gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 1716 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Keluarga Sebagai Pangkalan Misi"
TEMA MINGGUAN : "Keluarga yang Diberkati"

BACAAN ALKITAB: Mazmur 128:1-6
Berkat atas rumah tangga
128:1 Nyanyian ziarah. Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! 128:2 Apabila engkau memakan hasil jerih payah tanganmu, berbahagialah engkau dan baiklah keadaanmu! 128:3 Isterimu akan menjadi seperti pohon anggur yang subur di dalam rumahmu; anak-anakmu seperti tunas pohon zaitun sekeliling mejamu! 128:4 Sesungguhnya demikianlah akan diberkati orang laki-laki yang takut akan TUHAN. 128:5 Kiranya TUHAN memberkati engkau dari Sion, supaya engkau melihat kebahagiaan Yerusalem seumur hidupmu, 128:6 dan melihat anak-anak dari anak-anakmu! Damai sejahtera atas Israel!

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Kata keluarga berasal dari bahasa Sansekerta: kula dan warga "kulawarga": artinya "anggota", "kelompok kerabat". Keluarga adalah lingkungan beberapa orang yang memiliki hubungan darah. Keluarga  sebagai kelompok sosial  yang terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan, ikatan, kewajiban dan tanggungjawab diantara individu tersebut. Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul  dan tinggal di suatu tempat, satu atap dan saling ketergantungan yang berfungsi sebagai wahana untuk mewujudkan kehidupan yang tentram, aman, damai sejahtera dan diberkati dalam suasana cinta kasih sayang  diantara anggotanya. Keluarga Kristen adalah persekutuan hidup individu  yang telah percaya dan menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat secara pribadi serta  sebagai miniatur dari keluarga gereja.

Kemajuan dan kemunduran hidup berkeluarga sangat berpengaruh terhadap organisasi gereja  dan negara. Bila keluarga dalam keadaan sehat dan baik akan menentukan suatu organisasi gereja, masyarakat dan bangsa; begitu pula sebaliknya jika keluarga rusak akan berdampak pada kerukunan dan kesatuan jemaat dan masyarakat. Karena itu tema minggu ini adalah Keluarga Yang Diberkati.

 PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Mazmur (Ibr. tehillim: tahlil atau puji-pujian); Septuaginta (Yun. psalmoi: nyanyian yang diiringi alat musik gesek atau petik). Kitab Mazmur dipakai sebagai buku nyanyian dan doa dalam ibadat Yahudi,  juga sebagai respons para imam dan umat-Nya terhadap karya penyelamatan dan penyataan Allah dalam sejarah. Khusus Mazmur 128,  termasuk jenis  nyanyian Ziarah artinya "nyanyian kenaikan", nyanyian pendakian atau anak-anak tangga/tingkatan: dimana umat yang akan beribadat di Bait Suci Yerusalem dalam merayakan hari-hari raya, biasanya menyanyikan mazmur-mazmur ini di perjalanan atau dalam arak-arakan memasuki Rumah Allah. Kata Ziarah berarti merefleksikan kembali atau retreat.

Mazmur ini, dalam tradisi Yahudi digunakan sebagai doa keluarga ketika umat merayakan paskah dalam lingkungan keluarga (Keluaran 12) dan perjamuan keluarga yang dibuka dengan ucapan syukur.  Dimana ibadah keluarga merupakan tulang punggung kehidupan keagamaan mereka. Bagi masyarakat Israel sesudah pembuangan, keluarga adalah fondasi atau dasar yang berfungsi sebagai pusat ekonomi, sosial dan pusat agama. Mazmur ini juga disebut mazmur kebijaksanaan yang melukiskan tentang keindahan hidup seorang suami (bapa) yang hidup menurut kehendak Tuhan, sehingga ia menerima berkat di dalam keluarganya.

Ayat 1, kata berbahagialah (Ibrani. 'esher; Inggris. blessed: diberkati secara fisik maupun rohani. Takut (Ibrani. Yirah: hormat; kepatuhan/ketaatan pada Tuhan). Secara Alkitabiah, takut akan Tuhan berbicara tentang kekuatan, kebesaran (kemahakuasaan Tuhan), otoritas dan kekudusan. Takut akan Tuhan adalah wujud ketakutan yang sehat dan sadar yang dampaknya menjadikan lebih dekat dengan Tuhan. Dengan demikian ia akan menuruti jalan dan kehendak Tuhan. Jalan (Ibrani. derek: melekat pada Tuhan supaya bisa dituntun-Nya). Cara hidup yang berbahagia adalah orang yang menghormati Tuhan dan menaruh hidupnya di bawah pemerintahan-Nya untuk mengikuti jalan yang ditunjukkan-Nya.

Ayat 2, hasil jerih payah (Ibrani. ygiya: hasil usaha, pekerjaannya). Berbahagialah: menunjuk pada suatu yang berkecukupan, berbahagia bukan karena kemakmuran tetapi berkecukupan dan baik keadaannya yaitu (sehat jasmani/ rohani), dan sejahtera. Artinya apa yang dinikmati sesungguhnya adalah berkat sukacita dan ucapan syukur. Umat akan menjadi makmur dan berhasil dalam usaha dan pekerjaan. Hasil usaha dan berbahagialah sangat erat dengan ketaatan yang mendatangkan sejahtera.

Ayat 3, Isteri diibaratkan sebagai pohon anggur yang subur (pohon yang dipelihara dengan baik dan diberi pupuk), dimana perannya untuk menghadirkan sukacita dan kebahagiaan dalam keluarga. Isteri yang bijak mengelola berkat, mendidik dan mendoakan keluarga. Anak-anak seperti tunas pohon Zaitun, yang mudah berkembang dan memberikan minyak pada waktunya (bnd. Kejadian. 49:22), anak yang sehat dan bernilai. Zaitun melambangkan daya hidup yang berkelanjutan. Anggur  dan minyak adalah dua lambang tentang berkat Allah yang tak terhalangi. (Bnd Ulangan 8:8). Menjadi seperti tunas pohon Zaitun yaitu anak yang berharga di mata Tuhan dan manusia ketika ia hidup takut akan Tuhan.

Ayat 4, diberkati (Ibrani. barak) bahwa laki-laki (suami) yang takut Tuhan akan menikmati berkat yaitu kebahagiaan karena imannya, kesetiaan dari isterinya dan ketaatan anaknya sebagai anugerah Tuhan.  Ayat 2-4, menegaskan bahwa kebahagiaan keluarga teralami karena hidup takut Tuhan dengan menjalani kehendak-Nya, inilah yang dilukiskan sebagai berkat.

Ayat 5-6, menyatakan bahwa berkat akan teralami  ketika umat datang beribadah di Sion (Rumah Tuhan) sebagai simbol dimana Tuhan hadir dalam persekutuan dengan umat. Berkat akan tercurah kepada semua orang, masing-masing "menurut jalan yang ditunjukkan-Nya" di dalam Taurat dan melalui firman dimana berkat kesejahteraan atau kebahagiaan Yerusalem akan dinikmati. Berkat Tuhan bukanlah  milik pribadi yang hanya dinikmati sendiri, melainkan kebahagiaan yang berdampak ke dalam persekutuan baik di Yerusalem maupun sampai kepada anak cucu. Mereka akan hidup untuk melihat keluarga mereka bertumbuh dalam iman. Inilah "syalom" damai sejahtera atas seluruh umat sebagai bentuk doa.
Makna dan Implikasi Firman

Dasar utama menikmati kebahagiaan sebagai berkat adalah takut akan Tuhan dan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya serta melakukan Firman-Nya. Takut akan Tuhan adalah bentuk hormat dan penghargaan melalui ketaatan dengan melakukan kehendak-Nya.

Menikmati kebahagiaan sebagai berkat karena hidup takut akan Tuhan; harus melalui  kerja keras dan akan  menikmati hasil jerih payahnya; dibarengi dengan kecakapan melalui hikmat isteri  mengelola berkat dan  anak yang terdidik dalam ketaatan dan suami yang beriman dengan takut akan Tuhan.

Keluarga yang diberkati berarti menikmati kebahagiaan seumur hidup atau sepanjang masa, baik keadaannya (sejahtera), keturunannya diberkati dan damai sejahtera dinikmati oleh keluarga dan menjadi berkat bagi masyarakat. Berkat di sini dimengerti sebagai konsekwensi dari pilihan hidup atau pilihan iman, yakni takut akan Tuhan. Tujuan keluarga yang diberkati yakni: supaya hidup bahagia seumur hidup; keturunan diberkati dan kebahagiaan serta damai sejahtera teralami dalam keluarga yang berdampak pada jemaat dan masyarakat. Diberkati dan menikmati kebahagiaan bukan berarti tanpa ada pergumulan, justru hal tersebut merupakan persiapan untuk menikmati kebahagiaan sejati. Masalah sering mucul dalam keluarga terhadap gangguan dan persoalan baik yang datang dari luar maupun dari dalam, antara lain: malas beribadah, hubungan suami isteri (Pria idaman lain dan Wanita idaman lain), soal ekonomi (kerja dan pengangguran), anak (pergaulan dan studi),  KDRT dan perceraian yang justru menganggu rasa kebahagiaan.

Mengikuti kehendak Tuhan seperti kata Firman: Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu (Matius 6:33). Inilah yang harus menjadi fokus utama dalam kehidupan spiritual dengan terus mencari Tuhan, menjaga iman dan menghasilkan buah, maka berkat kebahagiaan dan harmonisasi akan mengiringi perjalanan kehidupan keluarga.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Apa yang anda pahami tentang keluarga yang diberkati menurut Mazmur 128?
    Apa manfaatnya menjadi keluarga yang diberkati bagi Gereja dan Masyarakat?
    Jelaskan upaya-upaya Gereja dan Pemerintah dalam mengatasi persoalan-persoalan dalam keluarga?

 NAS PEMBIMBING: Matius 6:33

 POKOK-POKOK DOA:

    Keluarga yang hidup dalam takut akan
    Peran keluarga dalam Pendidikan Agama kristen.
    Kemampuan menata dan mengolah b
    Bahagia meliputi keluarga dan masyarakat

 TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:

HARI MINGGU BENTUK I

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Panggilan Beribadah: NNBT No. 6 Allah Bapa Yang Kumuliakan

Ses. Nas Pembimbing: KJ No. 318 Berbahagia Tiap Rumah Tangga

Ses. Pengakuan Dosa: NNBT No. 11 Ya Allahku, Kami Mengaku Dosa.

Ses. Pemberitaan Anugerah Allah: NKB No. 73 Kasih Tuhanku Lembut!

Ses. Pengakuan Iman: KJ No. 224 Masyhurkan Rajamu

Ses Hukum Tuhan: NNBT No. 13 Ya Allah Bapa, Ya Yesus Tuhan

Persembahan: NNBT No. 15 Hai Seluruh Umat Tuhan

Penutup: KJ.No.451 Bila Yesus Berada di Tengah Keluarga

ATRIBUT

Warna Dasar Merah dengan simbol salib dan lidah api.

Label:   Mazmur 128:1-6 





Daftar Label dari Kategori MTPJ 2019
1 Tawarikh 17:16-27(1)
1 Tawarikh 6:31(1)
Bilangan 27:1-11(1)
Bilangan 27:1-2(1)
Efesus 2:11-22(1)
Lukas 15:11-32(1)
Maleakhi 3:1-12(1)
Markus 1:1-8(1)
Mazmur 128:1-6(1)
Mazmur 146:1-10(1)
Mazmur 37:34-40(1)
Mazmur 96:1-13(1)
Roma 13:1-7(1)
Ulangan 15:12-18(1)
Wahyu 21:9-27(1)
Yeremia 29:1-14(1)
Yeremia 29:1-3(1)
Yohanes 3:16-18(1)
Zakharia 8:1-19(2)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
MTPJ 10 Juni 2019 (Hari Raya Pentakosta 2) dan HAPSA P/KB GMIM

Sebelum:
MTPJ 19-25 Mei 2019 - Gereja yang Membangun Bangsa - Efesus 2:11-22




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip MTPJ 2019..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,