gmim.lagu-gereja.com
Gereja Masehi Injili di Minahasa

View : 459 kali
Download MP3 Music
Khotbah Mazmur 1
Pdt. Meyske F. Kewas - Larawo, S.Th,M.Pd, Penulis adalah
Pendeta Jemaat GMIM Syaloom Dendengan Dalam

Syalom....Damai di hati!

Saudaraku terkasih, kita patut bersyukur oleh karena Tuhan berkenan menuntun kita ada di hari minggu ini, bahkan selaku umat Tuhan kita sudah berada di perayaan minggu Adven yang ketiga. Melalui Firman-Nya kita terus dibekali dan diperlengkapi pada masa- masa raya Adven ini agar kita benar-benar dipersiapkan dan dilayakkan didalam menyambut kedatangan-Nya. Seperti apa kita memaknai dan menyambut akan kedatangan Tuhan Yesus Kristus untuk kali kedua ini? satu ajakan bagi kita orang percaya melalui tema ibadah pada minggu ini, yakni "Siapkan Diri Menerima Raja Kemuliaan". Sudah siapakah kita? Merespon pertanyaan di atas terkait sudah siapkah kita menyambut kedatangan Tuhan?, maka mungkin secara antusias kita bisa langsung memberi jawaban: ya, saya sudah siap! Tapi tunggu dulu, bagaimana kalau kemudian pertanyaan masih berlanjut dengan: layakkah kita? kita sudah siap, tapi layakkah atau pantaskah kita, sebab untuk datang kepada Tuhan tentu tidak sembarangan, tapi harus disadari dan dipahami siapa Dia yang akan kita jumpai ini? Dia penguasa alam semesta, Dia Raja di atas segala raja, Dia yang empunya bumi serta segala isinya, didalamnya kita manusia. Karena itu bukanlah perkara gampang untuk diperkenan Tuhan dalam hadirat-Nya. Hal inilah yang tertuang didalam pembacaan kita hari ini, pemazmur mengawali dalam sebuah pengakuan siapa Tuhan oleh karena pemazmur benar-benar menyadari kuasa dan kebesaran, serta kehadiran Tuhan dalam hidupnya.

Bapak, ibu, saudara-saudara, mungkin kita pernah punya pengalaman seperti kebanyakan orang, ketika bertemu seseorang yang kita segani atau dengan 'orang-orang penting' katakanlah sebagai pejabat gerejawi maupun pemerintahan. Maka tentu kita akan begitu sopan dan menaruh hormat, menjaga sikap dan tutur kata kita agar dapat memberikan kesan terbaik. Nah, bukankah terlebih lagi kepada Tuhan yang adalah pencipta, penguasa dan pemelihara alam semesta ini? Tentunya kita tidak hanya sekedar siap tetapi kita juga harus layak/pantas saat ada di hadapan-Nya.

Setelah mengakui otoritas Tuhan atas segala yang diciptakan-Nya, selanjutnya pemazmur menguraikan secara detail apa saja yang harus dimiliki atau menjadi suatu kriteria bagi seseorang yang ingin berjumpa dengan Tuhan di gunung-Nya yang kudus. Sebagai orang percaya kita selalu memiliki kerinduan untuk menikmati hadirat Tuhan. Namun, yang perlu diingat oleh kita ialah bahwa Allah kita adalah Allah yang kudus dan karena itu untuk menghampirinya kita pun harus dalam kekudusan (bnd. Im 20:26). Kita harus berjumpa dengan Tuhan melalui cara yang benar. Karena itu kekudusan-Nya hanya dapat dihampiri oleh mereka yang bersih tangannya, yaitu yang mengerjakan kehendak Allah dan tidak melakukan apa yang jahat. Selanjutnya, yang murni atau suci hatinya, yaitu hati yang berintegritas, yang tidak dikuasai oleh kemunafikan seperti lain di mulut, lain di hati, lain juga dalam tindakannya. Firman menjelaskan bahwa:"berbahagialahlah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah". Berikutnya, tidak menyerahkan diri kepada penipuan. Orang yang dikuasai oleh nafsu duniawi dan keserakahan akan mudah terjebak dan tergelincir didalam tindakan penipuan. Dan akhirnya, mereka yang tidak bersumpah palsu. Untuk dapat dipercayai kita sering ingin bersumpah. Di hadapan manusia kita mungkin bisa lolos bersumpah palsu, tetapi tidak di hadapan Tuhan yang maha mengetahui kedalaman isi hati kita. karena itu jujurlah!

Saudara-saudaraku, setelah melihat kriteria dan ketentuan ini, rasanya kita tidak memenuhi standart persyaratan tersebut. Kalau kata pepatah" Jauh Api Dari Panggangnya". Dari empat hal yang dikemukan yang lain mungkin kita lakukan, tetapi yang lain bisa juga kita abaikan. Kalau demikian, betapa sukarnya untuk naik ke atas gunung Tuhan dan untuk berdiri di tempatnya yang kudus. Jujur saja bahwa kita tidak lolos dalam uji kelayakkan ini.

Kalau demikian, apakah ini berarti untuk selamanya kita tidak memperoleh kesempatan untuk datang kepada hadirat Allah yang kudus itu? Sebab, tidak ada manusia yang bebas dari dosa dan kesalahan, kecuali Kristus Yesus sendiri sebagai pribadi yang Kudus tanpa cela.

Namun, saudaraku yang terkasih, itulah mengapa kita patut bersyukur karena Kristus telah menjadi perantara kita kepada Bapa. Allah yang kudus itu mau menguduskan kita yang berdosa ini sehingga layak ada dihadapan hadirat-Nya. orang yang dikuduskan untuk Tuhan 'hagios' (Yun) dan Qadosy (Ibr) berarti dipilih, disendirikan, dipisahkan, dikhususkan,bukanlah orang yang tanpa dosa, melainkan orang yang selalu ingin membangun relasi yang baik dengan Tuhan, hidup untuk Tuhan dan untuk menyenangkan hati-Nya. kita telah diselamatkan oleh Allah melalui Yesus Kristus Sang Mesias yang lahir, yang menderita, disalibkan dan mati untuk kita agar kita yang tidak benar ini diperhitungkan sebagai orangyang dibenarkan karena anugerah. Karena itu orang yang kudus dengan iman yang sungguh mengakui Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Jurus'lamat dunia.

Dia-lah Alfa dan Omega yang Awal dan yang Akhir. Didalam Dia, kita diperkenankan ada di hadapan Allah yang kudus (bnd. 2 Kor 5:21). Dan daripada- Nya kita beroleh berkat, keadilan dan keselamatan (Mzm 24:5). Allah telah berkenan menjadikan Kristus Yesus Jalan Keselamatan bagi kita yang berdosa ini. setelah kita dilayakkan dan diperkenankan Tuhan, maka setiap saat kita terpanggil untuk mempersiapkan diri kita dalam menyambut Raja Kemuliaan itu! yang datang dalam keagungan-Nya kepada setiap hati yang telah siap dan layak menyambut-Nya..

Saudaraku para penafsir Alkitab sering menghubungkan Mazmur 24 ini dengan kisah yang terdapat didalam kitab 2 Samuel 5-6. Dimana pada waktu itu Daud baru saja dinobatkan sebagai raja atas Israel dan memukul kalah orang Filistin. Sesudah itu tabut Tuhan sebagai lambang kehadiran Allah diarak naik ke Yerusalem. Bagi Daud, tabut itu sangatlah penting karena dari situlah Tuhan bersemayam dan dari situ jugalah letak kuasa dan kemuliaan Tuhan. Tidak ada kemuliaan yang setara dengan kemuliaan Tuhan. Sebab itu Tuhan disebut sebagai Raja kemuliaan karena bagi Daud kemenangan yang diraihnya bukan karena kuasa dan kekuatannya, melainkan Tuhan yang telah menyertainya.

Kini, kepala yang tertunduk akan diangkat untuk menyaksikan Raja Kemuliaan masuk melalui pintu gerbang Yerusalem. Sebuah sambutan yang gegap gempita penuh sorak- sorai kemenangan karena bangsa yang tertunduk oleh musuh kini sedang merayakan kemenangan oleh karena Raja Kemuliaan telah kembali dalam kejayaan dan keperkasaan-Nya. Kini Tabut Allah telah kembali pada tempat yang seharusnya dan umat Tuhan diliputi sukacita besar karena kehadiran Allah sebagai Raja kemuliaan membawa berkat bagi Umat-Nya.

Saudaraku yang terkasih, kita juga adalah para pemenang yang saat ini sudah dan sementara menyambut kedatangan Raja Kemuliaan, yaitu Raja di atas segala raja: Yesus Kristus Tuhan kita. kita menyambut dalam kekudusan dan optimisme bahwa hanya Dialah Raja kemuliaan yang akan terus bertakhta didalam hati dan kehidupan kita selamanya. Sebagai umat Tuhan meskipun saat ini kita masih dalam pandemi corona, kita tidak boleh kehilangan semangat iman untuk bersukacita karena Kristus telah memenangkan kita dari kuasa dosa dan membawa kita kepada kemuliaan-Nya.

Akhir- akhir ini ada 'nada-nada' pesimis karena tidak dapat mengadakan perayaan menyambut Natal seperti biasanya (ba rame, tarek meja panjang, berbage bingkisan dan sebagainya). Kini semua memang harus dibatasi untuk maksud kebaikan dan demi keselamatan banyak orang karena Virus Covid-19 yang masih melanda dunia saat ini, termasuk kita di tanah nyiur melambai ini. Meskipun demikian, tetaplah menjaga hati, menjaga pikiran, menjaga mulut, dan menjaga tingkah laku kita agar layak dan pantas didalam menyambut kedatangan-Nya. Menyambut Natal janganlah terfokus kepada hal yang sifatnya materi atau lahiriah semata. Tetapi kembali kepada Raja kemuliaan yang telah datang memberkati kita dan dalam janji-Nya akan terus menyertai kita sampai selama- lamanya. Bagi-Nya-lah segala pujian, hormat, serta kemuliaan dipersembahkan. Amin!





Daftar Label dari Kategori Khotbah MTPJ GMIM 2020
1 Korintus 7:1-16(1)
1 Petrus 4:7-19(1)
1 SAMUEL 8:1-22(1)
2 Timotius 4:1-8(1)
Amsal 8:14-21(2)
Galatia 2:1-10(1)
Ibrani 4:14-5:10(1)
Kejadian 2:8-25(2)
Kejadian 9:1-17(1)
Keluaran 20:1-17(1)
Lukas 13:22-30(1)
Matius 25:31-46(1)
MATIUS 27:45-56(1)
Matius 28:1-10(1)
Mazmur 46:1-12(1)
Nehemia 2:11-20(1)
Roma 12:9-21(1)
Roma 15:1-13(1)
Rut 4:1-17(2)
Ulangan 1:9-18(3)
Yesaya 8:23-9:6(1)
Yohanes 8:30-36(1)








Pelatihan Online EasyWorship 2009 mulai 06 April 2015
- Soal Latihan 1 EasyWorship 2009 - Pembuatan Slide Tata Ibadah
- Register | Login




Selanjutnya:

MTPJ 13 - 19 Desember 2020 - Minggu Adven III


Sebelum:

MTPJ 6 - 12 Desember 2020 - Minggu Adven II



All Khotbah MTPJ GMIM 2020:

MTPJ Senin, 27 Desember 2020 - 2 Januari 2021 - Yesus Imam Besar Agung Kita - Ibrani 4:14-5:10

MTPJ Sabtu, 26 Desember 2020 - Natal Hari kedua - Stop Kekerasan Terhadap Anak dan Perempuan - Matius 2:13-18

MTPJ 13 - 19 Desember 2020 - Minggu Adven III

Siapkan Diri Menerima Raja Kemuliaan - Mazmur 24:1-10 - Minggu, 13 December 2020

MTPJ 6 - 12 Desember 2020 - Minggu Adven II

Dari tempat terkecil datang Penyelamat - Mikha 5:1-14

MTPJ 29 NOVEMBER - 5 DESEMBER 2020 (Minggu Adven 1) - Yesaya 8:23-9:6

MTPJ 23 November 2020 (HUT Ke-85 W/KI GMIM) - Amsal 31:10-31

MTPJ 22 - 28 NOVEMBER 2020 - Duduk Makan di dalam Kerajaan Allah - Lukas 13:22-30

Download Khotbah GMIM - Minggu, 15 November 2020

MTPJ 15 - 21 November 2020 - Spiritualitas Kerukunan: Satu Hati, Satu Suara - Roma 15:1-13

MTPJ 8 - 14 November 2020 - Janji Pemeliharaan Allah - Kejadian 9:1-17

MTPJ 1 - 7 November 2020 - Yesus Kristus Berkuasa atas Alam Semesta - Markus 4:35-41

MTPJ 25 - 31 Oktober 2020 - Tanah, Rahmat Allah bagi Kehidupan - Imamat 25:1-7

Khotbah Minggu, 25 October 2020 - Tanah, Rahmat Allah Bagi Kehidupan - Imamat 25:1-7

MTPJ 18 - 24 Oktober 2020 - Mengangkat Harkat dan Martabat Kehidupan - Rut 4:1-17

Khotbah Minggu GMIM - Mengangkat Harkat dan Martabat Kehidupan - Rut 4:1-17

Khotbah Minggu, 11 Oktober 2020 - Memelihara Kekudusan Perkawinan - 1 Korintus 7:1-16

MTPJ 11 - 17 Oktober 2020 - Memelihara Kekudusan Perkawinan - 1 Korintus 7:1-16

MTPJ 4 - 10 Oktober 2020 - Mengusahakan dan Memelihara Keutuhan Ciptaan - Kejadian 2:8-25

Mengusahakan dan Memelihara Keutuhan Ciptaan - Kejadian 2:8-25 oleh Pdt. Roy Dekky Tamaweol, M.Th

MTPJ 30 September 2020 HUT ke-86 GMIM Bersinode - Tunaikanlah Tugas Pelayananmu - 2 Timotius 4:1-8

MTPJ 27 September - 3 Oktober 2020 - GMIM Gereja Misioner - Galatia 2:1-10

MTPJ 20 - 26 September 2020 - Hikmat Tuhan Membentuk Profesionalisme Kerja - Amsal 8:14-21

Khotbah GMIM Minggu, 20 September 2020 - Hikmat Tuhan membentuk profesionalisme kerja - Amsal 8:14-21

MTPJ 13 - 19 September 2020 - Kolusi, Korupsi dan Nepotisme Merusak Tatanan Kehidupan - 1 Samuel 8:1-22

Khotbah GMIM Minggu, 13 September 2020 - Demokrasi Dalam Perspektif Iman Kristen - Kolusi, Korupsi dan Nepotisme Merusak Tatanan Kehidupan - 1 SAMUEL 8:1-22

Khotbah GMIM Minggu, 6 September 2020 - Hidup Dalam Kasih dan Perdamaian - Roma 12:9-21

MTPJ 30 Agustus - 5 September 2020 - Bersama Bertanggungjawab atas Kesusahan, Beban dan Perkara - Ulangan 1:9-18

MTPJ 30 Agustus - 5 September 2020 - Bersama Bertanggungjawab atas Kesusahan, Beban dan Perkara - Ulangan 1:9-18

Khotbah GMIM Minggu, 30 Agustus 2020 - Bersama Bertanggung Jawab atas Kesusahan, Beban dan Perkara - Ulangan 1:9-18

MTPJ 23 - 29 Agustus 2020 - Demokrasi bukan Demonstrasi - Kisah Para Rasul 17:1-9

MTPJ 17 Agustus 2020 HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia - Kemerdekaan di dalam Kristus - Yohanes 8:30-36

MTPJ 16 - 22 Agustus 2020 - Hukum Tuhan sebagai Pelita Hidup - Keluaran 20:1-17

MTPJ 9 - 15 Agustus 2020 - Bersama Membangun Bangsa - Nehemia 2:11-20

Khotbah GMIM Minggu 9 Agustus 2020 - Pembacaan Alkitab: Nehemia 2:11-20 Temazflersama Membangun Bangsa. Oleh: Pdt. Drs. G.E.W Kumaat, S.Th, M.Si

MTPJ 5 Agustus 2020 (Hari Kesehatan GMIM)

MTPJ 2-8 Agustus 2020 - Berpikir, Berkata dan Bertindak Dengan Hikmat - Pengkhotbah 10:1-20

MTPJ 26 JULI - 1 AGUSTUS 2020 - Pelayanan Gereja Yang Menyembuhkan - Markus 2:1-12

MTPJ 19 - 25 JULI 2020 - Kuatkan Iman Dalam Pergumulan - Mazmur 46:1-12

MTPJ 12 - 18 Juli 2020 - Melayani Sesama berarti Melayani Tuhan - Matius 25:31-46

MTPJ 5 - 11JULI 2020 - Hargai dan Topanglah Mereka yang Bekerja Keras untuk Kebaikan - 1 Petrus 4:7-19

MTPJ 21 - 27 Juni 2020 - Hindari Perseteruan, Jadilah Berkat - Filipi 4:1-9

MTPJ 28 JUNI S/D 4 JULI 2020 - Bertolong-tolonglah Menanggung Bebanmu - 1 Korintus 16:1-9

Khotbah Paskah Minggu, 12 April 2020 - Matius 28:1-10

Khotbah Perjamuan Kudus - Jumat, 10 April 2020 - MATIUS 27:45-56

Minggu 29 Maret 2020 - KHOTBAH KETUA BPMS GMIM Pdt. Dr. Hein Arina untuk Ibadah Keluarga - YESUS DI HADAPAN MAHKAMAH AGAMA - LUKAS 22:63-71



MENU UTAMA:
Berita GMIM 2022(2)
Contoh Doa GMIM(7)
Contoh Tata Ibadah GMIM(28)
Doa Doa GMIM(3)
Dua Sahabat Lama (DSL)(34)
Khotbah MTPJ GMIM 2020(47)
Khotbah MTPJ GMIM 2021(95)
Khotbah MTPJ GMIM 2022(65)
Kumpulan Lagu Ibadah Kreatif dan KKR (KLIK)(467)
Lagu Pilihan(11)
Lagu Rohani GMIM(1)
MTPJ 2019(42)
NYANYIKANLAH NYANYIAN BARU BAGI TUHAN (NNBT)(51)
Pembacaan Alkitab GMIM 2017(124)
Pembacaan Alkitab GMIM 2018(53)
Pembacaan Alkitab GMIM 2019(11)
Pembacaan Alkitab GMIM Setahun(6)
Tentang GMIM(4)
xxx(7)

Arsip Khotbah MTPJ GMIM 2020..

Register   Login  

https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1036,   renungan gmim untuk ibadah remaja,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1375#.Ylqy7_f7MWM,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?tag=Khotbah%20MTPJ%20GMIM%202022,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1852,   khotbah gmim Filemon 1 : 4-22,   buku lagu pemuda gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   https://gmim.lagu-gereja.com/index.php?ipage=1851,   teks mars pria kaum apa gmim,   tata ibadah pemuda gmim,   Tata ibadah menyambut NATAL gmim 2021,   tata ibadah menyambut natal remaja gmim,   MTPJ GMIM minggu adven 2,   khotbah gmim markus 4 : 35-41,   Renungan pemuda Remaja GMIM 2021,   mtpj 8 november 2021,   Dodoku GMIM MTPJ,   Khotbah GMIM Minggu ini,   MTPJ GMIM 2021,   mtpj,   mtpj gmim bulan nopember 2021,