gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 1311 kali
Download MP3 Music
TEMA BULANAN : "Gereja yang Mencerdaskan"
TEMA MINGGUAN : "Pendidikan Berawal dari Keluarga"
Bahan Alkitab : Lukas 2:41-52
Yesus pada umur dua belas tahun dalam Bait Allah
2:41 Tiap-tiap tahun orang tua Yesus pergi ke Yerusalem pada hari raya Paskah. 2:42 Ketika Yesus telah berumur dua belas tahun pergilah mereka ke Yerusalem seperti yang lazim pada hari raya itu. 2:43 Sehabis hari-hari perayaan itu, ketika mereka berjalan pulang, tinggallah Yesus di Yerusalem tanpa diketahui orang tua-Nya. 2:44 Karena mereka menyangka bahwa Ia ada di antara orang-orang seperjalanan mereka, berjalanlah mereka sehari perjalanan jauhnya, lalu mencari Dia di antara kaum keluarga dan kenalan mereka. 2:45 Karena mereka tidak menemukan Dia, kembalilah mereka ke Yerusalem sambil terus mencari Dia. 2:46 Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah; Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka. 2:47 Dan semua orang yang mendengar Dia sangat heran akan kecerdasan-Nya dan segala jawab yang diberikan-Nya. 2:48 Dan ketika orang tua-Nya melihat Dia, tercenganglah mereka, lalu kata ibu-Nya kepada-Nya: "Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami? Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau." 2:49 Jawab-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?" 2:50 Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya kepada mereka. 2:51 Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret; dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya. 2:52 Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya, dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia.



ALASAN PEMILIHAN TEMA

Emile Durkheim dalam buku Dictionary of Education mendefinisikan pendidikan sebagai pengaruh yang dilaksanakan oleh orang dewasa atas generasi yang belum matang untuk penghidupan sosial. Pendidikan merupakan proses dimana seseorang mengembangkan kemampuan, sikap dan bentuk-bentuk perilaku lainnya didalam masyarakat dimana ia hidup. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa pendidikan adalah proses timbal balik dari tiap pibadi manusia dalam dirinya dengan lingkungan hidupnya.

          Sementara itu keluarga adalah kesatuan unit terkecil di dalam masyarakat. Jadi, pendidikan dalam keluarga adalah proses pembentukan mental dan tingkahlaku seorang anak manusia secara berkesinambungan dalam unit terkecil di dalam masyarakat. Sejatinya pendidikan dimulai dalam keluarga, sebab keluarga berperan penting dalam pendidikan yakni sebagai peletak dasar bagi seorang anak untuk mempelajari banyak hal. Hal-hal tersebut antara lain bagaimana cara berinteraksi dengan orang lain, menyatakan keinginan dan perasaan, menyam-paikan pendapat, bertutur kata, bersikap, berprilaku, hingga bagaimana menganut nilai-nilai tertentu sebagai prinsip dalam hidupnya. Dengan kata lain, pendidikan dalam keluarga adalah segala usaha yang dilakukan oleh orangtua untuk membantu perkembangan seorang anak untuk bertumbuh secara utuh (holistik). Untuk itu Pendidikan yang baik haruslah berawal dari keluarga. (Band. Ulangan 6: 7)

Pembahasan Teks Alkitab (Exegese)

Pertumbuhan Yesus sebagai anak tidak lepas dari peranan Yusuf dan Maria sebagai orang tua. Yusuf dan Maria memperlihatkan figur orang tua yang taat kepada tradisi keagamaan dan perintah Allah bagi umat Allah, dimulai ketika Yesus disunat pada hari ke delapan ( Lukas 2:21). Perayaan Paskah dalam nats ini adalah salah satu diantara tiga hari raya  yang selalu dirayakan umat Yahudi setiap tahun (hari raya roti tidak beragi/ Paskah, hari raya tujuh minggu dan hari raya pondok daun). Menurut hukum Yahudi mengharuskan setiap laki-laki dewasa pergi ke Yerusalem untuk ketiga hari raya tersebut ( Keluaran 23: 14-17, Ulangan 16: 16). Yusuf dan Maria datang pada salah satu perayaan terpenting yaitu Paskah (ayat 41), yang kemudian diikuti selama seminggu dengan hari raya roti tidak beragi sebagi tanda peringatan orang Israel dibebaskan dari Mesir (Keluaran 12 : 29-30). Yesus yang sudah berusia 12 tahun dibawa oleh Yusuf dan Maria ke Yerusalem karena dianggap layak (ayat 42), untuk  mempersiapkan Yesus sebagai anak Taurat (Aram: "Bar Mitzvah"), sebab bagi umat Yahudi, anak yang sudah memasuki usia 13 tahun dianggap sebagai anak Taurat dan belajar hukum Taurat hingga dewasa. Yusuf dan Maria "membiarkan" Yesus berjalan sendiri yang mungkin bersama kelompok lain. Di sini tampak bahwa sebagai orang tua Yusuf dan Maria mendidik kedewasaan Yesus dengan "membiarkan" Dia untuk berjalan sendiri, namun sikap ini tetap disertai tanggung jawab dan pengawasan dari mereka, itu nyata ketika Yesus tidak berada bersama dengan  rombongan yang pulang, sebagai orang tua Yusuf dan Maria akhirnya memutuskan untuk kembali mencari-Nya, sebagai wujud tanggung jawab dan ikatan cinta kasih diantara mereka, bahkan ketika mereka menemukan Yesus ada di bait Allah, unsur kasih kedekatan ini tercermin dari respon Maria yang tampak cemas dengan mengatakan "nak, mengapa Engkau berbuat demikian terhadap kami? Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau" (ayat 48), jawaban Yesus sangat sederhana tetapi matang" mengapa kamu mencari Aku?, tidakkah kamu tahu aku harus berada- dirumah Bapa-Ku? (Yunani: "en tois tou patros mou") ( ayat 49).

Kehangatan kasih sayang itulah yang mewarnai pertum-buhan Yesus dalam pelayanan, perasaan-Nya sangat peka terhadap orang lain, hatinya penuh dengan kehangatan kasih sayang. "Maria menyimpan semua perkara itu dalam hatinya" (ayat 51), dalam arti Maria menggumuli dan merenungkan semua peristiwa tersebut. Yesus tetap hidup seperti orang biasa yaitu membantu Yusuf ayah-Nya menjadi seorang tukang kayu (band. mat 13: 55a ), "makin bertambah besar dan bertambah besar Hikmat-Nya dan makin dikasihi oleh Allah dan manusia"(ayat 52). Yesus terus belajar dalam kehidupan-Nya sebagai dasar pertumbuhan pribadi-Nya, bertumbuh didalam hikmat, sehingga siap menyongsong masa depan pelayanan-Nya, dan  semua hal yang Ia sampaikan dapat diterima oleh Allah dan manusia.

Makna dan Implikasi Firman

    Pendidikan dalam keluarga, mutlak diberikan kepada seluruh anggota keluarga dengan tujuan untuk menunjang proses kehidupan bagi perkembangan hidup anak dan orang tua, dalam menjalani hidup yang baik dan ber-bahagia. Keluarga adalah kekayaan yang tidak ternilai, sebab keluarga merupakan tempat segala kasih sayang dan saling berkomunikasi antar anggota keluarga, mencip-takan sebuah ikatan batin yang tidak dapat dipisahkan. Tanggungjawab orang tua sangat penting dalam tumbuh kembang anak.
    Pertumbuhan seorang anak menjadi dewasa, dengan berperilaku yang baik dan memiliki spiritual dan intelektual yang tinggi, tidak lepas dari peran orangtua dalam pendidikan di tengah keluarga. Orang tua harus aktif dalam mendidik, membimbing dan menasehati dengan ketulusan hati, agar anak dapat dalam iman dan ketaatan kepada Tuhan, berbudi pekerti luhur, memiliki pengeta-huan dan ketrampilan, sehat jasmani dan rohani, mandiri serta bertanggungjawab kepada masyarakat dan bangsa terlebih kepada Tuhan.
    Pendidikan adalah usaha manusia untuk membina kepri-badiannya agar sesuai dengan norma-norma atau aturan di dalam masyarakat. Setiap orang dewasa di dalam masyarakat dapat menjadi pendidik, sebab pendidikan merupakan suatu perbuatan sosial  yang mendasar  untuk pertumbuhan atau perkembangan anak didik, menjadi manusia yang mampu berpikir dewasa dan bijak.
    Orang tua sebagai lingkungan terdekat, pertama dan utama dimana anak berinteraksi, menjadi lembaga pen-didikan yang tertua, artinya di sinilah dimulai suatu proses pendidikan sehingga orang tua berperan sebagai pendidik bagi anak-anaknya. Lingkungan keluarga juga dikatakan lingkungan yang paling utama karena sebagian besar kehidupan anak berada dalam lingkungan keluarga, sehingga pendidikan yang paling banyak diterima oleh anak- anak ada dalam lingkungan keluarganya.
    Anak-anak Kristen haruslah menjadi orang yang bijaksana dengan menggunakan setiap kesempatan untuk menda-patkan pengetahuan rohani, supaya tidak mudah terpe-ngaruh dengan kehidupan duniawi dan mengambil teladan dari apa yang dilakukan Yesus. Menjadi orang yang bertanggungjawab kepada Tuhan meskipun usia masih muda dan tetap merenungkan apakah hidup sudah sesuai dengan kehendak Tuhan, apakah sudah berjalan sesuai dengan langkah-langkah yang telah diajarkan Yesus.

PERTANYAAN UNTUK DISKUSI:       

1  Bagaiamana cara Yusuf dan Maria mendidik Yesus, sebagaimana yang diceritakan  dalam perikop Injil Lukas 2: 41- 52

    Apakah cara Yusuf dan Maria mendidik Yesus, masih dapat diterapkan di zaman sekarang ini? Bagaimana pendapat saudara ?

NAS PEMBIMBING: Amsal 3:1-4

POKOK-POKOK DOA:

    Syukur atas kasih setia Tuhan dalam perjalanan GMIM dalam tugas Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen
    Anak - anak mencintai Pendidikan
    Tanggung jawab setiap orang tua dalam pendidikan ditengah- tengah keluarga
    Program Gereja dalam bidang Pendidikan dan Pekabaran Injil.

TATA IBADAH YANG DIUSULKAN: HARI MINGGU BENTUK III

NYANYIAN YANG DIUSULKAN:

Nyanyian  Masuk : NNBT No.4 Naikan Doa Pada Allah

Ses Pengakuan Dosa : NNBT No.9  Ku Akan Selalu Bersyukur

Ses Berita Anugerah Allah:  NKB No. 34 Setia-Mu Tuhanku Tiada Bertara

Ses Pembacaan Alkitab: NKB No.119. Nyanyikan Lagi Bagiku

Persembahan :NNBT No. 15  Hai Seluruh Umat Tuhan

Nyanyian Penutup : NNBT No.34. Tuhanlah Perlindunganku

ATRIBUT:

Warna dasar hijau dengan simbol salib dan perahu di atas gelombang.

Label:   Lukas 2:41-52 





Daftar Label dari Kategori Pembacaan Alkitab GMIM 2017
1 Korintus 12:12-31(1)
1 Korintus 3:10-23(1)
1 Korintus 3:12-13(1)
1 Korintus 3:14-15(1)
1 Korintus 3:16-17(1)
1 Korintus 3:18(1)
1 Korintus 3:22-23(1)
1 Korintus 4:6-21(1)
1 Korintus 9:1-18(1)
1 Petrus 3:21(1)
1 Petrus 3:22(1)
1 Samuel 16:1-13(1)
1 Timotius 3:1-13(1)
2 Korintus 3:1-18(1)
2 Korintus 8:7-15(1)
Amos 5:10(1)
Amos 5:11(1)
Amos 5:12(1)
Amos 5:7(1)
Amos 5:8(1)
Amsal 29:1-27(1)
Ayub 2:1-13(1)
Ayub 2:13(1)
Ayub 2:3(1)
Ayub 2:4-6(1)
Ayub 2:7-8(1)
Ayub 2:9-10(1)
Efesus 4:1-16(1)
Filipi 2:1(1)
Filipi 2:1-11(1)
Filipi 2:2-3a(1)
Filipi 2:5(1)
Filipi 2:6-7(1)
Filipi 2:8(1)
Filipi 2:9-11(1)
Galatia 6:1-10(1)
Keluaran 16:24(1)
Kisah Para Rasul 21:1-9(1)
Kisah Para Rasul 2:14-16(1)
Kisah Para Rasul 2:14-40(1)
Kisah Para Rasul 2:22-24(1)
Kisah Para Rasul 2:25-28(1)
Kisah Para Rasul 2:29-32(1)
Kisah Para Rasul 2:36-40(1)
Kisah Para Rasul 2:41(1)
Kisah Para Rasul 2:41-47(1)
Kisah Para Rasul 2:42(1)
Kisah Para Rasul 2:43(1)
Kisah Para Rasul 2:44(1)
Kisah Para Rasul 2:46(1)
Kisah Para Rasul 2:47(1)
Kisah Para Rasul 6:1-7(1)
Kolose 1:24-2:5(1)
Lukas 1:26-38(1)
Lukas 22:54-62(1)
Lukas 22:55(2)
Lukas 22:56-57(1)
Lukas 22:58(1)
Lukas 22:59-60(1)
Lukas 22:61(1)
Lukas 22:62(1)
Lukas 23:35(1)
Lukas 23:36-38(1)
Lukas 23:39-40(1)
Lukas 23:41(1)
Lukas 23:42(1)
Lukas 24:1(1)
Lukas 24:3(1)
Lukas 24:36-49(1)
Lukas 24:37-40(1)
Lukas 24:4-5(1)
Lukas 24:41-43(1)
Lukas 24:44-45(1)
Lukas 24:46(1)
Lukas 24:47-48(2)
Lukas 24:49(1)
Lukas 24:6-8(1)
Lukas 24:9-10(1)
Lukas 2:41-52(2)
Lukas 2:49-50(1)
Markus 16:10(1)
Markus 16:11(1)
Markus 16:12-13(1)
Markus 16:9(1)
Markus 16:9-18(1)
Markus 1:9-11(1)
Matius 10:11(1)
Matius 10:12-13(1)
Matius 10:14-15(1)
Matius 10:5-15(1)
Matius 10:7(1)
Matius 10:8(1)
Matius 10:9-10(1)
Matius 22:15-22(1)
Matius 2:1-1(1)
Nehemia 5:1-13(1)
Nehemia 5:13(1)
Roma 4:16-25(1)
Titus 2:9-10(1)
Ulangan 10:12-13(1)
Ulangan 10:14-15(1)
Yakobus 3:13-18(1)
Yeremia 33:14-26(1)
Yesaya 42:1-9(1)
Yesaya 43:1-7(1)
Yohanes 13:1-20(1)
Yohanes 1:15-18(1)





Lagu-lagu Remaja GMIM, Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat

Selanjutnya:
RHK Kamis, 22 Juni 2017 Membangun Kehidupan Bersama Tuhan - Lukas 2:49-50

Sebelum:
RHK Sabtu, 17 Juni 2017 Konsekuensi Menolak Injil - Matius 10:14-15




MENU UTAMA:
Album Remaja GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM(6)
Bentuk Tata Ibadah GMIM Lainnya(46)
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(30)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(115)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(88)
Khotbah MTPJ GMIM 2023(269)
Khotbah MTPJ GMIM 2024(233)
Khotbah MTPJ GMIM 2025(59)
Khotbah MTPJ GMIM 2026(35)
Kidung(5)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu-lagu Remaja GMIM(9)
Lagu-lagu Sebelum Doa Syafaat(20)
MARS GMIM(9)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tata Ibadah GMIM(26)
Tentang GMIM(8)
xx(15)
xxKhotbah MTPJ GMIM 2025(1)
xxx(9)

Arsip Pembacaan Alkitab GMIM 2017..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,