gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 1143 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN: "Mengembangkan Spiritualitas Pelayanan"
TEMA MINGGUAN: "Pemimpin Yang Melayani"

Bacaan Alkitab :
Yohanes 13:1-20
Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya
13:1 Sementara itu sebelum hari raya Paskah mulai, Yesus telah tahu, bahwa saat-Nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini kepada Bapa. Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya. 13:2 Mereka sedang makan bersama, dan Iblis telah membisikkan rencana dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, untuk mengkhianati Dia. 13:3 Yesus tahu, bahwa Bapa-Nya telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya dan bahwa Ia datang dari Allah dan kembali kepada Allah. 13:4 Lalu bangunlah Yesus dan menanggalkan jubah-Nya. Ia mengambil sehelai kain lenan dan mengikatkannya pada pinggang-Nya, 13:5 kemudian Ia menuangkan air ke dalam sebuah basi, dan mulai membasuh kaki murid-murid-Nya lalu menyekanya dengan kain yang terikat pada pinggang-Nya itu. 13:6 Maka sampailah Ia kepada Simon Petrus. Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, Engkau hendak membasuh kakiku?" 13:7 Jawab Yesus kepadanya: "Apa yang Kuperbuat, engkau tidak tahu sekarang, tetapi engkau akan mengertinya kelak." 13:8 Kata Petrus kepada-Nya: "Engkau tidak akan membasuh kakiku sampai selama-lamanya." Jawab Yesus: "Jikalau Aku tidak membasuh engkau, engkau tidak mendapat bagian dalam Aku." 13:9 Kata Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, jangan hanya kakiku saja, tetapi juga tangan dan kepalaku!" 13:10 Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua." 13:11 Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: "Tidak semua kamu bersih." 13:12 Sesudah Ia membasuh kaki mereka, Ia mengenakan pakaian-Nya dan kembali ke tempat-Nya. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengertikah kamu apa yang telah Kuperbuat kepadamu? 13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. 13:14 Jadi jikalau Aku membasuh kakimu, Aku yang adalah Tuhan dan Gurumu, maka kamupun wajib saling membasuh kakimu; 13:15 sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu. 13:16 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya. 13:17 Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya. 13:18 Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku. 13:19 Aku mengatakannya kepadamu sekarang juga sebelum hal itu terjadi, supaya jika hal itu terjadi, kamu percaya, bahwa Akulah Dia. 13:20 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia yang mengutus Aku."



ALASAN PEMILIHAN TEMA

Pemimpin adalah seseorang yang menggunakan kemam-puannya, sikapnya, dan ciri-ciri kepribadiannya yang mampu menciptakan suatu keadaan, sehingga orang lain yang dipimpinnya dapat saling bekerja sama untuk mencapai tujuan. Akan tetapi disadari bahwa ada pemimpin yang sukses mencapai tujuan organisasi dan ada yang gagal. Kegagalan dan kesuksesan tersebut bergantung pada beberapa faktor, antara lain: gaya kepemimpinan, managemen, pengorganisasian dan kepribadian yang salah.

Pada dasarnya setiap warga gereja, apalagi sidi-sidi jemaat adalah Pelayan Tuhan Yesus Kristus. Akan tetapi ada yang dipilih secara khusus yakni  melalui proses Pemilihan (sesuai JUKLAK dan TATA GEREJA). Menjadi seorang pemimpin dalam gereja (GMIM), dalam hal ini Pelayan Khusus yang sudah terpilih sangat diperlukan kerendahan hati, kecakapan dan keterampilan. Untuk memperlengkapi Pelayan Khusus agar memiliki kerendahan hati, kecakapan dan keterampilan, maka Ketekisasi Calon Pelayan Khusus sangat dibutuhkan. Karena itu wajib bagi Pelayan Khususyang sudah terpilih untuk mengikutinya.

Oleh sebab itu bertolak dari hal di atas, maka melalui tema "Pemimpin Yang Melayani", kiranya dapat memberi pemahaman Alkitabiah bagaimana menjadi pemimpin yang berpola pada Kepemimpinan Kristus. Setiap orang yang dipilih harus memahami bahwa ia dipanggil oleh Yesus Kristus untuk memberi diri sepenuhnya dalam pembangunan tubuh Kristus.

PEMBAHASAN TEMATISPEMBAHASAN TEMATIS
Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Cerita tentang Yesus yang membasuh kaki murid-murid-Nya adalah cerita yang berdiri sendiri dan tidak terdapat dalam ketiga kitab Injil lainnya (Matius, Markus, Lukas). Dalam perikop ini Yesus terlibat dalam percakapan secara khusus dengan murid-murid-Nya di mana ini terjadi sebelum Paskah.

Yohanes 13:1 merupakan prolog semua narasi (cerita) perpisahan Yesus dengan murid-murid-Nya. Segala sesuatu telah diserahkan kepada Yesus untuk menggenapi misi dari Allah. Yesus datang ke dunia karena mengasihi orang berdosa dan mau memberi keselamatan kepada orang-orang percaya dengan memilih murid-muridNya untuk melayani bersama-sama.

Menurut tradisi Yahudi kuno, pembasuhan kaki (Yunani: nipto; melakukan pembasuhan, mencuci) biasanya dilakukan oleh hamba/pembantu. Namun perlu diketahui juga bahwa pembasuhan kaki adalah simbolik  pelayanan terhadap orang yang dalam suatu perjalanan dan tiba-tiba menginap di rumah orang lain, maka ada sikap dan tindakan pelayanan yang ditunjukkan oleh penerima tamu dan hal ini merupakan suatu tindakan pelayanan.

Sementara Yesus dan para murid-Nya sedang makan bersama, tiba-tiba Iaberdiri dan kemudian menanggalkan jubah-Nya (Yun: imation; pakaian), mengambil sehelai kain lenan lalu mengikatkan pada pinggang-Nya. Inilah ciri pakaian seorang hamba/pelayan. Hal ini dapatlah dimengerti sebagai suatu simbol bahwa Ia sedang melepaskan peran-Nya sebagai seorang Guru dan mengalihkan peran yaitu menjadi seorang hamba/ pelayan kepada murid-muridNya, tetapi juga meren-dahkan diri secara luar biasa.

Pembasuhan kaki yang dilakukan oleh Tuhan Yesus adalah suatu perwujudan kasih yang begitu besar terhadap murid-murid-Nya. Makna dari pembasuhan itu adalah  penyucian rohani supaya murid-murid mendapat bagian dalam Kristus. Apalagi murid-murid-Nya bukanlah manusia yang sempurna, melainkan manusia berdosa, mempunyai banyak kelemahan sehingga harus dibersihkan, meninggalkan dosa, hidup diperbaharui dari hari ke hari.Makna selanjutnya tentang pembasuhan kaki adalah saling melayani dan merendahkan diri satu d engan yang lain. Sebagaimana Yesus adalah Guru (Yunani: didaskalos; pengajar) dan juga sebagai Tuhan (Kurios) yang sebenarnya harus dihormati, dijunjung oleh murid-muridNya namun Ia justru  membasuh kaki murid-murid-Nya.Tindakan ini menunjukkan bahwa Tuhan Yesus tidak hanya bicara, memerintah tetapi memberi contoh.

Hal penting yang diharapkan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya yaitu harus mendengar dan melakukan tugas tugas pelayanan/kehambaan yang melayani bukan dilayani. Dengan demikian, kebahagiaan (Yun. Makarios; penuh bahagia) para murid (pelayan)  adalah merendahkan diri dan melayani satu dengan yang lain.

Makna dan Implikasi Firman

Ditengah masyarakat yang majemuk kita memiliki status yang berbeda-beda berdasarkan pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya. Suami, istri, anak, pejabat, pemimpin, yang dipimpin, dan lain-lain. Semua status tersebut merupakan anugerah Tuhan, sekalipun berbeda-beda tetapi punya tugas panggilan bersama yakni melayani.

    Dari kepelbagaian status itu nampaklah ada korelasi (hubungan) yang tidak dapat dilepaskan dari yang dipimpin kepada yang memimpin. Tidak jarang ada pemimpin yang otoriter melakukan tindak kekerasan terhadap orang yang dipimpinnya, dari lingkup keluarga, majikan kepada pelayannya sampai pada organisasi lainnya. Mengumpat dengan kata-kata kotor, tidak bersikap adil, pilih kasih, tidak mau merendahkan diri dan masih banyak lagi hal-hal yang tidak patut dicontohi.
    Seseorang yang telah dipilih menjadi pelayan khusus hendaklah bercermin pada sikap hidup Tuhan Yesus. Sekalipun Dia adalah Tuhan, Ia rela meninggalkan kemuliaan-Nya di sorga, datang ke dunia menjadi sama seperti manusia, bahkan rela menyerahkan nyawa-Nya agar manusia diselamatkan. Selama Ia berada di dunia, Ia mengajarkan murid-murid-Nya bagaimana menjadi saksi. Melayani bukan dilayani, hidup sebagai pelayan yang merendahkan diri menjadi hamba yang membasuh kaki murid-murid-Nya, yang bukan hanya simbol, tetapi menjadi sikap hidup seorang pelayan yang sabar, rendah hati dan mau melakukan apapun karena kasih.
    Dalam jabatan gerejawi apakah sebagai pelayan khusus: Syamas, Penatua, Guru Agama dan Pendeta harus dipahami sebagai panggilan mulia dan tidak menjadikan sebagai batu loncatan dalam rangka mendapatkan simpati demi kepen-tingan pribadi. Hindari bentuk-bentuk yang tidak sehat, dengki, irihati dan dendam bahkan maksud-maksud yang palsu.
    Model kepemimpinan yang melayani nampak dalam sikap rendah hati, tidak sombong;suka membagi, tidak egois; pemaaf, tidak pendendam; melayani dengan kasih, tidak pilih kasih; tulus, tidak munafik; dan seterusnya.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:

    Apa makna pembasuhan kaki yang dilakukan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya?
    Menurut anda hal-hal apa saja yang dilakukan oleh seorang pelayan untuk memenuhi kriteria sebagai Pemimpin Yang Melayani ?

NAS PEMBIMBING: Yesaya 6:8

POKOK-POKOK DOA

    Agar pelayan Tuhan tetap melayani dengan penuh sukacita.
    Para pelayan Tuhan dan jemaat sama-sama menopang pelayanan.
    Ada kerendahan diri dalam melayani sesama .

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN : HARI MINGGU BENTUK V

NYANYIAN YANG DIUSULKAN

Persiapan :KJ No. 33 Suara-Mu Kudengar

Menghadap hadirat Tuhan: Melayani, Melayani Lebih Sungguh

Bersekutu dalam nama-Nya : KJ No. 18 Tuhan Allah Hadir

Ungkapan Sembah : KJ No. 1 Haleluya Pujilah

Persekutuan yang mengaku Dosa: Jam Sembayang Yang Kudus

Jaminan yang menguatkan: NKB No. 143 Janji Yang Manis

Berilah Yang Baik : KJ No. 450  Hidup Kita Yang Benar

Tembang Tekad : Hati Sebagai Hamba

ATRIBUT

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.


Label:   Yohanes 13:1-20 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2017
1 Korintus 12:12-31(1)
1 Korintus 3:10-23(1)
1 Korintus 3:12-13(1)
1 Korintus 3:14-15(1)
1 Korintus 3:16-17(1)
1 Korintus 3:18(1)
1 Korintus 3:22-23(1)
1 Korintus 4:6-21(1)
1 Korintus 9:1-18(1)
1 Petrus 3:21(1)
1 Petrus 3:22(1)
1 Samuel 16:1-13(1)
1 Timotius 3:1-13(1)
2 Korintus 3:1-18(1)
2 Korintus 8:7-15(1)
Amos 5:10(1)
Amos 5:11(1)
Amos 5:12(1)
Amos 5:7(1)
Amos 5:8(1)
Amsal 29:1-27(1)
Ayub 2:1-13(1)
Ayub 2:13(1)
Ayub 2:3(1)
Ayub 2:4-6(1)
Ayub 2:7-8(1)
Ayub 2:9-10(1)
Efesus 4:1-16(1)
Filipi 2:1(1)
Filipi 2:1-11(1)
Filipi 2:2-3a(1)
Filipi 2:5(1)
Filipi 2:6-7(1)
Filipi 2:8(1)
Filipi 2:9-11(1)
Galatia 6:1-10(1)
Keluaran 16:24(1)
Kisah Para Rasul 21:1-9(1)
Kisah Para Rasul 2:14-16(1)
Kisah Para Rasul 2:14-40(1)
Kisah Para Rasul 2:22-24(1)
Kisah Para Rasul 2:25-28(1)
Kisah Para Rasul 2:29-32(1)
Kisah Para Rasul 2:36-40(1)
Kisah Para Rasul 2:41(1)
Kisah Para Rasul 2:41-47(1)
Kisah Para Rasul 2:42(1)
Kisah Para Rasul 2:43(1)
Kisah Para Rasul 2:44(1)
Kisah Para Rasul 2:46(1)
Kisah Para Rasul 2:47(1)
Kisah Para Rasul 6:1-7(1)
Kolose 1:24-2:5(1)
Lukas 1:26-38(1)
Lukas 22:54-62(1)
Lukas 22:55(2)
Lukas 22:56-57(1)
Lukas 22:58(1)
Lukas 22:59-60(1)
Lukas 22:61(1)
Lukas 22:62(1)
Lukas 23:35(1)
Lukas 23:36-38(1)
Lukas 23:39-40(1)
Lukas 23:41(1)
Lukas 23:42(1)
Lukas 24:1(1)
Lukas 24:3(1)
Lukas 24:36-49(1)
Lukas 24:37-40(1)
Lukas 24:4-5(1)
Lukas 24:41-43(1)
Lukas 24:44-45(1)
Lukas 24:46(1)
Lukas 24:47-48(2)
Lukas 24:49(1)
Lukas 24:6-8(1)
Lukas 24:9-10(1)
Lukas 2:41-52(2)
Lukas 2:49-50(1)
Markus 16:10(1)
Markus 16:11(1)
Markus 16:12-13(1)
Markus 16:9(1)
Markus 16:9-18(1)
Markus 1:9-11(1)
Matius 10:11(1)
Matius 10:12-13(1)
Matius 10:14-15(1)
Matius 10:5-15(1)
Matius 10:7(1)
Matius 10:8(1)
Matius 10:9-10(1)
Matius 22:15-22(1)
Matius 2:1-1(1)
Nehemia 5:1-13(1)
Nehemia 5:13(1)
Roma 4:16-25(1)
Titus 2:9-10(1)
Ulangan 10:12-13(1)
Ulangan 10:14-15(1)
Yakobus 3:13-18(1)
Yeremia 33:14-26(1)
Yesaya 42:1-9(1)
Yesaya 43:1-7(1)
Yohanes 13:1-20(1)
Yohanes 1:15-18(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
MTPJ 5 - 11 November 2017 - Pengorbanan Dalam Pelayanan - Kolose 1:24-2:5

Sebelum:
MTPJ 22 - 28 Oktober 2017 Integritas dan Komitmen Pelayanan 1 Korintus 9:1-18




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2017..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,