gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 469 kali
Download MP3 Music
Tema Desember:
Kristus Memberi Kita Daya Untuk Menata Relasi Pelayanan Sebagai Sesama Murid Dan Kawan Sekerja Allah
Dalam Menerima Kasih Karunia Allah Melalui Natal
     
Minggu, 01 Desember 2019     
Minggu Adven I   
Mazmur 122   
Yesaya
2:1-5   
    Ungu muda
    Salib - jangkar
(kuning)    Terarah Kepada Tuhan
    Yesaya bin Amos menerima pernyataan firman Tuhan tentang Yehuda dan Yerusalem. Yehuda adalah kaum penting di antara suku-suku di Israel. Dari keturunan Yehuda ini diyakini Mesias akan datang. Itulah keistimewaan Yehuda. Sedangkan Yerusalem merupakan ibu kota Yehuda, pusat kegiatan keagamaan yang penting.
    Pernyataan firman Tuhan tentang Yehuda dan Yerusalem ingin menunjuk pada orang-orang yang mau mengarahkan hati kepada Tuhan. Yesaya mengajak untuk naik ke gunung Tuhan, ke rumah Allah Yakub, supaya mendapatkan pengajaran tentang jalan Tuhan.
    Berjalan di jalan Tuhan berbda dengan jalan orang fasik yang menyimpang dari kehendak Tuhan. Menempuh jalan Tuhan berarti mau berjalan di dalam terang yang menuju kehidupan kekal, bukan menuju pada kebinasaan.

Minggu, 08 Desember 2019    
 Minggu Adven  II   
Mazmur 72:1-7   
Matius 3:1-12   
    Ungu muda
    Salib - jangkar
(kuning)    Hidup Yang Menghasilkan Buah Pertobatan
    Dalam perikop ini, Matius secara lugas memberi tekanan utama dan menempatkan pada urutan awal: inti pesan yang dibawa Yohanes Pembaptis, yaitu tentang pertobatan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat".
    Seruan pertobatan ini ternyata direspon oleh banyak orang, baik penduduk di Yerusalem maupun jauh di luar Yerusalem. Mereka datang berbondong-bondong untuk mengaku dosa dan dibaptis. Bahkan, entah dengan motivasi apa, orang-orang yang memiliki sistem keagamaan yang mapan, seperti orang-orang Farisi dan Saduki pun datang minta untuk dibaptis.
    Dengan tegas dan tajam Yohanes Pembatis langsung mengkritik/mencela keberadaan orang-orang Farisi dan Saduki, bahwa pertobatan mereka adalah pertobatan yang palsu. Mengapa? Karena dalam kehidupan dan praktek keagamaan yang dijalani, mereka tidak menghasilkan buah yang sesuai dengan pertobatan. Yohanes Pembaptis memperingatkan kepada orang-orang yang melakukan pertobatan palsu itu, bila mereka tidak menghasilkan buah yang baik, mereka akan ditebang dan dibuang ke dalam api.
    Pertobatan yang sungguh-sungguh dan yang menghasilkan buah pertobatan, hanya mungkin terjadi jika orang membiarkan dirinya dipimpin oleh Roh Kudus yang berkarya dalam hatinya. Dan satu-satunya yang berkuasa membaptis dengan Roh Kudus adalah Tuhan Yesus.

Minggu, 15 Desember 2019     
Minggu Adven III   
Mazmur 146:5-10   
Matius 11:2-11   
    Ungu muda
    Salib - jangkar
(kuning)    Meneladani Yohanes Pembaptis
    Matius 11:2-11 menuturkan pertemuan dan percakapan tidak langsung Yohanes Pembaptis dan Tuhan Yesus. Sosok pribadi Yohanes Pembaptis yang tampil sebagai nabi yang kokoh berani dalam mengungkap kebenaran tentang datangnya jaman penghakiman (Mat 3:7-12), juga teguran secara terbuka terhadap raja Herodes, yang mengambil Herodias, isteri saudaranya. Teguran yang membuat Yohanes Pembaptis dipenjarakan.
    Di dalam penjara, Yohanes Pembaptis terus mengikuti perkembangan pekerjaan Tuhan Yesus melalui penuturan murid-muridnya yang masih setia mengunjunginya di penjara (ay 2). Berdasarkan pengamatannya itu, Yohanes Pembaptis tergerak untuk bertanya kepada Tuhan Yesus melalui para muridnya, sikap bagaimanakah yang sepantasnya ditempuh oleh Yohanes Pembaptis, tetap setia menantikan pemenuhan kedatangan Sang Mesias atau meninggalkan Sang Mesias dan berharap kepada yang lain? (ay 3)

Minggu, 22 Desember 2019     
Minggu Adven IV   
Mazmur 80:1-7, 17-19   
Yesaya 7:10-16   
    Ungu muda
    Salib - jangkar
(kuning)    Imanuel: Dijanjikan dan Digenapi
    Dalam bacaan sebelumnya dikisahkan bagaimana Ahas, raja Yehuda, dan seluruh rakyatnya mengalami ketakutan dan kegentaran karena adanya ancaman dari bangsa Aram. Ketakutan dan kegentaran mereka digambarkan seperti pohon-pohon hutan bergoyang-goyang ditiup angin (ay 2).
    Dalam keadaan yang penuh ancaman dan ketakutan dari musuh, Tuhan mengingatkan melalui nabi Yesaya supaya tenang dan tidak takut (ay 4).
    Di sisi lain, dalam keadaan yang menakutkan tersebut, Ahas diperintahkan untuk meminta pertanda kepada Tuhan, akan tetapi Ahas tidak mau mencoba Tuhan. Bahkan Tuhan sendirilah yang akan memberikan pertanda kepada umat: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel  (ay 14).
    Sebagai pribadi dan keluarga yang percaya, sering kita dihadapkan dengan berbagai ancaman dari berbagai keadaan dan pihak, yang membuat kita takut dan gentar serta tidak berdaya. Meskipun begitu, janji Tuhan pasti bagi kita, bahwa Ia adalah Imanuel: Allah beserta kita, dalam semua keberadaan hidup kita.
    Kita juga dipanggil untuk membawa kabar sukacita Sang Imanuel: untuk tidak ikut-ikutan menjadi takut dan gentar, akan tetapi bisa menjadi teladan yang baik, bisa menghibur, menguatkan, dan membantu sehingga saudara kita bisa keluar dari masalah yang ditakutkannya.

Minggu, 24 Desember 2019  
Malam Natal   
Mazmur 97  
 Titus 2:11-15   
    Ungu muda
    Salib - jangkar
(kuning)    Kasih Karunia Allah Yang Menyelamatkan Manusia Sudah Nyata
    Kasih karunia Allah yang menyelamatkan biasanya akan terlihat dari beberapa hal:
1.    Meninggalkan dosa dan keinginannya
Kasih karunia Allah akan mendidik kita untuk meninggalkan kehidupan lama dan mengambil posisi yang tegas terhadap dosa (ayat 12a).
2.    Membangun hidup  yang baru
Kasih karunia yang menyelamatkan akan mendidik kita untuk mampu membangun hidup yang baru, yang memiliki tiga ciri utama: bijaksana, adil dan beribadah (ayat 12b). Bijaksana berarti kemampuan untuk menahan diri terhadap dosa dan memilih untuk melakukan kebenaran firman. Adil berarti kita memberikan hak yang seharusnya kepada seseorang sebagaimana kita juga menginginkannya dari orang lain. Beribadah berarti kita mempersembahkan tubuh dan apa yang kita miliki untuk melayani dan mempermuliakan-Nya.
3.    Pengharapan yang terpusat pada Yesus Kristus
Kita adalah orang-orang yang mengharapkan kedatangan kembali Kristus (ayat 13). Pengharapan ini akan memberikan dorongan yang kuat dalam diri kita untuk menata hidup dalam kekudusan.
    Apakah kita sudah menikmati kasih karunia Allah yang menyelamatkan? Kalau sudah, mari kita lebih berkomitmen untuk meninggalkan dosa dan membangun hidup yang baru serta mendasari segala perjuangan kita dengan pengharapan akan penggenapan keselamatan kita di dalam Kristus.

Minggu, 25 Desember 2019
Natal    
Bacaan Alkitab dan Tema Natal sesuai Tema Nasional yang diterbitkan oleh PGI & KWI 2019        Putih
    Palungan (kuning) dan pelangi (merah, kuning, hijau)    
26 Desember    Natal II & Baptisan Kudus    Mazmur 98    Yohanes
1:1-14        Putih
    Palungan (kuning) dan pelangi (merah, kuning, hijau)    Menerima Kuasa Sebagai Anak-anak Allah
Yohanes menceritakan asal usul Ilahi dari Yesus, agar orang-orang dapat percaya kepada Yesus. Bagian ini merupakan madah/kidung/hymne yang mengungkapkan keilahian dan kemanusiaan Yesus, praeksistensi dan inkarnasi Yesus.
    Firman, Allah dan Ciptaan (Yohanes 1:1-3)
Firman (Yunani: Logos) ada sebelum penciptaaan. Firman adalah kuasa dan pikiran Allah yang abadi, kreatif dan penuh hikmat yang mencipta, menopang, mengendalikan, mengarahkan, menerangi dunia semesta dan manusia, (bdk. Kejadian 1 dan Mazmur 33:6,9). Firman ini mengungkapkan karakter, hati dan keberadaan Allah sehingga dalam Firman, Allah terungkap secara nyata.
    Firman Yang Memberi Hidup dan Terang (Yohanes 1:4-9)
o    Dalam Firman ada hidup dan terang. Hidup yang dimaksud adalah hidup Allah sendiri, hidup yang kekal, hidup sejati, hidup yang jenuhi kekuatan dan damai sejahtera Allah, hidup yang bebas dari hancuran dan kematian.
o    Terang yang dimaksud adalah terang Allah sendiri. Terang Allah memiliki beberapa karakteristik,yaitu: (1) mengusir kekacaubalauan hidup. (2)  emerangi dan mengungkapkan hal-hal yang tidak kelihatan dan menyatakan hal-hal yang sebenarnya. (3) membimbing orang dalam kepastian sehingga tak meraba-raba lagi, tak bimbang dan ragu (4) memberi kekuatan sehingga manusia tidak putus asa lagi dalam melawan dosa. (5) mengalahkan kegelapan maut, kematian tidak menjadi tanda tanya, misteri atau sesuatu yang nenakutkan tetapi menjadi pintu gerbang menuju kepada kehidupan yang lebih sempurna.
    Yang Tidak Menerima Firman dan Yang Menerima Firman (Yohanes 1:10-13)
Sang Firman datang kepada milik kepunyaannya, tapi mereka malah tidak menerimanya. Ini adalah tragedi, mereka seharusnya menyambut dan menerimanya, tapi malah menolak. Sebaliknya mereka yang mau menerimanya diberinya kuasa menjadi anak-anak Allah, yakni memiliki pengenalan dan relasi yang dekat dengan Allah dan kuasa untuk menjalani kehidupan sebagai anak-anak Allah yang hidup dalam terang Firman Tuhan.
    Firman Yang Menjadi Daging (Yohanes 1:14)
o    Firman Allah yang penuh kuasa, yang mencipta, menopang, mengendalikan segenap semesta itu kini mengambil wujud manusia di dalam Yesus Kristus. Di dalam Yesus Allah menjalani kehidupan manusiawi di tengah manusia. Yesus menjalani kehidupan manusiawi yang sempurna yang Allah kehendaki dan menjadi teladan bagi semua manusia.
o    Yesus Sang Firman yang menjadi daging ini penuh kasih karunia yang menunjukkan kebaikan Allah yang begitu besar pada manusia yang penuh dosa, yang sebenarnya tidak layak menerimanya.
o    Yesus disebut sebagai kebenaran. Yesus adalah kebenaran, artinya menyatakan Allah secara benar, Yesus membimbing orang kepada kebenaran yang memerdekakan orang dari ketidaktahuan, kesalahan dan ketakutan.
27-30 Desember    Perjamuan Kudus Akhir Tahun                Putih
    Palungan (kuning) dan pelangi (merah, kuning, hijau)    
29 Desember    Minggu I setelah Natal    Mazmur 148    Lukas 2:41-52        Putih
    Palungan (kuning) dan pelangi (merah, kuning, hijau)    Makin Dikasihi Allah dan Manusia
    Lukas 2:41-52 mengisahkan tentang masa kecil Tuhan Yesus Kristus, yaitu saat Tuhan Yesus berumur 12 tahun. Menarik bacaan ini, karena Lukas mengatakan bahwa "Yesus makin bertambah besar dan hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia" (Lukas 2:52). Yesus semakin dikasihi Allah dan manusia karena dukungan faktor orangtua/keluarga dan diri-Nya sendiri.
Faktor orangtua/keluarga:
    Orangtua/keluarga yang hidup berpusat kepada Allah. Ayat 41 memberitahukan kita, tiap-tiap tahun kedua orangtua Yesus pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah.
     Rasa tanggung jawab sebagai orangtua ditunjukkan saat Yesus menghilang selama 4 hari baru ditemukan di Bait Allah. Rasa khawatir yang luar biasa dan kemauan mencari dari Maria dan Yusuf merupakan suatu rasa tanggung jawab mereka sebagai orangtua yang sangat takut kehilangan puteranya.
Faktor Diri sendiri
    Yesus bersedia diasuh oleh orangtuanya (ay 51)
    Yesus taat pada perintah orangtua untuk pergi ke Yerusalem untuk merayakan hari raya Paskah (ay 41-42).
    Yesus menghilang karena berada di Bait Allah sebagai rumah Bapa-Nya (ay 49).
    Bukan saja bertumbuh secara fisik, tetapi juga mengembangkan pengetahuan Kitab Suci dan praktek kehidupan beriman. Hal itu terlihat jelas ketika Ia berada di tengah alim ulama dan bersoal jawab dengan mereka, dan nampak kecerdasan-Nya (ay 46-47).
    Untuk hidup kita semakin dikasihi oleh Allah dan manusia, maka harus didukung oleh orangtua/keluarga dan diri sendiri.
31 Desember    Malam Tutup Tahun    Mazmur 92:13-16    Yohanes 15:1-8        Putih
    Palungan (kuning) dan pelangi (merah, kuning, hijau)    Hidup Adalah Untuk Berbuah
    Perumpamaan, atau lebih tepat alegori pokok anggur yang benar ini disampaikan Yesus kepada murid-murid-Nya, tanpa Yudas Iskariot (13:30-31). pada malam sebelum Paskah sehabis mereka makan bersama (Yoh 13:1-2).
    Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya...." Jelas bahwa para muridlah yang dimaksudkan Yesus sebagai ranting.
    Apa yang menarik tentang ranting? Banyak sekali. Ranting memiliki kemiripan yang sempurna dengan pokok; sifat alamiahnya persis sama seperti pokok. Bedanya cuma pokok itu besar, kuat dan sumber kekuatan, sedangkan ranting itu kecil, lemah dan selalu butuh kekuatan dari pokok. Ranting itu ada untuk satu alasan saja, yaitu untuk menghasilkan (lebih tepatnya untuk tempat bergantung) buah. Keberhasilan sebuah ranting dilihat dari apakah ada buah atau tidak di ranting itu. Ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri. Ranting bergantung sepenuhnya kepada pokok; ia harus menyatu dengan pokok agar bertahan hidup dan menghasilkan buah.
    Maknanya ini bagi kehidupan murid-murid, bagi orang percaya dan bagi kita: kita memiliki kemiripan dengan Yesus yaitu ketika Ia meyelamatkan kita dan memberikan kepada kita Roh-Nya yang kudus. Maksudnya adalah kita harus menyadari bahwa kita adalah bagian dari sifat ilahi dan dipanggil untuk hidup seperti Kristus. Kita ada dan diselamatkan hanya untuk satu alasan, yaitu untuk menghasilkan buah; tidak ada alasan lain. Jika kita tidak menghasilkan buah, kita tidak berguna. Kita harus menyatu dengan Yesus agar buah dapat dihasilkan. Tujuan hidup yang dirancang Tuhan untuk kita adalah menjadi ranting yang menghasilkan buah, tidak lebih dan tidak kurang. Peran yang diminta dari kita hanyalah tetap tinggal di dalam Kristus.
1 Januari '20    Tahun Baru    Mazmur 8    Pengkh 3:1-15        Putih
    Palungan (kuning) dan pelangi (merah, kuning, hijau)    Waktu Adalah Pemberian Allah
    Melalui kitab Pengkhotbah ini kita akan belajar mengenai waktu yang berharga dari sisi Alkitab. Dalam membicarakan waktu Tuhan, kita bertemu dengan tiga istilah dalam Alkitab, yaitu:
a.    Waktu Kronos: waktu yang biasa, yang selalu ada. Kronos menunjukkan jangka waktu tertentu. Waktu kronos adalah siklus waktu yang biasa (jam, bulan, dan tahun)
b.    Waktu Aion: menunjukkan baik waktu yang lama sekali, atau waktu yang tanpa batas. Oleh sebab itu waktu aion dipakai tentang waktu ini yang mulai dengan penciptaan dan berakhir dengan kedatangan Kristus yang kedua kali; atau juga tentang waktu kekekalan, yaitu waktu tanpa batas. (Matius 12:32 dunia ini dan dunia yang akan datang.
c.    Waktu Kairos: berbicara tentang periode tertentu. Kalau waktu itu sudah lewat, tidak akan kembali lagi (Roma 5:6) Oleh sebab itu waktu kairos berbicara tentang kesempatan dan momentum yang ada di waktu waktu tertentu.
    Pengkhotbah 3:11, "Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir."
    Dalam Pengkhotbah 3:1-9 dikatakan bahwa untuk segala sesuatu ada masanya, untuk lahir-meninggal, menanam-mencabut dll. Hal ini berarti bahwa waktu itu tidak mungkin terulang. Sehingga jikalau kita membuang-buang waktu kita maka kita sendiri yang rugi.
    Salomo di dalam masa tuanya menyadari bagaimana Tuhan menolongnya di dalam setiap pergumulan.
    Karena waktu (kairos) tidak pernah terulang, maka sebagai anak Tuhan, kita harus memanfaatkan waktu ini sesuai dengan kehendak Tuhan sebagai Pencipta waktu. Waktu adalah sangat berharga karena tidak mungkin terulang lagi. Bukan karena waktu adalah uang.







Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2019
Imamat 26:1-13(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 21 - 27 Juli 2019 - Beribadah dan Menghormati Tuhan Mendatangkan Berkat - Imamat 26:1-13


Sebelum:

Pembacaan Alkitab GMIM November 2019



All Pembacaan Alkitab GMIM 2019:



Nyanyian Ibadah Gereja
English Hymns, CFC SONGS *, AG (Aradhana Geethamulu), YSMS (Тебе пою оМй Спаситель), YJ (Юность-Иисусу), ADV (Himnario Adventista), HC (Держись Христа), SS (ДУХовни Песни), SR, SP, SPSS (Spiewajmy Panu wyd. dziesiate), RRZ (Runyankole Rukiga, Zaburi), PKS (Pwuhken Koul Sarawi),
Lagu Koor - Paduan Suara Gereja, JB (Jiwaku Bersukacita: Pujian Sekolah Minggu), KMM, KJ, PKJ, GB, Nyanyian Rohani, Nafiri Rohani, NKB, KC, MNR1, MNR2, MAZMUR MP3 GKI, NP (Nyanyian Pujian), Lagu Tiberias, Nafiri Kemenangan, Lagu GMS, PPK, PPPR, KPPK, NKI, NRM, Buku Ende, BN (Buku Nyanyian HKBP), Buku Lagu Perkantas, KPKL, KPKA, KPJ, KRI, KPRI, KLIK, NNBT, DSL, LS, PKJ TORAJA, NJNE, Doding Haleluya, LKEE, Suara Gembira, , LIRIK LAGU ROHANI SUNDA, Kidung Kabungahan GKP, Kidung RIA GKJW, Puji Syukur, Madah Bakti,
Tagalog Worship Song
Kenya Worship Songs
Ghana Worship Songs
Urgandan Christian Song
Russian Worship Songs
Chinese Praise and Worship Song
Lagu Rohani Bahasa Iban di Malaysia
Thai Christian Song
Hebrew Christian Song
Arab Christian Song
Christian Songs In Dutch
German Christian Songs
Hindi Worship Song
Japanese Christian Song
Italian Christian Song
Lagu Rohani Batak
Lagu Rohani Ambon
Greek Worship Songs
French Worship Songs
Spanish Worship Songs

Jacqlien Celosse, Franky Sihombing, Sari Simorangkir, Maria Shandi, Nikita, Jonathan Prawira, Sidney Mohede, Edward Chen, MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(20)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah Minggu GMIM 2020(2)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
MTPJ GMIM 2020(9)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Tentang GMIM(4)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2019..


Register   Login  

Konsultasi PEMBUATAN WEB
Hubungi saya di 0812 8595 8481 (via WA)


tata ibadah gmim bentuk 2 minggu 12 juli 2020 dodoku,   tata ibadah gmim bentuk 2 minggu 12 juli 2020 dodoku,   tata ibadah gmim bentuk 2 minggu 12 juli 2020 dodoku,   tata ibadah gmim bentuk 2 minggu 12 juli 2020 dodoku,   mars wanita gereja gmim,   mars wanita gereja gmim,   mars wanita gereja gmim,   mars wanita gereja gmim,   gmim sentrum bitung ibadah pagi juni 28 ,   gmim sentrum bitung ibadah pagi juni 28 ,   gmim sentrum bitung ibadah pagi juni 28 ,   gmim sentrum bitung ibadah pagi juni 28 ,   gmim imanuel bahu ibadah minggu 21 juni,   gmim imanuel bahu ibadah minggu 21 juni,   gmim imanuel bahu ibadah minggu 21 juni,   gmim imanuel bahu ibadah minggu 21 juni,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   Stola gmim sesudah kenaikan Yesus,   predestinasi gmim,   TATA IBADAH HARI MINGGU GMIM,   TATA IBADAH HARI MINGGU GMIM,   TATA IBADAH HARI MINGGU GMIM,   MTPJ GMIM Kesatuan hati ,   MTPJ GMIM Kesatuan hati ,   MTPJ GMIM Kesatuan hati ,   MTPJ GMIM Kesatuan hati ,   kumpulan lagu rohani gmim,   kumpulan lagu rohani gmim,   tata ibadah kolom gmim,   Tata ibadah gmim hari minggu 3mei,   tata ibadah kolom gmim,   kumpulan lagu rohani gmim,   tata ibadah kolom gmim,   GMIM Liturgi Ibadah Hut,   GMIM Liturgi Ibadah Hut,   GMIM Liturgi Ibadah Hut,   GMIM Liturgi Ibadah Hut,   mars remaja gmim chord,   tata ibadah gmim,   mars remaja gmim chord gitar,   pembacaan alkitab gmim pada hari ini,   pembacaan alkitab gmim pada hari ini,   ibadah jumat agung gmim sobat kristus,   pembacaan alkitab gmim pada hari ini,   ibadah jumat agung gmim sobat kristus,   ibadah jumat agung gmim sobat kristus,   pembacaan alkitab gmim pada hari ini,   ibadah jumat agung gmim sobat kristus,   liturgi jumad agung GMIM,   tata ibadah gmim,   tata ibadah jumad agung GMIM,   lagu minggu sengsara gmim,   Tata ibadah Minggu sengsara 4 GMIM,   Tata ibadah Minggu sengsara 4 GMIM,   Tata ibadah Minggu sengsara 4 GMIM,   Tata ibadah Minggu sengsara 4 GMIM,   tata ibadah kolom gmim,   MTPJ 29 MARET - 5 APRIL 2020,   MTPJ 29 MARET - 5 APRIL 2020,   MTPJ 29 MARET - 5 APRIL 2020,   MTPJ 29 MARET - 5 APRIL 2020,   lagu minggu sengsara gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   NNBT GMIM MP3,   download nnbt GMIM full album,   tata ibadah kolom gmim,   Lagu rohani gmim,   tata ibadah kolom gmim,   lagu rohani gmim,   lagu rohani gmim,   tatacara minggu sengsara gmim,   Tata cara ibadah kolom jemaat gmim,   tata ibadah GMIM,   lirik mars pria kaum bapa gmim mp3,   tata ibadah pagi gmim di pengeras suara,   Tata Greja gmim,   Pencipta mars remaja gmim,   tata ibadah pkb gmim 2019,   tata ibadah pkb gmim 2018,   tata ibadah gmim,    hamba yang menderita Yesaya 52 MTPJ,   Renungan hamba yang menderita Yesaya 52 MTPJ,   tata cara ibadah gmim 2019,   tata cara ibadah gmim 2019,   mars kaum bapa gmim,   lagu lagu minggu sengsara gmim,   tata ibadah gmim bentuk 2,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah gmim,   LIRIK LAGU KLIK GMIM,   LIRIK LAGU KLIK GMIM,   lirik lagu wanita kaum ibu sinode gmim,   tata ibadah kolom gmim,   tata ibadah kolom gmim,   bacaan alkitab GMIM,minggu 23 februari 2020,   khotbah pria kaum bapa gmim 2020,   lirik lagu mars sekolah minggu gmim,   Mtpj gmim Kejadian 39 :1-23,   tata cara ibadah gmim,   lirik mars pkb gmim,   Kumpulan lagu kreatif gmim remaja,   tata gereja gmim 2016,   chord hymne remaja gmim,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   MTPJ GMIM Hamba yang murah hati,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim Komitmen melayani,   Mtpj Gmim tentang pelayan yang murah hati,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim pelayan yang melayani dan berbuah,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   Mtpj gmim Integritas seorang pelayan,   tata cara ibadah pria kaum bapa gmim 2020,   tata cara ibadah pria kaum bapa gmim 2020,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   mtpj gmim 5-11 juni 2016,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   rhk gmim senin 8 juni 2015,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   mtpj gmim 2020,   liturgi ibadah gmim,   lagu mars pria kaum bapa gmim,   mtpj 26-1 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   renungan gmim mtpj 25 januari 2020,   tata ibadah perjamuan kudus gmim,   mtpj 26-1 januari 2020,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   tata ibadah gmim,   liturgi nyanyian di gmim,   tata ibadah syukur 40 hari gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=985,   tata ibadah baptisan GMIM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=985,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   mtpj 29 desember 2019 gereja masehi injili minahasa,   Atribut stolam mimbar gmim januari 2020,   tata ibadah menyambut natal gmim 2019,   tata cara ibadah natal bentuk 1 gmim,   tata ibadah pohon terang keluarga gmim,   tata ibadah malam tahun baru gmim,   liturgi natal gmim 2019,   tata ibadah natal 2 gmim,   tata ibadah baptisan gmim,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=988,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   Mtpj Gmim Khotbah Natal keluarga pelayan,   tata ibadah menyambut natal gmim,   tata ibadah natal 26 desember gmim,   pembacaan alkitab gmim januari 2020,   mtpj desember - januari 2020,   gmim,   tata cara ibadah pra natal PKB GMIM,   tata cara ibadah menyambut natal gmim,   liturgi ibadah natal 2019 gmim,   tata ibadah menyambut natal gmim 2019,   tata ibadah pra natal gmim 2019,   mtpj zakaria 8"20-23,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   tata ibadah menyambut natal wki gmim,   TATA IBADAH NATAL PEMUDA GMIM,   tata ibadah pra natal gmim,   Not pianika mars anak sekolah minggu gmim,   liturgi natal sekolah minggu gmim,   tata ibadah hut jemaat gmim,   chord lagu mars remaja gmim,   mptj gmim desember 2019,   tata ibadah gmim desember 2019 sd januari 2020,   mtpj 8 desember 2019,   tata cara natal gmim 2019,