menuntun kita menjadi berkat, mulai dari keluarga, jemaat dan masyarakat, ditiap talenta, karya, jerih juang dan kerja yang dianugerahkan Tuhan bagi kita. Di negeri yang kita cintai ini, tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia sedang mengalami krisis etika moral yang sedang memporak-porandakan bangsa, dimana rakyat main hakim sendiri, ada kelompok radikal yang bertindak sebagai penegak hukum dan tidak menghargai martabat kemanusiaan sesama warga bangsa, korupsi tiada henti. Menghadapi realita ini, mari kita menjadi warga gereja yang rajin berdoa, bekerja dan peduli terhadap kesejahteraan diri, keluarga, jemaat dan rakyat. Sebagai warga negara, kita wajib bertanggung jawab dalam memajukan kota diberbagai bidang : ilmu pengetahuan, teknologi, ekonomi, politik, budaya, kerukunan umat beragama dan menopang aspek-aspek yang menyatukan kehidupan berbangsa dan bernegara, yang berlandaskan Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Peran tokoh lintas agama dalam wadah FKUB, BAMAG, BKSUA bersama dengan pemerintah dan masyarakat, sangat penting dalam mengusahakan kesejahteraan kota. Kota yang sejahtera menumbuh kembangkan nilai-nilai spiritual, yang selalu mendorong manusianya untuk hidup beradab, berwibawa dan mengembangkan etos kerja yang dapat memakmurkan kehidupan pribadi, keluarga, jemaat dan masyarakat. PERTANYAAN UNTUK DISKUSI : Apa dasar dan tujuan Yeremia menyampaikan surat ini kepada umat Allah yang terbuang ke Babel menurut bacaan Yeremia 29:1-14? Bagaimana peran warga gereja dalam mengusahakan kesejahteraan kota? NAS PEMBIMBING: Roma 14:19 POKOK-POKOK DOA : Warga gereja dapat menjadi pribadi dan keluarga yang menopang pelayanan GMIM, serta memantulkan cahaya kebenaran dalam peran mereka dibidang politik, social dan ekonomi. Kerukunan antar umat beragama dan menghargai pluralitas. Usaha mensejahterakan kota. TATA IBADAH YANG DIUSULKAN HARI MINGGU BENTUK I NYANYIAN YANG DIUSULKAN : Panggilan Beribadah: NKB No. 2 Hai Mari Sembah Tahbisan dan Salam:NKB No.7 Nyanyikanlah Nyanyian Baru Ses Nas Pemb: NKB No. 72 Nama Yesus Berkumandang Ses Peng Dosa dan Pemb Anugerah Allah: NNBT No. 36 'Barangsiapa Yang Percaya Kepada Tuhan' Ses Pengakuan Iman: KJ No. 280 Aku Percaya Ses Hukum Tuhan: KJ No. 54 Tak Kita Menyerahkan Ses Doa Pemb Alkitab dan Pemb Firman Tuhan : NNBT No. 46 O, Alangkah Indah Hidupku' Ses Khotbah: KJ No. 356 Tinggalah Dalam Yesus Persembahan: NNBT No. 15. Hai Seluruh Umat Tuhan Nyanyian Penutup: NNBT No. 20 Kami Bersyukur Pada-Mu, Tuhan ATRIBUT: Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang. Label: Yeremia 29:1-14
Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019 1 Tawarikh 17:16-27(1) 1 Tawarikh 6:31(1) Bilangan 27:1-11(1) Bilangan 27:1-2(1) Efesus 2:11-22(1) Lukas 15:11-32(1) Maleakhi 3:1-12(1) Markus 1:1-8(1) Mazmur 128:1-6(1) Mazmur 146:1-10(1) Mazmur 37:34-40(1) Mazmur 96:1-13(1) Roma 13:1-7(1) Ulangan 15:12-18(1) Wahyu 21:9-27(1) Yeremia 29:1-14(1) Yeremia 29:1-3(1) Yohanes 3:16-18(1) Zakharia 8:1-19(2) Nama Bayi Katolik Terlengkap, Tahun Liturgi Dalam Katolik, Kalender Liturgi Katolik 2026, Renungan Katolik 2025, | Lagu-lagu Remaja GMIM,
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat Selanjutnya: MTPJ 5 Agustus 2019 Hari Kesehatan GMIM - Kemerdekan yang Saling Membebaskan - Ulangan 15:12-18 Sebelum: MTPJ 28 Juli s/d 3 Agustus 2019 - Keluarga: Ikutlah Jalan Tuhan - Mazmur 37:34-40 MENU UTAMA: Album Remaja GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM(6) Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46) Berita GMIM 2022(2) Contoh Doa GMIM(7) Contoh Tata Ibadah GMIM(30) Doa Doa GMIM(3) Dua Sahabat Lama (DSL)(115) Khotbah MTPJ GMIM 2020(47) Khotbah MTPJ GMIM 2021(95) Khotbah MTPJ GMIM 2022(88) Khotbah MTPJ GMIM 2023(269) Khotbah MTPJ GMIM 2024(233) Khotbah MTPJ GMIM 2025(59) Khotbah MTPJ GMIM 2026(35) Kidung(5) Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467) Lagu Pilihan(11) Lagu-lagu Remaja GMIM(9) Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20) MARS GMIM(9) MTPJ 2019(42) NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51) Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124) Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53) Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11) Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6) Tata Ibadah GMIM(26) Tentang GMIM(8) xx(15) xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1) xxx(9) | Register Login
Links:
lagu-gereja.com,
bible.,
perkantas,
gbi,
GKII,
gkj,
HKBP,
MISA, GMIM, GPM, toraja, gmit, gkp, gkps, gbkp, Hillsong, PlanetShakers, JPCC Worship, Symphony Worship, Bethany Nginden, Christian Song, Lagu Rohani, ORIENTAL WORSHIP, Lagu Persekutuan, NJNE, Nyanyian Jemaat GPM, Khotbah MTPJ GMIM 2026 Rabu 24 Juni 202 Khotbah RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Membangun Keluarga Yang Diberkati - Kejadian 9:7 Minggu, 21 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 21 Juni 2026 - INILAH TANDA PERJANJIAN YANG KUADAKAN ANTARA AKU DAN SEGALA MAKHLUK YANG ADA DI BUMI - Kejadian 9:1-17 Rabu, 17 Juni 2026 Khotbah RHK GMIM Rabu, 17 Juni 2026 - Pelayanan Yang Berkesinambungan - Yohanes 4:37-38 Minggu, 14 Juni 2026 Khotbah GMIM Minggu, 14 Juni 2026 - PERCAYA KARENA MENDENGAR DAN TAHU YESUS JURUSELAMAT DUNIA - Yohanes 4:27-42 Rabu, 10 Juni 2026 Khotbah Ibadah Keluarga GMIM Rabu, 10 Juni 2026 - Jangan Iri kepada Orang Fasik - Mazmur 92:8–9 Jumat, 3 April 2026 TATA IBADAH JUMAT AGUNG KEMATIAN TUHAN YESUS KRISTUS DAN PERAYAAN PERJAMUAN KUDUS - Jumat, 3 April 2026 25 Desember 2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat, Desember 2023 25 Desember2023 Tata Ibadah GMIM, Menyambut Natal Yesus Kristus Wilayah, Desember 2023 24 Desember 2023 Tata Ibadah Malam Natal GMIM 26 Maret 2023 Tata Ibadah Remaja GMIM 26 Maret – 1 April 2023 |
| popular pages | login | e-mail: admin@lagugereja.com Lagu-Gereja - Twitter | FB © 2012 . All Rights Reserved. |
https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036, renungan gmim untuk ibadah remaja, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852, khotbah gmim Filemon 1 : 4-22, buku lagu pemuda gmim, tata ibadah pemuda gmim, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851, teks mars pria kaum apa gmim, tata ibadah pemuda gmim, Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021, tata ibadah menyambut natal remaja gmim, MTPJ GMIM minggu adven 2, khotbah gmim markus 4 : 35-41, Renungan pemuda Remaja GMIM 2021, mtpj 8 november 2021, Dodoku GMIM MTPJ, Khotbah GMIM Minggu ini, MTPJ GMIM 2021, mtpj, mtpj gmim bulan nopember 2021,