gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 554 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Memperkokoh Sinergisme Demi Keutuhan dan Kesinambungan Pelayanan"
TEMA MINGGUAN : "Sinergisitas antar Pelayan dan Lembaga Pelayanan"

Bacaan Alkitab :
Keluaran 17:8-16
Kemenangan orang Israel melawan orang Amalek
17:8 Lalu datanglah orang Amalek dan berperang melawan orang Israel di Rafidim. 17:9 Musa berkata kepada Yosua: "Pilihlah orang-orang bagi kita, lalu keluarlah berperang melawan orang Amalek, besok aku akan berdiri di puncak bukit itu dengan memegang tongkat Allah di tanganku." 17:10 Lalu Yosua melakukan seperti yang dikatakan Musa kepadanya dan berperang melawan orang Amalek; tetapi Musa, Harun dan Hur telah naik ke puncak bukit. 17:11 Dan terjadilah, apabila Musa mengangkat tangannya, lebih kuatlah Israel, tetapi apabila ia menurunkan tangannya, lebih kuatlah Amalek. 17:12 Maka penatlah tangan Musa, sebab itu mereka mengambil sebuah batu, diletakkanlah di bawahnya, supaya ia duduk di atasnya; Harun dan Hur menopang kedua belah tangannya, seorang di sisi yang satu, seorang di sisi yang lain, sehingga tangannya tidak bergerak sampai matahari terbenam. 17:13 Demikianlah Yosua mengalahkan Amalek dan rakyatnya dengan mata pedang. 17:14 Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Tuliskanlah semuanya ini dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, dan ingatkanlah ke telinga Yosua, bahwa Aku akan menghapuskan sama sekali ingatan kepada Amalek dari kolong langit." 17:15 Lalu Musa mendirikan sebuah mezbah dan menamainya: "Tuhanlah panji-panjiku!" 17:16 Ia berkata: "Tangan di atas panji-panji TUHAN! TUHAN berperang melawan Amalek turun-temurun."


ALASAN PEMILIHAN TEMA

Gereja ada dalam perjalanan guna menghadirkan tatanan dunia baru. Disadari ada banyak tantangan yang harus dihadapi baik internal maupun eksternal.  Sementara persekutuan gereja terdiri dari orang-orang yang memiliki latar belakang pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya yang berbeda-beda yang  menyatu dalam satu tubuh Kristus, selaku Kepala Gereja, di mana tiap-tiap anggota memiliki karunia yang berbeda-beda (bandingkan. 1 Korintus. 12). Berbagai perbedaan ini harus ditata untuk meng-antisipasi timbulnya konflik yang dapat berujung pada perpe-cahan. Oleh sebab itu membangun sinergisitas antar pelayan dan lembaga pelayanan menjadi syarat mutlak yang harus dikedepan-kan demi keutuhan persekutuan. Gereja harus memadukan kekuatan dalam menopang untuk membangun sinergisitas antar pelayan dan lembaga pelayaan demi keutuhan persekutuan. Dengan terciptanya sinergisitas antar pelayan dan lembaga pelayanan, dalam hal ini organisasi gereja, maka akan tercipta keadaan yang saling menghargai dan saling melengkapi dengan pelaksanaan tugas pelayanan yang lebih maksimal dan efisien.

Untuk memahami tema maka kita perlu mengerti arti kata "sinergisitas" yang  berasal dari kata "Sinergi" yang berarti kegiatan atau operasi gabungan (KBBI). Melalui sinergisitas terjalin kombinasi atau perpaduan berbagai unsur/bagian, instansi/ lembaga dalam rangka memperoleh capaian hasil yang lebih baik dan berkualitas.

PEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Kitab Keluaran mengisahkan peristiwa-peristiwa penting dan ajaib, di mana Allah bertindak dalam sejarah umat Israel untuk menyelamatkan dan membebaskan mereka dari perbu-dakan di tanah Mesir serta bagaimana Allah menuntun dan memelihara umat-Nya menuju tanah perjanjian yaitu tanah Kanaan. Allah memakai Musa, hamba-Nya dalam menjalankan misi penyelamatan meski ada keberatan-keberatan yang diajukan oleh Musa karena melihat kekurangan dan kelemahannya. Namun semua keberatannya dijawab dengan janji-janji penyer-taan dan kuasa Allah yang penuh kemurahan dan ia diper-lengkapi dengan orang-orang yang dipanggil dan diutus Tuhan untuk bekerjasama dalam tugas kehambaan (misalnya Harun sebagai juru bicara Musa).

Teks Keluaran 17:8-16 bercerita tentang pertempuran antara orang Israel dan orang Amalek yang berlangsung di Rafidim. Rafidim adalah sebuah tempat yang terletak di antara Mesir dan Sinai yakni tempat peristirahatan/ perkemahan orang Israel di padang gurun ketika keluar dari Mesir menuju Kanaan (17:1), dan tempat di mana orang Israel bertengkar dengan Musa dan bersungut-sungut kepada Tuhan karena kehausan (17:2-3). Di tempat itulah orang Amalek menyerang orang Israel. Orang Amalek adalah suku nomaden yang mengembara di padang gurun, yang berasal dari keturunan Esau (Kejadian 36:12). Orang Amalek menguasai jalur pengembaraan antara Mesir dan Arabia dan mereka suka mengacau, mengganggu, merampok dan menyerang orang-orang yang melewati wilayah kekuasaan mereka. Mereka adalah musuh yang pertama kali berperang dengan orang Israel ketika keluar dari Mesir.

Orang Amalek menyerang orang Israel secara tiba-tiba dari belakang yang merupakan barisan orang-orang lemah (band. Ulangan 25:17-18). Oleh sebab itu dapat dibayangkan betapa paniknya orang Israel pada waktu itu. Di tengah situasi seperti itu, Musa tampil dan memberi perintah kepada Yosua untuk memilih orang-orang tertentu yang dapat berperang melawan orang Amalek dan Yosua pun tunduk terhadap perintah Musa. Adapun Musa, Harun dan Hur naik ke puncak bukit. Lalu Musa memegang tongkat Allah di tangannya sambil mengangkat kedua tangannya. Apabila Musa menurunkan tangannya, Israel kalah dan saat Musa mengangkat tangannya, Israel menang. Hal itu terjadi berulang-ulang sampai Musa letih dan tidak kuat lagi mengangkat tangannya. Karena itu Harun dan Hur berinisiatif mengambil batu untuk Musa duduk dan mereka berdua menopang tangan Musa, yang satu di kanan dan yang lain di kiri, sampai matahari terbenam dan sampai orang Amalek dan rakyatnya dikalahkan.

Kemenangan Israel atas Amalek ialah karena kuasa Allah yang bekerja. Tongkat Allah yang dipegang oleh Musa adalah tanda kuasa dan kehadiran Allah yang selalu menyertai umat-Nya. Musa mengangkat tangannya mengisyaratkan penyerahan diri secara utuh kepada otoritas Allah dan Allah bertindak melalui hamba-hamba-Nya (Musa, Yosua, Harun dan Hur) untuk mendatangkan kemenangan dan keselamatan bagi umat Israel. Dengan demikian keselamatan merupakan  rahmat Ilahi kepada manusia.

Keberhasilan Israel dalam peperangan melawan Amalek juga dipengaruhi oleh kerjasama yang terjalin indah antar pemuka Israel. Yosua bersama pasukannya maju berperang, ditopang dalam doa dan penyerahan diri kepada Allah oleh Musa, Harun dan Hur. Mereka memadukan kekuatan, memantapkan barisan untuk maju berperang. Alhasil, Allah berkenan atas usaha mereka dan mengaruniakan kemenangan yang kemudian atas perintah TUHAN ditorehkan dalam sebuah kitab sebagai tanda peringatan, bahwa TUHANlah yang berperang melawan orang Amalek dan yang akan menghapuskan ingatan kepada Amalek dari kolong langit.

Bersyukur atas kemenangan yang dikaruniakan TUHAN kepada umat Israel, maka Musa mendirikan mezbah dan menamainya: "TUHAN-lah Panji-panjiku!" (YHWH/JEHOVAH NISSI). Mezbah tersebut menjadi tanda ucapan syukur dan pengakuan bahwa hanya TUHAN satu-satunya panji kemenangan dan keselamatan umat Israel.

Makna dan Implikasi Firman

Gereja adalah persekutuan orang-orang percaya kepada Yesus Kristus yang terpanggil untuk mewartakan berita keselamatan dan kemenangan yang dikerjakan Allah di dalam Yesus Kristus kepada semua orang. Dalam kesaksian gereja bagi dunia, maka gereja harus menyatu di tengah perbedaan yang ada (unity in diversity) untuk membangun dan membina persekutuan yang kokoh sehingga terjadi kemajuan dalam pelayan. (Bandingkan 1 Korintus 12:12-31)

 

Bercermin dari bacaan di atas, ada hal-hal yang perlu diper-hatikan yang menjadi syarat keberhasilan pelayanan demi mem-bangun keutuhan dan kesinambungan pelayanan gereja, yaitu:

Taat pada perintah Allah, sebagaimana Musa taat pada perintah Allah. Ketaatan pada Allah diwujudkan dalam kepatuhan terhadap lembaga pelayanan (organisasi gereja) dengan Tata Gereja yang ada untuk mengatur pelayanan, sebagaimana Yosua patuh terhadap perintah Musa.
Memiliki insiatif untuk saling menopang dalam pelayanan. Harun dan Hur berinisiatif menopang Musa tanpa diperin-tahkan dan mereka tidak mengambil tongkat itu untuk mereka pegang karena mereka menghormati Musa sebagai pemimpin dan sadar bahwa tongkat kepemimpinan itu diberikan Allah kepada Musa bukan kepada mereka.
Sebagai PELSUS (Syamas, Penatua, Guru Agama dan Pendeta) membangun relasi yang baik, menjalin kerjasama untuk saling melengkapi satu sama lain bersama dengan anggota jemaat menata pelayanan yang utuh dan sempurna. Sebagaimana Musa, Yosua, Harun, Hur dan umat Israel kompak dalam tim dengan posisi masing-masing untuk kemuliaan nama Tuhan. Tanpa topangan jemaat, maka para pelayan tidak akan sanggup melakukan tugas pelayanan dan tanpa pelayanan dari para hamba Tuhan, maka kehidupan iman jemaat akan merosot.
Gereja menerapkan pola kepemimpinan yang kolektif dan kolegial demi keefektifan pelayanan untuk mendatangkan kemajuan bagi lembaga pelayanan.
Gereja bersinergi dengan pemerintah memerangi kemiskinan, kekerasan dalam rumah tangga, ketidakadilan, radikalisme, dan pengrusakan lingkungan. Sebab pelayanan yang ber-sinergi akan membangun hubungan kerjasama yang produktif serta kemitraan yang harmonis antar pelayan dan lembaga lainnya.
Dengan demikian, marilah kita sama-sama bergandengan-tangan dalam arak-arakkan umat Tuhan yang diberkati untuk menghadirkan Kerajaan Allah dan menciptakan suasana sorgawi di tengah-tengah dunia ini. Selaku iring-iringan orang percaya, kita maju sebagai laskar Kristus untuk memerangi kuasa gelap, mengalahkan kuasa dosa untuk menuju ke tempat yang berlimpah kebahagiaan dengan membawa panji kemenangan bersama Kristus.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

Bagaimana peran Musa, Yosua, Harun dan Hur dalam kaitannya dengan kemenangan orang Israel atas orang Amalek?
Perhatikan di gereja kita, apakah ada kebersamaan dalam pelayanan seperti pada saat orang Israel mengalahkan orang Amalek?
Sebutkan dan jelaskan tantangan seperti apa yang dihadapi gereja sekarang ini, yang menghambat pertumbuhan dan perkembangan pelayanan gereja!
POKOK-POKOK DOA

Keutuhan dan kesinambungan pelayanan gereja di seluruh dunia.
Untuk para pelayan Tuhan agar melayani dalam ketaatan, kebersamaan dan kesatuan.
Sinergitas gereja dan pemerintah untuk mendatangkan keamanan, ketenteraman, keselamatan dan kesejahteraan.
TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK II

NYANYIAN YANG DIUSULKAN :

Kemuliaan Bagi Allah: NNBT No. 4. Naikkan Doa Pada Allah

Ses. Doa Penyembahan: NNBT No. 24. Kuasa-Mu Tuhan S'lalu Kurasakan

Pengakuan Dosa: KJ. No. 436. Lawanlah Godaan

Janji Anugerah Allah: KJ. No. 339. Maju, Laskar Kristus

Ses. Puji-Pujian: Hanya Dekat Allah Saja

Ses. Pembacaan Alkitab: Sukacita Melayani

Ses. Pengakuan Iman: KJ. No. 252. Batu Penjuru G'reja

Persembahan: KJ. No. 340. Hai Bangkit Bagi Yesus

Penutup: KSK. No. 105. Sehati Sekerja.

ATRIBUT

Warna dasar putih dengan lambang bunga bakung dengan salib berwarna kuning.





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2018
1 Korintus 12:1-11(1)
1 Raja-Raja 12:16-17(1)
1 Raja-Raja 12:16-24(1)
1 Yohanes 4:7-21(1)
2 Timotius 2:1-13(1)
2 Timotius 3:10-17(2)
Ayub 5:27(1)
Kejadian 13:1-18(1)
Kejadian 1:1-31(1)
Kejadian 39:1-23(1)
Kejadian 50:15(1)
Kejadian 50:21(1)
Kejadian 6:9-22(1)
Keluaran 4:1-17(1)
Kidung Agung 1:1-8(1)
Kisah Para Rasul 15:33-34(1)
Kisah Para Rasul 17:10-15(1)
Lukas 16:10-18(1)
Lukas 2:1-7(1)
Maleakhi 2:10-16(1)
Markus 10:13-16(1)
Markus 10:35-45(1)
Markus 16:1-2(1)
Matius 16:21-28(1)
Matius 26:47-56(1)
Mazmur 71:17-24(1)
Pengkhotbah 3:1-15(1)
Roma 10:4-15(1)
Roma 1:16-17(1)
Ulangan 31:1-8(1)
Yesaya 28:23-29(2)
Yesaya 6:1-13(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

Pembacaan Alkitab GMIM Minggu, 29 April 2018 - Belajar Mendengar 1 Raja-Raja 12:16-17


Sebelum:

MTPJ 1 - 7 April 2018 Hari Raya Paskah 1 (Hari Anak GMIM)



All Pembacaan Alkitab GMIM 2018:

MTPJ 24 Desember 2018 Khotbah Malam Natal - Menyambut Kelahiran Yesus - Lukas 2:1-7

MTPJ 23 s-d 29 Desember 2018 (Minggu Adven 4) - Yesus Kristus Penyelamat Dunia - 1 Yohanes 4:7-21

MTPJ 2 s-d 8 Desember 2018 (Minggu Adven 1)

MTPJ 25 November s/d 1 Desember 2018 - Gunakan Media Sebagai Sarana Pelayanan - Keluaran 4:1-17

RHK Sabtu, 10 November 2018 - Ungkapan yang Menghibur, Menenangkan Hati - Kejadian 50:21

RHK Minggu, 4 November 2018 - Berprasangka Buruk Bukanlah Hal yang Baik - Kejadian 50:15

MTPJ 28 Oktober s/d 3 November 2018 - Stop Hoax - Matius 28:11-15

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

MTPJ 21 s-d 27 Oktober 2018 - Bijak Menggunakan Teknologi - Yesaya 28:23-29

RHK Sabtu, 20 Oktober 2018 - Melangkah dengan Damai - Kisah Para Rasul 15:33-34

MTPJ 14 s-d 20 Oktober 2018 - Media Sebagai Sarana Memelihara Kehidupan Beriman - Kisah Para Rasul 15:22-34

MTPJ 7 s-d 13 Oktober 2018 - Gereja di Era Digital - Kejadian 6:9-22

MTPJ 30 Sept - 6 Oktober 2018 - Gunakan Karunia untuk Kepentingan Bersama - 1 Korintus 12:1-11

Pembacaan Alkitab GMIM MTPJ 23 s-d 29 September 2018 - Cinta Allah Menerobos Perbedaan - Kidung Agung 1:1-8

MTPJ 16 - 22 September 2018 - Panggilan Gereja Memelihara Perdamaian di Tengah Masyarakat Majemuk - Kejadian 13:1-18

MTPJ 2 - 8 September 2018 - Firman Allah Menjadikan Orang Lebih Baik Hati - Kisah Para Rasul 17:10-15

MTPJ 26 Agust s/d 1 Sept 2018 Komitmen Iman Di Tengah Keberagaman - Maleakhi 2:10-16

MTPJ 19 s-d 25 Agustus 2018

MTPJ 12 - 18 Agustus 2018

MTPJ 5 s-d 11 Agustus 2018

MTPJ 22 s-d 28 Juli 2018 - Markus 10:13-16

MTPJ 15 s d 21 Juli 2018 - Pengalaman Membentuk dan Memperteguh Hidup dalam Pengharapan Iman - Pengkhotbah 3:1-15

MTPJ 8 s-d 14 Juli 2018 - Kebajikan Allah (Bersyukur adalah Karakter Orang Percaya) - Mazmur 111:1-10

MTPJ 1 s-d 7 July 2018 - Hidup sebagai anak-anak terang (Mengertilah Kehendak Tuhan) - Efesus 5:1-21

MTPJ 24 s-d 30 Juni 2018 - Pendidikan Seumur Hidup - Mazmur 71:17-24

MTPJ 17 s-d 23 Juni 2018 - Firman Mempersatukan dan Menyelamatkan Bangsa - Roma 10:4-15

MTPJ 12 Juni 2018 (HUT PI dan Pendidikan Kristen ke-187) - Injil Yang Menyelamatkan - Roma 1:16-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

MTPJ 10 s/d 16 JUNI 2018 - Firman Allah Sebagai Sumber Pendidikan Karakter - 2 Timotius 3:10-17

RHK Sabtu, 9 Juni 2018 - Keterbatasan Pengetahuan Manusia - Ayub 5:27

MTPJ 3 s/d 9 Juni 2018 - Allah Mendidik Umat-Nya - Ayub 5:17-27

MTPJ 27 Mei s/d 2 Juni 2018

MTPJ 20 - 26 Mei 2018 ( Hari Raya Pentakosta1)

MTPJ 6 - 12 Mei 2018 - Kesetiaan Dimulai dari Hal-hal Kecil - Lukas 16:10-18

MTPJ 29 April s/d 5 Mei 2018 - Pemimpin yang Bijaksana Mendengar Setiap Aspirasi - 1 Raja-Raja 12:16-24

RHK Minggu, 22 April 2018 Doa dan Puasa adalah Panggilan Iman Ester 4:1-3

Pembacaan Alkitab GMIM Minggu, 29 April 2018 - Belajar Mendengar 1 Raja-Raja 12:16-17

MTPJ 8 - 14 April 2018

MTPJ 1 - 7 April 2018 Hari Raya Paskah 1 (Hari Anak GMIM)

RHK Minggu, 1 April 2018

Jumat Agung 30 Maret 2018 - Setia Sampai Mati - Bacaan Alkitab : Yohanes 19 : 28 - 30

MTPJ 25 - 31 Maret 2018 - Hidup ada Dalam Rancangan Allah - Minggu Sengsara VI

MTPJ 18 - 24 Maret 2017 Minggu Sengsara V

RHK 11 - 17 Maret 2018 Minggu Sengsara IV - Syarat Mengikut Yesus - Matius 16:21-28

MTPJ 4 - 10 Maret 2018 Minggu Sengsara III - Komitmen Mengikut Yesus

MTPJ 25 Feb. s/d 3 Maret 2018 Minggu Sengsara II - Markus 10:35-45

MTPJ 18 - 24 Februari 2018 Minggu Sengsara I - Panggilan Untuk Ikut Menderita - 2 Timotius 2:1-13

MTPJ 11 - 17 Februari 2018

MTPJ 28 Januari s/d 3 Februari 2018 - Ini Aku, Utuslah Aku - Yesaya 6:1-13

MTPJ 21 - 27 Januari 2018 - Pola Hidup Sehat MendatangkanKecerdasan

MTPJ 14 - 20 Januari 2018 - Kejadian 39:1-23 - Meraih Sukses dengan Iman

MTPJ 7 - 13 Januari 2018 - Tuhan Mencipta, Manusia Memelihara - Kejadian 1:1-31

MTPJ 31 Desember 2017 s/d 6 Januari 2018 - Kemarin, Hari Ini dan Besok Dalam Tangan Tuhan - Ulangan 31:1-8

Pembacaan Alkitab GMIM Januari 2019



MENU UTAMA:
Contoh Doa GMIM(2)
Contoh Tata Ibadah GMIM(22)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(7)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(123)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(6)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2018..

Register   Login  

Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,