gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 1104 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Pendidikan Sebagai Misi Gereja Dalam Pembentukan Karakter"
TEMA MINGGUAN : "Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter"

BACAAN ALKITAB :
2 Timotius 3:10-17
Iman bertumbuh dalam penganiayaan dan dalam pembacaan Kitab Suci
3:10 Tetapi engkau telah mengikuti ajaranku, cara hidupku, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku. 3:11 Engkau telah ikut menderita penganiayaan dan sengsara seperti yang telah kuderita di Antiokhia dan di Ikonium dan di Listra. Semua penganiayaan itu kuderita dan Tuhan telah melepaskan aku dari padanya. 3:12 Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya, 3:13 sedangkan orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan. 3:14 Tetapi hendaklah engkau tetap berpegang pada kebenaran yang telah engkau terima dan engkau yakini, dengan selalu mengingat orang yang telah mengajarkannya kepadamu. 3:15 Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. 3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. 3:17 Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

ALASAN PEMILIHAN TEMA

Tanggal 12 Juni 2018 akan diperingati sebagai hari ulang tahun ke-187 masuknya Injil di tanah Minahasa. Walaupun sebelum Riedel dan Schwarz, sudah datang para penginjil di tanah Minahasa tetapi tonggak sejarah penginjilan di Gereja Masehi Injili di Minahasa diperingati pada tanggal 12 Juni hari di mana Riedel dan Schwarz tiba di tanah Minahasa pada tahun 1831.

GMIM kemudian menyatakan lagi tanggal 12 Juni sebagai hari pendidikan Kristen karena diyakini bahwa seiring dengan datangnya injil maka dilakukan juga proses pendidikan/pengajaran agama Kristen. Pada prakteknya para zendeling yaitu Riedel, Schwarz dan lain-lain pada saat mengabarkan injil di tanah Minahasa juga sangat memperhatikan pendidikan dengan mendirikan sekolah-sekolah (di-kenal dengan sekolah zending) dan bentuk-bentuk pelayanan dalam berbagai bidang antara lain kesehatan.

Dengan latar belakang ini kita mengetahui bahwa sejak dulu GMIM memiliki kepedulian tinggi dalam bidang pendidikan dan kesehatan yang berjalan bersama-sama dengan pekabaran injil untuk memberi pembaharuan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pendidikan karakter. Perhatian gereja terhadap pendidikan karakter adalah aplikasi dari pemahaman yang benar tentang injil Kristus.

Dewasa ini pengajaran agama Kristen menjadi kewajiban akademik di setiap jenjang pendidikan dari SD sampai Perguruan Tinggi (bagi siswa/mahasiswa Kristen tentunya). Pendidikan Kristen yang pada intinya mempekenalkan Allah dan kehendak-Nya sehingga nara didik dapat melakukannya dan hidup dalam berkat-berkat Allah. Pendididikan Kristen yang dimaksud tidak hanya bertujuan untuk menanamkan ilmu secara memorized (menghafal, mengingat, mem-baca) tapi kemampuan menganalisis dan bersaksi tentang kehendak Tuhan dalam pelbagai bidang kehidupan. Peserta didik tidak hanya memiliki kemampuan secara kognitif tetapi juga karakter kristiani yang sesuai dengan kehendak Kristus. Peserta didik tidak hanya pintar dalam ilmu pengetahuan tapi juga memiliki karakter yang baik yang berpadanan dengan Injil Kristus. Kita sering menyebutnya seba-gai integritas yang artinya kesatuan antara pola pikir, sikap dan tindakan dalam diri seseorang.

Sebagai sumber pendidikan karakter maka firman Allah tidak hanya dipelajari dalam kelas-kelas wajib bertajuk PAK/mata pelajaran aga-ma tetapi yang terintegrasi dalam semua bidang ilmu penge-tahuan atau mata pelajaran di sekolah.

Dorongan untuk membaca, mempelajari, mengenal dan melak-sanakan Firman Allah dari Paulus kepada Timotius dalam bacaan Alkitab minggu ini akan menyoroti secara khusus bagaimana Firman Allah menjadi Sumber Pembentukan Karakter.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)
Surat Paulus kepada Timotius ini dikenal sebagai surat Pastoral atau surat penggembalaan. Surat ini ditujukan untuk para pemimpin jemaat/gembala yang sedang atau akan memimpin/menggembala-kan jemaat. Selain Surat I dan II Timotius kita mengenal juga kitab Titus sebagai surat yang banyak menyorot tentang tugas pekerjaaan seorang gembala jemaat. Surat Paulus kepada Timotius merupakan surat kepada Timotius yang saat itu memimpin jemaat di Efesus (band. 1Timotius. 1:3) yang pada saat itu dipengaruhi oleh pengajar-pengajar palsu (ayat 12b, orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka disesatkan dan menyesatkan). Timotius yang lemah dan pemalu harus memimpin jemaat Efesus dengan kompleksitas permasalahannya.

Paulus menulis ini dari penjara Roma dalam usia sekitar 70 tahun. Usia Timotius kira-kira 22 tahun waktu menerima surat ini. Paulus bertemu dengan Timotius dalam kebaktian pekabaran injil di Listra pada waktu Timotius berusia 15 tahun dan 7 tahun kemudian bergabung dalam pelayanan Rasul Paulus. Timotius seorang yang peka dan agak pemalu, dia diasuh dan dididik oleh neneknya Louis dan ibunya Eunike, orang Yahudi yang menjadi Kristen. Ayahnya seorang Yunani dan tidak banyak diceritakan sehingga praktis ia dibesarkan oleh pola asuh nenek dan ibunya. Merekalah orang-orang yang disebutkan Paulus (ayat 14) sebagai orang yang mengajarkan Kitab kepada Timotius sejak kecil (ayat 15).

Dalam ayat 10 Paulus mengemukakan beberapa hal yang dapat dilihat Timotius dalam dirinya yaitu ajaran, cara hidup, pendirianku, imanku, kesabaranku, kasihku dan ketekunanku.

Dalam 1Timotius 4:15 Paulus juga menyebutkan beberapa unsur karakter yang dapat diteladankan oleh Timotius (1Timotius 4:12b, "jadilah teladan bagi orang percaya dalam kasihmu, dalam kese-tiaanmu dan dalam kesucianmu'). Karakter yang dimiliki oleh orang percaya tidak hanya dalam kesetiaan dan kesucian tetapi juga dalam kasih. Karakteristik yang berintegritas menggambarkan keutuhan antara pikiran, perkataan dan tindakan. Bahkan Paulus pernah menyapa Timotius, "...hai manusia Allah", (1Timotius 6:11) ini tentu dimaksudkan untuk mendorong Timotius memiliki karakter Allah dalam menjalankan tugas tanggung jawabnya melayani jemaat. Paulus, memberikan semangat bahkan dengan nada mendesak menunjukkan kebenaran injil yang mereka (Paulus dan Timotius) saksikan. Segala tulisan yang diilhamkan Allah, itulah kekuatan dan wibawa mereka sebagai pemberita injil. 'Yang diilhamkan Allah' dalam Bahasa Yunani disebut theopneustos. Istilah ini sering diar-tikan 'diilhami', tetapi kata ini menunjuk kepada 'menghembuskan nafas ke dalamnya', sedangkan kata yang digunakan Paulus berarti 'dihembusi oleh Allah'. Ayat tersebut tidak hanya menegaskan sumber dan otoritas firman Allah (berasal dari Allah, hembusan nafas Allah), tetapi juga menegaskan relevansinya yang terus berlangsung, ibarat nafas yang sangat vital dalam kehidupan manusia. Allah telah berbicara kepada manusia dan manusia mampu menuliskan per-kataan Allah, sehingga melalui firman yang tertulis itu Allah berbicara kepada manusia.

Agar apa yang diilhamkan Allah ini dapat terus bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik orang dalam kebenaran, maka menjadi tugas bagi Timotius untuk menyaksikan Firman Allah tersebut. Karakter yang dibentuk melalui firman Allah sudah disebutkan di ayat 10 melalui ajaran, iman, ketekunan dan lainnya. Karakter yang dibangun berdasarkan firman Allah memampukan umat menjadi saksi bagi Kristus walau pun untuk itu ia harus menderita. Pengalaman mengabarkan injil di Antiokhia, Ikonium dan Listra (ayat 11) menyebutkan konsekuensi mengabarkan injil. Mengabarkan injil dalam arti menjadi saksi Kristus melalui karakter yang menjadi teladan dalam ajaran, ketekunan dan kesetiaan, konsekuensinya dapat berujung penderitaan bahkan kematian tetapi seperti prajurit, petani, dan lain-lain yang digambar-kan Paulus untuk Timotius menggambarkan bagaimana kekuatan firman Allah sanggup menjadikan karakter semakin berpadanan dengan injil Kristus. Timotius muda mati martir di Efesus karena berita injil. Dia yang lemah dan pemalu menjadi seorang militan Kristen yang berjuang menyampaikan firman Allah dalam kehi-dupannya. Itulah pertumbuhan karakternya yang berdasarkan pada pengalaman penderitaan pelayanan dan pengenalannya akan firman Allah. Panggilan untuk ikut menderita yang disampaikan Paulus kepadanya menjadi model karakter yang terus memanggil Timotius sampai akhir hidupnya.
Makna dan Implikasi Firman

Firman Allah menjadi sumber pembentukan karakter Timotius walaupun penderitaan mengikutinya. Seperti apa karakter kristiani yang dapat kita upayakan? Dengan Firman Allah yang mengingatkan Timotius menjadi teladan dalam ajaran, kesucian dan ketekunan maka kita pun diajak menguji ajaran kita, cara hidup kita dan ketekunan melakukannya. Ajaran tentang kebaikan sudah sering kita sampaikan, tetapi apakah itu berlanjut dengan cara hidup ketekunan dan kesucian? Menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah dapatkah kita melihat visi dan misi yang murni dari para calon dan selanjutnya ketika terpilih visi dan misi itu benar-benar direalisasikan dalam karakter pemimpin yang melayani.

Dalam hubungan dengan dunia pendidikan, masa kini diharapkan kita tidak hanya menerapkan kemampuan mengingat dan menghafal (memorized) bagi peserta didik tapi juga kemampuan menganalisis masalah kemanusiaan seperti ketidakadilan, ketidakbenaran serta persoalan-persoalan menyangkut keprihatinan dunia akan ling-kungan yang semakin rusak kualitasnya. Metode-metode belajar kita kiranya tidak hanya transfer ilmu untuk mengejar standar sekolah, tetapi terutama bagi pembentukan karakter penerus bangsa yang beriman dan berilmu.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Bagaimana bagian Alkitab ini menggambarkan tentang karakter kristiani?
    Sejauh mana pendidikan masa kini sanggup membentuk karakter kristiani?
    Berikanlah contoh-contoh atau metode pengajaran yang dapat menjadikan Alkitab sebagai sumber pembentukan karakter.

NAS PEMBIMBING: Mazmur 19:8-11

POKOK-POKOK DOA:

    Agar jemaat memahami Firman Allah oleh iman kepada Kristus sehingga tidak goyah oleh berbagai pengajaran yang menyesatkan dan berbagai bentuk penderitaan
    Agar karakter kristiani semakin mewarnai bentuk-bentuk pen-didikan melalui guru-guru Kristen di sekolah-sekolah mereka.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN:

HARI MINGGU BENTUK II

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Kemuliaan Bagi Allah: KJ. No 7 Ya Tuhan Kami Puji Nama-Mu Besar

Ses Doa Penyembahan: NNBT No.6 Allah Bapa Yang Kumuliakan

Ses Pengakuan Dosa: NKB No.13 O Allahku, Jenguklah Diriku

Ses Janji Anugerah Allah: NNBT No. 31 Dalam Dunia Penuh Kemelut

Ses Puji-pujian: KJ No. 308 Tuhan Kau Kekal Raja Hati Kami

Ses Pembacaan Alkitab: KJ.No. 54 Tak Kita Menyerahkan

Persembahan: KJ No. 426 Kita Harus Membawa Berita

Penutup: KJ No. 425 Berkumandang Suara Dari Seberang.

ATRIBUT

Warna Dasar Hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

Label:   2 Timotius 3:10-17 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018
1 Korintus 12:1-11(1)
1 Raja-Raja 12:16-17(1)
1 Raja-Raja 12:16-24(1)
1 Yohanes 4:7-21(1)
2 Timotius 2:1-13(1)
2 Timotius 3:10-17(2)
Ayub 5:27(1)
Kejadian 13:1-18(1)
Kejadian 1:1-31(1)
Kejadian 39:1-23(1)
Kejadian 50:15(1)
Kejadian 50:21(1)
Kejadian 6:9-22(1)
Keluaran 4:1-17(1)
Kidung Agung 1:1-8(1)
Kisah Para Rasul 15:33-34(1)
Kisah Para Rasul 17:10-15(1)
Lukas 16:10-18(1)
Lukas 2:1-7(1)
Maleakhi 2:10-16(1)
Markus 10:13-16(1)
Markus 10:35-45(1)
Markus 16:1-2(1)
Matius 16:21-28(1)
Matius 26:47-56(1)
Mazmur 71:17-24(1)
Pengkhotbah 3:1-15(1)
Roma 10:4-15(1)
Roma 1:16-17(1)
Ulangan 31:1-8(1)
Yesaya 28:23-29(2)
Yesaya 6:1-13(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 12 Juni 2018 (HUT PI dan Pendidikan Kristen ke-187) - Injil Yang Menyelamatkan - Roma 1:16-17


Sebelum:

RHK Sabtu, 9 Juni 2018 - Keterbatasan Pengetahuan Manusia - Ayub 5:27



All Pembacaan Alkitab GMIM 2018:

MTPJ 24 Desember 2018 Khotbah Malam Natal - Menyambut Kelahiran Yesus - Lukas 2:1-7

MTPJ 23 s-d 29 Desember 2018 (Minggu Adven 4) - Yesus Kristus Penyelamat Dunia - 1 Yohanes 4:7-21

MTPJ 2 s-d 8 Desember 2018 (Minggu Adven 1)

MTPJ 25 November s/d 1 Desember 2018 - Gunakan Media Sebagai Sarana Pelayanan - Keluaran 4:1-17

RHK Sabtu, 10 November 2018 - Ungkapan yang Menghibur, Menenangkan Hati - Kejadian 50:21

RHK Minggu, 4 November 2018 - Berprasangka Buruk Bukanlah Hal yang Baik - Kejadian 50:15

MTPJ 28 Oktober s/d 3 November 2018 - Stop Hoax - Matius 28:11-15

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

RHK Sabtu, 20 Oktober 2018 - Melangkah dengan Damai - Kisah Para Rasul 15:33-34

MTPJ 14 s-d 20 Oktober 2018 - Media Sebagai Sarana Memelihara Kehidupan Beriman - Kisah Para Rasul 15:22-34

MTPJ 7 s-d 13 Oktober 2018 - Gereja di Era Digital - Kejadian 6:9-22

MTPJ 30 Sept - 6 Oktober 2018 - Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama - 1 Korintus 12:1-11

Pembacaan Alkitab GMIM MTPJ 23 s-d 29 September 2018 - Cinta Allah Menerobos Perbedaan - Kidung Agung 1:1-8

MTPJ 16 - 22 September 2018 - Panggilan Gereja Memelihara Perdamaian di Tengah Masyarakat Majemuk - Kejadian 13:1-18

MTPJ 2 - 8 September 2018 - Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati - Kisah Para Rasul 17:10-15

MTPJ 26 Agust s/d 1 Sept 2018 Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman - Maleakhi 2:10-16

MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018

MTPJ 12 - 18 Agustus 2018

MTPJ 5 s-d 11 Agustus 2018

MTPJ 22 s-d 28 Juli 2018 - Markus 10:13-16

MTPJ 15 s d 21 Juli 2018 - Pengalaman Membentuk dan Memperteguh Hidup dalam Pengharapan Iman - Pengkhotbah 3:1-15

MTPJ 8 s-d 14 Juli 2018 - Kebajikan Allah (Bersyukur adalah Karakter Orang Percaya) - Mazmur 111:1-10

MTPJ 1 s-d 7 July 2018 - Hidup sebagai anak-anak terang (Mengertilah Kehendak Tuhan) - Efesus 5:1-21

MTPJ 24 s-d 30 Juni 2018 - Pendidikan Seumur Hidup - Mazmur 71:17-24

MTPJ 17 s-d 23 Juni 2018 - Firman Mempersatukan dan Menyelamatkan Bangsa - Roma 10:4-15

MTPJ 12 Juni 2018 (HUT PI dan Pendidikan Kristen ke-187) - Injil Yang Menyelamatkan - Roma 1:16-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

RHK Sabtu, 9 Juni 2018 - Keterbatasan Pengetahuan Manusia - Ayub 5:27

MTPJ 3 s/d 9 Juni 2018 - Allah Mendidik Umat-Nya - Ayub 5:17-27

MTPJ 27 Mei s/d 2 Juni 2018

MTPJ 20 - 26 Mei 2018 ( Hari Raya Pentakosta1)

MTPJ 6 - 12 Mei 2018 - Kesetiaan Dimulai dari Hal-hal Kecil - Lukas 16:10-18

MTPJ 29 April s/d 5 Mei 2018 - Pemimpin yang Bijaksana Mendengar Setiap Aspirasi - 1 Raja-Raja 12:16-24

RHK Minggu, 22 April 2018 Doa dan Puasa adalah Panggilan Iman Ester 4:1-3

Pembacaan Alkitab GMIM Minggu, 29 April 2018 - Belajar Mendengar 1 Raja-Raja 12:16-17

MTPJ 8 - 14 April 2018

MTPJ 1 - 7 April 2018 Hari Raya Paskah 1 (Hari Anak GMIM)

RHK Minggu, 1 April 2018

Jumat Agung 30 Maret 2018 - Setia Sampai Mati - Bacaan Alkitab : Yohanes 19 : 28 - 30

MTPJ 25 - 31 Maret 2018 - Hidup ada Dalam Rancangan Allah - Minggu Sengsara VI

MTPJ 18 - 24 Maret 2017 Minggu Sengsara V

RHK 11 - 17 Maret 2018 Minggu Sengsara IV - Syarat Mengikut Yesus - Matius 16:21-28

MTPJ 4 - 10 Maret 2018 Minggu Sengsara III - Komitmen Mengikut Yesus

MTPJ 25 Feb. s/d 3 Maret 2018 Minggu Sengsara II - Markus 10:35-45

MTPJ 18 - 24 Februari 2018 Minggu Sengsara I - Panggilan Untuk Ikut Menderita - 2 Timotius 2:1-13

MTPJ 11 - 17 Februari 2018

MTPJ 28 Januari s/d 3 Februari 2018 - Ini Aku, Utuslah Aku - Yesaya 6:1-13

MTPJ 21 - 27 Januari 2018 - Pola Hidup Sehat MendatangkanKecerdasan

MTPJ 14 - 20 Januari 2018 - Kejadian 39:1-23 - Meraih Sukses dengan Iman

MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31

MTPJ 31 Desember 2017 s/d 6 Januari 2018 - Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan - Ulangan 31:1-8

Pembacaan Alkitab GMIM Januari 2019



MENU UTAMA:
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(28)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(65)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu Rohani GMIM(1)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(7)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2018..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,